First Love 2

First Love 2
111. Alergi Vania


__ADS_3

Karena ganti gantian menjaga Tante Lisa , Tania dan argo menjaga keempat keponakan itu di rumah mas Aldo


Dimas dan Caca juga diva dan om Bima berada di rumah sakit sedangkan mas Aldo masih berada di kantor di sore hari


Tadi Dafa sempat meminta izin pulang karena dia harus les private jam 4 sore . Akhirnya Dafa pulang sendiri sedangkan ketiga keponakan itu masih bermain


Tak lama kemudian Dafa datang membawa skuter eletrik nya dan membawa kantong plastik berisi kerang


" Apa tuh kak " ucap Ken mendekati kakaknya


Rupanya jajanan yang Dafa bawa di lirik oleh adik adiknya dan juga Tante dan uncle nya


" Dedek Ken kalo mau tolong ambilin mangkok dulu sana " pinta Dafa


Ken mengagguk dia ke area dapur meminta mbaknya mangkok kecil . Mbak nya juga bingung untuk apa mangkok


Di bawa itu , Dafa langsung meletakkan jajanan itu di mangkok . Ketiga adik adiknya bingung dan gak pernah juga makan beginian


" Jajan kamu itu aneh aneh aja kakak , awas nanti sakit perut makan sembarangan " ucap Tania


Dafa tersenyum


" Tante cantik perhatian juga sama kakak "


Ck !


" Ini anak di bilangin malah ngegombal " ucap argo


Tania hanya tersenyum sudah biasa lah Dafa seperti itu


Dafa memakannya dan di ikuti oleh ketiga adik adiknya , awalnya mereka masih menikmati kerang tak lama kemudian setelah makanan itu habis dan 1 jam kemudian


Bibir Vania bengkak dan juga tangan nya merah merah . Hal itu membuat dara protes kenapa bibir Vania dan tangannya terus di garuk


Argo dan Tania langsung menoleh saat Vania menggaruk lehernya . Tania langsung mendekat dan menyuruh Vania untuk tidak menyentuh


" Kamu alergi kerang ? " Tanya Tania

__ADS_1


Vania hanya diam


" Obat apa yang biasa bunda kasih ? Obat alergi apa ? " Tanya Tania sudah mulai panik


" Mas Ken antar uncle ke area obat " ucap argo kepada Ken


Keduanya masuk ke dalam kamar . Ken bilang bunda hanya kasih vitamin rutin dan gak ada obat alergi . Akhirnya argo menghubungi diva . Karena gak tahu harus apa lagi


( Halo dek kamu masih di rumah sakit kah ? )


( Masih bang , kenapa ? Anak anak rewel ?) Tanya Tania


( Bukan gitu dek . Itu tadi Dafa kan beli kerang , terus anak anak pada makan . Tiba tiba Vania bibir nya bengkak dan tangan juga leher nya merah merah . Dia alergi ya dek ? )


( Ya Allah bang , aku pulang ya sekarang bang tunggu aku )


( Kamu disana aja , biar Abang yang kerumah sakit sama Vania . Kamu hubungin Aldo )


( Iya bang , duh bang aku khawatir )


Tut


" Gatel...." Keluh Vania


Argo mengelus kepala Vania , dia juga bingung harus apa . Mana diva dan Dimas nelpon argo terus semakin di buat bingung


" Jangan di sentuh ya sayang , nanti tangan kamu berdarah "


Vania mengagguk tapi dia hanya mengusap saja seperti yang mami Tania ajarkan tadi


Hingga beberapa menit kemudian mereka tiba di rumah sakit , di lobby itu sudah ada Aldo dan juga diva yang menunggu mereka . Kamar sudah di siapkan serta dokter dan perawat nya .


Argo menunggu di luar sedangkan diva dan juga Aldo ikut masuk melihat Vania . Hingga beberapa menit kemudian Vania sudah berada di pelukan Aldo sambil menangis dan untung nya cepat di bawa kerumah sakit . Dan benar Vania itu alergi kerang


" Jangan di garuk ya sayang , kan tadi udah di kasih obat . Di usap usap aja " ucap Aldo perhatian


Vania mengagguk , hingga mereka tiba di kamar dimana mama Lisa di rawat. Vania langsung tertidur setelah di berikan obat oleh diva

__ADS_1


Kasihan sekali bibir dan beberapa bagian tubuh nya bengkak dan juga merah merah


" Gapapa kan anaknya udah di obatin , gak usah nangis begitu " ucap Aldo


Hiks hiks


Karena diva kasihan dan diva merasa dia kelalaian mengurus anak anaknya seharian di rumah sakit menjaga mamanya


Saat para lelaki sholat isya di mushola rumah sakit , sepulang itu Aldo membawa makanan untuk makan malam kakak ipar nya dan juga mertuanya


Makan malam begitu nikmat tapi membuat mama juga kepengen dan hasilnya mama hanya melihat aja lagi pula makanan di rumah sakit ini juga tak kalah enak


" Habis ini kamu pulang ya ca , sama Aldo sama diva sama ayah juga . Biar aku yang jaga "


Caca mengagguk lagi . Sebenarnya Caca juga kepengen menjaga mama mertua tapi Dimas melarang karena Dimas gak mau besok itu Dafa sekolah .


Melihat jam sudah memasuki 8 malam dan Dimas menatap Caca dari tadi terus menguap


" Yaudah sekarang aja pulang nya . Lihat Vania juga pasti mau tidur juga kan" tanya Dimas kepada Vania


Vania yang tengah asik bermain sama oppa nya menggeleng kepalanya


" Adek masih mau disini yah . Ini seperti hotel "


" Pulang aja , kasian loh mas Ken dari tadi nunggu Vania di rumah " desak Dimas


Caca dan diva saling tatap . Kenapa Dimas maksa banget nyuruh untuk pulang . Akhirnya Dimas menatap Aldo yang saat ini bermain ponsel . Akhirnya Aldo beranjak bangun


" Besok anak anak suruh kesini ya ca , dek "


Caca mengagguk dia memeluk mamanya dan mengucapkan cepat sembuh begitu juga dengan diva


" Pulang langsung tidur ya sayang , jangan beraktivitas lagi . Ngerti " ucap Dimas khawatir


Caca mengagguk dia mencium tangan suaminya lalu memeluk tubuh kekar suaminya itu


" I love you " bisik Dimas

__ADS_1


" Em , i love you to " balas Caca


Selama perjalanan pulang itu semuanya kembali tertidur hanya diva dan Aldo lah yang masih ngobrol , karena Aldo juga ngantuk jadi diva menemani suaminya itu mengendarai


__ADS_2