
Saat ini Tania dan Raka mereka berdua makan siang di salah satu restoran , sekalian juga membawa laptop dan juga berkas nya
Memang nya mengurus keuangan sangatlah gampang ! Kata siapa ! Tania bisa stres kalo lama lama di dalam ruangan apalagi hitungan Tania harus detail dan teliti
Maka dari itu tania ingin suasana baru . Saat makanan telah tiba . Keduanya meminggirkan laptop dan berkas berkas yang di bawa
" Siapa pacar kamu sekarang ka ? Masih yang dulu atau gimana ..." Tanya Tania membuka suara
" Yang dulu yang mana ? Perasaan gak pernah pacaran "
Ck !
" Yang itu loh , yang kamu pernah cerita sama aku . Kamu nunggu dia sudah lama " jawab Tania
Huh !
Raka menggaruk kepalanya sambil bingung
" Dia sudah menikah " jawab Raka frustasi
Tania mendekati Raka dia mengelus punggung Raka
" Sabar ya , kamu nya sih gak mengatakan cinta . Terlalu tarik ulur , cewek itu butuh di kasih kepastian ka "
" Ya kamu benar , apa daya aku cuma karyawan sedangkan dia memiliki perusahaan " gumam Raka
" Siapanya ? " Tanya Tania
" Suaminya "
Tania mengagguk , dulu Raka sering cerita mengenai wanita yang Raka incar . Tania juga yang memberi tips agar Raka mendekati nya . Tapi Tania gak tau yang di maksut Raka adalah dirinya
" Aku jadi penasaran siapa wanita yang kamu incar dari dulu itu . Kalo aku jadi wanita itu . Sudah pasti langsung terima"
Raka tersenyum miring mendengar jawaban Tania
" Seperti nya aku itu harus ngubur dalam dalam , dia sudah bahagia dengan pasangannya sedangkan aku . Masih di sini sini aja ! Aku harus membuka hati untuk seseorang " jelas Raka
Tania mengangkat jempol nya
" Harus ! Buktiin sama dia kalo kamu itu bisa hidup Tanpa dia "
Raka mengagguk . Karena keduanya lapar akhirnya makan mereka sangat cepat dan melanjutkan lagi pekerjaan nya
**
Tania yang tengah masak menyiapkan makan malam untuk argo . Katanya lagi perjalanan pulang
Di rumah itu juga Tania tinggal berdua dan setiap pagi ada orang yang bersih bersih rumah mereka
__ADS_1
Tania mencicipi cumi balado yang dia buat , ada juga tempe bacem dan sayur bayam yang Tania buat sudah tersaji di meja makan hanya cumi balado yang masih Tania kerjakan
Saat pintu gerbang rumah di buka . Tania langsung mematikan kompor dan menghidangkan di piring lalu di taro di meja makan
" Assalamualaikum , sayang ...." Panggil argo
Tania berlari dari arah dapur ke arah ruang tamu . Tania juga langsung mencium tangan sang suami juga memeluk tubuh suaminya
" Capek ya sayang " tanya Tania
Argo mengagguk dia masuk memeluk erat istrinya
" Kamu habis masak ya , bau masakan kamu sayang "
" Iya , aku abis masak "
Argo tersenyum mengeratkan pelukannya membuat Tania menahan kesakitan di lengan nya
" Abang ..." Panggil Tania
" Hem " sahut argo
" Aku masak enak loh hari ini , semoga Abang suka ya "
" Aku selalu suka masakan kamu sayang , mau enak , mau gak enak . Pasti aku makan . Aku bukan pemilih makanan sayang . Aku menghargai istriku masak " ucap argo sambil tersenyum
Hmmmm
Cup cup
Argo membuka kancing dres yang di pakai Tania dia mengecup bagian inti mulus istrinya
" Kamu bau , belum mandi " ucap Tania menangkup kedua pipi suaminya
Akhirnya argo beranjak bangun dia mengecup kening Tania
" Pijitin sebentar sayang di bahu . Nanti aku langsung mandi habis ini " pinta argo
Tania mulai memijit punggung suaminya sambil tersenyum , Tania senang hari ini karena bisa melayani dengan sepuh hati suaminya
Setelah argo mandi dan Tania menyiapkan sirup jeruk mintaan sang suami . Akhirnya mereka berdua makan bersama
" Enak " ucap argo
" Serius ? " Tanya Tania tak percaya
Argo mengagguk dia menyuapi Tania cumi balado dengan nasinya . Tania mengagguk dan bener bener enak . Barulah Tania mulai makan
" Kalo bisa sarapan gak perlu roti atau makanan manis manis gitu sayang . Aku terbiasa makanan berat . Jadi kalo sarapan pakai makanan manis aku kurang srek di tenggorokan . Maaf ya aku banyak mau nya " jelas argo
__ADS_1
Tania menggeleng kepalanya
" Gapapa , kamu berhak utarakan pendapat kamu . Tapi iya juga sih lebih enakan makanan berat gitu ya bang , yaudah besok aku buatin ya. Sayang "
Argo mengagguk dia mulai menyantap makanan cumi balado lagi dengan sendok juga garpu lalu dia masukan kedalam mulut nya
Hening
Tania menatap jam dinding pukul setengah 9 malam . Tania ragu untuk ngomong dengan suaminya . Apalagi argo baru aja pulang pasti lelah dan supermarket juga pasti akan tutup
" Bang ... " Panggil Tania
" Hem , apa ? " Argo mengangkat alis nya
" Bahan bahan udah pada habis , keburu gak ya besok pagi buat sarapan makanan berat " ucap Tania
Argo melihat jam dinding , lalu dia menggaruk kepalanya gatal
" Besok aja ya kita beli , atau besok kita sarapan di luar juga gapapa kalo bahan bahan habis . Jujur , Abang capek buat keluar . Dan Abang juga gak mau kamu keluar sendiri " jelas argo
Tania mengagguk dia sangat menurut apa yang argo bilang
" Ada beberapa sih , kaya telur , terus apa lagi ya " ucap Tania sambil mikir
" Ya gapapa pake telur ceplok juga , yang penting kan beras masih banyak "
" Iya bang " jawab Tania sambil mengagguk
Glegekkkk
Argo menyudahi makan malam nya dia sangat menikmati bahkan tiga menu makanan dari istrinya buat sama sekali bersih tidak ada tersisa . Begitu juga dengan Tania dia senang di hargai makanan nya dan di puji oleh suaminya karena enak
" Biar aku yang cuci piring" ucap argo beranjak bangun
Tania beranjak bangun juga
" Gak usah ,biar aku yang cuci piring "
Keduanya memegang piring yang sama . Argo menggeleng menatap tania . Pasti istrinya itu lelah , pulang kerja , langsung kuliah terus melayani suami
" Nurut sama aku , biar aku aja " ucap argo
Tania mengagguk dia membatu mengangkat piring piring kotor ke area dapur . Tania juga membuatkan teh untuk sang suami biasanya minum di kamar nanti sebelum tidur
//
Catatan !!
tolong beri like atau komen ya , untuk menghargai jejak kalian disini
__ADS_1