
《 Berahli ke rumah tangga Rifky dan Dinda 》
Rifky menyiapkan teh hangat untuk sang istri tercintanya . Beberapa hari ini Dinda selalu mengeluh perutnya kram dan kelelahan setelah bekerja
" masih kram ? " Tanya rifky
Dinda menggeleng kepalanya dia berusaha untuk bangun dari tidurnya meminum teh yang di buat suaminya itu
" panas ! " keluh Dinda sambil menatap tajam suaminya
" Sudah tau panas kenapa kamu gak tiup dulu, sini biar aku yang obatin "
Rifky ikut duduk di ranjang dia melihat bibir Dinda yang terbakar karena teh masih panas . Bukannya di obatin . Malah rifky cium dan bermain di dalam rongga itu
" Dasar ! Hehe , nyari kesempatan aja . Sudah tau istri lagi sakit "
Rifky tersenyum
" Jenguk evan yuk , tapi kamu harus periksa kerumah sakit dulu. Kenapa kamu sering kram "
" Gak mau ah , aku takut "
Ck !
" Kamu itu dokter , masa takut , gimana sih"
**
Berkunjung ke ruangan tante aurel , sebenernya Rifky ingin tahu gimana kabar tante nya itu . Dan tatapan tante aurel membuat Rifky dan Dinda insecure
" Kamu hamil ? " Tanya tante aurel
Keduanya bertatapan
" hamil dari mana tante, aku ini mandul "
Heh !
Rifky menepuk pundak Dinda, apa apaan istrinya bilang seperti itu . Bahkan dokter dari Indonesia maupun luar . Kalo mereka berdua itu sama sekali ga ada penyakit
" Tante ini sudah bertahun tahun jadi dokter kandungan , Dinda! Kamu itu hamil "
Rifky beranjak bangun . Seketika rifky menjadi senang kalo istrinya itu beneran hamil seperti apa yang tante nya itu bilang
" Mau usg? Atau kamu ada tanda tanda apa yang sedang kamu alami ? "
Seketika rifky ingat kalo Dinda itu sering kram perut nya
" Dinda itu setiap hari , eh gak setiap hari juga sih tante. Dia itu kram tante "
__ADS_1
Tante aurel menatap perut Dinda, tanpa berlama lama . Tante aurel menyuruh Dinda untuk berbaring
Dinda sebagai dokter umum , dulu sempat di ajarkan ciri ciri hamil dan Dinda melihat titik di perutnya
" aku hamil , itu janin aku ? "
Tante aurel mengagguk, tante aurel juga senang akhirnya setelah bertahun tahun keponakan nya itu hamil juga
Begitu juga dengan rifky dia menangis bahagia bahkan rifky merekam dan memotret usg janin istrinya
Setelah dari itu mereka berpelukan, berkali kali rifky mengucapkan terima kasih kepada Dinda dan Allah
" orang pertama setelah tante aurel , kamu hamil . Aku janji menghubungi mas aldo hiks hiks "
Dinda tertawa bahagia , dia mengusap air mata suaminya itu . Dinda bisa lihat wajah rifky bahagia sekali ketika dirinya sedang hamil
" aku telpon mas aldo dulu , dia ada dimana , sekalian aku mau bawain dia makanan "
Mereka singgah di mall , segala cara rifky sibuk memborong makanan, sepatu , baju untuk mas nya . Dan tak lupa ketiga keponakanya itu harus merasakan papi juga lagi bahagia. Dan mereka harus juga bahagia karena di belikan barang barang
" Aku rasa sudah cukup din , kita harus sewa security untuk membawakan barang barang kita . Bagaimanapun kamu ga boleh capek "
***
Ken dan vania ikut membantu bunda nya lagi memandikan baby evan , kedua anaknya itu bukan nya membantu lah merecoki
" nanti kalo udah besaran dikit , kakak pengen dorong dede evan ke sini " ujuk vania ke arah kolom berenang
Tin tin tin
" tuh siapa tuh, sana lihat siapa yang datang " ucap diva
Kedua anaknya itu berlari melihat siapa yang datang . Seketika keduanya teriak bahagia kedatangan papi rifky
Rifky membuka pintu belakang mobilnya dia mengeluarkan semua mainan untuk kedua keponakan nya itu
" papi ini buat mas ya ? " Tanya Ken
Saat dirinya sudah menaiki skuter listrik
" ini buat mas , ini buat adek ya " ucap rifky
Keduanya itu langsung menaiki skuter listrik , mereka senang sekali di belikan skuter listrik selama ini mereka hanya menaiki milik dafa
" antar papi ketemu papa yuk mas Ken "
Ken meminta papi nya untuk megendong, mereka berempat segera masuk . Terlihat diva baru aja selesai mandiin evan
Dinda ikut membantu diva sedangkan rifky bertemu dengan aldo . Rifky juga membawa makanan kesukaan mas nya itu
__ADS_1
" Dinda hamil mas "
Aldo menoleh dia tersenyum
" alhamdulillah ga sia sia "
" iya mas , makasi mas aldo "
Kedua nya mengobrol tentang kedepan nya, merencanakan tentang showroom mobil dan juga kehamilan Dinda tentunya
Dinda memberikan hasil usg 3 minggu kehamilan , kepada diva . Reaksi diva bener bener terkejut sekaligus meneteskan air matanya
Diva juga mengetahui perjuangan mereka untuk memberikan momongan , sampai sampai mereka itu harus keluar negeri dan ada niatan ingin membuat bayi tabung
" ini beneran kamu hamil din ? "
" iya kak " Dinda sama hal nya dengan diva menangis bahagia
" alhamdulilah din . Aku seneng denger nya" jawab diva
Dinda dan rifky berencana untuk datang ke beberapa panti asuhan , dia ingin memberikan hadiah untuk mereka anggap lah ini ucapan terima kasih Dinda dan rifky telah di beri momongan kepada tuhan
" Mau gendong evan dong kak , boleh ? " pinta Dinda
Diva beranjak bangun supaya Dinda bisa lebih luas lagi menimang evan
" mirip Ken ya kak "
Diva tersenyum
" semuanya mirip mas aldo , lihat gak ad aku akunya , iya kan ? "
" iya sih kak, tapi vania lebih ke kakak sih kulit nya putih gitu , sedangkan Ken sama evan hitam manis kaya papa nya "
Diva mengangguk setuju apa yang di bilang adik iparnya itu . Diva pun akhirnya keluar dari kamar terlihat jelas anak anaknya itu lagi membongkar mainan dan juga sedang makan donat di tata piring
" Bunda.... Mas sama adek di kasih semua sama papi "
Diva tersenyum dia ikut bergabung dan melihat semuanya . Diva juga melihat skuter listrik milik Ken warna hitam dan vania warna merah
" Baik ya papi nya mas sama adek "
Keduanya mengagguk
Melihat donat yang enak enak diva akhirnya mencicipi, enak banget siang siang begini makan yang manis manis
Dinda keluar kamar bersama evan . Dia mencari suaminya itu di halaman belalang sama mas ipar nya
Diva bisa mendengar Dinda mengucapkan terima kasih kepada aldo , terdengar suara canda tawa mereka bertiga
__ADS_1
#
Jangan lupa like and komen ya guys