
Pagi itu di kantor biray gruop di sibukan dengan suara kertas print, fotocopy dan banyak lagi pekerjaan lainnya karena hari ini hari senin
Drt... drt..
Tania hanya menatap ponsel panggilan dari suaminya , karena saat ini tania lagi tanggung banget hitung hitungan di bagian Excel
Beberapa jam kemudian pintu ruangan di ketuk , tania bisa lihat kaki mungil juga kaki dewasa
" Buka " kata tania dari dalam
" Mami ... " kata Ken juga vania ikut masuk
Tania tersenyum dia segera beranjak bangun memeluk dua keponakan , sedangkan di belakang itu suami tercinta kecup dua anak dan terakhir suaminya
Cup
Tania mengecup bibir suaminya sekilas
" Mas engak sekolah ? Kenapa jam segini udah datang ke kantor? " kata tania sambil mengelus kepala Ken
" Mas udah pulang mi , uncle jemput Mas di sekolah " kata Ken begitu polos
Argo tersenyum dia menaruh tas Ken di sofa
" Aku ada urusan sama Dimas sebentar , bahas bisnis kita . Aku titip anak anak sebentar . Tadi aku kerumah diva kasih yang kemarin aku beli itu "
Tania mengangguk dia menerima tas Ken juga vania dia letakan di pinggir sofa
" Mami , kata uncle nanti kita makan sushi"
Tania pura pura terkejut
" Sushi? Enak dong , mami suka yang mentah " kata tania
" Ihh Mami, kata bunda harus dimasak dulu , ga baik mi " kata vania
Tania tertawa mendengar hal itu
" Mas sama adek mau minum apa? "
" Es coklat mi " kata Ken juga vania bareng
Tania tertawa lagi kenapa dua anak ini lucu lucu sekali . Tania langsung keluar ruangan meminta tolong seketaris nya membelikan 2 es coklat untuk anak kesayangannya itu
**
Siang ini sepasang kekasih suami istri juga kedua keponakan saling genggam satu sama lain
" Mami , nanti mas di belikan mainan kan ?" Kata Ken
" iya , tapi satu , ingat ya satu tidak lebih , ini juga berlaku sama adek vania " kata tania begitu tegas kepada dua keponakan
Vania juga Ken mengangguk , keduanya terus bergenggam tangan uncle dan maminya ketika mereka menaiki tangga jalan . Tania maupun argo mengendong Ken juga vania
__ADS_1
Keempatnya masuk ke salah satu restoran sushi yang beberapa jam lalu udah di reservasi oleh tania , mengingat suami juga kedua keponakan nya itu menginginkan sushi
Tania memesan beberapa sushi kesukaan suami, mas Ken dan vania , dan terakhir dirinya
Di ucapkan ulang oleh karyawan pun membuat argo menggeleng kepalanya
" Banyak juga kita pesan ya , kalo makan harus di habiskan , ok ? " kata argo yang di anggukin oleh kedua keponakan nya
Sambil menunggu pesanan datang tania memotret berempat untuk di bagikan ke sosial medianya " makan siang bersama suami dan anak anaku "
Tak berapa lama
Cacanadilah
Gemesh😍
MoonaVictorya
newly married, why have children?
Inayashanza9
Duluan ya ?
Tiba tiba tania mendadak mood nya hancur, jika dia membalas satu persatu pasti teman dari negara Australia pasti engak akan percaya
" Mami mas mau eskrim , yang biasa mas makan , di restoran ini ada kan ? " Kata Ken begitu bawel
" Adek juga mami " kata vania
" Jangan berisik, semua lihat pada makan kamu jangan berisik " kata tania
Vania juga Ken yang mendengar itu langsung begitu takut , kedua keponakan nya itu langsung memeluk argo
" Mami galak , adek takut " gumam vania yang di dengar oleh tania juga argo
" kita pulang aja uncle , mas takut " kata Ken
Argo merangkul dua keponakan itu dia menenangkan kedua anak lucu dan manis
" Kamu kenapa ? Kenapa jadi marah marah tiba tiba ? " Tanya argo begitu pelan
Tania cepat menggeleng
" Mas mau pulang aja " kata Ken begitu takut
Tania menghela nafas dia memberikan ponselnya kepada Ken, memperlihatkan foto Ken masih kecil bersama dafa
" Maaf ya Mami buat mas takut , Mami ga bikin mas takut lagi , Mami ga marah marah tadi " kata tania memangku Ken
Ken mengangguk dia tersenyum senang melihat foto foto saat masih umur satu tahun bermain dengan kakak nya
Begitu makanan datang keempatnya menikmati dengan tenang, karena takut maminya itu marah lagi keduanya hanya menurut makan dengan tenang
__ADS_1
Kedua anak begitu senang dan terus berlari kesana kemari , sedangkan kedua sepasang kekasih hanya diam mengikuti langkah dua anak lucu dan manis
" Kamu kenapa tadi marah marah begitu? Ga cuma anak anak yang kaget , aku juga kaget tadi kami ketus begitu , ga biasanya "
" ah itu , gapapa sih cuma bad mood aja tiba tiba " kata tania
Argo memeluk pinggang istrinya dengan erat
" Kenapa lagi ? "
Tania menggaruk lehernya
" Itu kamu lihat instagram aku , baca komenannya foto terbaru aku " kata tania
Argo merogoh kantong sakunya mengambil ponselnya, argo langsing membaca satu persatu komentar yang membuat istrinya down
" Kan aku udah pernah bilang , matikan komentar kamu biar engak ada yang komentar , ya aku ga salahin kamu . Kalo emang kamu engak merasa hamil duluan kenapa harus bad mood " kata argo
Tania terdiam bener juga cuma tania ga suka aja orang lain berpikiran seperti itu , ok lah keluarga tahu nya menikah karena tania belum mengandung ya karena kesalahan pernah tidur berdua dan tanda merah waktu itu makanya mereka cepat di nikahin
" Mas udah belanja nya mi " kata Ken mengambil mainan pistol
Tania berjalan kearah mainan perempuan , dimana vania berada ternyata anak itu lagi bingung beli yang mana
" Adek beli dua ya mi "
Tania menggeleng
" Tadi sudah sudah janji satu, kata papa orang yang sudah janji harus apa? "
Vania mengangguk
" Harus di tepati mi " jawab vania
Tania mengangguk dia masih menunggu vania bingung dengan pilihan nya . Hingga beberapa menit kemudian vania tepat mengambil alat masak masakan
Setelah di bayar keduanya oleh tania ,mereka segera keluar mencari kuliner lain nya
" Tadi Dimas cerita sama aku , dia bingung karena Caca , om Bima menawarkan Caca buat jadi kepala yayasan , om Bima itu kan punya cucu 7 bahkan nanti rencana nya diva mau hamil lagi. Jadi berniat mau bangun sekolah buat cucu cucunya tapi Caca yang kelola " kata argo sambil berjalan mengandeng tangan istrinya
" Kenapa harus bingung? Artinya ayah Bima percaya dong sama kak Caca? Bukannya kak Caca pintar untuk mengelola? "
Argo mengangguk
" Dimas bingung takutnya engak kepegang bayi kembarnya " kata argo
Tania terdiam bener juga tapi bisa aja kan kak Caca dan kak Dimas menitipkan anak anak sebentar oleh baby sister
" dan niatnya nanti kalo sekolah itu udah di Bangun anak anak bakalan sekolah disana , apalagi dafa 2 tahun lagi dia sudah smp . Maka dari itu om Bima udah bangun sekolah tapi tinggal mengurus Caca aja "
Tania mengangguk
" Beruntung ya kak Caca, di sayang sama kak Dimas, di sayang sama mertua , deket sama keluarga kamu " kata tania sambil tersenyum
__ADS_1
" lebih beruntung lagi aku , dapat istri yang pintar nya sampe ubun ubun . Aku ganteng kamu cantik . Ga bisa bayangin cantik nya nanti anak kita gimana . Pasti mirip orang Turki. Secara wajah kamu berpaduan Australia - Indonesia " kata argo sambil tersenyum
Hal itu membuat tania begitu malu dia mencubit perut suaminya itu membuat argo tertawa geli kesakitan