First Love 2

First Love 2
113. Dafa & Ken kecelakaan


__ADS_3

" Mas pulang sama kakak Bun , nanti jangan jemput mas ya " ucap Ken kepada diva di saat mereka sedang sarapan bersama


Diva dan Aldo mengagguk, selama ini diva lah yang jemput Ken dengan mobil tapi kadang juga dengan Dafa berjalan kaki atau naik sepedah . Tergantung mood Dafa aja kalo lagi malas membawa sepedah


" Hari ini mas gak dapat uang jajan ya , mas kemarin susah di bilangin "


" Yah bunda " ucap Ken sedih


Aldo menahan tawanya kenapa lucu sekali . Ken menatap papa nya dia memainkan kedua alisanya naik turun


" Sama bunda gak boleh jajan . Sama papa boleh. Hore " ucap Aldo membuat Ken bertepuk tangan


Diva memukul pelan dada suaminya, diva juga menatap tajam suaminya itu


" Kamu mah di manjain . Aku gak suka buy " ucap diva manja


" Mas nya kasian loh buy gak jajan di sekolah . Coba kamu pikirin temen temen jajan masa anak kita gak jajan . Bukan begitu mas Ken ? " Tanya Aldo kepada Ken


Ken cepat mengagguk, kali ini papa nya lagi berpihak kepada Ken


" Pokonya gak boleh , mas Ken itu kemarin gak nurut sama aku "


Ck !


" Tenang mas Ken , sama bunda gak di kasih . Nanti papa yang kasih ya " ucap Aldo kepada Ken


Ken mengagguk dia segera turun dari tempat duduk nya mengecup pipi papa nya


" Bunda gak asik . Hem " Ken cepat membuang mukanya


Hal itu membuat diva melebarkan matanya, dulu diva juga begitu kalo kak Dimas gak kasih uang kepada diva saat sekolah . Sekarang seperti ngaca yang berlaku


**


Tepat jam 12 siang Ken telah menunggu di sekolah dasar . Ken duduk tepat depan kelas kakak nya untuk pulang bersama


Ken melihat kanan dan kiri berapa lama lagi kakak nya itu akan segera selesai sekolah . Dan tiba lah bell berbunyi Ken segera bangkit dari duduk nya dan berdiri


Mereka berdua saling bonceng naik sepeda, Ken memeluk pinggang kakak nya sambil memeluk tas milik Dafa


" Dedek Ken . Kita beli es yuk . Kalo kita sudah sampai rumah pasti gak di bolehin minum es " ucap Dafa


Ken mengagguk , saat Dafa berhenti di warung . Dafa membeli es teh di plastik . Dua duanya sangat kehausan di siang bolong . Ken yang di berikan jajan kepada papa Aldo sedangkan Dafa di berikan jajan kepada mama Caca


" Seger ya kak " ucap Ken terus menyeruput es teh di plastik nya


Dafa hanya mengangguk , keringat bercucuran di kening nya di tambah lagi es teh manis begitu dingin . Cocok lah untuk siang bolong begini


Saat kebetulan ada temen temen Dafa lewat. Kedua adik kakak pun memilih untuk bermain di taman yang cukup jauh dari komplek rumah mereka bahkan Dafa melewati pinggir jalan kereta

__ADS_1


" Kita mau kemana kak, nanti bunda cariin mas " ucap Ken


" Kerumah temen kakak dedek Ken . Sebentar aja "


Ken mengagguk dia terus memeluk erat pinggang kakaknya . Hingga mereka tiba lah di taman . Bermain bola


Hingga sampai jam 3 sore mereka main sedangkan di rumah . Diva dan Caca sudah panik kenapa juga anaknya belum pulang . Kedua orang tua itu terus menghubungi Dafa tapi engak juga di angkat


" Yuk dedek Ken kita pulang " ajak Dafa yang di anggukin Ken


Keduanya pun menaiki sepedah lagi . Melewati dimana awal tadi Dafa dan Ken lewatin. Saat tiba sudah di depan komplek saat Dafa ingin menyebrang ke dalam komplek tiba tiba di tabrak oleh pengendara motor


Brak


Masyarakat di sekitar sana pun segera membantu berseragam sekolah . Ken langsung menangis sedangkan Dafa langsung bangkit dari jatuhnya menolong adik sepupunya itu


Dafa memeluk Ken . Menenangkan adiknya itu


" Gapapa , gak sakit . Harus kuat


Kakak aja berdarah tapi kuat " ucap Dafa memeluk adiknya


Ken terus menangis . Kening dan lutut nya mengeluarkan darah


" Duh dek . Hati hati kalo mau nyebrang " ucap salah satu paruh baya yang menolong Ken dan Dafa


" Mau kemana nyebrang nyebarang dek , kasian adik nya " ucap nya lagi


Dafa dan Ken akhirnya di antar oleh sosok laki yang menabrak mereka berdua . Karena Ken terus menangis dan terus mengeluarkan darah . Akhirnya Ken ikut naik motor sedangkan Dafa menaiki sepedah nya


Tiba sampai di rumah mang Cecep pun langsung segera keluar . Karena pesan dari Caca kalo anaknya itu pulang langsung suruh masuk


" Duh mas Ken , kakak Dafa kenapa bisa gini atuh ! Waduh ! Nanti di marahin mama Caca sama papa Aldo " ucap mang Cecep


Mang Cecep melihat laki laki muda yang membawa mereka . Laki laki muda itu juga menceritakan kronologi bisa menabrak mereka . Hingga kemudian ayah Bima keluar karena merasa ada keributan di depan rumah nya


Betapa terkejutnya melihat kedua cucunya saling mengeluarkan darah . Ayah Bima langsung meminta tolong Cecep untuk memanggil Caca dan diva . Kebetulan diva berada di rumah karena diva pikir anaknya itu main di rumah orang tua nya


Caca menggeleng kepalanya rasa ingin memarahi Dafa karena pulang sore apalagi dalam keadaan seperti ini . Berujung damai karena laki laki yang menabrak Dafa dan Ken bertanggung jawab mengantar anak anak dan juga memberikan obat merah


Ken langsung memeluk bundanya . Ken sangat lemah kalo masalah berdarah apalagi Ken seperti fobia karena kejadian di mall waktu itu


" Mama kan udah bilang , pulang sekolah itu langsung pulang . Kenapa main ? Kamu juga ngapain main ajak Ken . Sudah tau Ken masih kecil . Apa salah nya pulang dulu ? " Tegur Caca


Dafa hanya diam . Dia menunduk kepalanya


" Lihat tangan kamu , kaki kamu . Mama harus bilang apa sama ayah kalo kamu itu abis ketabrak motor ? Ck ck ! " Caca memijat keningnya sudah pasti Dimas akan memarahi Caca nanti saat pulang kerja


Karena merasa gak tega juga akhirnya Caca mengobati luka Dafa . Walupun anaknya itu menahan sakit tapi Caca juga merasa kasian

__ADS_1


Ayah Bima pun juga merasa kasian sekali dengan kedua cucunya . Ayah Bima menyuruh mbak untuk ke minimarket membeli susu kotak untuk kedua cucunya . Karena kasihan kedua cucunya itu di marahin oleh anak dan mantunya . Walupun kedua cucunya itu salah tapi tetep aja ayah Bima merasa gak tega sekali melihat nya


Sedangkan kedua adik adiknya hanya melihat saja . Kasian banget kakak dan mas nya sedang berluka luka berdarah


" Dedek Vania sama dedek dara jangan di contoh ya " ucap diva


Kedua anak manis itu mengagguk . Walupun kedua kakak dan mas nya suka jahatin adik adik tapi tetap Vania dan dara sangat sayang kepada Dafa dan juga Ken


Hujan begitu deras membuat Ken dan diva tidak bisa pulang . Akhirnya setelah di obatin dan juga lelah bermain kedua adik dan kakak itu tidur bersama di kamar Dafa . Keduanya Tadi bermain laptop Caca membuka Facebook hingga beberapa kemudian keduanya bermain dengan keadaan rebahan dan tidur bersama


Begitu pun juga dengan Dimas . Yang baru aja pulang langsung mengecup perut buncit istrinya lalu kening Caca dan diva


" Anak anak mana ? Sepi banget " tanya Dimas sambil membuka kemeja


" Dafa tidur sedangkan dara main game" jelas Caca


Dimas mengagguk dia segera meninggalkan meja makan . Dimas udah gak sabar bertemu dengan kedua anak anaknya . Di lihat dara dan Vania bermain di kamar diva . Dimas pun masuk mencium kedua anak anaknya


" Cantik banget sih anak ayah, cium dulu dong ayah nya . Kangen ih ayah sama Vania sama dara "


Cup


Cup


Cup


Setelah ngobrol cukup lama di kamar itu . Akhirnya Dimas membuka kamar Dafa


Cup


Cup


Ken terbangun mengeluh kesakitan di lengan nya . Membuat Dimas penasaran . Dimas melihat luka di lengan dan lutut Ken . Begitu juga dengan Dafa di bagian pundak nya biru luka dan kaki nya terluka


" Ini kenapa anak anak bisa begini "


Dimas langsung keluar dari kamar . Memanggil Caca lewat telpon. Dimas meminta Caca untuk menyusul di kamar Dafa


Huh !


Pasti Dimas udah tahu kalo anak nya itu luka memar


" Kenapa anaknya bisa begini ? " Tanya Dimas


" Itu . Em "


Dimas mengangkat alisnya dia ingin tahu jawaban yang Caca ucapkan . Akhirnya Caca cerita kalo Dafa pulang telat dan main sangat jauh . Caca juga bercerita kalo Dafa bonceng Ken menaiki sepedah hingga tertabrak motor di depan komplek


" Anak laki laki harus kuat , gak boleh lemah . Biarin aja dia terluka gitu . Paling juga sebentar " ucap Dimas segera keluar setelah di jelaskan oleh Caca

__ADS_1


Caca bernafas legah , dari tadi Caca mikirin pasti Dimas akan memarahi Caca karena Dafa kecelakaan . Tapi lihat hasilnya Dimas sama sekali gak marah


__ADS_2