FPS (FRANS PACAR SETAN)

FPS (FRANS PACAR SETAN)
Party non Player


__ADS_3

Sementara itu di markas pasukan musuh Samiri ditegur oleh Damian karena anak buahnya telah bergabung dengan Frans. Samiri juga sangat terkejut mendengar ucapan Demian, karena iya tidak menyadari hal itu akan terjadi.


"kau harus segera menyelidiki mengapa Rosalin bisa sampai bergabung dengan anak-anak itu" perintah Demian kepada Samiri.


"baik Paduka"


"kau jangan lupa untuk terus memantau pergerakan Hazel yang yang terlebih dahulu mengikuti anak-anak itu" ujar Demian.


"Paduka bukankah semestinya anak buah kita tidak bisa dihasut oleh para manusia?" tanya Samiri.


"memang seharusnya seperti itu, tapi karena ada suatu kode unik dari perangkat mereka serta ketertarikan satu sama lain yang mereka berdua berubah" ujar Demian.


"lalu apa rencana Paduka untuk saat ini?"


"kumpulkan beberapa anak buah tingkat 9 beserta kumpulkan juga prajurit sebanyak mungkin untuk melakukan penyerangan di gedung perusahaan tadi" ujar Demian. "agar semua berjalan dengan lancar usahakan tidak gegabah, aku berikan waktu satu minggu dari sekarang." Samiri izin pamit kemudian meninggalkan Demian untuk menjalankan tugasnya kali ini.


Sementara itu di kantor Dika, terlihat Frans dan teman-temannya sedang menikmati jamuan. Sesekali mereka melakukan perbincangan dan bersenda gurau.


"kenapa di sini ada?" tiba-tiba Dika bertanya kepada mereka setelah melihat kucing berada di dekat Roy, yang kedatangannya tidak diketahui oleh mereka. "cepat usir kucing itu, karena saya sangat benci kucing"


Mendengar perkataan Dika, mereka semua terkejut. Seketika itu pula Rosalin yang berwujud kucing berada di pundak Dika kemudian mencakar pipinya.

__ADS_1


"aduh, Kenapa kucing ini bisa tiba-tiba berada di di pundak dan mencakar aku" tanya Dika kesal sambil menahan sakit akibat cakaran Rosalin yang berwujud kucing.


"kucing itu datang dari dunia game yang menjadi partner Roy, pada dasarnya dia itu kucing Siluman" kata Frans menerangkan.


"lalu mengapa dia tiba-tiba muncul di hadapan Aku bahkan mencakar pipiku?"


"itu salah satu skill unik yang dimiliki oleh Rosalin bilamana ada yang mengejek atau membullynya otomatis kejadian itu akan terjadi" terang Roy.


"oh begitu, sekarang saya paham"


Tak lama Ferdinand muncul kemudian bertanya kepada mereka "kenapa kalian semakin banyak, siapa wanita yang berada di samping Frans?"


Mereka semua terkejut karena Ferdinand dapat melihat Hazel. "di...dia Hazel partner saya Kak" jawab Frans.


"bagaimana kalian ini saya jadi bingung?"


"begini kak, Hazel datang dari dunia game ke karena mengikuti Frans. Hazel itu cinta mati sama Frans" terang Naila.


"dari dunia game?" tanya Ferdinan terkejut.


"iya kak" jawab teman-teman Frans.

__ADS_1


"kok bisa?"


"kami juga tidak tahu, yang kami pahami mungkin itu karena virus" tambah Naila. "lagian kenapa Kakak bisa melihat Hazel?"


"Nai, mungkin karena Kak Ferdinand menciptakan alat komunikasi kepada kita" tebak Frans.


"itu benar Sayang" kata Hazel. "karena di hadapanku Ferdinand terlihat sebagai teman kamu."


"maksudnya apa?" tanya Ferdinand semakin heran.


"begini Kak, Hazel dapat terlihat oleh kakak karena sistemnya mendeteksi Kakak itu teman Frans di dunia game FIGHT FOR GLORY" Naila menjelaskan.


"maksudmu, karena kakak membuat alat komunikasi tadi secara otomatis menjadi teman kalian di game?"


"he eh" mereka semua mengangguk.


"itu sebabnya kakak bisa melihat Hazel dan cewek itu?" tanya Dika sambil menunjuk Rosalin yang kini berwujud manusia. Frans dan teman-temannya mengangguk sambil melihat ke arah Rosalin.


"lalu kenapa hanya Frans sama Roy yang memiliki partner?"


"kami juga tidak tahu, awalnya hanya Frans tapi hari ini Roy juga dapat" terang Naila.

__ADS_1


"kalian semua yang sabar mungkin nanti Kalian juga mendapatkannya" ujar Frans memberi semangat kepada teman-temannya.


Dika hanya dapat menyimak percakapan mereka, walaupun dia tidak dapat mengerti Apa yang sedang dibahas. Setelah sekian lama berbincang mengenai partner Roy Dan Frans, mereka semua ingin pamit undur diri.


__ADS_2