First Love 2

First Love 2
Orang Tua Kepo


__ADS_3

Setelah tadi Dimas mengajari PR bahasa inggris dafa , anak itu sudah terus menguap dan ternyata waktu pukul 9. 15 pantas aja


Dimas menemani dafa sampai tertidur dan tak berapa lama kemudian Caca datang karena dia harus menyiapkan pakian dafa besok sekolah


" Anaknya di liatin terus , iya deh anak kesayangan " sindir Caca


" Aku sayang semuanya , bukan dafa aja yang " kata Dimas beranjak bangun memeluk tubuh Caca


" i love you " kata Dimas


" I love you to " balas Caca


Cup


Dimas mengecek mata pelajaran dafa besok tak berapa lama dia mencharger ponsel dafa untuk besok sekolah


Semakin tambah nya tahun , semakin juga persyaratan sekolah canggih , seperti dafa sekarang ini


Semuran dafa sekolah harus wajib membawa ponsel dan kadang laptop . Bahkan sd sekarang udah bisa mengakses ms office


Dimas iseng membuka whatsapp dafa . Banyak chatinggan dari teman temannya , random aja sih chatinggan seperti dafa sedang apa , sudah mengerjakan tugas atau belum.  Hingga di chatinggan baris keempat chatinggan dari tania yang di namanya


' Tante pacar '


Dimas langsung menarik pundak Caca untuk melihat nama kontak Anaknya itu . Caca juga kepo dia langsung melihat chatinggan apa yang dafa kirimkan


💌 me


Kapan ni , bisa menginap di rumah kakak


💌 Tante pacar


Nanti aku ajakin uncle ya , buat nginap disana


💌 Me


Suka coklat ngga ? Nanti kakak kasih , titip ke ayah ya


💌 Tante pacar


Suka dong,  selain suka coklat aku suka kamu


Caca terkekeh geli


💌 me


🥰🥰🥰🥰😍😘


Pesan pesan itu Caca dan Dimas baca sampai akhir,  mereka malah tertawa geli   kenapa Anaknya itu genit sekali


**


Bisa bisanya menunggu sarapan bekal nya jadi dafa sibuk bermain hp karena saat ini lagi chatinggan dengan teman temannya


Entah kenapa sejak membaca semalam itu Caca merasa dafa sedang menchating tania lagi . Secara anaknya itu cinta banget dari kecil sampai sekarang ini


" kak ... kamu lupa pakai kaos kaki coklat ? Ini hari rabu loh " kata Dimas turun tangga


Dafa mengangguk di meletakkan ponselnya lalu dia memakai lagi


" main hp mulu sih , jadi engak focus kan ! "

__ADS_1


Dafa terdiam dia langsung menaruh ponsel itu di dalam tasnya . Kini dia mulai meminum susu hangat putih yang sejak tadi dia diamkan karena panas


" Kenapa? " kata Caca baru datang


" ini loh yang , kakak lupa pakai kaos kaki " jelas Dimas


Caca mengangguk dia sedang memisahkan bekal pagi dan siang


" buah nya lupa,  tolong dong sayang , ambil mangga di dapur , aku udah potong "


Dimas mengangguk dia mengambil juga sekalian Dimas makan 2 potong , hal itu membuat Caca menawarkan


" Sayang mau aku potongin? "


" Nanti aja sayang , buat bawa ke kantor.  Hari ini biar ayah yang antar kakak "


" kakak maunya berdua sama mama sama ayah " kata dafa meminta


" Yaudah , kita bertiga naik mobil nanti " kata Caca


Dafa tersenyum puas , akhirnya setelah beberapa bulan tidak di antar oleh kedua orang tuanya di antar juga sekarang


" Sepedah nya ayah lipat dulu , kamu habisin susunya"


Kedua orang tua kini mengantar dafa sekolah , anak itu meminta di pangku oleh Caca karena kangen saat masa masa tk di antar dan di pangku


" makanya kak , jangan cepat besar. Kasian mama kamu . Pasti setelah kamu masuk sekolah . Dia pasti nangis "


Plak


Caca memukul pelan pundak suaminya itu . Caca memang ingin menangis karena tadi dafa bilang dia kangen


Dafa langsung memeluk Caca,  dan tangis Caca langsung pecah di pelukan dafa


Ck !


" Kakak mau kaya ayah , sekali pacaran sampai nikah "


" Bagus itu , engak perlu cari beberapa pacaran.  Tapi kamu harus pintar mencari wanita.  Bila perlu kenalkan sama mama kamu.  Mama kamu tuh pintar cari pasangan seperti ayah gini , tajir, tampan,  pintar . Iya kan sayang '


" iya bener sayang " kata Caca


Dafa merinding


" Bisa ga sih ma , yah , kalo mau romantis itu jangan di depan kakak , kakak jadi geli "


Keduanya tertawa


" Biar kamu tau , cinta saling membalaskan tuh ada " kata Dimas


" Benar " kata Caca


*


Di sebuah ruangan showroom mobil , seperti hari hari lalu dia hanya datang untuk bermain game


Tapi ketika ada pekerjaan,  dia akan focus . Pekerjaan di bawa santai oleh rifky


Tok tok


Rifky segera membukanya dan terdapat sang istri langsung memeluk,  dan juga menangis

__ADS_1


" Aku mau pulang kerumah mama aku , aku habis di marahin sama mama kamu " adu dinda


Rifky langsung melepaskan pelukan nya , dia megandeng tangan Dinda untuk masuk kedalam


" Kenapa bisa mama marah ? Selama ini mama itu engak pernah sama perempuan apalagi kamu dan tania . Sebuat buat nya kamu kesalahan pasti yang di marahin aku atau mas aldo " kata rifky


" bukan gitu,  tadi aku makan nasi padang yang di belikan oleh papa kamu . Terus nada mama kamu beda seperti biasanya "


" Biasanya gimana emang ? " kata rifky mengerutkan kening nya


" Dinda , makan sambel ijo nya jangan banyak banyak ya , nanti perut kamu sakit, gitu " kata Dinda


Hal itu membuat rifky langsung tertawa . Dapat di pastikan Dinda langsung memeluk suaminya itu


" Aku itu belum puas , pas dengar mama kamu marah begitu aku langsung pergi ke kamar , aku keluar dari rumah . Yuk mas , aku mau pindah aja "


" bukannya aku engak mau pindah ya , cuma mama sama papa itu sering keluar negeri atau kota otomatis rumah itu engak ada yang nempatin . Aku juga engak bisa ninggalin mama " kata rifky


Huh !


" Yaudah kalo gitu kamu temenin aku makan naspad lagi . Aku belum puas , ya ya tapi jangan larang larang aku " kata Dinda


Rifky mengelus perut sang istri yang sudah buncit


" Baiklah sayang , yuk " kata rifky segera beranjak bangun mengandeng tangan sang istri


Rifky hanya membawa kunci mobil , dompet dan kedua ponselnya


"Mana mobil kamu ? "


" Kamu tuh tega banget ya , aku lagi hamil begini masih aja di suruh bawa mobil "


" Anjir gua salah terus ! Kalo bukan mikirin dia hamil udah gua balikin ucapan nya " batin rifky


Rifky melepaskan genggaman nya dia merangkul sang istri keluar dari perusahan


" Ya aku itu cuma ingin tahu kamu bawa mobil atau engak "


" Aku naik taksi " kata Dinda yang di anggukin rifky


Rifky mengajak Dinda ke restoran pagi malam , jujur sih ini baru pertama kali cuma kata orang orang disana enak . Tapi cobalah


Semua makanan di hidangkan biar istri nya itu puas . Rifky juga akan membebaskan Dinda makan apa saja


" Ayo , ambil sayang,  pilih mau yang mana, kalo makan sama aku ga bakal aku larang larang . Kamu lupa aku juga suka makan hehe "


" Terima kasih mas "


" Tapi janji ya jangan keluar dari rumah orang tua ku , nanti pelan pelan aku bicara sama mama "


Dinda mengangguk dia langsung mengambil ayam gulai dan tak lupa sambel nya


Dinda menggeleng kepalanya saat suapan pertama


" Aku akan ajak kak diva kesini suatu saat nanti , dia pasti suka , dan tania boleh aku ajak ? "


" Nanti dia sakit perut sayang , ajak diva aja "


Ck !


" Posesif sekali " kata Dinda menatap tajam

__ADS_1


" ya ya boleh ajak tania " kata rifky terpaksa


__ADS_2