
Putri meraba samping serasa legah sekali . Membuka matanya takut kejadian beberapa hari lalu hampir saja Aiden terjatuh dari ranjang
" Kosong "
Putri beranjak bangun dia melihat pemandangan indah di depannya . Ketika Aiden sedang tidur di dekapan argo . Di ruang tamu . Putri tersenyum ini orang yang dia cari untuk suami masa depannya bukan suami yang tidak bertanggung jawab hanya tahu uang uang saja
Putri mengelus kepala argo di kecup kening itu membuat pria yang sedang tertidur membuka matanya
" Kenapa kamu bangun , ini masih subuh sayang " bisik argo karena Aiden baru saja tidur
" Kenapa kamu gak bangunin aku ? "
" Kamu tidur lelah banget , aku gak tega dan untungnya aku lihat ada susu dia di dalam kulkas sayang "
Putri mengagguk dia mengecup bibir Aiden tidur dengan keadaan membuka mulutnya . Menaruh kepalanya di bahu argo
" Hei pindah ke kamar . Kamu gak boleh tidur disini "
" Kamu ? " Tanya putri
" Kalo aku bergerak dia akan bangun . Baru aja tidur sayang "
" Yaudah aku disini "
Ck !
" Nanti leher kamu sakit . Sudah sana kembali ke kamar "
Putri menggeleng kepalanya, akhirnya argo menyerah pelan pelan dia bangun supaya putri tidur di kamarnya . Mereka tidur di atas ranjang di tengah itu sedang Aiden tidur lelap . Mereka berdua saling tatap
" Beberapa hari lalu Baim datang ke kantor aku , dia nanya kamu . Aku gak mau kasih tau dia dimana kamu berada . Karena aku yakin dia datang untuk nyakitin kamu . Gimana dengan orang tua kamu ? Sudah tahu ? "
" Em aku bilang kepada kedua orang tua aku sifat dan sikap Baim selama ini . Mengusir aku tanpa nafkah . Mereka berdua meminta maaf sama aku . Dia pikir Baim adalah laki laki yang baik . Dan mereka terserah aku kalo ingin lanjut silahkan "
" Jadi jawabannya ? " Tanya argo
" Em " tanya putri
" Apakah kamu akan cerai ? "
" Mungkin , aku belum mikir kesana . Aku lagi menikmati masa berdua aku dengan Aiden . Aku yakin kalo dia serius dan menyesal . Akan mencari aku bagaimanapun "
Argo bangkit dari duduknya dia memeluk putri
__ADS_1
" Ada aku disini , kamu bisa anggap aku sebagai ayahnya Aiden . Aku akan berikan semua kasih sayang dan cinta aku kepada kamu dan Aiden "
Putri mengagguk dia memeluk erat argo . Setelah itu mereka tidur kembali Aiden di pindahkan di box bayi miliknya sedangkan kedua nya tidur saling memeluk
***
Pagi harinya putri terbangun telat . Dia sedang melihat Aiden sedang di jemur di balkon tanpa sehelai benang pun dan memakai kacamata . Putri memotret nya dia merasa gemas sekali . Ingin banget putri remas wajah Aiden saking gemas nya
Drt ...
Panggilan Tania . Argo mengarahkan putri untuk duduk di tempatnya. Argo mengangkat telpon itu di ruang tamu
Bisa mendengar ucapan manis argo kepada kekasih nya itu . Sudah berkali berkali argo berbohong kepada kekasih nya itu
Dan untung nya selama argo nelpon gak ada suara tangis Aiden . Karena Aiden baru aja di beri ASI oleh argo sekarang malah tidur kembali
Selesai menelpon argo langsung memeluk putri memberi kecupan di lehernya
" Aku belum mandi " tolak putri
Argo mengerutkan keningnya dia menarik kepala putri untuk dia cium bibirnya . Tapi putri menolak
" Kenapa hei ? Aku salah apa ? Kenapa gak mau di cium ? "
Argo tersenyum ternyata putri sedang cemburu
" Aku sayang nya sama kamu loh put, lihat tuh Aiden . Mama cantik ya dek . Gak pantas mama cemburu karena papa akan lama disini nemani kalian berdua . Adek mau kan papa lama disini" tanya argo
Aiden tak menjawab dia masih memejamkan matanya . Argo kembali mengecup pipi putri
" mau pah " jawab argo menirukan suara anak kecil
Argo mengambil ahli Aiden untuk menimbang nya . Membawanya masuk ke dalam kamar mandi meletakkan di tempat bayi . Argo mengambil tissue basah mulai memandikan Aiden
" Kamu jangan hanya berdiri di pintu siapkan baju dia "
Putri keluar dari kamar mandi mengambil keperluan Aiden . Bagus lah . Selama ada laki laki yang dia cintai putri gak terlalu capek mengurus Aiden
" Udah ganteng anak papa , udah wangi"
Aiden tersenyum . Membuat argo terus menggodanya
" Dada papa langsung leleh melihat kamu senyum . Ayo cemberut papa mau tahu "
__ADS_1
Semakin tersenyum Aiden membuat putri ikut tersenyum , dia sangat nyaman sekali kalo ada argo disini
" Kamu udah buat sarapan untuk kita ? "
" Ah belum , kayanya kita sarapan pake roti aja ya "
Argo menggeleng dia lagi gak kepengen makan roti saat ini
" Kamu mau coba bubur di deket sini gak , enak loh " ucap putri
" Boleh " putri mengagguk dia mengecup pipi Aiden terlebih dahulu lalu segera keluar membelikan bubur yang tadi dia bilang itu untuk sarapan bersama argo
Selama putri membeli sarapan. Argo bersama Aiden di kamarnya . Argo bener bener gemes banget sama Aiden dia terus mencium pipi dan perut nya membuat Aiden tersenyum . Sesekali argo ajak bercanda walupun reaksinya b aja
Beberapa menit kemudian putri sudah kembali dia niat memanggil argo . Tetapi dua laki laki nya itu sedang bercanda . Putri tersenyum melihat pemandangan pagi itu
Mendekati kedua laki laki itu . Putri merangkul Aiden
" Aku udah beli baby, yuk sarapan "
" Temenin papa sarapan ya dek . Yuk kita sarapan " argo menimang Aiden
Membawa box bayi di hadapannya itu . Saat mereka asik makan Aiden malah tidur lagi
" Aiden sosok laki laki yang tak menyusahkan wanita , dia tahu kalo kita itu sedang makan . Dari pada dia rewel lebih baik dia tidur . Iya kan dek "
Argo tersenyum mencium kaki Aiden . Lalu dia kembali makan siap bubur lagi . Keduanya menikmati bubur bersama hingga penglihatan argo ke arah bawah tepat paha mulus putri . Dia menyentuh nya dan di usap usap . Sedangkan putri sesekali dia melirik argo . Bisa bisa nya lagi makan malah jail
" Kamu hari ini jadi mau ketemu temen kamu ? Katanya ada bisnis ? "
Argo tersenyum
" Aku bohong soal itu . Aku kangen kalian berdua tahu "
Putri melebarkan matanya dia mencubit pipi argo gemes
" Bisa bisanya ya bohongin aku . Pantas aja malam malam belain kemari "
Argo tersenyum dia mendekati wajahnya di leher putri di kecup nya itu . Tangan pun juga jail masuk kedalam tantop yang di pakai nya
" Aku masih makan Lo by "
Argo tak peduli karena dia sudah habis makanannya dia masih mencium leher putri dan bermain di dalam tantop itu
__ADS_1