
Malam ini semuanya di sibukan dengan bungkusan untuk anak anak sekolah temen Dafa . Semuanya ikut turun tangan kecuali mama Lisa dan ayah Bima
Caca dan Dimas memutuskan untuk membuat sendiri bungkusan untuk teman teman Dafa . Karena merasa kedua orang tua itu ada perjuangan untuk anak pertamanya
Mereka semua kelelahan tapi mereka juga bersemangat . Biasanya Caca dan Dimas membuat bungkus an seperti ini hanya untuk keluarga tapi kali ini mereka buat untuk anak anak
Kue juga sudah di buat oleh mama Indri . Mengingat mama Indri memiliki toko kue . Sesuai permintaan Dafa kue nya tinggi dan ada Spiderman nya
" Alhamdulillah " jawab semuanya setelah Berjam jam mereka memasukan Snack
***
Dafa bertepuk tangan saat berdiri di depan meja kue ulang tahun dan di hadapan semua temen temennya . Dafa sangat bahagia sekali begitu banyak kado di sebelahnya bahkan ada beberapa kado yang sangat besar dari Aldo, argo , Tania , diva , papa rayhan, Rifky ,ayah Bima dan banyak lagi dari keluarganya
Dafa gak peduli harga nya berapa kado di dalam isi itu . Yang penting kado untuk nya sangat banyak
Saat MC menyuruh anak anak bernyanyi Dafa juga ikut bernyanyi bahkan dari awal datang sampai saat ini senyum Dafa terus terpencar
Memberi hadiah juga untuk anak anak yang bisa menjawab pertanyaan dari MC . Saat acara tiup lilin tak lupa moment itu di abadikan . Caca menangis karena terlalu bahagia
Saat sampai di rumah Dafa mencium pipi Dimas dan Caca . Dafa mengucapkan terima kasih kepada mama dan ayahnya karena sudah tercapai keinginan dafa
Dafa juga mengelus perut mamanya . Dafa tahu kalo dia akan memiliki adik baru lagi nanti
" Kakak ... " Panggil Ken
" Kak Dafa ... Kak " panggil argo
Mereka berdua mengetuk pintu kamar Dafa . Saat Dafa membukanya Ken dan uncle nya itu masuk
" Mas mau bantu kakak buka kado " ucap argo
Dafa menggeleng kepalanya
" Gak usah , dedek Ken gak usah bantu kakak " ucap Dafa cepat
Ken terdiam , wajah itu sangat sedih sekali membuat Dimas dan Caca kasihan
" Kenapa gak boleh , kan adiknya mau bantu ? " Tanya Caca
" Nanti dedek Ken ambil mainan kakak semuanya "
" Astaga Dafa , adik nya itu hanya bantu aja . Iya kan dedek Ken ? " Tanya Caca saat memangku keponakan itu
Ken mengagguk . Akhirnya Dafa mengizinkan Ken membantu membukanya
Satu persatu mereka buka . Dafa senang mendapat hadiah yang sangat besar dan bagus . Apalagi Dimas beberapa ada yang memberikan action figur
Saat ada mainan yang sangat kecil dan lucu Dafa memberikan itu kepada Ken . Membuat adiknya itu senang sekali mendapatkan hadiah lucu
" Ini dari nenek nih " ucap Caca memberikan kepada Dafa
__ADS_1
Mama Caca memberikan uang 1 juta tetapi 10 ribu semua . Dafa senang mendapatkan uang segitu banyaknya dia menitipkan uang itu kepada mamanya untuk di simpan
Kedua adik nya itu datang lagi mereka mengacak acak dan memegang hadiah yang milik Dafa
" Jangan pegang pegang , taruh taruh " ucap Dafa
Keduanya masih kekeh ingin mengacak lagi . Akhirnya Dafa mendorong kedua adiknya itu keluar
Hiks hiks hiks
" Kenapa adiknya disuruh keluar ? Buka pintu nya , adiknya kan cuma lihat aja " ucap argo
" Nanti punya kakak di ambil "
Dimas dan Caca menggeleng kepalanya
" Sebanyak ini kamu ingin main sendiri ? Adik kamu itu pada baik loh sama kamu kak . Gapapa satu aja kasih adiknya masing masing . Gak rugi juga kan kamu! " Nasihat Caca
Dafa membuka pintu lagi membawa kedua adiknya itu masih . Dafa juga memeluk dara terlebih dahulu baru Vania . Membawa masuk dan membiarkan adik adiknya itu memilih mainan yang mereka suka
" Oh iya . Kado uncle belum kasih ya " ucap argo
Dafa menatap uncle nya begitu juga dengan dua sepupunya itu
" Parah ! Yang deket aja belum di kasih " ejek Dimas
Argo tersenyum dia mengeluarkan ponselnya mengirim pesan kepada seseorang
Karena begitu banyak surat dalam kado . Caca akhirnya bagian membacanya dan mengaminkan doa doa yang mereka tulis di kertas itu
Hampir setengah kamar kado milik Dafa itu . Dafa juga memberikan hadiah untuk Ken karena membantunya . Jadi Ken memiliki dua hadiah dari kakaknya
Sore harinya Dafa mengikuti langkah uncle nya yang keluar dari rumah . Saat kuda poni itu datang ke teras rumah . Dafa begitu senang
" Dafa sini " ucap argo
Dafa memakai sendal mungil miliknya lalu dia menaiki kuda itu di bantu oleh argo untuk menaiki . Tak lama kemudian Caca Dimas dak ketiga bocil itu keluar
" Gimana , suka gak kado dari uncle ? " Tanya argo
" Suka uncle . Jadi kuda ini milik kakak ya " ucap Dafa senang
Argo mengagguk . Tak lupa Dafa mengucapkan terima kasih kepada uncle nya . Akhirnya argo mengajak keempat keponakan nya itu menaiki kuda tapi berdua berdua
" Nanti kalo mas ulang tahun . Mas mau gak uncle kasih kuda ? "
Ken mengagguk cepat . Dia mau kuda seperti ini . Setelah semua selesai naik kuda argo mengingat kuda itu di halaman samping . Seharusnya sebelum argo beli kuda dia harus tahu mau taruh di mana kuda ini
Melihat ketiga cucunya itu sedang merengek nangis minta di belikan kuda juga . Akhirnya ayah Bima membelikan satu persatu kuda poni yang sama dengan Dafa punya . Sore itu juga ayah bima mengabari temen nya
" Udah jangan nangis lagi . Opa sudah belikan . Besok kudanya datang . Ayo di peluk dulu oppa nya " ucap ayah Bima
__ADS_1
Ketiga cucunya itu langsung memeluk oppa nya . Mereka sudah tak menangis lagi
" Nanti aku aja yang kandang nya ayah . Kebetulan aku baru beli tanah untuk ternak sapi . Dan sepertinya cukup juga untuk kuda anak anak Taru disitu " ucap Aldo
Diva dan Caca menatap Aldo . Kapan Aldo punya tanah . Kok Aldo gak bilang diva . Akhirnya ayah Bima mengagguk seengaknya sekarang sudah gak memikirkan untuk kandang kuda lagi karena sudah ada Aldo yang memiliki lahan nya
***
Setelah sarapan selesai , ayah Bima mengajak keempat cucunya itu menaiki mobil besarnya . Di depan itu juga Dimas , Caca juga diva dan Aldo juga argo sudah menaiki mobil milik Dimas
Perjalanan menuju lahan yang Aldo punya. Hanya satu jam dari rumah ayah mertuanya itu . Dan Aldo juga sudah memberi kan lokasi tempat nya untuk menaruh Kuda Ken , Vania dan dara . Sedangkan kuda milik Dafa sudah di antar di mobil belakang
Saat begitu turun lahan itu masih sangat hijau dan bersih sekali . Suara sapi bersautan
Aldo mengarahkan karyawannya untuk menggeluarkan kuda yang tadi di antar oleh orang suruhan ayah Bima
Keempat Keponakan nya itu sudah memakai pengaman satu persatu juga sudah ada pelatih nya
" Dadah " Dafa melambaikan tangan kepada semuanya
Melihat anak anak sedang naik kuda . Ada yang senang . Ada juga yang takut di lihat dari wajahnya
Sedangkan ayah Bima, Caca , diva dan Dimas asik minum susu asli dari sapinya langsung
" Mas kak Caca mau bawa pulang boleh ? " Tanya diva kepada suaminya
" Emm boleh dong sayang . Nanti aku suruh mereka bawa yang banyak ya . Bila perlu tiap hari minum susu sapi juga aku kasih " ucap Aldo
" Makasih ya do . Maaf Lo kalo aku repotin "
Aldo menggeleng kepalanya dia gak merasa di repotin malahan Aldo senang kalo ada yang meminta susu nya . Selama ini Aldo hanya menyuruh karyawan itu untuk membawa pulang susu yang sudah di olah
Karena Dimas kepo dia menanyakan perawatan disini itu mengeluarkan berapa duit atau perawatan sapi sapi yang sehat juga . Dimas hanya menggeleng kepalanya ratusan juta dalam sebulan
" Kalo kakak beli sapi Taru disini boleh ?" Tanya Dimas
Aldo mengagguk dia memperbolehkan siapa aja yang ingin menitipkan hewan peliharaan
" Kenapa susu nya gak di jual aja do ? " Tanya Dimas ingin tahu
" Niat nya sih gitu . Cuma belum ada peminat nya kak . Kemaren sempat nawar nawarin orang tapi mereka sudah pakai yang lain . Oh iya susu ini juga di olah di cafe aku loh kak " jelas Aldo
Dimas mengeluarkan ponselnya dia punya kenalan orang hebat yang sedang mencari susu yang sehat . Dimas juga meminta izin Aldo untuk memberikan nomor nya kepada nya
Beberapa jam kemudian orang kenalan Dimas menghubungi Aldo . Mereka berdua sedang membahas susu olahan Aldo disini . Karena kurang enak kalo gak bertemu akhirnya mereka janjian besok di tempat kadang sapi ini
" Makasih ya kak . Semoga aja ini akan menjadi bisnis baru " ucap Aldo
Dimas mengagguk . Apa salah nya membantu adik iparnya itu . Karena Aldo sudah sangat baik kepada Dimas dan keluarga terutama diva . Semua harta yang Aldo miliki 60 % untuk diva semua nya
Adik yang Dimas anggap bloon itu . Sangatlah tajir . Hanya duduk manis aja atau dalam hitungan detik aja sudah mendapatkan uang hasil kerja suaminya
__ADS_1