
Beberapa hari lalu Aldo di tawarkan motor Harley oleh Abang iparnya . Ada temen argo yang memiliki motor Harley karena membutuhkan biaya untuk melahirkan akhirnya dia menjual secepatnya .
Akhirnya argo menawarkan Aldo . Karena waktu itu Aldo sempat tertarik dengan motor yang argo miliki
Karena senang membeli motor nya Aldo membawa pulang . Karena motor itu sangat berisik sekali menganggu pendengaran diva dan kedua anak anaknya . Mereka bertiga keluar dan kedua anak anak malah seneng papa nya datang membawa motor keren
" Jalan jalan pah " Ken berusaha untuk menaiki di bangku belakang
Sedangkan Vania pun berusaha duduk di bangku depan . Keduanya sama sama sudah naik
" Ayo pah " ucap Vania
" Papa capek " jawab Aldo
" Papa gak asik " jawab Ken
Diva menggeleng kepalanya
" Keliling dulu ya mas . Nyenengin anak . Di sekitar komplek aja gak usah jauh jauh " ucap diva pelan
Aldo mengagguk dia memakai helm lagi dan memundurkan motor nya keluar rumah lagi . Kedua anaknya melambaikan tangannya saat ada orang lain yang sebaya lewat . Mereka sangat senang menaiki motor mahal itu
Setelah selesai kembali ke rumah kedua anaknya itu sudah kembali ceria. Segampang itu Nyenengin Ken dan Vania hanya keliling naik motor
" Motor siapa ? " Sinis diva
" Itu Kevin nitip motor "
Diva mengambil ponselnya dia menghubungi April
" Aku tanya sama Kevin. Kalo kamu bohong awas aja ! " Ancam diva
Aldo terdiam . Untung dia sudah kabar kabaran sama Kevin semoga Kevin juga ngomong dengan April . Begitu pikir nya
( Halo pril )
( Iya diva , ada apa ? )
( Itu motor yang besar , apa ya em. Motor Harley punya Kevin ? )
( Motor ? Kevin aja gak punya motor )
Diva geram menatap Aldo . Sedangkan Aldo langsung berlari keluar
( Oh gapapa nanya aja . Yaudah aku tutup . Bye )
" MAS ALDO !!!!!" teriak diva
Diva keluar dari kamar mencari suaminya . Dimana Aldo mengumpat
" Mas Ken papa mana ? " Tanya diva
Ken dan Vania menggeleng kepalanya . Akhirnya diva mencari di ruangan lantai satu tak juga ketemu . Pasti di lantai 2 . Capek ah naik tangga
" Dalam hitungan 3 . Kalo kamu gak turun . Aku kunciin kamar . Biarin kamu gak usah tidur di kamar " teriak diva
Para pekerja di rumah sudah biasa dengan keributan Aldo dan diva . Menurut mereka ribut diva dan Aldo itu membuat nya gemas . Tapi kadang juga keributan mereka sangat di takuti oleh para pekerja disini
Sudah kenal baik buruk Aldo gimana selama di rumah itu . Suka marah marah , kadang juga main tangan dengan istri . Tapi kadang bercanda mereka itu ingin sekali masuk ke dunia mereka berdua
" Satu ...."
Tak turun juga
" Dua ...."
" Ti ..."
__ADS_1
Aldo langsung turun berlari memeluk diva . Aldo juga meminta maaf karena telah membeli motor gak bilang dulu
Diva langsung menjewer telinga Aldo . Membawa masuk ke kamar
" Dasar pembohong !!" Ucap diva sambil melipat kedua tangannya
Marah diva panjang lebar membahas motor dan diva yakin harganya mahal . Apalagi diva lagi hamil pasti pengeluaran juga butuh banyak biaya walupun Aldo banyak duit tetep aja . Lagi pula Aldo juga punya motor mewah di rumah orang tua nya . Buat apalagi
" Iya sayang , aku minta maaf " ucap Aldo
" Maaf kamu bilang ! Aku segitu gak penting ya sama kamu . Beli motor aja gak minta izin dulu "
" Bukan gitu sayang "
" Apa ! Apa ! Mau bela apalagi ! Berapa harga motor itu ? "
" 40 juta "
" Bohong ! "
" Kamu itu gak percaya banget sayang . Gini deh sebagai permintaan maaf aku karena aku udah beli motor gak bilang bilang . Aku beliin apa yang kamu mau . Asal jangan marah lagi "
Diva tersenyum manis menatap suaminya
" Bener ya ! Aku mau skincare, tas baru"
" Ok . Aku belikan "
Diva langsung memeluk Aldo
" Makasih sayang nya bunda ...."
Cup
Aldo tersenyum malu akhirnya kemarahan diva segera berakhir
***
Mereka juga melihat sekeliling rumah . Ada apa aja dan mereka sangat kagum mobil mewah di mana mana ada yang berpintu dua ada yang sangat besar . Bebas aja sih rumah orang kaya mah
Tiba tiba suami dari temen diva melihat motor Harley . Dia naiki dan melihat body tubuh nya
" Berapa nih kalo di beli ? "
" Ah jangan . Ini punya suami aku . Dia baru
beli "
" Emang dia beli berapa ? "
" 40 juta "
" Wow . Gimana kalo saya jual 50 juta . Bagus banget ini motor nya . Masih baru kayanya "
" Iya dia beli sama temen nya . Temen nya butuh uang akhirnya di beli sama suami aku " jawab diva
Mereka segera melihat lihat lagi . Akhirnya saat makan siang selesai suami dari temen diva menawarkan 60 juta
" Ok , 60 juta . Dari pada motor itu gak di pake sama suami aku mending aku jual"
Suami dari temen diva pun tersenyum dia menjabat tangan
" Hari ini aku transfer ya "
Diva mengagguk , pertemuan ini malah menjadi jual beli motor . Tapi gapapa Aldo bilang dia beli 40 juta artinya diva memiliki untung 20 juta bukan ?
Uang telah di transfer . Suami temen diva membawa motor nya sedangkan istrinya membawa mobil nya . Diva melambaikan tangan nya saat mereka sudah pulang
__ADS_1
Saat makan malam selesai . Aldo mengajak diva untuk keluar membeli rokok di mini market
" Naik motor aja ya sayang "
Diva mengagguk paling naik motor Vespa yang di kasih kak Dimas pikir diva
" Buy ... Sayang " panggil Aldo
" Diva .... Sayang " panggil Aldo lagi
Diva segera keluar ke area parkir mobil dan motor nya
" Motor aku mana ? "
" Ah iya . Aku lupa mas bilang sama kamu . Tadi resi datang sama suaminya. Suaminya liat motor kamu . Dia nawar juga . Kamu bilang kamu beli 40 juta kan . Tadi aku jual 60 juta "
" Kamu jual diva ? " Tanya Aldo sambil melebarkan matanya
Diva mengagguk . Aldo mendadak lemas jantung nya merasa copot
" Ayo mas . Aku udah rapi "
Aldo masih diam duduk di lantai tatapan nya kosong
" Kamu itu kalo mau jual jual bilang dulu sayang . Aku mau marah jadi gak tega sama kamu . Aku mikirin kamu lagi hamil "
" Kenapa sih ? Bukannya kita untung ? " Tanya diva
Aldo beranjak bangun dia membanting galon air yang kosong
" Untung kepala mu kosong ! Aku beli 500 juta diva !!" Marah Aldo
Diva terdiam mendadak dia langsung lemas . Dan memegang kepalanya pusing
" Makanya kalo apa apa itu bilang dulu "
" Berarti kamu bohongin aku ? Kamu bilang 40 juta ! " tanya diva
" Kalo aku ngomong jujur kamu akan marah ! Sekarang kita yang rugi tahu gak ! Kamu tuh bikin bt aja "
Aldo langsung masuk ke dalam rumah nya lagi . Aldo bener bener kesel . Kalo gak mikirin kandungan diva udah Aldo tendang itu kepala diva . Bodoh banget !
Di luar itu diva menangis merasa menyesal , salah juga Aldo kenapa dia bilang 40 juta . Sekarang malah mereka yang rugi
Diva masuk ke dalam kamar melihat Aldo lagi main hp dengan wajah yang begitu kesal sekali . Diva duduk di samping Aldo memegang dada suaminya
Tapi Aldo menolak , fix Aldo ngambek
" Aku minta maaf "
Aldo hanya diam menatap layar ponsel nya
" Lagian kamu bohong sama aku "
" Kamu itu jadi istri bisa gak sih jangan main jual jual aja ! Sekalian aja jual semua mobil aku . Sekalian juga jual rumah kita ! " Marah Aldo
Hati diva tersentuh dia langsung menangis dengan perkataan Aldo
" Bodoh kamu tuh ! " Ucap Aldo
Hiks hiks hiks
Diva berusaha mengabari temennya bahwa diva akan membalikan motor nya . Tapi temen nya itu belum menjawab . Diva berharap motor itu akan kembali di tangan diva . Semoga aja
" Nelpon siapa lagi ! " Tanya Aldo
Diva hanya diam . Diva lagi berusaha untuk membalikan motor Aldo . Karena diva juga merasa bersalah
__ADS_1
Aldo membawa bantal milik nya dia segera keluar . Fix Aldo akan pindah tidur di kamar atas . Pikir diva
Diva semakin menangis lagi . Dia langsung menghubungi Caca . Untuk bercerita . Dan diva juga di omelin Caca dan Caca tadi juga ketawa karena diva gak melihat dulu di google harganya . Ternyata diva bisa tahu dari Caca . Suami lebih baik minta maaf dari pada minta izin