
Argo mengangkat kedua tangan nya sambil menguap . Dia juga membuka jendela supaya matahari masuk
" Kita telat sholat subuh lagi sayang " ucap argo
Tania menjawab dengan dehaman . Argo pun kembali ke ranjang dia mencium pipi Tania juga meminggirkan rambut nya
" Seharusnya kita pasang alarm sayang , udah berapa kali kita telat sholat subuh "
" Abang sih gak nyalain alarm " jawab Tania masih memejamkan matanya
" Kok jadi aku , kamu dong . Jangan hanya ingatin Abang aja "
" Masih pagi udah marah marah " gumam Tania membalikan tubuhnya dia melanjutkan lagi tidur nya
Argo beranjak bangun dia mematikan. AC supaya Tania bisa bangun dari tidurnya jangan hanya mengukur kasur aja
" Abang nyalain ..."
Suara dercikan Air dikamar mandi membuat Tania menghela nafas nya . Hingga saat argo keluar Tania melanjutkan mimpinya
**
Mereka juga telat sarapan di jam 11 siang , sebenarnya yang bikin lama itu adalah masak nasi
Argo tadi membantu Tania memasak , argo meminta Tania untuk sarapan dengan telur dadar dan juga ayam goreng . Tania juga meminta tolong suaminya untuk masak nasi di magic com
Ketika makanan semua tersedia , Tania menggeleng kepalanya suaminya itu lupa memencet cooking . Tania menegur suaminya dengan pelan pelan sedangkan argo terkekeh dia memeluk Tania
" Maaf sayang , aku lupa "
Tania terkekeh tapi juga kesel . Ya mau gimana lagi . Nunggu beberapa menit untuk nasi matang
Makan selesai dan keduanya kenyang . Mereka berdua mendengar suara teriakan dari Dafa juga Ken
" Kayanya anak anak kesini deh " ucap argo yang di anggukin Tania
Argo segera keluar rumah sedangkan Tania membereskan piring kotor
Tok tok tok
Ada juga yang memencet bel tidak sabaran . Akhirnya setelah argo membuka pintu rumah nya keponakan dan sepupunya itu tersenyum
__ADS_1
Keempat keponakan nya itu langsung mencium tangan uncle nya dan segera masuk berlari
" Woaah rumah nya , besar ya kak " ucap Ken
Dafa mengagguk dia langsung duduk di sofa ruang keluarga dan menyalakan tv . Begitu pun juga Tania dia menyiapkan minuman di bawa ke ruang keluarga
" Mami "
" Pacar kakak "
Tania tersenyum dia mengecup pipi laki laki ganteng yang duduk rapi . Tania juga menyambut kedatangan Dimas, Caca , diva dan juga Aldo
" Weekend gak keluar ? " Tanya Dimas
" Gimana mau keluar , pada Dateng " ucap argo
Ck !
" Yaudah yuk kita pulang lagi , ayo Dafa , Ken kita pulang . Di usir sama uncle "
Tania dan argo terkekeh , argo menggeleng kepalanya padahal cuma bercanda
Rumah sebesar ini pasti bosan juga kalo dari salah satu mereka yang gak ada di rumah
" Karena aku punya kesibukan pagi ngantor dan malam nya kuliah jadi bisa seimbang in . Apalagi Abang juga kalo pulang pasti malam . Ketemu cuma malam sama pagi . Makanya aku bilang sama Abang setiap weekend kita harus manfaatkan waktu berdua jangan urusin pekerjaan " jelas Tania
" Kalo makan gimana ? Masak atau beli ? " Tanya Aldo
" Aku masak mas , sayang ah kalo beli takutnya gak sehat . Aku itu kan kalo makan sembarangan langsung sakit perut"
Caca dan diva mengagguk mereka sudah mengetahui hal itu . Makanya Caca dan diva kalo mau ajak Tania kulineran pedagang kaki lima harus berfikir dua kali untuk mengajak adik iparnya
Ini juga pertama kalinya Aldo datang ke rumah Adik nya . Sedangkan Dimas dia sering main kesini menemani argo membeli kebutuhan
" Ini lahan kosong , kenapa gak di buat kolom berenang aja ? " Tanya Aldo kepada Tania dan juga argo
" Sabar satu satu . Aku lagi ngurus teras depan . Mau di jadiin taman mas "
Aldo mengagguk dia seperti mertua yang mengecek keadaan rumah anaknya gak boleh ada yang kotor atau pun berdebu
Tok tok tok
__ADS_1
" Bakso ... Bakso "
Tania melihat keponakan itu sedang makan cemilan yang di sediakan di meja . Akhirnya Tania bertanya dulu kepada yang lain apakah ada yang mau bakso
Justru hal itu tanpa ba bi be bo. Anak anak langsung mengagguk dan turun dari sofa
Tania pun akhirnya memanggilnya , untuk masuk ke lahan teras supaya keponakan itu gak usah keluar keluar dari pagar rumah . Supaya tidak kepanasan
" Mas mau ? " Tanya Tania
Aldo mengangkat kedua bahu nya . Dari macam grobak nya aja Aldo kurang meyakinkan
" Yaudah kalo gak mau " ucap Tania
Semua nya pun pada memesan bakso malang , sampai akhirnya Vania meminta tolong Aldo untuk di potongin bakso nya . Aldo meniup lalu dia suapin ke mulut Vania . Yang setengah nya lagi Aldo makan
Akhirnya Aldo pun juga memesan satu bakso . Sedangkan diva dan Caca juga Tania saling lirik lirikan . Tadi Aldo bilang dia geli makan Bakso karena grobak nya jelek
Ck !
" Suami kamu emang gengsi an dek " Caca terkekeh
" Emang ! Kakak baru tau sih . Dia itu kalo gak cicipi makanan dulu pasti langsung geli tapi kalo udah dia sekali makan pasti bakalan nambah. Liat aja nanti . Aku yakin dia pasti nambah " jelas diva
Tania menggeleng kepalanya mas nya memang suka begitu . Tapi Tania seneng semuanya menikmati makan bakso . Kurang satu . Es kelapa . Ah sayang sekali penjual es kelapa sangatlah jauh dari perumahan Tania tinggalkan
Tania , Caca dan Diva terus saja mengawasi Aldo . Mereka yakin pasti Aldo akan nambah . Dan benar aja . Awalnya Aldo bilang baksonya kurang hanya ada 7 biji . Lalu pas Aldo dekatin Abang nya dia meminta bakso 10 biji dan bakwan juga kerupuk nya
" Jangan pake saos ya bang , sambel aja " ucap Aldo
Ck !
Ck !
" Kita aja belum nambah. Dia udah nambah duluan " bisik diva
Caca dan Tania hanya tersenyum miring , hingga akhirnya ada penjual es cincau pun di panggil juga oleh argo untuk di borong
" Kalo mau makan bakso , ambil aja bang . Sekalian disini mah " ucap argo kepada penjual es cincau
Begitu juga dengan penjual bakso , di tawarkan oleh argo untuk mengambil es cincau . Akhirnya mereka sesama penjual saling mencicipi
__ADS_1