First Love 2

First Love 2
Tania keguguran


__ADS_3

Sore harinya papa rayhan juga mama indri menempati janjinya untuk datang bertemu Ken.  Tadi siang papa rayhan berkunjung ke kantor aldo gimana perkembangan orang tua pelaku Ken


Aldo bilang dia engak mau damai, hanya saja dia ingin memiliki keadilan sebagai orang tua Ken. 


Papa rayhan juga meminta aldo untuk ceritakan semuanya di kantor polisi kemarin . Walupun papa rayhan juga geram dia tak bisa berbuat apa apa


Biar semua aldo yang mengurus juga pengacaranya.  Dari kantor papa rayhan langsung kerumah aldo bertemu 3 cucu nya


" oppa tadi pagi kakak nya mas bawa makanan enak banget " ucap Ken menekankan kata enak membuat papa rayhan dan mama indri tertawa


Ken duduk di pangkuan papa rayhan . Dia ingin meminta sesuatu Walupun bunda nya tadi bilang jangan minta apa apa tapi tetap Ken akan bilang . Pasti hari itu juga akan di belikan oleh oppa rayhan


" Makan apa? " Tanya mama indri


" Bentar ya oppa , mas punya simpanan nya "


Ken turun dari pangkuan papa rayhan dia berlari mengambil bungkusan yang Ken simpan


"  ini oppa , tadi kakak dafa bagi mas makanan ini . Enak oppa ada daging nya . Kata kakak harus makan sayuran . Di dalam makanan itu ada sayuran nya oppa . Kata bunda mas engak pernah makan sayuran tapi tadi mas makan sayuran oppa " jelas Ken begitu bawel


Papa rayhan dan mama indri tentu hanya bisa tersenyum


" Mas Pengen makan itu lagi oppa . Nama makanan nya kebab " ucap Ken


" Nanti oppa belikan , yang banyak "


Ken mengangguk


" belikan buat kakak nya mas juga ya oppa , sama adek dara,vania , mama Caca, Ayah Dimas, bunda , papa , mami " ucap Ken


Papa rayhan hanya mengangguk dia memeluk cucu pertamanya itu


" Adek vania mana ? Kok dia engak bertemu sama oppa oma ? " Tanya mama indri


Ken langsung turun dari pangkuan nya lagi dia masuk ke kamar memanggil adik nya. Vania yang tengah asik menatap adik nya sedang menyusu terpaksa segera keluar bertemu dengan oppa oma nya


" Oppa , tadi dara kasih eskrim buat adek oppa . Rasa coklat "


" Terus ? " Tanya oppa rayhan


" adek juga mau oppa " ucap papa vania


Papa rayhan beranjak bangun


" yuk kita beli "


Ken dan vania segera berlari tanpa mengucapkan apa apa . Dia langsung memakai sendal nya


" Ayo oppa " ucap Ken semangat


Papa rayhan dan mama indri tertawa , padahal cuma bercanda aja papa rayhan mengajak seperti itu


" Ayo ma kita ajak jalan jalan dulu , biar diva selesaikan susu dulu buat evan "


Mama indri mengangguk dia mengendong vania, sedangkan papa rayhan mengandeng tangan Ken


###

__ADS_1


Di tengah ramai nya restoran,  keempat manusia menikmati eskrim khas Italia.  Papa rayhan mengajak kedua cucu nya ke mall


Tentu ada pengawasan kedua bodyguard Ken dan vania


Drtt..


Drt...


Mama indri menduduki vania di bangku sebelah , dia mengangkat telpon dari tania


( halo ma ) lirih vania


( iya dek ? Kenapa suara kamu lemas begitu ?)


( Tolong tania ma , aku di rumah . Aku lemas banget.  Perut aku kram , paha aku mengeluarkan banyak darah )


Mama indri langsung melotot


( kamu tunggu di rumah ) ucap mama indri meninggi


" ada apa ma ? " Tanya papa rayhan


" Kita harus kerumah tania pa , dia bilang perut nya mengalami kram juga di bawah itu berdarah " jelas mama indri berusaha tenang


Papa rayhan langsung beranjak bangun dia menyuruh kedua bodyguard Ken dan vania mengendong supaya mereka cepat untuk menangani tania


Sedangkan di rumah tania . Ayah Bima yang pertama kali di hubungi tania langsung meluncur kerumah anak sahabat nya itu . Entah lah ayah Bima juga kurang ngerti kenapa tania menghubungi untuk meminta tolong


Tok tok tok


" Tania .... "


Tok tok tok


" Gubrak yah " ucap mama Lisa


Bugh


Bugh


Aldo yang baru aja sampai setelah tadi tania menghubungi untuk menolong nya dia langsung  memecahkan kaca jendela


Prang


Hal itu membuat kedua mertuanya terkejut,  aldo membuka pintu rumah supaya kedua mertuanya itu masuk lewat pintu rumah


" Tania .... tania... " Teriak aldo


" Aku disini mas " ucap tania pelan


Perut nya begitu sakit setelah tadi dia terjatuh


aldo juga membuka pintu kamar tempat tania dan argo tidur . Tanpa berkata apa apa lagi aldo langsung membopong adik nya itu


" Ya ampun tania , do tutup paha tania dengan ini " ucap mama Lisa menutupi bawah tania dengan selimut


Aldo mengangguk . Setelah di tutup rapat dia langsung membawa adiknya ke rumah sakit

__ADS_1


Aldo mengendarai mobilnya di temani oleh ayah Bima di bangku belakang mama Lisa yang menenangkan tania


" Sakit... sakit ma hiks hiks "


Mama Lisa terus memeluk tania . Dia sudah menganggap tania sebagai anaknya . Mama Lisa juga yang menyuruh tania untuk sabar dikit lagi akan sampai


Ayah Bima langsung menghubungi sahabat nya kalo dia dan aldo sudah membawa tania kerumah sakit . Panggilan terputus . Langsung menghubungi argo keponakan nya . Memberitahu kalo saat ini tania pendarahan


Mama Lisa sudah yakin kalo tania keguguran , karena paha nya begitu banyak mengeluarkan banyak darah


Tiba di rumah sakit . Aldo begitu panik dan sangat marah karena sama sekali engak ada yang membantu.  Padahal rumah sakit itu milik keluarganya


Begitu dia melihat tante aurel keluar ruangan.  Aldo langsung meminta tolong untuk mengecek tania


" Tante tolong aku,  perut aku sakit "


Tante aurel megenggam tangan tania . Saat ini dia di bawa keruangan IGD


Begitu aldo ingin masuk . Tante aurel menahan aldo


" Biar tante yang cek , kamu tenang , Tahan emosi kamu "


Aldo terdiam dia berdiri dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada mama dan ayah mertuanya itu


##


Tania menangis dia mendengar tante aurel berbicara pelan kepada suster kalo keponakan nya itu mengalami keguguran . Umur kehamilan 6 minggu


Mendengar isakan tangis tania . Tante aurel langsung mendekati dan memeluk keponakan nya itu


" Aku hamil tapi aku engak tahu tante . Hiks hiks" gumam tania


Tania menangis di pelukan tante aurel . Tante aurel juga menenangkan tania


" Yang sabar dek , mungkin tuhan pengen kamu sama suami kamu berdua terus "


Setelah beberapa menit tania tenang . Akhirnya tania di pindahkan keruang vip tempat dimana keluarga pemilik rumah sakit di rawat


Tania terbaring lemas disitu juga ada keluarganya. Tanpa ada suaminya


" Abang mana ? " Tanya tania kepada papa rayhan


" Abang lagi perjalanan kesini . Tunggu ya " ucap papa rayhan pelan sambil mengelus kepada tania


Tania mengangguk dia di dorong oleh suster dan di samping itu juga ada tante aurel yang selalu menemani tania


Tania meminta mama dan papa untuk duduk di tempat tidurnya . Dia mengenggam kedua tangan orang tuanya


" Maaf ya pah mah , maaf kalo tania udah buat mama kecewa karena tania keguguran "


Mama indri menggeleng kepalanya dia memeluk kepala tania


" Engak dek, kamu ga bikin mama kecewa . Yang penting kamu sehat . Mama ga mikirin hal itu "


Tania mengangguk dia menatap Ken juga vania . Tania meminta Ken dan vania untuk menyuapi buah yang segar segar


Tania tersenyum seengaknya kalo suaminya belum datang dia bisa di hibur oleh Ken juga vania

__ADS_1


" Mas jangan pulang ya ,temenin mami sampai uncle datang "


Ken mengangguk


__ADS_2