First Love 2

First Love 2
88. Cerai


__ADS_3

Diva sedang memainkan ponselnya setiap Aldo transaksi itu masuk nya ke ponsel diva . Dan diva baru tahu pengeluaran Aldo dalam sebulan itu banyak banget . Dan transaksi beli apartemen . Astaga apartemen sudah banyak yang di miliki suaminya masih membeli lagi


Tak lama kemudian Aldo pulang dia membawa dua paperbag berisi alat tulis untuk Ken dan Vania


" Papa ..." Teriak keduanya berlari


Aldo menaruh paperbag itu langsung memeluk kedua anaknya . Di kecup juga di sayang


" Papa belikan untuk Vania dan mas Ken. Gimana suka gak ? "


" Suka pah . Makasih papa Aldo ganteng" goda Vania membuat Aldo tersenyum manis


Kedua nya turun dan langsung menggambar buku yang Aldo belikan dan juga alat tulis warna nya . Aldo masuk ke dalam kamar dia tak pernah lupa mencium kening diva , pipi , bibir dan terakhir diva mencium tangan suaminya


" Baru beli apartemen lagi ya ? Buat apa ? Buat selingkuhan kamu ? "


Aldo menoleh , kesel lah baru pulang kerja udah di tuduh . Karena diva lagi hamil Aldo gak mau langsung emosi


" Aku belajar aja dari dulu dulu . Biasanya kalo kamu beli apartemen lagi . Itu buat simpanan selingkuhan kamu " ucap diva


" Aku beli buat di investasi "


" Mana ada ! Kamu itu pembohong, licik , otak kamu selalu ke arah sana "


Aldo melepaskan pakaian kerjanya , menatap tajam istrinya itu . Biasanya diva kalo di tatap tajam selalu menunduk kali ini dia melebarkan matanya menatap Aldo


Aldo langsung emosi berasa jadi suami gak di hargain . Dia mencekik leher diva


" Pikiran kamu selalu buruk tentang aku , aku berubah kamu tetep gak percaya . Aku baru pulang kerja sudah di tuduh yang engak engak . Aku capek setiap pulang kerja pasti kamu nuduh aku jajan yang lain "


" Sa sakit ...."


" Ya memang sakit . Aku juga sakit tiap hari kamu curgia . Gak pernah kamu ngehargain perasaan aku diva ! Kali ini apalagi yang mau kamu keluarkan ? Cerai ? Ayah dan mama itu terlalu sering manjain kamu "


" Aldo sakit ...." Diva memukul tangan Aldo tak di lepas juga


" Kamu pikirin dampak kalo kita cerai itu gimana ? Jangan seenak mulut kamu keluar dari kata itu . Kamu mikirin anak kita . Apalagi kamu lagi hamil . Kalo minta cerai terus gak usah sekalian di hamilin " ucap Aldo ketus dia langsung melepaskan tangannya


Uhuk uhuk uhuk . Diva memegang lehernya Sangat sakit sekali Aldo menahannya . Kalo gak cepat di lepas bisa bisa diva mati

__ADS_1


" Emang bener kan , ngapain kamu beli apartemen " kali ini diva berteriak


Aldo membanting ponselnya membuat diva terdiam


" Aku udah bilang apartemen itu buat di investasi!! Jangan nyari gara gara ya . Aku baru pulang ! " Ucap Aldo penuh penekanan


Diva menatap ponsel suaminya di lantai , sayang banget hp masih baru sudah di lempar . Tapi kalo lagi emosi gini mana pernah Aldo memikirkan hal itu


" Aku mau cerai ! "


Aldo menaiki ranjang dia memukul pelan bibir istrinya itu . Sangat geram sekali kata kata itu keluar dari mulut istrinya


" Aku harus gimana biar kamu percaya ! Apa harus aku mati dulu biar kamu percaya semua kata kata aku . Aku benci banget sama ucapan kamu diva . Kamu itu gak pernah menghargai aku "


" Hargai? Kamu yang gak pernah hargain aku mas ! "


" Apa ? " Tanya Aldo kali ini dia mau tahu jawaban dari diva . Kenapa diva bisa bilang kalo diva gak di hargain oleh Aldo


" Kamu seenaknya membiarkan anak kamu ikut papa berhari hari , kamu seenaknya membeli rumah padahal aku masih ingin tinggal di rumah ayah aku , kamu selalu mengeluarkan uang untuk orang yang gak penting . Padahal dia sudah jahat sama kita . Dia berusaha untuk memisahkan kita . Kamu gak akan pernah ngerti perasaan aku mas , kamu itu egois " diva mengeluarkan air matanya


" Aku bahas satu persatu ya diva ! Apa salah kalo papa ku juga berhak ajak anak anak aku ikut dia ? Papa ku cuma punya cucu dia . Ken sama Vania . Rifky belum di berikan kepercayaan sama tuhan . Kedua bahas soal kita keluar dari rumah . Mau sampai kapan kamu manja dengan orang tua kamu , kakak kamu . Kamu harus bisa bersikap dewasa . Kamu itu udah bukan anak gadis lagi . Kamu ini Ibu rumah tangga .


Kita balas lagi dengan kejahatan . Otak kamu itu harus di perbaiki . Iya aku egois . Aku selalu apa yang aku mau tercapai . Seharusnya kamu juga sadar . Kamu juga egois " ucap Aldo kali ini dia gak ingin membentak diva . Mengingat diva sedang hamil pasti nanti ucapan Aldo akan terekam oleh anak di dalam kandungan begitu juga di depan ada Ken dan Vania . Walupun Aldo yakin gak dengar karena kamar itu kedap suara


Hiks hiks hiks


" Aku mau cerai ! "


" Aku jambak ya diva !!!" Ancam Aldo matanya sangat merah karena kemarahan Aldo belum juga diva mengerti


Aldo langsung memasukan pakaian Ken dan Vania . Hal itu membuat diva beranjak bangun


" Urus aja ucapan kamu ke pengadilan , aku mau hak anak dari Ken dan Vania " ancam Aldo


Diva menggeleng kepalanya dia menarik tas yang Aldo pegang . Aldo sengaja membawa baju Ken dan Vania pasti diva akan melarang nya


Di depan kamar itu dimas mendengar semuanya . Dimas dan Caca datang untuk mengajak diva dan Aldo ke restoran karena ayah yang mengajak mereka . Pintu terbuka . Dimas langsung merangkul adiknya menjitak kepala adiknya itu


" Kakak sakit ...." Keluh diva

__ADS_1


Aldo terdiam akhirnya ada juga yang di posisi Aldo saat ini . Dan beruntungnya pintu kamar gak Aldo kunci


" Dasar istri kurang ajar , jangan egois . Mikirin anak kalo apa apa ngomong kata cerai ! " Ucap Dimas


Dimas masih jitak dan juga memukul mulut adik nya itu . Di saksikan oleh Caca dan Aldo . Untung aja ada kedua anak Caca yang mereka bawa . Mendengar diva dan Aldo debat di kamar. Caca langsung meminta Dafa main agak jauhan


Caca dan Dimas hanya diam di depan kamar mendengar kedua adiknya itu sedang bertengkar


Dimas menahan bahu diva " bawa pakaian Ken sama Vania . Keluar . Kamu berhak ambil hak anak . Biarin anak bodoh ini sendirian "


Diva menggeleng kepalanya dia berusaha melepaskan . Aldo beneran membawa baju Ken dan Vania di dalam tasnya . Diva terus berontak meminta lepaskan kepada Dimas


Setelah Aldo keluar dari kamar . Dimas mengunci pintu kamar diva dari depan


" Kakak buka ...."


" Kalo perlu kamu mandi . Biar otak kamu dingin . Mudah sekali kamu mengeluarkan kata kata cerai . Kakak yang antar Aldo beli apartemen . Gak percaya sekali kamu dengan suami kamu !!!"


Diva terus mengetuk pintu kamarnya dia mau membawa Ken dan Vania supaya aldo tak membawa kedua anaknya itu pergi . Diva pikir Aldo akan beneran menceraikan


**


Makan malam di salah satu restoran . Tanpa diva dan argo kali ini . Ayah dan mama bertanya kenapa diva gak ikut . Akhirnya Dimas yang bicara kepada ayah dan mamanya


" Tadi sore kebetulan aku sama Aldo jalan bareng , Aldo tertarik sama apartemen baru di kawasan strategis . Akhirnya aku kesana sama Aldo karena harganya murah dan bagus juga lokasinya . Sampai di rumah aku itu mau anak mereka ke restoran ini . Diva ngira Aldo beli apartemen baru buat selingkuh. Padahal buat di invest ya do "


Aldo mengagguk karena Dimas juga membeli apartemen untuk Caca , supaya uang Dimas bisa berputar kembali . Dimas lanjut cerita lagi


" Ya biasa lah diva kalo lagi kesel sama Aldo mengeluarkan kata cerai . Ini gak sekali dua kali yah , mah . Dimas denger mereka berantem diva selalu mengucapkan kata itu . Dimas juga gak tahu gimana pikiran diva mudah sekali mengeluarkan itu. Untung nya Aldo selalu sabar banget ngadepin diva . Kalo Dimas sih jadi Aldo . Yaudah ayo . Buat apa di tahan tahan mending wujudin aja yang dia mau " kesel Dimas lama lama


Caca mengelus punggung suaminya . Dimas kelihatan banget kesel sama diva habis gimana diva juga nyebelin banget jadi orang


Ayah dan mama menesehati Aldo . Untuk lebih sabar lagi ngadepin diva . Karena diva selalu dimanja dari dulu . Dan Aldo juga bilang kepada ayahnya alasan dia keluar dari rumah karena ingin ngajak diva mandiri. Sudah cukup di manjain dan waktunya berdiri sendiri


Makan malam begitu banyak cerita hari ini , mulai dari perusahaan, diva , Aldo akan tinggal dimana hari ini . Karena Dimas gak izinin Aldo tinggal sama diva sementara . Biarin dia ngerasain gimana susah tanpa suami dan anak anaknya


Dimas hanya ingin kasih pelajaran aja untuk adik nya itu . Biar dia berfikir ucapannya itu sangat bahaya untuk keluarga apalagi anak anak nya


" Niatnya aku mau bawa anak anak ke apartemen , kebetulan besok Ken libur . Dan aku juga gak ada kerjaan . Mau ngajak Ken sama Vania ke kebun binatang "

__ADS_1


Ayah, Dimas , mama Lisa , Dimas dan Caca mengagguk . Biarin Aldo punya waktu bersama anak anaknya . Karena mereka juga tahu Aldo itu kerja keras banget jarang ada waktu untuk anak anaknya . Kadang juga Sabtu Minggu dia datang ke restoran dan cafe nya


__ADS_2