First Love 2

First Love 2
Kemarahan Aldo


__ADS_3

Drt...


Tania tersenyum saat kala kakak iparnya itu menghubungi


( iya halo kak ? ) jawab tania di telpon


( Mami ? Mami mau temenin mas ya ? Mami mau nginap di rumah mas ya ?)


Tania tersenyum suara menggemaskan itu membuat tania ingin cepat cepat sampai dan mencium


( Iya , mami boleh kan nginap disana ? Kasian mami di rumah sendiri , uncle pergi)


( Boleh dong mi , tapi mas minta ke minimarket ya , mas mau beli susu kotak )


( kalo gitu mami aja yang beli , sekalian , mami lagi di jalan )


( Jangan mami , mas aja yang kesana sama mami sama adek.  Mas itu mau makan burger mami . Sama bunda engak boleh mami mas sama ade makan burger )


Tania tertawa terbahak bahak . Bisa bayangkan wajah Ken sedang di marahi oleh diva dan memohon untuk membeli burger dengan nya


( ok ok , mas mandi aja dulu , dikit lagi mami sampai , baru kita ke minimarket,  sekalian aja adek vania juga ya )


( asik haha , iya mami , udah dulu ya , mas lagi jaga dedek evan )


Tut


Tania masih tersenyum,  kenapa keponakan nya itu lucu banget ah jadi engak sabar ngajak mereka ke minimarket dan pergi ke restoran cepat saji


**


Saat tania baru saja sampai di rumah , tania menatap dua orang berbadan besar sedang berdiri di depan pintu rumah nya


" Siapa ? Kok aku baru lihat ? " Tanya tania


" Perkenalkan saya fajar dan dia febri.  Kita di suruh menjaga bos keenan dan bos vania "


Tania mengerutkan keningnya


" Siapa yang suruh ? " Tanya tania


" Pak Dimas "


Tania mengangguk , kak Dimas memang menyuruh orang untuk menjaga keluarganya terutama anak anak nya itu


" Yaudah , kalo haus dan lapar masuk aja . Oh ya saya juga mau keluar sama mas Ken juga vania . Nanti kalian ikut aja tapi pake mobil yang lain " ucap tania


" Kebetulan kita juga punya mobil , di kasih sama pak aldo . Buat anterin bos kecil "


Tania tertawa dalam hatinya . Lucu juga bos keenan dan bos vania kalo di bayangin . Tania akhirnya masuk kedalam rumah


" Mami , mas udah siap nih " ucap Ken menarik tangan tania untuk cepat jalan


" Mami mandi dulu,  baru pulang kerja Mami. Oh ya mana bunda ? "

__ADS_1


" Di kamar mi " Jawab vania


Tania mengangguk dia meminta izin dulu dengan kakak iparnya untuk mengajak kedua keponakan nya itu keluar . Sekalian ingin ketemu dengan evan


Melihat anak anaknya kepengen ke minimarket dan memohon sama diva untuk mengizinkan nya . Akhirnya diva mengizinkan.  Tania juga tanpa sepengetahuan Ken dan vania dia bilang kalo Ken minta makan burger . Dan engak di bolehkah oleh diva . Kenapa ?


" Ga nurut dia sama aku,  bikin orang kesel terus , mau mandi aja harus berantem dulu sama vania . Belum lagi urusan evan . Ken udah tidur di box tempat evan tidur "


Tania tersenyum


" Dia cemburu kak "


Diva mengangguk


" iya , tapi kan bisa sekali kali jangan bikin emosi , belum lagi kalo ada mas aldo . Itu dua anak nangis minta ***** juga . Padahal selama ini sebelum ada evan engak ada yang ***** . Gimana ga kesel coba ? " diva meluapkan kekesalan dengan tania


" Yaudah nanti Ken sama vania tidur sama aku aja . Yaudah ya kak , aku mandi dulu.  Nanti bisa repot kalo dua anak nunggu lamaan "


**


Pertama tama tania mengajak kedua keponakan nya itu ke supermarket biar lebih banyak yang akan di beli oleh Ken dan vania . Biarlah kedua keponakan nya itu yang belanja . Dan tania hanya membawa kereta dorong


" Mas beli ini ya mi , kakak suka makanan ini " ujuk Ken ke sebuah snack kripik


" Iya ambil sesuka mas , sama adek . Mami bebaskan sebanyak mungkin "


Kedua keponakanya itu langsung bahagia , mereka mikir belanja dengan mami dan papi rifky itu sangat menyenangkan karena mereka berdua akan di bebaskan belanja


Kedua nya mengangguk mereka masih mengambil permen , coklat dan lain sebagainya.  Sedangkan kedua bodyguard mengikuti di belakang nya takut takut , bos kecilnya itu kenapa kenapa


" yey " sahut Ken ketika dirinya turun dari mobil dan sekarang berada di restoran cepat saji


Tania juga turun , dia mengandeng kedua anak anak dari mas nya itu . Di belakang itu juga sudah ada dua bodyguard yang mengikutinya


" Mami mas main kesana dulu ya , mami pesan burger buat mas san eskrim jangan  lupa " ucap Ken


Tania menggeleng kepalanya,  enak sekali Ken hanya bisa nyuruh nyuruh saja . Tapi baiklah


" Fajar ! Febri , tolong jaga anak anak sebentar ya . Lihat dari jauh aja karena mereka risih di deketin " ucap tania meminta tolong kepada dua bodyguard keponakan nya itu


" Siap bu "


Tania memesankan makanan dan juga minuman untuk kedua bocah juga kedua bodyguard


Ken yang sok kenal sok dekat akhirnya memiliki teman baru . Bahkan Ken berteman dengan seorang perempuan


Ken hanya diam saat ayunan yang baru saja dia ingin naikin di pakai perempuan itu . Tak lama kemudian saat Ken sudah lama menunggu tiba tiba ayunan yang kosong itu cepat di naikan oleh orang lain . Bahkan Ken di dorong


" Hei jangan dorong dorong " ucap fajar kepada anak lelaki itu


Ken mengangguk tapi dia gapapa bisa menaiki ayunan yang sebelahnya lagi.  Fajar siap membantu Ken menaiki.


" dorong mas tolong ya om "

__ADS_1


Fajar mengangguk dia mendorong pelan , sedangkan febri menjaga vania sedang mandi bola


Saat Ken sedang main ayunan , tak sengaja lelaki yang menyebalkan itu lewat tepat di depan Ken.  Dan akhirnya bocah itu terjatuh dan orang tua nya langsung menendang Ken


Fajar langsung beranjak bangun , dia mendorong orang tua yang berani menendang Ken.  Ken juga jatuh terbentur lantai


Terjadi kerusuhan , disaat itu juga fajar dan febri langsung mengajaknya baku hantam. Karena mereka merasa bos kecil nya itu ga salah


Fajar langsung membangunkan Ken,  dia mengecek keadaan bos kecilnya itu . Di area pingang tergores lalu di bagian kening pun juga terbentur ujung ayunan


Mendengar suara Ken menangis tania langsung berlari . Dan tania melihat keadaan playground sudah ramai dengan keributan


" Kenapa fajar ? " Tanya tania


Fajar menjelaskan dari awal saat Ken menaiki ayunan mulai di dorong oleh anak balita dan saat Ken menaiki ayunan bocah itu lewat dan orang tuanya tak terima langsung menendang Ken


Tania sama hal nya dengan dua bodyguard begitu marah . Karena bisa aja kan orang tua itu ngomong baik baik jangan langsung mengambil tindakan sendiri


Sampai akhirnya tania adu argumentasi membawa masalah ini kejalur hukum . Mendadak makanan itu langsung di bungkus aja . Tania membawa Ken kerumah sakit cepat di obatin bagian pinggang dan kepalanya


Tangisan Ken terus menerus membuat tania bingung sendiri . Ken memang cengeng . Berbeda dengan vania sangat kuat mental orang nya


Saat itu juga Ken mendapatkan perawatan di rumah sakit , begitu juga dengan aldo langsung datang . Dapat berita dari dua bodyguard anaknya


Sebelum itu aldo juga datang ke kantor polisi bahkan aldo memukul wajah pria yang sudah menendang anaknya


" Bawa dia ke jalur hukum ! Saya ga suka ada orang yang mencelakai anak saya " bentak aldo kepada dua bodyguard dan juga pria dari orang tua balita


Aldo langsung pergi dari situ dan menghubungi pengacara nya . Untuk mengatur semua masalah dengan Ken. 


Sampai di rumah sakit pun juga aldo mendapati vania dan tania di ruang . Aldo memeluk vania


" Mas kasian pah , mas berdarah "


Aldo Mengepalkan tangannya dia berusaha untuk menahan emosinya


" Aku minta maaf , ini gara gara aku "


Aldo menggeleng kepalanya


" Gapapa,  bukan salah kamu "


Tak lama itu juga suster mengajak aldo untuk masuk


" Papah ! Hiks hiks "


Aldo memeluk Ken,  aldo menahan emosi wajah tampan Ken menjadi ada perbannya . Saat dokter menjelaskan itu juga Ken tetap menangis


Selama perjalanan pulang Ken menceritakan kenapa dirinya seperti itu . Tangis Ken berhenti ketika aldo menyuruh Ken berhenti menangis . Walaupun anak itu masih sesegukan menangis


" Nanti papa marahin dia , enak aja anak papa sudah ganteng begini menjadi luka " ucap aldo


Ken mengangguk dia memeluk leher papa nya . Sakit begini Ken ingin di manja oleh papa nya

__ADS_1


__ADS_2