First Love 2

First Love 2
125. Permintaan daffa dan dara


__ADS_3

Kedua cucu yang sangat cakep cakep sedang bergalut manja dengan ayah Bima dan juga mama Lisa


Mereka berempat di salah satu tv , yang menceritakan kartun bergambar apapun dengan kapur lalu gambar tersebut menjadi nyata


" Kakak pengen punya pesawat oppa , nanti kalo kakak punya pesawat setiap Minggu jalan jalan " khayalan Dafa


Begitu pun juga dara , mendengar khayalan memiliki pesawat


" Adek juga mau oppa , nanti adek ajak Vania sama mas Ken jalan jalan liat gunung , liat pantai . Nanti adek bisa liat rumah nenek "


Ayah Bima dan mama Lisa hanya tersenyum, Dafa pun mengambil laptop nya dia menunjukan pesawat yang bagus . Bahkan Dafa ingin pesawatnya yang mewah


" Nanti kita beli ya " ucap ayah Bima sambil mencium kepala dafa


" Yang benar oppa , kakak pengen punya pesawat " ucap Dafa


Dafa merasa oppa nya hanya bicara saja seperti layaknya Caca dan Dimas . Dia selalu menawarkan Dafa mainan tapi sampai sekarang hadiah nya belum juga di beli


" Benar , oppa akan belikan pesawat "


Dafa pun mengagguk begitu juga dengan dara memeluk oppa nya


Cup


Cup


***


Sebulan setelah permintaan Dafa juga Dara. Ayah Bima menempati janjinya . Sabtu malam Minggu ini ayah Bima akan mengajak keempat cucunya ke sebuah lapangan terbang dimana biasa nya para usaha yang memiliki pesawat memarkirkan disana .


Di lapangan terbang juga ada pesawat milik Rayhan dan helikopter milik diva yang di berikan oleh mantu nya yaitu Aldo


Ayah Bima juga mengajak Caca dan Dimas untuk ikut , supaya kedua orang tua itu tahu kalo cucunya di berikan pesawat pribadi oleh ayah Bima


Tapi ayah dan mama gak bilang dia mau kemana yang anak anak tau oppa nya itu mengajak makan di restoran atau pun belanja menyenangkan cucu cucunya


Saat keempat cucunya itu melihat pesawat baru saja take off. Mereka kegirangan bahkan heboh pesawat itu akan terbang


Ayah Bima hanya tersenyum seperti tidak pernah naik pesawat aja . Pikirnya . Hingga mobil sudah memasuki lahan lapangan terbang beberapa karyawan telah menunggu dan segera di buka kan pintu


" Woaaahh pesawatnya besar besar ya " ucap Ken


Dafa pun mengagguk, ayah Bima mengajak cucu dan anaknya mengikuti nya

__ADS_1


" Ngapain sih ayah ajak kesini ? Kita mau liburan tapi gak bawa pakaian " bisik Caca kepada Dimas


" Aku juga gak tau , aku pikir ayah ajak kita kita mau makan . Yaudah kita ikutin aja dulu "


Keduanya pun mengandeng tangan mengikuti ayahnya itu


Hingga ayah Bima memberikan gunting tersebut kepada Dafa dan juga dara . Membuat Dimas dan Caca bingung untuk apa ayah nya memberikan itu


" Ayo gunting "


Dafa pun mengagguk , beberapa detik kemudian pita telah tergantung oleh dara dan Dafa


Pesawat besar dengan lambang D membuat Caca dan Dimas akhirnya mengerti . Di pimpin doa oleh ayah Bima di doa itu juga ayah Bima mengucapkan pesawat ini untuk kedua cucunya . Untuk sementara berdua nanti setelah Dafa lulus sekolah baru ayah Bima akan memberikan lagi


Tidak banyak banyak yang ayah Bima doakan , dia hanya ingin di beri panjang umur dan semoga pesawat yang dia berikan kepada Dafa dan dara bermanfaat dan tentu nya selamat dimana pun cucu cucunya itu berpergian


Arahan dari anak buah pun menyuruh mereka untuk menaiki pesawat . Dan di dalam itu juga bener bener mewah


" Gimana adek ? Adek suka gak ? " Tanya mama Lisa kepada dara


Dara pun mengagguk dia sangat senang di hadiahkan pesawat pribadi . Sedangkan Dimas dan Caca masih tak percaya apakah ini mimpi anaknya di kasih pesawat semewah dan sebesar ini


" Anak kita lebih kaya dari pada aku sayang " bisik Dimas


Dafa mengeluarkan ponselnya dia memberikan itu kepada mamanya untuk memotret dirinya bersama Ken


Cekrek


Cekrek


" Sama oppa dong " pinta ayah Bima


Cekrek


Cekrek


Pilot pun datang dia menanyakan apa ingin terbang keliling untuk mencoba nya . Ayah Bima pun mengagguk tak ada salah nya beberapa menit saja untuk terbang


Mendengar itu anak anak senang bahkan Dafa mengajak untuk ke Bali melihat pantai , begitu juga dengan Ken dia ingin pergi melihat salju


Ayah Bima dan Dimas menggeleng kepalanya ada ada aja mereka itu minta nya . Kalo begitu kan harus menyiapkan pakaian . Sampai akhirnya mereka memasang sabuk pengaman untuk terbang


" Horeee asikkk"

__ADS_1


Anak anak begitu senang mereka pun terus melihat jendela untuk melihat keadaan di bawah sana


" Bunda nya mas juga punya oppa , tapi pesawat kecil " ucap Ken


Ayah Bima tersenyum dia mengelus kepala cucu keduanya itu yang sangat manis di antara Dafa, Vania dan Dara


" Sama sama ya naik pesawat nya . Mas juga boleh kok naik pesawat sama temen temen mas nanti "


Ken mengagguk dia terus melihat jendela , bisa di lihat rumah di bawah sana seperti semut dan rapat rapat tak ada kelonggaran


30 menit mereka keliling di atas sana , sampai akhirnya pesawat segera landing. Saat pesawat terparkir rapi juga keempat cucu nya sangatlah heboh


" Kita turun oppa ? " Tanya Ken


" Iya , kita makan " ucap ayah Bima sambil menggandeng Ken segera turun


Sedangkan yang lainnya masih menunggu giliran turun setelah ayah Bima dan mama Lisa . Dimas dan Caca sengaja turun paling akhir karena mereka akan mengawasi anak anak dan mama juga ayah nya


Berkunjung ke restoran yang begitu mewah milik restoran salah satu ayah bima . Terdiri dua lantai . Lantai dua di reservasi oleh ayah bima family supaya cucu cucunya itu tak mengilang kemana mana . Ayah Bima tahu banget cucu Cucu nya itu gak bisa diam .


Yah , maklumi aja mereka masih anak anak . Mereka semua pun memakan steak dengan daging Wagyu


Restoran yang baru di buka Beberapa bulan lalu menarik perhatian bagi yang ber uang dan pengusaha sukses lainnya . Gimana tidak . Satu orang pun perkiraan makan disini perlu mengeluarkan 1,5 juta . Itu untuk satu steak yang paling bawah


Walupun restoran terbilang sangat mewah , tapi restoran ini bernuasa eropa jadi jelas aja harga sesuai dengan desain nya


Keempat cucu cucunya sangat menikmati makan malam dengan banyak pilhan daging steak , ada juga desert lainnya yang sudah di sediakan oleh karyawan restoran yang sengaja berdiri tak jauh dari mereka makan


" Oppa , kaya gini gini . Bunda suka , boleh kan oppa kalo makanan nya bawa untuk bunda sama papa " ucap Ken


Dimas , Caca , ayah Bima , dan mama Lisa terkekeh bahkan Caca hampir tersedak mendengar suara polos Ken


" Boleh dong mas Ken , nanti oppa bawain buat bunda sama papa mas Ken ya "


" Makasih ya oppa " ucap Ken sambil mengagguk


Dimas menggeleng kepalanya dia menatap Caca


" Lucu banget sih yang Ken tuh , masih begini ingat dengan bunda nya . Padahal kalo mereka berdua deket berantem terus . Bahkan Ken selalu bilang bunda nya galak " ucap Dimas pelan


" Ken memang selalu begitu dim , dia selalu apa apa ingat dengan bundanya . Waktu itu aja aku sama argo sama anak anak ke supermarket terus pulang nya kita makan di KFC . Ken bilang bunda nya juga suka ayam Kentucky . Jadi kita beliin buat diva "


Dimas tersenyum baru tau kalo keponakan nya itu pintar sekali , dan anak baik selalu ingat dengan orang tuanya . Di lihat Ken begitu nikmat banget sampai sampai saos jamur nya kemana mana di wajah nya

__ADS_1


__ADS_2