First Love 2

First Love 2
127. Penipu


__ADS_3

💌 Nenek Dafa / dara


Ca tolong kirimin mama 50 juta , ayah sakit di rawat ca


Dafa yang sedang bermain ponsel mamanya ada notif dari neneknya pun tak sengaja membaca lalu Dafa memberikan ponsel itu kepada mama nya


Akhirnya Dafa pun turun kebawah mama dan ayah nya itu lagi di halaman belakang


" Mama nenek wa " Dafa memberikan ponsel mama nya


Caca pun segera mengambil dia mengecek aplikasi WhatsApp


" Ayah ngerokok terus , nanti batuk " protes Dafa


Caca mengangkat jempol nya sambil tersenyum


" Marahin ayah nya , jangan ngeroko terus " ucap Caca


Dafa pun duduk di samping Dimas , begitu juga dengan Dimas saat Dafa duduk di samping nya dia cepat mematikan rokok nya


" Bener apa kagak ini mama minta uang segitu banyaknya , gak biasanya " ucap Caca


" Kenapa sayang ? " Tanya Dimas


Caca memberikan pesan dari mama nya untuk Dimas lihat


" Kamu telpon Raka deh, bener gak ayah sakit"


Caca mengangguk dia cepat menghubungi adik nya untuk menanyakan mama dan ayah


Tut


( Lo dimana ka ? ) Tanya Caca


( Di rumah kak, kenapa kak ? )


( Mama wa kakak, dia minta uang 50 juta buat ayah, katanya sakit ? )


( Hp mama ilang kak dua hari yang lalu di pasar , sama dompet dompet nya . Tapi mama gak masalah anggap aja itu musibah kak )


( Untung kakak gak langsung transfer, makanya kakak telpon kamu dulu . Bener atau engak . Kalo begini kan jelas itu yang wa bukan mama ) ucap Caca


( Iya kak )


Tut


Caca mematikan panggilan nya dia menatap Dimas dan juga Dafa

__ADS_1


" Apa katanya yang ? " Tanya Dimas ingin tahu


" Hp mama ilang di pasar, kemungkinan yang wa itu orang yang nemuin hp mama . Bisa jadi dia itu baca baca dari atas chatting an aku sama mama " jelas Caca


" Syukurlah sayang kalo tadi kamu nelpon Raka dulu . Kalo enggak bisa hilang 50 juta , sayang " ucap Dimas


Drt...


Hp Caca berdering lagi panggilan dari nomor mamanya , setiap Caca ingin angkat selalu di matikan


" Ini orang maunya apa sih ! " Grutu Caca


Ting


💌 Nenek Dafa / Dara


mana ca ? Pihak rumah sakit sudah memberitahu mama ca


Caca yang membaca itu geram sekali , dia juga memperlihatkan pesan itu kepada Dimas


" Blokir nomor nya ca , ngapain sih kamu ladenin dia " kesel Dimas


Pesan itu terus berdering sampai akhirnya Caca langsung blokir


" Kalo gak salah waktu itu ponsel mbak Gista juga kaya gitu , cuma kan data data di ponsel yang hilang itu masih ada . Tania bisa acak acak biar data data nya hilang . Asal alamat email nya ingat " jelas Dimas


" Email nya email aku dim . Kan aku yang beliin hp mama waktu itu "


" Coba kamu minta tolong Tania sekarang , telpon . Minta tolong dia untuk hapus data data di hp mama . Kamu juga kasih alamat email nya ke Tania " ucap Dimas


Caca langsung saja menghubungi Tania untuk meminta tolong data data mama nya ke hapus di ponsel itu. Tania pun juga cepat mengangkat panggilan Caca


Caca langsung menyebutkan alamat email ponsel mamanya . Tania bilang menunggu sebentar dia mengambil laptop dulu . Hingga beberapa menit kemudian Caca di hubungi kembali data datanya sudah ke blokir di hp tersebut


***


Kring kring kring


Suara alarm pagi engak membuat mereka berdua terbangun dari tidurnya . Hingga beberapa menit kemudian alarm terus berbunyi argo terbangun


Argo mengucek matanya dia mulai bangkit dari tidurnya bersandar di dinding kasur


" Tania ... Sayang ... Bangun "


Ewhh


" Kita selalu aja telat, baru dua kali selama sebulan pernikahan kita sholat subuh " gumam argo

__ADS_1


Argo terdiam dia mengambil air minum di nakas, meneguknya sampai habis


" Kamu selalu aja melanjutkan tidur "


Tania pun terpaksa membuka matanya dia menatap suaminya itu yang sudah bangun


" Marah marah terus " Tania menyibikan bibirnya gemas


" Kita selalu aja telat sholat subuh !"


Tania bangkit dari tidurnya mensejajarkan posisinya dengan sang suami


" Padahal aku udah tidur duluan loh , tetap aja kita telat "


" Kamu memang suka tidur ! " Kesel argo kepada sang istri


Tania menatap sang suami , wajahnya lagi kurang mendukung di ajak bercanda . Akhirnya mereka berdua segera turun melakukan kegiatan sarapan seperti biasanya


Argo menguyah roti yang di beri coklat oleh Tania sebelumnya sedangkan sang istri berkegiatan membuat sarapan nasi dan ayam setengah di bakar


" Kita selalu telat sholat, telat sarapan . Aku gak salahin siapa siapa harusnya kamu kan tidur terlebih dahulu dan bangun pun harus duluan dari pada


aku "


Tania menoleh dia menghargai suaminya itu bicara


" Aku akan mengatur peraturan di rumah ini , setiap hari bangun jam 5 . Melakukan sholat subuh , buat sarapan setelah itu melakukan kegiatan kamu ! "


" Abang yakin ? "


" Harus yakin ! Jam 10 malam gak ada yang boleh di lakukan kegiatan . Kita berdua harus tidur "


Tania terdiam , mana mungkin Tania bisa tidur jam 10 malam . Menitnya jam segitu masih siang banget


" Okelah kita coba nanti malam "


" Harus ! Aku akan pasang alarm . Kita gak bisa begini terus "


" Iya sayang , Abang . " Jawab Tania lembut


Tania pun yang selesai masak langsung menghidangkan di piring sang suami dan dirinya . Membawa kedua piring itu ke meja makan


" Bismillahirrahmanirrahim " gumam argo sebelum dia menyatap makanan


///


Catatan !

__ADS_1


Kasih like ya teman teman


__ADS_2