
Keesokan harinya setelah Dimas membantu argo semalam tania di perbolehkan pulang
Dara juga dafa bilang sama Dimas kalo besok dia ingin bertemu sama nenek dan kakek nya
Dan pagi ini Caca juga sudah meminta orang restoran untuk membuatkan steak yang reseler. Caca berniat untuk memberikan mama dan ayahnya itu . Selama ini ayah dan mama hanya tahu Caca memiliki restoran tanpa sama sekali mencoba nya
" Mas Ken engak ikut ya kak " ejek dara ketika Ken baru saja sampai mengajak dafa untuk bermain
" Dedek Ken mau ikut kakak sama dara gak ? "
Ken tanpa berlama lama langsung mengangguk . Ketika balita itu langsung duduk manis menunggu Dimas juga Caca lagi beres beres keperluan baby D
Beberapa menit kemudian keempatnya turun , Ken begitu senang
" Mama, mas Ken mau ikut kita "
Dimas juga Caca saling tatap . Wajah Ken mendadak berubah menjadi sedih
" Ayah telpon bunda dulu ya . Mas mau ikut ya "
" iya ayah Dimas "
Dimas mengagguk dia langsung menghubungi adik nya itu , setelah diva bilang boleh akhirnya Dimas langsung pamit pergi
Ken dafa juga dara begitu senang mereka duduk di belakang dengan cemilan yang di bawa oleh Caca selama perjalanan ketiga nya itu makan
" Kenapa adek vania engak di ajak mas Ken ? " Tanya Caca
" Adek kerumah opa rayhan Mama Caca, menginap disana Mama Caca "
Caca mengangguk
**
Kalo disini Dimas sangatlah malu untuk apa apa dengan mama juga ayah mertuanya berbeda dengan ketiga balita yang sudah beberapa kali mama Caca memberi mereka makan
" Nenek , kakak pengen nasi goreng " pinta dafa
Mama Caca mengangguk
" Mas mau ? Adek juga mau ? " Tanya mama Caca
Kedua adiknya itu mengangguk . Sambil menunggu itu mereka bertiga makan dimsum yang di buat khusus untuk cucu cucunya
Dimas juga sesekali mencicipi , kalo dia makan berkali kali ga enak juga nanti di kira nya Dimas engak di kasih makan oleh Caca
" Disini enak ya kak , banyak makanan " ucap Ken begitu senang sambil memakan dimsum
Caca tersenyum dia mengambil ponselnya untuk memotret Ken lagi makan untuk di kirimkan kepada diva . Takut nya diva memikirkan Ken makan apa dia disana
Balasan diva bener bener membuat Caca terkekeh
Diva andini
Aku boleh nyusul engak kak ? Anak aku bener bener perbaikan gizi . Makan apa aja tadi kak ?
Caca tersenyum membacanya
__ADS_1
Me
Pas datang makan kue lupis , terus tadi makan takoyaki, sekarang makan dimsum. Ini lagi di buatin nasi goreng
Diva Andini
😰 banyak banget tumben kak dia makan nya , ya pasti disana makanan enak enak . Kalo ada mah bawain kak wkwkwk
Me
Siap bos ! Nanti kakak pulang nya jam 7 malam gapapa ya ?
Diva Andini
Gapapa kak, nanti sore aku mau kerumah papa rayhan sama mas . Mau jemput vania . Nanti kabarin ya kak kalo mau pulang . Biar aku langsung pulang juga . Makasih ya kak udah ajak Ken 🖤🖤
Me
Siap bosq 😘
Begitu nasgor datang ketiganya langsung bilang
Wow
Tak lupa memakai krupuk juga telur dadar. Karena masih begitu panas akhirnya ketiga itu meniup niup
" Ca , nanti mama tolong belikan tiket kereta berdua sama ayah ya . Mama mau pulang ca "
" Iya ma , untuk kapan ma ? "
" Lusa ca , siangan ya , pagi mama mau beres beres dulu "
Sesekali juga Dimas memakan nya . Begitu enak
" Ma Dimas mau ma " ucap Caca
Dimas menggeleng kepalanya
" apaan sih lu ca ! " Ucap Dimas gengsi
Caca sama mama ketawa
" Gengsi lu , udah ma siapin aja . Nanti juga dimakan Dimas " ucap Caca kepada mama nya
" Engak ma ,Dimas kenyang . Itu Caca tuh ma . Kamu bilang aja mau . Pake alasan aku lagi !" Ejek Dimas
Ck !
" Udah ma siapin aja nanti juga di makan sama Dimas"
Dimas hanya diam . Karena memang benar dia juga kepengen tapi kenapa dari tadi cucu cucunya aja yang di turutin
Huh !
Dimas tertawa melihat Ken begitu nafsu bahkan kecap nya sampai di pipi . Alhasilnya Dimas yang membersihkan
Ayah Caca baru saja pulang entah dari mana , dia membawa es doger begitu banyak
__ADS_1
Begitu senang lagi anak anak
" Habis minum es , minum obat ya " ucap Caca peringatan
Untung nya Caca selalu membawa obat batuk , karena sekali dara minum es pasti langsung batuk
Dimas juga Caca begitu tenang ketika anak anaknya itu sudah tidur siang dengan keadaan kamar Begitu dingin . Dimas juga Caca turun kebawah kini giliran mereka berdua yang makan
" Enak banget ca steak nya , pasti mahal . Berapa ini ca satunya ? " Tanya ayah Caca
" itu yang 400 an yah , makanya di makannya lembut kan . Enak itu reseler dih restoran "
Ayah dan mama langsung menggeleng kepalanya . Kapan lagi dia makan daging yang 400 rb . Caca membawa begitu banyak karena pasti raka akan pulang dan memakan steak nya
" Dimas lihat itu motor rusak ya yah ? " Tanya Dimas
" Iya kemarin itu udah sempat ayah servis, cuma motor jadul . Rusak lagi rusak lagi "
Dimas mengagguk
" Nanti biar Caca yang belikan yang baru "
Ayah Caca langsung menggeleng , bukan itu maksudnya dia menceritakan motor nya yang sering di servis . Tapi kenapa mantunya itu yang berniat mau membelikan nya
" Gapapa yah , biar nanti aku ganti yang baru. Lagian yah itu motor dari Caca masih sekolah, ganti aja ya ya . Ga perlu khawatir ayah " ucap Caca
Mama juga ayah mengangguk
" Mama buat pepes tahu buat nanti malam , kamu sama Dimas makan malam disini kan ? " Tanya mama Caca
Caca menatap Dimas. Tanpa ba bi be bo
" Iya ma , sekalian aja sayang makan disini"
Caca menahan Senyumnya
" Ma , Dimas kesini itu semangat pengen makan kue buatan mama . Kemarin Dimas bilang dia pengen makan cake tape buatan mama " ucap Caca membuat Dimas melebarkan matanya
" Nanti mama buat " ucap mama Caca
Akhirnya Dimas begitu senang, ga salah juga sih kalo Caca ceplas ceplos
" Beberapa hari lalu ca , ada cewek datang kesini. Kayanya dia pacar nya raka deh "
Dimas mengerutkan kening
" emang raka punya pacar? Setahun aku engak yah " jawab Dimas
" Ya ga tahu sih dim pacar atau bukan , 3 hari berturut turut dia ngasih makanan tapi engak ada raka . Terus besok an nya mungkin raka bilang sama perempuan itu . Ga kesini lagi " jelas ayah Caca
" Raka bilang sama Dimas. Dia mau hubungan nya kaya kita gini ca . Kaya aku maksudnya sekali pacaran sampai nikah "
Ck !
" Dimas kamu sakitin anak ayah , kamu lupa " ucap ayah Caca
Caca dan Dimas langsung tertawa
__ADS_1
" Maaf ayah , sekarang kan Dimas ga sakitin Caca lagi . Iya kan sayang "
Mama Caca langsung eneg melihat sikap anak dan mantunya itu yang selalu romantis . Mama Caca langsung beranjak bangun beresin makanan dia bawa ke tempat cucian piring