First Love 2

First Love 2
115. Cepat di nikahin


__ADS_3

Sedangkan di rumah ayah Bima . Mendengar itu langsung terbangun . Membangunkan mama Lisa karena mereka di minta untuk datang kerumah Rayhan


" Ada ada aja sih argo . Huh ! " Gerutu ayah Bima


Keduanya segera siap siap untuk pergi kesana . Saat keluar dari kamar melihat Caca dan Dafa sudah terbangun mereka turun tangga


" Mau kemana ayah ? Mama ? " Tanya Caca melihat kedua mertuanya itu rapi


" Masalah besar ca , itu si argo tidur sama Tania di kamar "


Caca melebarkan matanya


" Ayah mau kesana , diminta Rayhan buat kesana liat argo " ucap ayah Bima


" Ayah setir sendiri ? " Tanya Caca


Ayah Bima pun mengagguk , karena supir ayah akan datang jam 7 pagi dan engak tinggal disini terpaksa untuk setir sendiri . Caca menggeleng kepalanya ini masih pagi . Pasti masih shock mendengar berita pagi ini


" Biar Dimas yang antar yah . Ayah sama mama masih ngantuk nanti kenapa kenapa . Kakak tolong bangunin ayah . Bilang mama mau pulang kerumah nenek "


Caca berucap seperti itu kepada Dafa . Biar Dimas terkejut dan langsung bangun . Kalo engak begitu pasti Dimas akan leha leha untuk melanjutkan tidurnya


Dimas pun yang mendengar anaknya karena Caca ingin kabur kerumah mertuanya segera berlari


" Sayang .... Sayang ...." Panggil Dimas panik


Caca dan kedua mertuanya duduk di ruang keluarga menunggu Dimas


" Apa sih ca . Aku salah apa ? Kenapa kamu marah ? "


Caca menggeleng kepalanya


" Aku gak marah . Aku minta tolong anterin mama sama ayah kerumah om Rayhan "


" Ngapain ? Masih pagi . Ngantuk aku "


" Dim argo ke gep sama om Rayhan dan Tante Indri . Argo tidurin Tania "

__ADS_1


Dimas yang mengucek matanya tiba tiba dia terkejut


" Kok bisa ?" Tanya dimas


" Aku gak tau . Yaudah cepat sana ambil kunci mobil . Anterin mama sama ayah . Kasian loh dari tadi di telponin terus . Aku gak mau karena mama sama ayah itu masih shock denger nya ayah bawa mobil sendirian . Kamu anterin aja sana"


Dimas akhirnya menuruti dia cepat masuk ke kamar mengambil jaket dan juga kunci mobilnya


" Hati hati ya . Pelan pelan bawa mobilnya . Ingat yang kamu bawa mama sama ayah . Bukan aku . Kalo kamu sama aku boleh boleh aja ngebut . Tapi engak dengan mama sama ayah " peringatan Caca


Karena Dimas selalu membawa Caca ngebut di mobil . Bahkan Dafa dan dara kalo di bawa ngebut mereka kegirangan


" Iya sayang . Cium dulu di pipi . Aku jalan dulu "


Cup


Caca dan Dafa menemani antar Dimas dan ayah Bima juga mama Lisa naik mobil . Hingga mobil Dimas segera keluar Caca pun mulai membuatkan Dafa roti .


**


Ayah Bima dan mama Lisa menggeleng kepalanya saat melihat keponakan itu di ruang keluarga, wajah wajah sangat menyeramkan saat ayah Bima dan mama Lisa datang


Papa rayhan menghubungi calon besan nya . Hari ini dia ingin bertemu dan mengajaknya untuk segera lamaran


Akhirnya pagi itu juga semuanya kembali semua jam 10 nanti mereka akan segera ke Bandung bersama


" Awas kamu kabur " ucap papa rayhan kepada argo


" Gue juga gak akan kabur , orang ini yang gue tunggu tunggu, dasar pria tua " batin argo yang sudah mulai kesel dengan calon papa mertuanya


Sarapan pagi pun di kediaman Rayhan tiba tiba aja Aldo dan diva datang . Mereka berdua sangat terkejut mendengar berita pagi ini oleh Rifky yang tiba tiba meminta mas Aldo untuk ikut ke Bandung


Diva dan Aldo bingung kenapa harus ke Bandung . Bahkan ini hari biasa seharusnya Aldo bisa bekerja mencari uang bukan untuk liburan atau ketemu tamu . Tapi saat di jelaskan aldo mulai emosi


Aldo tahu diri dia gak akan membuat keributan di rumah mertuanya. Karena di rumah tadi diva sudah memperingatkan suaminya jangan terpancing emosi saat melihat Abang sepupu nya itu


" Sini makan bareng " pinta Dimas kepada kedua adik nya

__ADS_1


Aldo sengaja duduk di samping Abang iparnya , karena dia sudah tidak tahan menahan emosi kepada Abang iparnya


" Kamu sudah dengar ya berita hari ini " tanya ayah Bima kepada Aldo dan diva


" Sudah yah ! Sudah denger ! Aku berharap orang itu tidak KABUR !" sindir Aldo kepada argo di samping nya


" Oh tenang aja ! Saya orang berpendidikan gak akan kabur masalah seperti itu ! Saya bertanggung jawab " balas argo


" Oh baguslah ! " Jawab Aldo


Dimas dan Caca juga Diva saling lirik lirikan . Jangan sampe pagi ini mereka berantem di meja makan


Setelah sarapan semua nya beres beres untuk ke Bandung nanti . Dari pada bunda nya nanti tiba tiba jantungan akhirnya argo berbicara pelan pelan kepada bunda nya


Habislah argo pagi itu juga membuat bunda nya marah . Untung aja Se marah marah bunda kepada anaknya dia gak akan mengeluarkan kata kata kasar kepada argo


Bahkan bunda bilang


( Harus bertanggung jawab ya bang , kamu udah dewasa. Bunda harus bantu apa ? )


Sebaik itu bunda walupun bunda menangis karena argo . Tapi tetap argo meminta maaf karena membuat bunda nya itu menangis


( Abang nanti jalan jam 10 kemungkinan sampai Bandung jam 1. Bunda tolong belikan cincin berlian untuk Tania. bunda . Nanti Abang transfer. Yang cantik ya bunda . Nanti Abang wa ukuran nya )


( Iya , nanti bunda beli ya ) jawab bunda


Tut


Argo menyelesaikan pembicaraan dengan bundanya . Hingga Dimas lah yang datang ke kamar nya . Dimas hanya tersenyum sambil menggeleng kepalanya


" Dasar gila ini orang . Sumpah ya gue lagi ngantuk ngantuk nya anjing . Ini orang malah ada masalah pagi pagi haha " tawa Dimas


Argo hanya tersenyum


" Ya salah gua juga sih kenapa gue ikut tidur di kamar . Ya mau gimana lagi emang udah jalan nya . Tapi ya kalo boleh di ulang waktu . Gua bakalan ajak Tania ke hotel . Mending disana "


Dimas menggeleng kepalanya

__ADS_1


" Semoga nanti acara nya lancar ya bro , tenang gue juga ikut ke Bandung bro "


" Thanks ya bro . Sory ni repotin "


__ADS_2