First Love 2

First Love 2
109. 40 juta


__ADS_3

Beberapa hari lalu Aldo di tawarkan motor Harley oleh Abang iparnya . Ada temen argo yang memiliki motor Harley karena membutuhkan biaya untuk melahirkan akhirnya dia menjual secepatnya .


Akhirnya argo menawarkan Aldo . Karena waktu itu Aldo sempat tertarik dengan motor yang argo miliki


Karena senang membeli motor nya Aldo membawa pulang . Karena motor itu sangat berisik sekali menganggu pendengaran diva dan kedua anak anaknya . Mereka bertiga keluar dan kedua anak anak malah seneng papa nya datang membawa motor keren


" Jalan jalan pah " Ken berusaha untuk menaiki di bangku belakang


Sedangkan Vania pun berusaha duduk di bangku depan . Keduanya sama sama sudah naik


" Ayo pah " ucap Vania


" Papa capek " jawab Aldo


" Papa gak asik " jawab Ken


Diva menggeleng kepalanya


" Keliling dulu ya mas . Nyenengin anak . Di sekitar komplek aja gak usah jauh jauh " ucap diva pelan


Aldo mengagguk dia memakai helm lagi dan memundurkan motor nya keluar rumah lagi . Kedua anaknya melambaikan tangannya saat ada orang lain yang sebaya lewat . Mereka sangat senang menaiki motor mahal itu


Setelah selesai kembali ke rumah kedua anaknya itu sudah kembali ceria. Segampang itu Nyenengin Ken dan Vania hanya keliling naik motor


" Motor siapa ? " Sinis diva


" Itu Kevin nitip motor "


Diva mengambil ponselnya dia menghubungi April


" Aku tanya sama Kevin. Kalo kamu bohong awas aja ! " Ancam diva


Aldo terdiam . Untung dia sudah kabar kabaran sama Kevin semoga Kevin juga ngomong dengan April . Begitu pikir nya


( Halo pril )


( Iya diva , ada apa ? )


( Itu motor yang besar , apa ya em. Motor Harley punya Kevin ? )


( Motor ? Kevin aja gak punya motor )


Diva geram menatap Aldo . Sedangkan Aldo langsung berlari keluar


( Oh gapapa nanya aja . Yaudah aku tutup . Bye )


" MAS ALDO !!!!!" teriak diva


Diva keluar dari kamar mencari suaminya . Dimana Aldo mengumpat


" Mas Ken papa mana ? " Tanya diva


Ken dan Vania menggeleng kepalanya . Akhirnya diva mencari di ruangan lantai satu tak juga ketemu . Pasti di lantai 2 . Capek ah naik tangga


" Dalam hitungan 3 . Kalo kamu gak turun . Aku kunciin kamar . Biarin kamu gak usah tidur di kamar " teriak diva


Para pekerja di rumah sudah biasa dengan keributan Aldo dan diva . Menurut mereka ribut diva dan Aldo itu membuat nya gemas . Tapi kadang juga keributan mereka sangat di takuti oleh para pekerja disini


Sudah kenal baik buruk Aldo gimana selama di rumah itu . Suka marah marah , kadang juga main tangan dengan istri . Tapi kadang bercanda mereka itu ingin sekali masuk ke dunia mereka berdua


" Satu ...."


Tak turun juga


" Dua ...."


" Ti ..."

__ADS_1


Aldo langsung turun berlari memeluk diva . Aldo juga meminta maaf karena telah membeli motor gak bilang dulu


Diva langsung menjewer telinga Aldo . Membawa masuk ke kamar


" Dasar pembohong !!" Ucap diva sambil melipat kedua tangannya


Marah diva panjang lebar membahas motor dan diva yakin harganya mahal . Apalagi diva lagi hamil pasti pengeluaran juga butuh banyak biaya walupun Aldo banyak duit tetep aja . Lagi pula Aldo juga punya motor mewah di rumah orang tua nya . Buat apalagi


" Iya sayang , aku minta maaf " ucap Aldo


" Maaf kamu bilang ! Aku segitu gak penting ya sama kamu . Beli motor aja gak minta izin dulu "


" Bukan gitu sayang "


" Apa ! Apa ! Mau bela apalagi ! Berapa harga motor itu ? "


" 40 juta "


" Bohong ! "


" Kamu itu gak percaya banget sayang . Gini deh sebagai permintaan maaf aku karena aku udah beli motor gak bilang bilang . Aku beliin apa yang kamu mau . Asal jangan marah lagi "


Diva tersenyum manis menatap suaminya


" Bener ya ! Aku mau skincare, tas baru"


" Ok . Aku belikan "


Diva langsung memeluk Aldo


" Makasih sayang nya bunda ...."


Cup


Aldo tersenyum malu akhirnya kemarahan diva segera berakhir


***


Mereka juga melihat sekeliling rumah . Ada apa aja dan mereka sangat kagum mobil mewah di mana mana ada yang berpintu dua ada yang sangat besar . Bebas aja sih rumah orang kaya mah


Tiba tiba suami dari temen diva melihat motor Harley . Dia naiki dan melihat body tubuh nya


" Berapa nih kalo di beli ? "


" Ah jangan . Ini punya suami aku . Dia baru


beli "


" Emang dia beli berapa ? "


" 40 juta "


" Wow . Gimana kalo saya jual 50 juta . Bagus banget ini motor nya . Masih baru kayanya "


" Iya dia beli sama temen nya . Temen nya butuh uang akhirnya di beli sama suami aku " jawab diva


Mereka segera melihat lihat lagi . Akhirnya saat makan siang selesai suami dari temen diva menawarkan 60 juta


" Ok , 60 juta . Dari pada motor itu gak di pake sama suami aku mending aku jual"


Suami dari temen diva pun tersenyum dia menjabat tangan


" Hari ini aku transfer ya "


Diva mengagguk , pertemuan ini malah menjadi jual beli motor . Tapi gapapa Aldo bilang dia beli 40 juta artinya diva memiliki untung 20 juta bukan ?


Uang telah di transfer . Suami temen diva membawa motor nya sedangkan istrinya membawa mobil nya . Diva melambaikan tangan nya saat mereka sudah pulang

__ADS_1


Saat makan malam selesai . Aldo mengajak diva untuk keluar membeli rokok di mini market


" Naik motor aja ya sayang "


Diva mengagguk paling naik motor Vespa yang di kasih kak Dimas pikir diva


" Buy ... Sayang " panggil Aldo


" Diva .... Sayang " panggil Aldo lagi


Diva segera keluar ke area parkir mobil dan motor nya


" Motor aku mana ? "


" Ah iya . Aku lupa mas bilang sama kamu . Tadi resi datang sama suaminya. Suaminya liat motor kamu . Dia nawar juga . Kamu bilang kamu beli 40 juta kan . Tadi aku jual 60 juta "


" Kamu jual diva ? " Tanya Aldo sambil melebarkan matanya


Diva mengagguk . Aldo mendadak lemas jantung nya merasa copot


" Ayo mas . Aku udah rapi "


Aldo masih diam duduk di lantai tatapan nya kosong


" Kamu itu kalo mau jual jual bilang dulu sayang . Aku mau marah jadi gak tega sama kamu . Aku mikirin kamu lagi hamil "


" Kenapa sih ? Bukannya kita untung ? " Tanya diva


Aldo beranjak bangun dia membanting galon air yang kosong


" Untung kepala mu kosong ! Aku beli 500 juta diva !!" Marah Aldo


Diva terdiam mendadak dia langsung lemas . Dan memegang kepalanya pusing


" Makanya kalo apa apa itu bilang dulu "


" Berarti kamu bohongin aku ? Kamu bilang 40 juta ! " tanya diva


" Kalo aku ngomong jujur kamu akan marah ! Sekarang kita yang rugi tahu gak ! Kamu tuh bikin bt aja "


Aldo langsung masuk ke dalam rumah nya lagi . Aldo bener bener kesel . Kalo gak mikirin kandungan diva udah Aldo tendang itu kepala diva . Bodoh banget !


Di luar itu diva menangis merasa menyesal , salah juga Aldo kenapa dia bilang 40 juta . Sekarang malah mereka yang rugi


Diva masuk ke dalam kamar melihat Aldo lagi main hp dengan wajah yang begitu kesal sekali . Diva duduk di samping Aldo memegang dada suaminya


Tapi Aldo menolak , fix Aldo ngambek


" Aku minta maaf "


Aldo hanya diam menatap layar ponsel nya


" Lagian kamu bohong sama aku "


" Kamu itu jadi istri bisa gak sih jangan main jual jual aja ! Sekalian aja jual semua mobil aku . Sekalian juga jual rumah kita ! " Marah Aldo


Hati diva tersentuh dia langsung menangis dengan perkataan Aldo


" Bodoh kamu tuh ! " Ucap Aldo


Hiks hiks hiks


Diva berusaha mengabari temennya bahwa diva akan membalikan motor nya . Tapi temen nya itu belum menjawab . Diva berharap motor itu akan kembali di tangan diva . Semoga aja


" Nelpon siapa lagi ! " Tanya Aldo


Diva hanya diam . Diva lagi berusaha untuk membalikan motor Aldo . Karena diva juga merasa bersalah

__ADS_1


Aldo membawa bantal milik nya dia segera keluar . Fix Aldo akan pindah tidur di kamar atas . Pikir diva


Diva semakin menangis lagi . Dia langsung menghubungi Caca . Untuk bercerita . Dan diva juga di omelin Caca dan Caca tadi juga ketawa karena diva gak melihat dulu di google harganya . Ternyata diva bisa tahu dari Caca . Suami lebih baik minta maaf dari pada minta izin


__ADS_2