
" Minggu depan aja gimana ? " Tanya papa rayhan ketika kedua keluarga telah terkumpul
" Apa tidak terlalu kecepatan Ray ? " Tanya papa Dadang
" Gak ada kecepatan a , ini anak udah melakukan sesuatu . Lihat leher anak saya ! Sebagai orang tua yang memiliki anak gadis saya sangat khawatir . Bisa aja kan besok besok anak saya hamil ! " Ucap papa rayhan sedikit emosi dengan calon besan nya
Papa Dadang dan bunda Ranti menatap argo dan juga Tania menunduk malu . Kedatangan keluarga juga di sambut baik walupun dadakan seperti ini
" Belum mengurus dokumen nikah dan gedung gedung nya pa " ucap argo
Ck !
" Kamu diam ! Saya bicara dengan orang tua kamu ! " Ucap papa rayhan sedikit membentak calon mantunya itu
Argo mengagguk dia menundukkan kepalanya
" Masalah gedung tak usah di pikirin, kalian nikah di hotel , masalah dokumen kita suruh orang bayar biar cepet ! Buat apa punya uang tapi tidak di manfaatkan " ucap papa rayhan yang di anggukin oleh Rifky dan juga papa Dadang
" Yaudah seminggu depan kita langsung nikahin , sekarang kita bicarakan masalah mahar " ucap papa Dadang
Mendadak serius keadaan ruang tamu saat ini
" Berapa mahar yang tania minta " ucap argo kepada Tania
" Terserah Abang , Abang sanggupnya berapa " ucap Tania
Tania di beritahu oleh mama Indri untuk tidak menentukan mahar . Takutnya argo tidak sanggup berapa Tania minta
" Sebut aja , Abang sanggup " ucap argo
" 1 Miliar " ucap Tania pelan
__ADS_1
Argo mengagguk , setelah itu membicarakan mengenai masa depan mereka berdua . Papa rayhan harus tahu gimana nanti kedepannya hubungan mereka . Gimana cara mereka menyelesaikan masalah , tinggal di mana . Hal hal yang privasi mereka berdua
Setelah di bicarakan mengenai kedepannya acara pun selesai, makan malam pun juga sederhana karena dadakan akhirnya Noval adik dari argo ikut membantu memesan makanan di restoran untuk acara dadakan seperti ini
Karena hari sudah semakin malam akhirnya mereka memutuskan untuk tinggal di Bandung dan besok pagi barulah mereka akan segera kembali ke Jakarta
Keluarga Rayhan pun memutuskan tinggal di hotel begitu juga dengan diva ikut Aldo menginap di hotel sedangkan ayah Bima dan Dimas juga Caca di rumah ini
" Telpon Dafa , dia lagi ngapain " minta Dimas
Karena Dafa pulang siang dan les sore . Akhirnya Dimas dan Caca tidak mengajak Dafa ke Bandung karena dadakan sekali
( Halo kak ) ucap Caca
( Iya maa )
( Kakak udah makan ? Lagi sama siapa ? ) Tanya Caca
( Sama mang Cecep ma . Kakak lagi di temenin main )
Dafa memberikan ponselnya kepada mang Cecep . Caca meminta salah satu pembantu untuk menemani Dafa tidur di kamar . Tapi sebelum tidur Caca biasakan Dafa minum susu dan be sih bersih. Dan juga di cek mata pelajaran jangan sampai ketinggalan . Permintaan Caca semua sudah di lakukan oleh mbak ternyata.
( Yaudah kalo gitu kakak jangan tidur malam malam , besok gak boleh telat ) ucap Caca
( Iya maa )
( Yaudah mama tidur dulu ya . Dadah assalamualaikum )
( Waalaikumsalam ) jawab Dafa
Setelah mematikan panggilannya Caca memberi tahu Dimas kalo Dafa sedang main sama mang Cecep . Melihat dara yang sudah tertidur pun Dimas juga mengajak Caca untuk keluar ngobrol dengan kedua sepupunya
__ADS_1
" Gak tau ya gua bersyukur atau engak . Kalo gak begini bisa dua tahun lagi gua nikah sama Tania " jelas argo
" Bersyukur ? Keadaan begini masih di bilang bersyukur ? Gak tau marah nya om Rayhan itu gimana tadi ck ck ! " Ucap Caca
" Iya lah , eh ca gua udah lamar Tania setahun yang lalu , terus gua juga minta om Rayhan buat gua nikahin tapi apa dia bilang nanti 3 atau 2 tahun lagi .bisa bisa setelah 3 tahun itu . Dia akan mundur in lagi " jelas argo
Caca dan Dimas mengagguk , bener juga yang di bilang sepupunya itu
" Terus masalah pendidikan Tania gimana ? " Tanya Dimas
" Tania pindah ke Jakarta, tadi kan sempat cekcok Masalah pendidikan . Terus gua tegaskan Tania harus ikut suaminya . Kalo Tania masih mau lanjut kuliah dan masih di Australia lebih baik gak usah "
" Tania setuju ? " Tanya Caca
" Setuju lah , orang gua yang minta . Lagian ya Tania itu juga dia gak tertarik lanjutin kuliah disana . Emang dasar om Rayhan nya aja yang mau anaknya disana , dia sih tadi bilang lagi urus pindah ke kesini " jelas argo
Obrolan mereka masih lanjut dengan kedepannya argo nanti gimana dengan Tania . Hingga bunda Ranti datang membawa pisang goreng . Cocok cuaca mendukung dingin , hening di tambah dengan makan pisang goreng
" Kamu lagi hamil tambah cantik aja ca "
Caca tersenyum
" Bunda jangan di goda , pasti Caca langsung geer itu " ucap Dimas mengejek
Caca langsung memukul pelan bahu suaminya karena Caca mang langsung geer di puji oleh bunda
" Enak loh bunda pisang goreng nya , cocok " ucap Caca sambil mencicipi pisang goreng hangat
" Gak usah aneh aneh lagi ya bang , pusing nih bunda mikirin kamu " ucap bunda
Argo dan Dimas tersenyum . Argo langsung mencium tangan bundanya
__ADS_1
" Maaf bunda " ucap argo
Bunda mengagguk