
Tania dan Raka akhirnya kembali , takutnya Dimas mencari mereka berdua karena sudah lama keluar makan siang
Di lantai utama kantor biray grup juga kedatangan minuman susu untuk anak balita atau remaja , cukup terkenal merek dan dengar dengar produk tersebut akan bekerja sama dengan perusahaan biray grup
Maka dari itu beberapa sales dan stand di lobby utama tepatnya tak jauh dari pintu masuk dan keluar mereka membagikan tester untuk karyawan atau pengunjung yang akan melakukan meeting disini
Kebetulan sekali anak anak gemes pun datang ke kantor dengan masih berpakaian seragam sekolah . Mereka berdua datang bersama Caca memberikan makan siang untuk Dimas
Kedua anak gemas Ken dan Dafa berlari setelah turun dari mobil , mereka berdua masuk terlebih dahulu bahkan kedatangan mereka berdua membuat security dan resepsionis tersenyum karena ulah mereka bikin gemes
Langkah Ken berhenti saat dirinya melihat cewek cantik membagikan susu di gelas kecil . Begitu juga dengan Dafa dia berdiam
Mereka ingin memintanya tapi takut tak di bolehin , sampai akhirnya Caca menyusul melihat keduanya berdiam diri melihat cewek cantik di depan nya
" Ayo kakak , mas . Naik lift "
Mereka masih diam , akhirnya Caca menyusul menarik tangan Ken . Tapi anak itu menggeleng kepalanya
" Mas mau minta itu mama Caca ! " Ujuk Ken
Caca menoleh ada apa pikirnya kok ada stand susu begitu . Mbak mbak yang memberikan tester pun sangat ramah dia berjongkok mensejajarkan posisinya memberikan dua gelas susu untuk Dafa dan Ken
" Makasih " ucap Dafa
" Makasih " ucap Ken juga
Keduanya langsung membalikan badannya mereka segera menaiki lift, di dalam lift itu juga keduanya minum susu . Mereka senang sekali . Bahkan Caca mendengar Dafa bilang dia ingin kesana lagi minum susu
Dafa mengajak Ken untuk kembali lagi kesana minum susu gratis , dengan polos nya anak itu bilang iya .
Lift pun terbuka kedua anak manis itu langsung meninggalkan Caca dan mereka berjalan duluan
" Om Raka ...." Tegur Dafa dan juga Ken
Raka yang lagi focus dengan pekerjaan terkejut kenapa kedua keponakan nya itu tiba tiba datang . Mereka berdua menyalimi tangan Raka dan keduanya segera masuk ke ruangan Tania
Tania sama hal nya dengan Raka . Dari awal pintu terbuka Tania bertanya tanya siapa yang membukanya kenapa tidak mengetuk dulu . Saat melihat kedua anak ganteng dan manis Tania segera menyambut pelukan
" Mas abis minum susu mami , kita dapat susu di bawah " curhat Ken
Dafa mengagguk
" Iya Tante cantik , kakak di kasih susu . Enak banget . Kakak mau ajak dedek Ken kebawah lagi . Minta susu nya "
Tania tersenyum tadi tiba tiba pikiran pusing tapi melihat kedua nya datang pikiran Tania menjadi cerah lagi
" Emang kakak sama mas mau susu lagi ? Kan udah minum susu " tanya Tania
Mereka berdua mengagguk
" Iya Tante cantik , kebetulan lagi gratis di bagi bagiin " ucap Dafa
" Iya mami "
Tania tertawa geli mendengarnya
Sedangkan di ruangan sebelah semenjak kedatangan Caca , Dimas langsung bermanja kepada sang istri . Dimas meminta Caca untuk datang karena Dimas ingin makan di suapin sama Caca
Awalnya Caca gak mau karena kurang kerjaan banget ke kantor cuma nyuapin Dimas makan aja . Tapi Dimas merengek manja untuk Caca datang
" Kamu lagi ngidam ya ? " Tanya Caca saat dirinya menyuapi Dimas makan begitu lahap
__ADS_1
" Iya sayang , aku ngidam pengen di suapin kamu "
Hish!
" Dafa sama dara lagi ngapain di rumah ? " Tanya Dimas
" Dafa ? Dia ikut aku sama Ken . Dara lagi ikut diva ke rumah om Rayhan " jelas Caca
" Mana ? Kok dia gak nemuin ayah nya dulu " protes Dimas
" Paling dia gangguin Tania kerja , di ruangan nya . Kamu kaya gak tau Dafa aja dia genit banget sama Tania "
Dimas tersenyum anaknya itu keturunan siapa bisa segenit itu
" Di bawah di bagiin susu begitu ada apa ya ? " Tanya Caca
" Itu sayang , kita lagi kerja sama dengan perusahaan mereka . Kolab gitu . Untuk mempromosikan produk mereka akhirnya orang sana ingin membagikan tester ke karyawan sini " jelas Dimas yang di anggukin Caca
" Anak anak tadi seneng banget di kasih susu . Tadi juga Dafa bilang mau kesana lagi buat minta lagi karena gratis "
Dimas tertawa mendengar nya , lucu sekali anaknya itu
" Mana sih Ken mau mau aja lagi . Itu anak selalu aja nurut sama kakak nya . Padahal sering banget kakak nya jail tetep aja nempel terus " jelas Caca
" Karena mereka adik kakak , jadi ya gitu maunya nempel terus sayang " ucap Dimas
Tangan Caca terus menyuapi Dimas makan
Ken menempati janjinya menemani kakaknya itu meminta susu lagi sebelum pulang , sebenarnya Caca malu untuk menemani tapi di samping itu Dimas juga ikut
Bahkan karyawan SPG susu itu tersenyum menunduk mereka baru tahu anak kecil yang meminta susu nya itu anak dari pemilik perusahaan
" Mau dua aja ? " Tanya mbak SPG
Caca menggeleng kepalanya
Dafa memonyongkan bibirnya
" Orang di kasih dua juga mama "
Caca melebarkan matanya membuat Dafa akhirnya dia meminta satu dan Ken juga . Mereka bertiga segera keluar . Dimas membuka pintu mobil belakang untuk Caca dan kedua anak ganteng
" Jangan ngambek sama mama nya dong , kan udah di kasih susunya " ucap Dimas protes
Karena Dafa duduk di pinggir dia gak mau melihat mama nya kesel
" Nanti kita beli ya " ucap Caca Sambil mengelus paha Dafa
" Gak Mao " ketus Dafa
Dimas hanya tersenyum dia mengelus kepala Dafa mengecup pipi anaknya itu
" Nanti ayah beliin susu , sama martabak keju . Tapi jangan bilang mama " bisik Dimas kepada Dafa
Dafa pun akhirnya tersenyum dia mengangkat jempol nya kepada ayah Dimas . Setelah Dafa kembali ceria lagi akhirnya Dimas menyuruh mereka segera pulang
**
" Udah belajar nya ? Sebulan lagi kamu kenaikan kelas loh " ucap Caca kepada Dafa
Dafa mengagguk kenapa selalu di setiap belajar Dafa selalu ngantuk , tapi setelah belajar selesai matanya sangat segar sekali
__ADS_1
Caca akhirnya menutup semua buku buku Dafa . Dia juga yang membantu Dafa mengecek mata pelajaran untuk besok pagi sekolah. Sambilan Caca melihat nilai nilai Dafa
Sama sekali gak ada yang nol , paling kecil 6 . Sepintar itu kah Dafa di sekolah Walaupun anaknya itu peringkat 3 di kelas nya
Caca gak menuntut Dafa peringkat 1 , karena itu sangat beban bagi Dafa nantinya . Caca pernah merasakan peringkat satu saat masa SMA dan dia harus mempertahankan peringkat itu oleh kepala sekolah dan guru guru . Tapi semenjak ada Dimas semuanya berubah . Caca sangat bucin banget dan peringkat Pun tergeser Dimas lah yang peringkat pertama
Sempat mereka berantem gara gara peringkat bahkan Caca mendiamkan Dimas selama dua minggu .
" Kok keluar lagi , katanya ngantuk ?" Tanya Caca
" Orang kakak mau nunggu ayah pulang kerja "
Ck !
Caca menggeleng kepalanya bener aja , selalu seperti ini Dafa memang . Giliran belajar ngantuk sekali tapi setelah belajar matanya seger . Seperti sekarang ini dia keluar kamar duduk di ruang keluarga menyalakan tv sambil menunggu ayah nya itu pulang
Dimas pulang tepat jam 8 lewat, karena tadi Dimas bertemu dengan argo meeting di rumah nya dengan partner lainnya . Dimas juga tak lupa membawa apa yang dia janjikan kepada Dafa
Membawa susu bubuk dan martabak manis keju untuk anaknya . Mendengar suara mobil ayahnya itu terparkir Dafa segera mengumpat supaya ayah nya itu mencari . Pasti akan mencari . Dimas selalu setiap pulang bekerja pasti menemui Dafa terlebih dahulu baru Caca
" Kakak " panggil Dimas saat dirinya sudah di depan kamar Dafa
Dafa yang melihat ayahnya itu di depan kamarnya cekikikan . Di kamar itu juga masih ada Caca yang sedang merapikan pakaian untuk besok Dafa sekolah
" Kakak mana ? " Tanya Dimas kepada Caca
" Di luar nunggu kamu " ucap Caca sambil mencium tangan Dimas memeluk suami nya itu rutinitas
Dimas akhirnya segera keluar , baru juga membuka pintu kamar . Sudah di kaget kan oleh Dafa
" DAR ...."
Dimas meloncat terkejut , sedangkan Dafa begitu senang bahagia terus tertawa berhasil ayahnya itu kaget . Hasilnya mereka berdua main kejar kejar an
Dafa terus tertawa ketika ayahnya itu mengejar dirinya , sampai akhirnya Dimas menangkap Dafa . Mereka berdua main berantem beranteman
" Kalah ! Kalah ! " Ucap Dimas setelah berhasil menjatuhkan anaknya itu di lantai
Dafa terus tertawa , sampai akhirnya Caca sudah selesai dia melihat kedua laki lakinya itu sedang baku hantam
" Eh eh ! " Caca panik sendiri karena Dimas sedang menekan leher Dafa pelan pelan
Caca menepuk punggung suaminya untuk melepaskan tangan nya itu di leher Dafa . Hasilnya Dafa terbangun dia membalas menekan leher ayahnya
" Kakak menang "
Ck !
" Mama ganggu aja nih ! Ayah jadi kalah ck ! " Ucap Dimas
Caca menggeleng kepalanya . Apa apaan mereka lagi berantem malah Caca yang di salahin
Akhirnya bercandaan laki laki selesai . Dimas membersihkan tubuhnya terlebih dahulu baru dia ikut makan martabak bersama Caca dan Dafa . Karena Dara sudah tertidur dari tadi
" Lusa aku ke Jepang sayang " ucap Dimas saat dirinya ikut memakan martabak bersama Caca dan Dafa
" Kok ke Jepang ? Kamu ada pekerjaan ya ? " Tanya Caca
" Iya sayang , sama Tania juga sama mbak Gista juga " jelas Dimas
Caca mengagguk , nanti aja Caca bertanya lebih detail lagi sebelum tidur
__ADS_1
///