First Love 2

First Love 2
110. Motor balik


__ADS_3

Keesokan harinya diva dan anak anak baru saja pulang dari rumah mertuanya , di antar pulang oleh Tania karena dia mau main kerumah orang tua diva


Diva masih berusaha menghubungi temennya masalah motor sampai akhirnya temen diva itu membalas pesan agar diva segera datang aja tapi dikit lagi suaminya akan segera pulang . Dan kebetulan itu juga Dafa datang membawa skuter listrik nya mengajak Ken untuk main


" Adek mau ikut " ucap Vania dengan wajah sedih


" Yaudah adek sama kakak aja ya , mas naik sepedah " ucap Ken mengalah


Dafa dan Vania mengagguk sebelum mereka keluar itu . Mereka bertiga merujuk diva untuk meminta uang jajan


Setelah ketiga anaknya itu pergi , tak lama kemudian Abang nya datang dia membawa makanan dari rumah untuk diva makan siang bersama anak anak nya


" Bang ..." Diva memeluk Abang nya


Sedangkan argo dia memeluk balik adiknya itu


" Bang temenin diva kerumah temen diva bang , adek udah bilang sama temen diva kemungkinan besar 80 % motor itu bakalan balik sama diva "


Argo mengagguk , mereka menaiki mobil diva dan di kendarai oleh argo sendiri menuju rumah temen diva . Selama perjalanan itu juga diva cerita semalam habis habisan di marahin suaminya


Argo tau itu karena Aldo meluapkan emosinya sama kakak iparnya , memang diva sedikit agak nyolotin dari dulu tapi argo sayang


Sampai di rumah itu diva dan argo bicara pelan pelan bahkan diva akan membayar lebih tapi dengan alasan yang argo ucapan kepada mereka . Mereka menerima kembali uang itu dan motor nya kembali kepada diva . Tanpa kekurangan atau kelebihan uang . Tetap dengan segitu


Diva mengucapkan terima kasih kepada mereka berdua , akhirnya setelah pertemuan itu . Diva membawa mobil nya sedangkan argo membawa motor nya


**


Malam harinya diva yang tengah asik bercanda dengan Dafa juga Ken dan Vania . Dapat telpon dari Dimas


( Dimana dek ? ) Lirih Dimas


Diva menatap Dafa dan juga Ken , suara kakak nya itu seperti sedang menangis


( Di rumah kak, ada Dafa , sama anak anak aku , kenapa kak ? )


( Nanti di jemput sama Caca ya , susul kesini )


( Kakak kenapa ? )


( Gapapa , tunggu aja)


Gak lama kemudian suara gerbang bunyi pertanda mobil yang kakak ipar nya naiki itu masuk . Diva dan ketiga anak anak langsung siap memakai sendal dan sepatu . Untung nya mereka memakai pakaian cukup rapi aja hanya diva tadi masuk ke kamar setelah mendapatkan telpon membawa tas berisi keperluan nanti


Diva dan Caca saling diam . Karena Caca juga terlihat panik . Mobil mendadak diam karena anak anak sudah di berikan gadget oleh Caca dan diva


Mereka memasuki rumah sakit milik keluarga Januar . Membuat diva bertanya tanya


Tapi disitu posisinya diva masih tak membuka suara karena hati nya merasakan gak enak aja . Hingga akhirnya Caca menghubungi dimas dimana kamar nya


Mereka menaiki kamar yang biasa keluarga nya itu tempat kan di depan kamar sudah ada Dimas dan ayah juga argo . Dimas menangis menutup wajahnya sedangkan argo langsung memeluk diva . Diva belum tau apa apa tapi dia sudah menangis karena melihat kakak nya itu menahan tangisannya

__ADS_1


Saat dokter keluar . Dia berbicara kepada Dimas dan juga ayah Bima . Suara itu sangat pelan sehingga diva gak mendengar


Saat dokter selesai , argo mengajak diva untuk mencari minum . Dan disitu juga argo bilang kepada diva


" Mama punya penyakit jantung "


Deg


Argo minta diva untuk tetap tegar karena bisa aja kalo diva berpikiran , akan pengaruh kepada mama nya . Diva anak kesayangan di keluarga pasti mama akan kepikiran diva dengan penyakit nya


" Aku harus apa bang ? " Tanya diva sedih


" Kamu harus semangatin mama, jaga pola makan nya . Jangan bikin Mama kaget jangan juga kamu macam macam karena mama akan kepikiran "


Diva mengagguk . Setelah argo membelikan minum untuk semuanya dia kembali ke kamar nya . Disitu juga Dimas sedang ngobrol kepada mamanya sambil menyuapi buah


Diva mendekat dia mengambil piring yang Dimas pegang untuk menyuapi mamanya itu


" Aldo mana ? " Tanya mama kepada diva


" Masih kerja ma, nanti diva suruh kesini ko "


Mama mengagguk , dia memakan lahap buah yang diva siapkan itu


Saat Dafa menyalakan tv , disitu juga tayangan acara Dimas di tayangkan kembali acara kuliner . Dafa dan dara langsung heboh karena tadi kamera sempat mengarahkan kepada ayah nya


" Ayah masuk tv " ucap Ken


Dimas mengagguk


" Kenapa gak kerja di tv lagi yah, nanti adek mau masuk tv " ucap Vania membuat semuanya tersenyum


" Duit nya dikit , kalo di kantor duit nya banyak bisa beli satu toko mainan buat Vania sama mas Ken "


Kedua anak itu mengangguk mengerti , saat tayangan itu sedang memakan ikan salmon membuat diva Caca dan mama Lisa tiba tiba saja kepengen


" Dim pengen ikan salmon sama jus alpukat " minta Caca manja kepada Dimas


" Aku juga mau kak " ucap diva manja kini memeluk dimas


Dimas mengagguk dia bertanya kepada mamanya siapa tau mamanya itu juga kepengen maksudnya biar sekalian Dimas belikan


" Mama pengen makan ikan tuna dim "


Dimas mengagguk akhirnya Dimas dan argo keluar mencari makanan yang di minta oleh ketiga wanitanya itu . Selama perjalanan itu juga argo menghubungi bunda dan papa nya untuk memberitahu tak lama kemudian argo dapat telpon dari calon mertuanya mengenai sahabat itu


Mereka mau datang kerumah sakit dan bertanya makanan apa saja yang boleh di makan . Hingga akhirnya mereka tiba di restoran seafood


" Stres gue begini caranya , bayangin aja gue lagi meeting tiba tiba ayah telpon mama dadanya sakit . Awalnya dia gak mau tuh di bawa kerumah sakit . Akhirnya gue paksa karena beberapa kali ini gue sering ngeliat selalu megang dada tapi di tahan gitu "


" Gue juga kaget pas lu bilang Tante punya penyakit jantung " ucap argo

__ADS_1


" Makanya nih mulai sekarang gue minta sama Caca , pantau mama terus karena Caca pasti tiap hari sama mama sama ayah kan gak mungkin juga lah ayah kan kadang kadang ke luar kota bantu perusahaan "


Setelah pukul 9 malam anak anak udah pada tidur , Dimas minta Caca dan diva untuk pulang istrirahat . Sekalian juga ayah nya itu ikut pulang


Kalo Dimas udah ngomong gak ada lagi yang bisa membantah apalagi ayah sekarang , Dimas sudah menjadi kepala keluarga yang tegas . Ini juga akan demi kebaikan nya


Supir ayah akhirnya membawa mereka semua untuk pulang sampai di rumah pun Aldo baru aja pulang . Aldo belum tau kabar mengenai mamanya ini


" Buy " panggil diva saat Aldo selesai mandi menaiki tangga atas


Aldo menoleh lalu dia kembali turun


" Anak anak udah tidur , ini kunci motor nya "


Aldo menerima nya lalu dia segera keluar di ikuti oleh diva . Aldo mengecek keadaan Motor nya tanpa ada tergores


Tiba tiba diva menangis hal itu membuat Aldo menegakkan tubuhnya memeluk diva


" Kamu kenapa ? " Tanya Aldo lembut


" Mama aku sakit jantung "


Deg


Aldo bener bener terkejut , berita ini dari kemarin atau gimana kalo berita ini dari kemarin . Aldo bener bener berdosa banget dia sangat egois di seperti ini Aldo mementingkan motor nya ketimbang orang tuanya


" Aku takut , aku takut mama ...."


" Hust ! Doain yang terbaik . Gak boleh ngomong gitu " omel Aldo


Diva mengagguk , dia sangat sedih dengan hal itu


Kraukkkk...


" Kamu belum makan ? " Tanya Aldo


" Udah kok tadi di jalan sama ayah sama kak Caca juga anak anak "


" Terus kenapa masih bunyi ? " Tanya Aldo


" Kali ini anaknya yang lapar , pengen makan mie instan "


" Gak boleh " ucap Aldo


" Pengen mas " diva mengigit bibir bawahnya dia sudah membayangi enaknya makan mie instan dengan kuah kental nya


Diva tersenyum sambil melihat ke atas membayangi sedangkan Aldo mengerutkan keningnya sampai akhirnya dia menarik hidung mancung istrinya


" Kuy kita makan di luar aja , aku mau makan nasi goreng "


" Asik , ajak anak anak ya mas "

__ADS_1


Aldo mengagguk . Keduanya masuk ke dalam rumah lagi . Saat membuka pintu kamar . Kedua anaknya itu sudah tertidur bahkan Ken hampir saja jatuh ke lantai karena dia tidur memakan tempat . Aldo membenarkan cara tidur Ken setelah itu dia siap siap segera keluar


__ADS_2