First Love 2

First Love 2
Kakak yang gaji om raka


__ADS_3

Tok tok tok


Argo mengetuk pintu rumah nya , begini nih kalo rumah hanya di tinggal berdua doang.  Dan argo ingat dia memiliki kunci duplikat . Dia ambil di dalam mobilnya dan


Krek  ( anggaplah suara pintu terbuka )


Di lihat itu tania tertidur sambil memegang ponsel di tangannya . Argo beranjak duduk mengecup pipi istrinya yang tertidur pulas di sofa besar ruang tamu


" tania ... sayang ... "


Tania membuka matanya dia mengusap matanya . Dan beranjak bangun


" Kamu baru pulang ? Jam berapa ini " tania melihat jam dinding pukul 3 pagi


Argo langsung menggeleng kepalanya


" Aku mau jelasin sama kamu sayang , jujur aku gak nyaman banget kita di situasi seperti ini . Dan tolong . Sebagai suami aku meminta kamu dengerin aku jangan membantah . Sekarang kamu duduk "


Tania menurut dia duduk saat argo megenggam tangan nya tania cepat melepas


Argo langsung menceritakan dari awal dia meeting di cibubur, lalu dia kebelet pipis di waktu kemacetan hingga dia menabrak defa, lalu membawanya kerumah sakit dan membayari hotel dan terakhir membelikan tempat tinggal


" Aku harus percaya sama kamu gitu ? Maaf ya aku gak percaya "


Huh !


" Kamu harus percaya , selama kita menikah apa pernah aku membuat kamu curiga , ya memang sih sebelum menikah aku sempat menduakan kamu tapi balik lagi ke awal ijab qabul itu, aku udah janji sama papa kamu , sama kamu dan semua keluarga kita . Dengan pikiran kamu yang aneh aneh begini aku malah takut kenyataan "


Tania melebarkan matanya


" Amit amit "


" Yah makanya kamu itu harus mendoakan aku yang baik baik sayang . Percaya sama aku.  Aku itu cuma mikirin kamu , aku ga bakal aneh aneh . Dan aku kerja juga buat kamu . Buat kita "


Tania terdiam


"  percaya kan sama aku ? " Tanya argo sambil megenggam tangan istrinya


Tania mengangguk kedua nya berpelukan , hingga mereka beristirahat bersama


***


Kali ini sarapan dengan bubur beli di depan komplek, keduanya bener bener ngantuk bahkan keduanya absen masuk kantor hari ini


" Abang,  Weekend nanti papa ajak kita.  sebenarnya bukan aku sama kamu aja sih , mas sama kak diva juga di ajakin " ucap tania


" apa ? Kamu kalo ngomong itu langsung ke intinya aja , kamu kan tahu abang paling malas main kucing Kucingan"


Tania tersenyum

__ADS_1


" itu , papa ajak kita nginep,  dan abang harus tahu . Mbak Dinda hamil "


Argo mengangkat kedua tangannya


" Alhamdulillah "


Tania tersenyum lagi


" Boleh , yuk kita nginep kesana "


Tania mengangguk , keduanya melanjutkan lagi makan nya


Selesai dari makan itu keduanya kembali ke kamar , saling mesra mesraan di dalam kamar


" Semalam abang habis dari mana ? "


" dari rumah om Bima,  jadi gini temen abang itu kan dia ingin cari mobil xx mobil itu baru 5 di Indonesia.  Akhirnya abang mau kerumah aldo tadinya karena aldo sama diva ga ada, Akhirnya abang kerumah om Bima aja . Tapi pas abang beli nasi goreng di depan rumah ada aldo baru pulang . Yaudah akhirnya abang bilang , abang ada butuh sama aldo . Dari situ aldo juga datang kerumah om Bima "


" abang Tanya sama aldo , ada ga mobil xx keluaran terbaru,  aldo bilang ada , tadinya aldo mau ambil buat dia pake . Tapi abang bilang buat temen abang aja . Akhirnya abang liat katalog nya dan kasih ke dia . Besok temen abang mau ke showroom ketemu rifky " jelas argo


Tania berohria


" lumayan loh sayang , aku dapat 50 juta dari dia "


" makan makan ya bang "


Ck !


" pengen makan di restoran abang , tania pengen makan daging slice "


Argo tersenyum dia mengelus kepala istrinya


" Sekarang juga bisa kalo kamu mau"


Tania menggeleng kepalanya


" aku mau makan disana " ucapnya manja


" Yaudah besok kita makan disana berdua , untuk hari ini kita istirahat, pokonya hari ini kamu ga boleh masak . Kita beli aja "


Tania mengangguk , kebetulan juga hari ini tania bener bener mager memegang dapur


" oh iya sayang, aku ada perlu sama Dimas.  Hari ini Dimas juga gak ke kantor.  Ya sama lah sama kamu . Orang penting di kantor dua duanya ga masuk haha "


Ck !


" Cuacanya enga ngedukung bang, kak Dimas juga pasti kan kerepotan bantuin kak Caca ngurus baby D "


Argo mengangguk dia melepaskan pelukan nya , dia menghubungi Dimas

__ADS_1


" Kamu mau ikut aku atau di rumah ? Nanti kalo mau ikut aku, kita makan daging sekarang aja ga perlu besok besok "


Tania beranjak bangun


" Ikuttttttt"


Argo terkekeh dia mengelus kepala istrinya itu


" Siap siap deh sayang , tapi nyantai aja siap siap nya "


" Ok sayang "


**


Ayah Bima dan mama Lisa melambaikan tangan , keduanya ingin bermain golf . Sedangkan dafa tadi mau ikut tapi saat dafa menghubungi om nya untuk datang . Dia menolak


" Kak tolong mama , ambilin minyak telon di kamar ade ya " ucap Caca di dalam kamar


" iya ma "


Memberikan minyak telon kepada Caca, dafa melihat kedua adik kembarnya itu sedang kecap kecip karena kehausan . Dan untung nya Caca selalu menyediakan asi nya di botol , dafa membantu memegang botol untuk dalvin tapi diska malah menangis


" Ga usah nangis , diksa minum aja susu kambing . Kakak mau kasih susu buat dalvin supaya besar . Kakak mau ajak main bola "


Caca tersenyum mendengar ocehan dafa . Tak lama kemudian diksa menangis kejar . Dafa memegangi dua botol sekaligus . Sedangkan Caca lagi merapikan perawatan milik baby D


" Padahal kalo kakak ikut oppa sama oma , kakak bisa main golf loh " ucap Caca


" Kakak mau ke cafe dong sama om raka "


" om raka lagi kerja tau , nanti ayah marah kalo om raka engak kerja , kan om raka di gaji sama ayah " jawab Caca


" Nanti kakak yang gaji om raka , kakak kan punya uang "


Hahaha


" Gaya bener kamu tuh "


Tok tok tok


" Kak, kak Caca, kak dafa " panggil raka


Dafa melepaskan kedua botol itu untuk membuka pintu kamar tapi kedua adiknya malah menangis


Raka hanya tersenyum dia enga berani untuk megendong keponakan kembarnya , padahal keduanya udah ga sabar untuk di gendong


" Aku mau ke cafe sama dafa kak, mau ajak dafa sama dara ngafe" izin raka


Caca mengangguk dia mengizinkan adik nya itu membawa dua anaknya pergi ke cafe

__ADS_1


__ADS_2