
Dimas dan argo menikmati kopi di warung Prapatan . Mereka malam malam pergi ke puncak hanya untuk minum kopi
Mereka sama sama menaiki motor sendiri sendiri . Argo meminjam motor dengan Aldo . Karena argo hanya memiliki mobil saja . Mungkin nanti dia akan minat membeli motor setelah pulang dari puncak ini
Sambil merokok dan menikmati angin puncak . Dimas menceritakan dia ketemu dengan Rian sampai Rian mengajak Caca untuk casting iklan
Argo memberitahu pengalaman temennya yang pernah casting iklan tiba tiba kekasih nya itu selingkuh dengan temen kerjanya . Hal itu membuat Dimas berpikir bener juga apa yang di bilang sepupunya itu
" Kalo gua sih ya . Mending Caca ngambek sama Lo dari pada dia main di belakang Lo . Dunia kerja itu kejam banget dim . Kecuali Lo ada terus di samping Caca . Lihatin gerak gerik dia . Dan gua rasa Lo udah tahu lah dunia entertainment itu gimana . Capek banget kan . Apalagi Caca sedang hamil . Gak mungkin syuting satu jam dua jam pasti butuh waktu Berjam jam " ucap argo
Dimas setuju apa yang di bilang sepupunya . Dimas tahu banget dia pernah mencari cast untuk acara nya dulu . Butuh waktu untuk Berjam jam untuk syuting . Belum lagi sesuai dengan clien mau
Tepat jam 1 malam mereka kembali ke Jakarta malam itu juga . Sangat seru touring hanya berdua aja . Lebih seru lagi sih ramai ramai . Tapi kepergian ini tanpa di rencanakan awalnya argo mengajak Dimas untuk minum kopi tiba tiba Dimas nyeletuk dia mau ke puncak
***
Besok harinya Dimas di hubungi lagi oleh Rian . Kali ini Rian butuh bantuan Dimas untuk iklan . Gak perlu lagi casting iklan karena Rian mau Caca yang jadi bintang iklan nya
Dimas menolak dia ingat kata kata argo semalam . Rian terus menghubungi Dimas meminta tolong . Akhirnya Dimas menghubungi Raka untuk menghandel meeting kali ini . Dimas akan menemani Caca
Selesai sarapan dan sudah selesai mengurus anak . Dara juga ingin kerumah neneknya . Yaudah . Akhirnya Dimas bilang kepada Caca kalo istrinya itu boleh ikut iklan
Bahkan yang lebih senang lagi , Caca yang akan jadi bintang iklan nya . Caca langsung beres beres . Siap siap untuk jalan siang ini
Setelah sampai di rumah orang tuanya Caca dan Dimas pamit mengantar dara kerumah. Dimas langsung menuju lokasi
" Nanti kamu kalo capek bilang sayang . Aku gak mau kamu kecapekan " ucap Dimas
" Iya sayang " jawab Caca
Sampai di house iklan , Dimas dan Caca langsung masuk membuat Rian memeluk Dimas . Tanpa berlama-lama Rian mengenalkan Caca kepada clien nya
Setelah itu barulah Caca di makeup sambil di brifing . Karena ini pertama buat Caca . Dia terus bertanya kepada cast yang lainnya . Cerita di iklan itu Caca berkeluarga dengan laki laki tampan di sebelah nya yang juga di make up
Caca foto berdua untuk kenang kenangan karena artis di sebelah nya itu sering banget tampil di tv , acara sinetron atau iklan lainnya
Dimas menahan emosi saat laki laki itu memegang tangan Caca . Saat istrinya itu bangun dari sofa . Masih dalam adegan iklan . Jadi Dimas gak berhak marah
Break makan siang pun , Dimas selalu dekat Caca dan laki laki partner kerja Caca . Dimas mengajak nya ngobrol ternyata laki laki itu juga mengenal Dimas . Dulu Dimas pernah mengundang dia untuk acaranya . Dimas kurang ingat karena banyak yang dia undang untuk acara itu
__ADS_1
Lanjut syuting lagi . Ini sudah 3 jam dari awal mereka datang . Belum juga kelar . Padahal scene nya dikit hanya saja beberapa scene yang clien kurang suka
Tepat 5 jam syuting itu selesai Caca langsung duduk di atas sofa . Dia sedang di bersihkan make up nya oleh perias sedangkan Dimas dia langsung peka mengambil Snack dan minuman
Glegek ....
" Aku lapar dim "
" Nanti kita makan ya . Setelah kamu selesai ini " ucap Dimas
Caca mengagguk dia mulai memejamkan matanya saat wajah Caca di bersihkan . Perias itu ingin membangunkan Caca Karena sudah selesai . Tapi Dimas menahan . Membiarkan istrinya itu tidur sebentar
Setelah Caca di bayar cast iklan , Dimas menerimanya dia masih menunggu Caca untuk bangun . Rian mendekati Dimas kalo dia pamit untuk kembali ke kantor
Setelah para crew beres beres. Dimas membangunkan Caca untuk segera pulang
" Ewh . Bisa bisanya aku tidur di asal tempat " ucap Caca sambil mengelap air liur nya
" Gapapa . Kamu capek . Ayo kita pulang sayang . Eh maksud aku ayo kita cari makan . Udah pada pulang tuh "
Caca mengagguk dimas membantu Caca untuk bangun dan pelan pelan juga Dimas mengandeng Caca keluar karena kabel di lantai belum juga di rapikan takutnya Caca kesandung dan terbentur lantai
Dimas gak melihat berapa gajinya dia hanya menerima amplop . Yang berhak tahu adalah Caca . Caca tertawa melihat hasil gajinya
" Bersyukur ya dim . Secapek ini aku cuma di bayar 500 ribu "
" Gapapa , itu hasil kerja kamu . Jangan lihat dari gajinya . Lihat pengalaman kamunya "
Caca mengagguk dia memeluk Dimas karena sudah sabar banget menunggu dan membawanya makanan dan minuman
" Aku traktir hari ini buat suami tercinta "
Dimas tersenyum , sebenarnya Dimas gak kepengen Caca traktir . Dimas kepengen Caca simpan aja uang nya . Tapi kalo Dimas protes yang ada Caca gak terima . Yaudah jalani aja
Membawakan makanan untuk mama dan ayahnya . Karena Dimas akan menjemput dara lagi di rumah sang mertua
Saat mama bertanya dari mana Caca dan Dimas . Mama sedikit marah sama Dimas karena anaknya hamil di suruh bekerja apalagi berjam jam . Padahal Caca udah jelaskan kalo Caca yang mau tapi mama tetep memarahin Dimas . Hasilnya Caca hanya tersenyum karena melihat wajah Dimas yang selalu di marahin mamanya sangatlah lucu
" Yuk dek pulang " ajak Caca
__ADS_1
Dara mengagguk dia mengambil mainannya yang di belikan oleh kakek nya tadi . Mereka segera pamit untuk pulang kerumah karena Caca pasti butuh istirahat
***
Sebulan kemudian saat casting selesai, tampil lah iklan Caca di tv . Hal itu membuat Caca senang . Awalnya Caca gak tahu kapan dirinya akan tayang
Tiba tiba saat Caca baru saja naik melintasi kamar Dafa . Dafa dan Ken langsung heboh berlari mencari Caca . Dan menarik nya untuk masuk ke kamar Dafa melihat Caca di televisi
" Mama ...." Ujuk Ken kepada tv
Caca mengagguk ternyata hasil yang sudah di edit cantik juga Caca di iklan itu
" Hebat mama masuk tv , kakak juga mau dong ma " ucap Dafa
" Mas Ken juga mau ya kak "
Seketika caca langsung tertawa ngakak . Caca tahu imajinasi anak anak masuk tv itu gimana
" Mama ke kamar dulu ya . Nanti mama kasih tahu cara masuk tv nya " ejek Caca
Dafa dan Ken merasa senang dia bertepuk tangan , kalo dirinya akan masuk tv
" Hebat kan mama Caca " Dafa menyombongkan dirinya
" Iya kak, mama Caca hebat , bunda aja gak bisa masuk tv "
Saat Dimas dan diva datang berkumpul di ruang keluarga . Dafa langsung bilang kepada ayahnya kalo Dafa dan Ken melihat mamanya di tv . Kebetulan juga baru banget Vania menyalakan tv . Tampil iklan Caca
Membuat mama , ayah , diva melihat iklan itu
" Mama" ujuk Vania kepada Caca lalu ke tv
Banyak pertanyaan dari diva untuk Caca , sebagai ibu hamil di iklan itu . Sedangkan Caca di merasa bahagia kali diva , mama , ayahnya terkejut melihat nya di tv
" Kamu kapan mainnya ca ? Kok gak cerita cerita sama mama "
" Iya kak, gak ajak aku sih . Aku kan juga pengen kak "
Caca dan Dimas tertawa . Akhirnya Dimas menjelaskan dari awal bersama Caca makan di restoran ketemu temennya untuk Caca ikut casting . Setelah itu beberapa hari kemudian temen Dimas meminta tolong Dimas untuk datang tanpa casting
__ADS_1