First Love 2

First Love 2
Salah mendengar


__ADS_3

Makan malam bersama tania dan keluarga kecil dari mas nya , tania melayani kedua keponakanya itu makan karena tania tahu diri dia menumpang dengan mas nya sampai besok pagi


" adek vania temenin mami tidur ya , mau ?" Tanya diva kepada vania


Vania mengaguk sedangkan Ken hanya diam . Dia tau pasti bunda dan papa nya gak akan meminta tolong Ken untuk tidur bersama mami nya


" Mas Ken " panggil tania


Ken cepat menoleh dan berkata


" Mas Ken gak bisa mami tidur sama mami . Mas Ken sibuk mau belajar ada pr "


Hhpppp


Diva menahan tawa nya ketika dia sedang melahap daging rendang . Kenapa Ken membuatnya tertawa ketika dengan makan begini


Uhuk uhuk uhuk


Aldo memberikan diva untuk minum


" siapa juga yang mau ajak mas Ken tidur sama mami , mami cuma mau bilang tolong ambil kan sendok " ucap tania


Ken tanpa malu akhirnya mengambil nya tepat banget sendok dan garpu berkumpul . Selesai makan semuanya kembali ke kamar masing masing . Ken tidur dengan kedua orang tuanya sedangkan vania dan tania tidur di lantai dua . Di rumah ini tania juga memiliki kamar khusus yang hampir gak pernah di buka kecuali tania dan pembantu disini karena ini kamar untuk tania menginap


Seketika saat diva sedang memakai perawatan malam nya dia tertawa mengingat tadi Ken kegeeran oleh adik iparnya


Hahaha


Hhhpppp


Aldo maupun Ken yang sedang asik lihat lihat ponselnya menoleh ke arah diva . Kenapa bunda nya Tiba tiba ketawa


Hhhpppp


" Kamu kenapa sih buy ? " Tanya aldo


Diva menggeleng kepalanya


" aku ingat Ken tadi kegeeran "


Aldo dan Ken tak melanjutkan lagi. Dia terus bermain ponsel


" cita cita mas Ken apa ? " Tanya aldo


Ken bingung


" cita cita itu apa pah ? "

__ADS_1


" cita cita itu kunci yang menentukan masa depan mas, contoh papa . Cita cita papa jadi pengusaha sukses . Sekarang papa jadi pengusaha sukses. Terus juga bunda . Cita cita nya mau punya pengusaha berlian nanti segala sesuatu harus di kejar sampai dapat . Tak hanya itu kita harus melewati masa masa susah dulu baru kita sampai puncak nya " jelas aldo


" cita cita mas mau kaya papa " ucap Ken


Aldo tersenyum dia memeluk anaknya itu juga mengelus kepala mungil nya


" Mas Ken sayang sama papa ya ? " Tanya aldo


Ken mengagguk dia mengecup pipi wajah manis papa nya


Diva yang sudah selesai dengan perawatan malam nya ikut bergabung keakraban suami dan anaknya


" keinginan papa cuma satu , papa ingin kalo panjang umur . Papa mau jalan jalan sama bunda , sama mas , sama adek adek keliling dunia . Biar suatu saat Ken di tanya pernah ke sini gak . Nanti mas Ken jawab sudah , sama papa " ucap aldo sambil tersenyum


Diva tersenyum dia memeluk tubuh suaminya itu


***


Sebelum Dimas berangkat ke jepang , Dimas megendong dafa turun ke bawah sedangkan di belakang itu koper Dimas sudah di bawa oleh pembantu rumah untuk masuk kedalam mobil


" Kakak jagain mama ya , kabarin ayah , mama makan apa , minum apa , pergi kemana , ngelakuin apa aja . Nanti ayah kasih hadiah buat kakak "


" iya ayah "


Dimas terus mencium pipi dafa berkali kali . Turun tangga di bawah itu sudah ada Caca dan dara ,mama juga ayah.


" iya dong ayah , kakak udah telponan semalam sama kakek . Kakek mau ajak kakak ke taman mini "


" kemarin ayah ajak ke ancol gak mau,  tapi ke taman mini malah mau "


Dafa bangkit dari pangkuan Dimas


" Kakak bosan ayah ke ancol terus.  Kakak ingat Kakak pernah hilang disana ayah . Kakak nangis . Kakak sedih "


Dimas terkekeh dia ingat saat kejadian beberapa tahun lalu saat Dimas , Caca dan juga dafa ke Sea Word dulu


Caca yang selesai memasukan obat selama disana akhirnya selesai.  Tak lama kemudian Dimas segera pamit kepada mama , ayah dan semuanya Dimas juga meminta doa supaya lancar bisnis disana nya


Sepergi dafa dan dara langsung menuju kamar nya . Dia mengambil tas besarnya karena mereka akan menginap seminggu tanpa sepengetahuan Dimas


Keduanya telah membawa tas dan juga guling kesayangan nya . Dia segera turun dan duduk di ruang keluarga bersama opa dan oma nya


" Kakak sama adek gak mau ikut oppa aja ke bali? " Tanya ayah Bima


Ayah Bima dan mama Lisa juga hari ini mereka akan ke bali,  mereka ingin liburan berdua sebenarnya mereka sedih kedua cucunya itu menginap lama disana tapi dari pada sedih terus terusan akhirnya mereka memutuskan untuk liburan


" engak oppa " tolak dafa

__ADS_1


Supir ayah Bima telah siap mengantar Caca ,dafa dan dara . Mereka bertugas segera pamit . Lalu dari mengantar itu baru ayah Bima dan mama Lisa pergi ke bandara


Ketiga nya juga memutuskan untuk menginap di rumah sana .


Di tempat lain juga tania segera menghubungi argo . Dia ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada noval adik ipar nya . Setelah itu tania juga meminta izin untuk pergi ke bandara di antar oleh aldo dan juga diva serta kedua keponakan nya itu


" jadi kakak lahiran , aku di Jepang? " Tanya tania


Diva mengagguk,  besok dia akan melahirkan di rumah sakit milik keluarga suaminya itu


Tania memeluk erat vania , andai pekerjaan ini bisa di undur atau di batalkan pasti tania akan melihat keponakan barunya


Semuanya telah berkumpul , tania bertemu dengan Dimas dan juga mbak gista di lobby utama bandara . Diva juga meminta tolong Dimas untuk menitipkan tania adik iparnya itu yang masih kecil menurut nya


Mereka bertiga segera masuk dan menghilang dari pandangan aldo diva dan kedua keponakan nya itu


" Mas sama adek , tinggal di rumah oppa dulu ya . Nanti kalo adek nya lahir baru mas sama adek kerumah sakit " ucap diva sambil berjalan keluar bandara


Kedua nya mengagguk,  hingga perjalanan pulang diva membahas vania


" sekarang vania jangan panggil adek lagi ya . Sekarang manggil nya mbak vania atau kakak vania ? " Tanya diva


" Kakak bunda " minta vania


Aldo dan diva mengagguk mereka akan memanggil vania dengan sebutan kakak. Selama perjalanan semuanya terdiam Ken melanjutkan tidur nya sedangkan vania duduk di pangkuan diva sambil bernyanyi nyanyi


Sesekali aldo dibuat gemes oleh vania . Kenapa lucu sekali anak nya itu


**


Aldo sudah menyiapkan pakaian Ken dan vania di dalam koper milik kedua anaknya . Entah sampai kapan aldo menitipkan Ken dan vania di rumah sana


Yang pasti sampai diva bener bener pulih dari masa masa sakit melahirkan . Sedangkan diva hanya duduk diam melihat suaminya itu rapi menyiapkan keperluan anaknya


" Mas Ken... tolong ambilkam eskrim di dapur sana rasa coklat dong "


" Mas Ken juga mau bunda eskrim ..." ucap Ken


" Yaudah sana , mas juga ambil "


Ken mengagguk cepat dia segera mengambil dua eskrim untuk bunda dan dirinya . Mereka berdua duduk manis sambil melihat papa nya beres beres ranjang


" udah mas ? " Tanya diva ketika aldo sudah beranjak bangun merentangkan tangan dan pinggul nya


" yuk kita ke rumah papa " ajak diva dan kedua anaknya


Tanpa berlama lama mereka pergi lagi , hari itu juga kerumah papa nya untuk mengantar Vania dan Ken menitipkan disana

__ADS_1


__ADS_2