
" Aw...."
Putri terus merintis kesakitan dia mencekam rambut argo yang masih tidur . Argo terbangun karena kepalanya sangatlah sakit
" Sakit ...."
Argo memaksa untuk melepaskan tangan putri dia langsung beranjak bangun dan membawa putri kerumah sakit
Selama perjalanan pun juga segala macam pukulan , jambakan , teriakan di mobil itu . Hingga tiba tiba di rumah sakit argo langsung membawa nya dengan kursi roda
" Tolong , dia ingin melahirkan " ucap argo
Suster pun langsung siap membuka ruangan dan masuk keduanya . Tanpa berlama-lama putri sudah pembukaan 9 . Artinya dia akan segera melahirkan . Argo terus di samping putri . Memberi semangat putri untuk melahirkan
Beberapa kali mengambil nafas dan keluarlah bayi mungil yang membuat satu ruangan tersenyum dan tangisan bayi
Dokter itu memberikan bayi kepada argo . Untuk mengazan kan setelah itu argo mengecup pipi bayi yang masih merah itu
Mendapatkan ruangan setelah melahirkan . Argo dan putri seperti suami istri beneran . Argo terus tersenyum saat bayi itu sudah lahir
" Aku boleh beri nama ? "
Putri mengagguk
" Aiden Faiz " ucap argo
Putri mengagguk . Putri langsung menghubungi kedua orang tua nya kalo dia sudah melahirkan . Dan begitu banyak telpon dari mertua , orang tua terutama Baim . Putri langsung mematikan ponselnya dia gak mau di ganggu
" Anak papa yang paling ganteng " canda argo
Setelah Aiden kembali tidur setelah di beri ASI . Argo menyuapi makan siang putri
" Aku urus administrasi dulu ya "
__ADS_1
Putri mengagguk dia mengambil makanan yang di pegang argo . Siap untuk memakan nya lagi
Putri menatap Aiden di keranjang sebelah , tertidur pulas mirip sekali dengan ayahnya . Baim . Putri ingin foto Aiden sedang tertidur tapi ponselnya sengaja di matikan
Cekrek
Drt....
Putri membaca semua pesan dari Baim . Entah dari mana suaminya itu tahu . Dan memaki putri , istri macam apa lahir tanpa suami . Baim sangat marah dan berkali kali dia nelpon putri ada dimana
Drt ...
Panggilan dari orang tua putri . Putri memberi tahu kalo saat ini dia sedang di malang . Di rawat di rumah sakit bersama temen nya
Besok hari kedua orang tua putri datang ke malang dari Jambi . Putri lahir dan besar di Jambi dan di jodohkan oleh Baim di Jakarta karena orang tua mereka kenal
Argo yang sudah kembali dia membawa makan siang untuk nya . Dan untuk putri siapa tahu masih lapar
" Ck ck ! Bibir nya mirip kamu sayang "
" Besok orang tua aku datang kesini . Sebagai orang tua mereka berhak tahu aku itu sudah lahiran "
Argo mengagguk
" Makasih ya kamu udah nemenin aku , kamu bisa kok kembali ke Jakarta besok "
" Iya sayang " jawab argo
Putri tersenyum dia mengelus pinggir bibir argo yang ada saos nya . Karena argo sedang memakan mie ayam
**
Putri dan argo sama sama sulit tidur . Apalagi baru saja mereka menutup mata suara tangisan Aiden membuat argo langsung bangun dan menimang nya
__ADS_1
Begitu juga dengan putri . Dia harus menyusui putra nya itu . Sudah beberapa kali saat dia lahir di dunia memberikan asi . Anaknya itu cepat sekali haus . Dan untung nya ada argo yang bisa membantu putri
" Udah kamu tidur . Biar Aku yang jaga " ucap argo
Putri mengagguk dia berusaha untuk menutup matanya . Saat putri membuka matanya argo sedang mengelus kening Aiden membacakan shalawat
" Yang begini yang harusnya menjadi suami . Bukan laki laki yang gak bertanggung jawab juga gak nafkahi " batin putri
" Liat dek . Mama kamu belum juga tidur . Kamu aja udah ngantuk ya dek " ucap argo kepada Aiden
Putri tersenyum , saat melihat argo sudah duduk pelan pelan sambil menimang Aiden . Barulah putri tidur
Itu pun baru beberapa jam aja tangis Aiden membuat mereka harus begadang
***
Sedangkan di Australia pagi hari tepat 4 pagi Tania sudah bangun . Karena beberapa hari kedepan Tania harus belajar dini hari butuh ketenangan dan pikiran fresh cocok untuk jam 4 . Seperti sekarang ini
Walupun masih ngantuk Tania mengusap matanya pelan dengan es batu . Itu sudah menjadi rutinitas Tania selama belajar di negeri orang
Setelah seger dan Tania juga menyiapkan roti dan susu untuk menemani pagi hari
" Aku disini mati matian belajar untuk masa depan aku , untuk anak kita nanti biar aku bisa ajarin bang . Semoga kamu di sana juga bekerja keras ya . I love you " gumam Tania saat melihat foto mereka berdua terpajang di ruang tamu
Tania mulai bergumam belajar . Banyak buku dan alat tulis di atas meja nya
Dari mulai gelap sampai terang Tania belajar dan tepat jam 8 pagi Tania bersiap siap mandi nanti jam 10 dia akan ada kelas ujian
Teg......
Saking buru buru nya Tania dia menendang gelas bekas susu nya dan piring bekas roti . Tania cepat mengambil kain pel untuk membersihkan
" Hish !!!" Tania geram sekali buku nya jatuh tiba tiba tekena cairan susu
__ADS_1
Mengelap pelan pakai tissue . Karena buku itu akan di pakai nanti saat ujian belajar disana
Tania pelan pelan mengusap lalu dia taruh di atas meja dengan angin AC . Supaya kering . Walupun sudah luntur tapi masih di pakai . Tania gak boleh boros . Banyak keperluan lainnya yang akan dia bayar