First Love 2

First Love 2
123. Curhatan Raka


__ADS_3

Saat ini Tania dan Raka mereka berdua makan siang di salah satu restoran , sekalian juga membawa laptop dan juga berkas nya


Memang nya mengurus keuangan sangatlah gampang ! Kata siapa ! Tania bisa stres kalo lama lama di dalam ruangan apalagi hitungan Tania harus detail dan teliti


Maka dari itu tania ingin suasana baru . Saat makanan telah tiba . Keduanya meminggirkan laptop dan berkas berkas yang di bawa


" Siapa pacar kamu sekarang ka ? Masih yang dulu atau gimana ..." Tanya Tania membuka suara


" Yang dulu yang mana ? Perasaan gak pernah pacaran "


Ck !


" Yang itu loh , yang kamu pernah cerita sama aku . Kamu nunggu dia sudah lama " jawab Tania


Huh !


Raka menggaruk kepalanya sambil bingung


" Dia sudah menikah " jawab Raka frustasi


Tania mendekati Raka dia mengelus punggung Raka


" Sabar ya , kamu nya sih gak mengatakan cinta . Terlalu tarik ulur , cewek itu butuh di kasih kepastian ka "


" Ya kamu benar , apa daya aku cuma karyawan sedangkan dia memiliki perusahaan " gumam Raka


" Siapanya ? " Tanya Tania


" Suaminya "


Tania mengagguk , dulu Raka sering cerita mengenai wanita yang Raka incar . Tania juga yang memberi tips agar Raka mendekati nya . Tapi Tania gak tau yang di maksut Raka adalah dirinya


" Aku jadi penasaran siapa wanita yang kamu incar dari dulu itu . Kalo aku jadi wanita itu . Sudah pasti langsung terima"


Raka tersenyum miring mendengar jawaban Tania


" Seperti nya aku itu harus ngubur dalam dalam , dia sudah bahagia dengan pasangannya sedangkan aku . Masih di sini sini aja ! Aku harus membuka hati untuk seseorang " jelas Raka


Tania mengangkat jempol nya


" Harus ! Buktiin sama dia kalo kamu itu bisa hidup Tanpa dia "


Raka mengagguk . Karena keduanya lapar akhirnya makan mereka sangat cepat dan melanjutkan lagi pekerjaan nya


**


Tania yang tengah masak menyiapkan makan malam untuk argo . Katanya lagi perjalanan pulang


Di rumah itu juga Tania tinggal berdua dan setiap pagi ada orang yang bersih bersih rumah mereka

__ADS_1


Tania mencicipi cumi balado yang dia buat , ada juga tempe bacem dan sayur bayam yang Tania buat sudah tersaji di meja makan hanya cumi balado yang masih Tania kerjakan


Saat pintu gerbang rumah di buka . Tania langsung mematikan kompor dan menghidangkan di piring lalu di taro di meja makan


" Assalamualaikum , sayang ...." Panggil argo


Tania berlari dari arah dapur ke arah ruang tamu . Tania juga langsung mencium tangan sang suami juga memeluk tubuh suaminya


" Capek ya sayang " tanya Tania


Argo mengagguk dia masuk memeluk erat istrinya


" Kamu habis masak ya , bau masakan kamu sayang "


" Iya , aku abis masak "


Argo tersenyum mengeratkan pelukannya membuat Tania menahan kesakitan di lengan nya


" Abang ..." Panggil Tania


" Hem " sahut argo


" Aku masak enak loh hari ini , semoga Abang suka ya "


" Aku selalu suka masakan kamu sayang , mau enak , mau gak enak . Pasti aku makan . Aku bukan pemilih makanan sayang . Aku menghargai istriku masak " ucap argo sambil tersenyum


Hmmmm


Cup cup


Argo membuka kancing dres yang di pakai Tania dia mengecup bagian inti mulus istrinya


" Kamu bau , belum mandi " ucap Tania menangkup kedua pipi suaminya


Akhirnya argo beranjak bangun dia mengecup kening Tania


" Pijitin sebentar sayang di bahu . Nanti aku langsung mandi habis ini " pinta argo


Tania mulai memijit punggung suaminya sambil tersenyum , Tania senang hari ini karena bisa melayani dengan sepuh hati suaminya


Setelah argo mandi dan Tania menyiapkan sirup jeruk mintaan sang suami . Akhirnya mereka berdua makan bersama


" Enak " ucap argo


" Serius ? " Tanya Tania tak percaya


Argo mengagguk dia menyuapi Tania cumi balado dengan nasinya . Tania mengagguk dan bener bener enak . Barulah Tania mulai makan


" Kalo bisa sarapan gak perlu roti atau makanan manis manis gitu sayang . Aku terbiasa makanan berat . Jadi kalo sarapan pakai makanan manis aku kurang srek di tenggorokan . Maaf ya aku banyak mau nya " jelas argo

__ADS_1


Tania menggeleng kepalanya


" Gapapa , kamu berhak utarakan pendapat kamu . Tapi iya juga sih lebih enakan makanan berat gitu ya bang , yaudah besok aku buatin ya. Sayang "


Argo mengagguk dia mulai menyantap makanan cumi balado lagi dengan sendok juga garpu lalu dia masukan kedalam mulut nya


Hening


Tania menatap jam dinding pukul setengah 9 malam . Tania ragu untuk ngomong dengan suaminya . Apalagi argo baru aja pulang pasti lelah dan supermarket juga pasti akan tutup


" Bang ... " Panggil Tania


" Hem , apa ? " Argo mengangkat alis nya


" Bahan bahan udah pada habis , keburu gak ya besok pagi buat sarapan makanan berat " ucap Tania


Argo melihat jam dinding , lalu dia menggaruk kepalanya gatal


" Besok aja ya kita beli , atau besok kita sarapan di luar juga gapapa kalo bahan bahan habis . Jujur , Abang capek buat keluar . Dan Abang juga gak mau kamu keluar sendiri " jelas argo


Tania mengagguk dia sangat menurut apa yang argo bilang


" Ada beberapa sih , kaya telur , terus apa lagi ya " ucap Tania sambil mikir


" Ya gapapa pake telur ceplok juga , yang penting kan beras masih banyak "


" Iya bang " jawab Tania sambil mengagguk


Glegekkkk


Argo menyudahi makan malam nya dia sangat menikmati bahkan tiga menu makanan dari istrinya buat sama sekali bersih tidak ada tersisa . Begitu juga dengan Tania dia senang di hargai makanan nya dan di puji oleh suaminya karena enak


" Biar aku yang cuci piring" ucap argo beranjak bangun


Tania beranjak bangun juga


" Gak usah ,biar aku yang cuci piring "


Keduanya memegang piring yang sama . Argo menggeleng menatap tania . Pasti istrinya itu lelah , pulang kerja , langsung kuliah terus melayani suami


" Nurut sama aku , biar aku aja " ucap argo


Tania mengagguk dia membatu mengangkat piring piring kotor ke area dapur . Tania juga membuatkan teh untuk sang suami biasanya minum di kamar nanti sebelum tidur


//


Catatan !!


tolong beri like atau komen ya , untuk menghargai jejak kalian disini

__ADS_1


__ADS_2