
Dengan tubuh lemas Dafa turun dari tangga menuju meja makan . Dafa yang sudah berseragam putih merah melipat kedua tangannya di atas rapi menaruh kepalanya
Dafa lagi kurang sehat tapi Caca memaksa Dafa untuk sekolah karena lagi ujian
Hiks hiks hiks
Caca yang mendengar isakan Dafa menangis , akhirnya Caca meminta mba untuk melanjutkan menggoreng telur nya
Caca ikut duduk di samping Dafa , mengusap kepala anaknya itu . Dafa memeluk Caca masih dengan isakan nangis
" Sekolah sebentar aja ya kak, lagi ujian gak boleh bolos " ucap Caca pelan
Dafa mengagguk cukup lama kedua nya berpelukan sampai Dimas pun yang membawa tas sekolah Dafa turun
" Tolong teh kakak di meja dapur sana yah , abis itu kakak makan mama suapin baru nanti minum obat "
Dimas pun mengagguk dia segera mengambil teh manis hangat lalu dia taruh di meja makan tepat Dafa dan Caca lagi suap suapan
Dafa menggeleng kepalanya makanan itu tidak ada rasa sama sekali di lidahnya , Caca pun tetap menyuruh Dafa makan karena nanti dia akan ujian pasti butuh tenaga dan pikiran
" Pait maa , kakak gak mau "
Akhirnya Caca menubruk obat pait lalu dia berikan madu sedikit supaya Dafa bisa minum . Setelah obat selesai dan teh juga habis akhirnya Dafa pergi keruang tamu untuk sementara melanjutkan tidurnya . Masih ada 1 jam lagi untuk Dafa berangkat sekolah
**
Siang ini kedua orang tua Caca datang untuk menjenguk anak nya yang sedang hamil besar , mama Caca juga membawa buah tangga untuk besan nya yang sangat baik baik sekali
Hingga deringan telpon Caca berbunyi panggilan dari walikelas Dafa menghubungi
Wali kelas tersebut mengatakan Dafa sedang terbaring di UKS , setelah melakukan ujian selesai tadi Dafa lemas tak berdaya
Caca begitu panik akhirnya Caca meminta tolong mama menjemput Dafa di sekolah menaiki mobil rumah
Beberapa menit kemudian akhirnya mobil rumah masuk , Dafa sudah di pelukan mama Caca yang terus menangis karena pusing kepalanya
Anaknya itu bener bener gak kuat untuk beristirahat, akhirnya ayah Caca yang mengambil ahli Dafa untuk masuk ke kamar Dafa , sebelum itu juga ayah Caca menganti pakaian dulu
kakek dan cucu pun berpelukan di atas ranjang , Dafa yang minta di cerita lucu oleh ayah Caca . Masih sempat sempatnya anak itu tertawa
Akhirnya Dafa pun tertidur pulas lagi setelah cukup tadi ayah Caca menghibur Dafa . Ayah caca juga sudah kembali lagi ke lantai bawah
__ADS_1
Beberapa jam Dafa tidur akhirnya Dafa terbangun karena Caca membangunkan untuk melakukan kewajiban nya . Setelah melakukan sholat Dzuhur Dafa kembali tidur lagi sampai sore melewatkan makan siang
Dafa juga libur les privat , dia sangat senang sekali karena gak belajar . Tapi tetap nanti malam dafa akan belajar untuk besok ujian bahasa Indonesia di ajari oleh Dimas
Dafa pun terbangun lagi karena suara dari adik adiknya krasak krusuk memegang kening Dafa . Sudah ada Ken bersama mama Caca dan ayah Caca
" Bangun dulu yuk , nenek masakin nuget sama sosis buat kakak "
Dafa pun terbangun dia segera membuka mulutnya . Di lihat itu Ken hanya melihat saja kakaknya makan
" Mas Ken mau ? " Tanya mama Caca
Ken tidak menjawab apa apa tapi dia duduk di pangkuan Dafa untuk melahap . Dafa hanya tersenyum adik nya itu selalu aja ikut ikutan makan
Mama Caca terus bertanya tanya tentang sekolah Ken , kesukaan makan Ken , tidur jam berapa ? Hingga membuat Ken menjadi nyaman sekali
Ken juga memanggil nya nenek karena kakaknya itu memanggil nenek. Di beri vitamin pun Ken juga mau pokonya apapun yang kakaknya lakukan Ken akan ikuti
Ketiganya pun turun kebawah , bagaimanpun Dafa harus bergerak tubuh nya walupun sakit juga dia harus punya aktivitas
" Gimana ? Udah enakan ? " Tanya Caca kepada Dafa
Dafa menggeleng kepalanya dia masih kurang sehat tapi tenang aja Dafa sudah makan dan juga minum vitamin
Diva pun tersenyum dia mengejek anaknya itu
" Nenek ? Emang nya ini nenek siapa ? " Tanya diva
" Nenek nya kakak ini " protes Dafa sambil memeluk mama Caca
Ken mendorong tangan kakaknya supaya jangan menyentuh nenek Ken
Semuanya pun tersenyum melihat Ken ngambek karena neneknya di ambil oleh kakaknya
" Nenek nya mas ! " Ucap nya sambil melotot
Semuanya hanya tertawa geli melihat ekspresi itu , ini pertama kalinya Ken melotot
" Ya ya , iya ini neneknya mas , sama neneknya kakak juga . Udah jangan marah marah lagi " ucap ayah Bima
Berbincang bincang di sore hari sampai akhirnya kedua orang tua Caca pamit untuk pulang , beralasan sebentar lagi Raka akan pulang
__ADS_1
**
Saat Aldo udah pulang segala macam keperluan sudah diva siapkan . Akhirnya bersantai di dalam kamar
" Mas , kamu tau gak tadi Ken itu manja banget sama mama nya kak Caca "
Aldo menoleh sambil tersenyum pasti ini akan lucu ceritanya . Pikir Aldo .
" Tadi kan Dafa sakit terus mama kak caca itu masak lah apa yang Dafa suka , ke kamar nih ceritanya Ken juga ikut ke kamar Dafa . Mama kak Caca bilang pas mau di suapin itu Ken ngeliatin . Yaudah akhirnya di suapin juga . Setelah selesai segala macam turun lah mereka bertiga ini . Duduk di pangkuan mama kak Caca terus di pelukin , terus dia juga marah kalo tadi Dafa meluk mamanya kak Caca "
Aldo tersenyum dia melihat Ken yang saat ini nonton tv , Ken yang mendengar itu dia langsung mendekati papa nya
" Pa , kenapa mas gak punya nenek ? Kakak punya ? Kok mas gak punya ? " Tanya Ken kepada papa nya
Diva dan Aldo tersenyum mendengar nya
" Nah Lo , ayo pah jawab haha " kekeh diva
" Nenek itu kan Oma , mas Ken punya dua Oma . Oma Lisa dan Oma Indri "
" Beda pah , mas maunya nenek " jawab Ken
" Ya sama aja mas Ken "
" Papa nih gimana , jelas jelas manggilnya aja sudah beda pah "
Ck ck !
" Kenapa bicara kamu pintar banget ? Anaknya siapa sih " diva lama lama gemes sendiri
" Pokonya mas mau punya nenek pah "
" Yaudah kan mas juga punya nenek , tadi kan juga nenek nya mas "
Ken membalikan badannya memeluk papa nya
" Bener kan Bun , tadi nenek nya mas , masa tadi kakak bilang nenek nya kakak . Kakak itu selalu aja apa yang mas punya di ambil "
Kali ini diva tak tahan tertawa , dia bener bener ngakak mendengar ocehan Ken . Begitu juga Aldo dia hanya tersenyum
" Ya emang nenek nya Dafa , kan sih mas gak punya nenek " gumam diva yang di dengar oleh Aldo
__ADS_1
" Sekarang gak usah di rebutin mas punya nenek atau engak , sekarang tidur . Ini sudah jam 9 malam " Aldo mengendong Ken untuk merebahkan tubuhnya di atas ranjang
Karena Vania sudah tidur lelap, kini tinggal lah Ken yang masih seger matanya . Ken terus mengoceh sampai sampai Ken kembali mengantuk