
Argo mendengarkan cerita Dafa yang kecelakaan sepeda motor di depan komplek bersama Ken . Argo hanya mendengarkan setelah Dafa selesai barulah argo mulai membuka suara
" Kakak main nya jangan jauh jauh . Nanti di culik loh . Terus juga kalo pulang sekolah . Langsung pulang jangan main lagi . Kalo begini kamu itu di marahin mama " jelas argo
" Em ... Iya sih uncle . Kakak di marahin mama. Kakak ajak dedek Ken main . Terus jauh juga . Tapi uncle kalo kakak pulang . Belum tentu mama izinin kakak main uncle. Pasti kakak di suruh tidur siang . Kan kakak gak ngantuk uncle " jelas Dafa
" Iya tapi lebih baik pulang dulu , ganti baju , makan siang . Seengaknya kamu bilang dulu sama mama . Kakak mau main . Urusan di izinin atau engak nya itu belakangan an . Mulai sekarang kalo pulang langsung pulang ya "
Dafa mengagguk menurut , dia menarik selimut sampai lehernya . Hari ini cukup melelahkan bagi Dafa karena seluruh badan nya sangat sakit akibat kecelakaan tadi siang
***
( Temenin aku di rumah dong bang , aku sendirian nih takut ) ucap Tania di telpon
Tania sendirian di rumah , gak sendiri sih ada beberapa pembantu tapi tetap aja di lantai dua tempat Tania tidur sendirian . Karena mama papa masih berada di Malaysia sedangkan mas Rifky dan mbak Dinda ke rumah orangtuanya Dinda di Jakarta Utara
( Sebentar, Abang antar mas Ken sama Vania pulang dulu . Tadi anak anak main di rumah ) jawab argo
( Iya bang , kalo bisa bawain martabak manis ya ) pinta Tania
( Iya sayang )
Tut
Argo sudah mengendong Vania dan juga menggandeng tangan Ken untuk masuk kedalam mobilnya . Kedua keponakan itu sudah sangat ngantuk sekali mereka meminta pulang karena gak mau jauh dari bunda dan papa nya
Saat selesai mengantar kedua keponakan itu sampai di rumah nya . Langsung argo bergegas mencari penjual martabak manis
Argo memencet bell saat dirinya sudah berada di kediaman mertuanya . Karena ponsel argo mati habis batre jadinya argo memencet bell
Hingga tania lah yang membuka karena melihat mobil kekasihnya itu terparkir di halaman samping
Tania memeluk kekasihnya itu , keduanya segera masuk dan duduk di ruang keluarga . Tania juga mengambil piring untuk meletakan martabak yang di bawah kekasih nya
" Papa kapan pulang ? " Tanya argo
" Tadi sih bilang masih di Malaysia, pesawat nya delay "
Argo mengagguk dia ikut memakan martabak manis . Tania pun juga memutar film romantis
__ADS_1
Mereka berdua pun sambil berpelukan nonton film yang sangat romantis . Hingga hawa ruangan pun menjadi panas karena adegan tersebut . Tiba tiba aja argo mulai menatap Tania . Yang ditatap pun juga menoleh
" Hmmmm"
Tania pun mematikan tv nya dia mengajak argo untuk ke kamar nya . Saat pintu tertutup pun argo langsung memeluk Tania. Hingga keduanya mulai bereaksi . Tanpa sadar pun argo juga membuka piyama yang di pakai kekasih nya itu
" Aku pengen " pinta argo
Argo menuntut Tania untuk merebahkan tubuhnya di atas ranjang . Yang terjadi hanya lah seperti biasa kecup sana sini . Meninggalkan tanda merah di leher Tania
" Abang ..."
" Apa sayang " jawab argo
Tania menarik tangan kekasihnya itu untuk ikut tiduran. Mereka sambil berpelukan dengan posisi argo memeluknya dari belakang , kepala Tania pun di lengan kekasih nya
" Kalo nanti kita menikah, Abang tetep tinggal di Indonesia atau ikut aku ke Melbourne ?"
" Kalo kamu lulus Abang akan tetap disini dan ajak kamu tinggal di Indonesia, emangnya kamu udah siap untuk sekarang menikah ? " Tanya argo
Tania mengagguk
" Kamu gak nyesel kan suatu saat nanti nikah muda ? Umur kamu masih 22 loh . Aku gak mau suatu saat kita bertengkar kamu nyalahin aku karena ajak kamu nikah muda "
Argo pun tersenyum dia mengangkat wajahnya mencium pipi dan bibir sexy kekasihnya
Hoaaaammm
" Tidurlah " ucap argo
Tania mulai memejamkan matanya sedangkan argo dia masih membuka matanya menatap poster idola yang terpanjang di dinding kamar kekasih nya itu
**
Tepat jam 3 pagi . Entah gimana mama papa dan mas juga mbak bersamaan pulang nya. Keempat manusia yang baru saja sampai Jakarta pun lelah dan ngantuk . Mereka pulang sangatlah pagi
" Ada argo disini ? " Tanya mama Indri
Papa mengangkat bahunya dia gak tau kalo calon mantunya ada disini . Sampai masuk rumah pun mereka mencari keadaan argo entah dimana
__ADS_1
Hingga Rifky yang biasanya tiap malam masuk ke kamar Tania untuk mencium adiknya tiba tiba dia membuka pintu kamar dan terdapat sepasang kekasih sedang berpelukan . Argo pun yang terbiasa tidur di lepas bajunya membuat Rifky menjadi panas
Rifky membanting vas bunga yang terpanjang di depan kamar Tania . Hingga membuat satu rumah terbangun karena Rifky ngamuk
" Mas ..." Panggil Tania terkejut
" APA YANG KAMU LAKUKAN , DEK !" teriak Rifky
Papa yang di lantai bawah pun segera menaik ke atas . Ada apa pagi dini hari anaknya itu sangat marah . Saat papa rayhan melihat sepasang kekasih satu selimut dan argo tidak memakai baju . Papa menjadi sangat emosi
Papa rayhan mengepalkan tangannya dia menampar argo
PLAKKKK
Tania terkejut dia melebarkan matanya . Tania baru engeh karena kekasihnya itu tidur satu selimut
Papa rayhan menjambak rambut argo untuk segera bangun dari ranjang
Habis habisan argo di pukul seperti apa yang papa lakukan dengan mas Aldo saat melakukan kesalahan . Hingga mama Indri lah yang memberhentikan aksi papa yang ingin membunuh calon mantu nya
" KAMU APAIN ANAK SAYA !! LEHER KAMU TANIA !!"
Tania menutup leher yang di beri tanda cinta oleh argo . Tania juga baru engeh kalo semalam dia bercumbu dengan argo. Lagi lagi ingatan Tania terbayang bayang
" Keluar " pinta Rifky
Tania pun mengambil kaos yang di pakai kekasih nya itu . Keduanya segera keluar dan di interogasi pagi itu juga
Argo menjelaskan dari awal dia di minta untuk datang menemani Tania . Hingga nonton film bersama dan masuk ke kamar
" Saya tau kalian itu sudah berbuat ....."
Tania menggeleng kepalanya
" Kamu jangan bohong , lihat leher kamu ! " Bentak Rifky
Dinda yang sudah lelah dan ngantuk terpaksa melek . Karena rumah keadaan panas seperti ini . Apalagi kalo suaminya itu sudah marah seperti sekarang ini . Gak ada Dinda bisa leha leha masuk kamar
Sedangkan papa rayhan langsung menghubungi Sahabat nya . Dia ingin memberitahu kan masalah yang keponakan itu lakukan di rumah nya
__ADS_1
Karena jam 4 pagi . Seperti nya sahabat nya itu masih tertidur . Papa rayhan pun terus menelpon sampai di angkat.
Beberapa panggilan akhirnya sahabat nya itu mengangkat nya . Papa rayhan mulai menceritakan kronologi yang ia lihat dengan mata kepalanya . Dan pagi itu juga papa rayhan meminta sahabatnya itu untuk datang kerumah nya