
Hazel, Rosalin dan Raiden menunjukan arah saat memasuki dunia game. Berbeda dengan waktu sebelumnya Di mana mereka dengan mudah memasuki dunia karena ada celah dari VR adik Linda. Kali ini mereka harus membuat celah tersebut agar dapat memasuki dunia game.
12 jam sebelumnya
Saat seluruh pemain sedang tidur, Ferdinan meminta Anita untuk berkomunikasi dengan Hazel, Rosalin dan Raiden.
"ada apa dengan mereka?" tanya Anita.
"kita memerlukan mereka untuk membuka celah agar dapat memasuki dunia game, karena saat ini saya tidak melihat satupun celah agar bisa ke sana" jawab Ferdinan.
Anita segera memasuki kamar para pemain wanita di mana Di sana terdapat Naila. Setelah Naila bangun, Anita segera menjelaskan tujuannya dan meminta untuk memanggil Raiden.
"tapi kak, Raiden sangat susah untuk dipanggil kecuali saya dalam kondisi terdesak" kata Naila.
"Coba panggil saja atau saya pinjam kacamata itu bila dia tidak mau keluar" kata Anita. Naila mencoba untuk memanggil Raiden, Namun di luar dugaan Raiden segera hadir begitu pertama kali dipanggil oleh Naila.
"ada apa tuan putri?" tanya Raiden pada Naila.
"Jangan panggil aku Tuan Putri, panggil saja Naila. Kak Anita membutuhkan bantuanmu" jawab Naila.
Kemudian Anita mengutarakan maksudnya dan meminta untuk memanggil Rosalin dan Hazel. Raiden segera memanggil rosalin dan Hazel setelah sebelumnya dia paham tujuan mereka berada di tempat tersebut. Setelah mereka semua berkumpul, Anita mengajak mereka untuk menemui Ferdinan.
"tolong kalian carikan celah agar dapat memasuki dunia game" pinta Ferdinan. "kalau tidak ada tolong buatkan celah tersebut agar para pemain dapat memasuki dunia game"
__ADS_1
Tak perlu waktu lama celah yang dimaksud oleh Ferdinand telah ditemukan oleh Raiden, Hazel dan Rosalin.
Saat ini.
Di dalam dunia game mereka sangat terkejut melihat banyak sekali pasukan dan monster yang sebelumnya tidak mereka lihat. Pasukan dan monster itu terlihat mempunyai status poin yang sangat tinggi Begitu juga dengan atribut yang mereka miliki. Sempat ada rasa khawatir dari para pemain yang sebelumnya diselamatkan oleh Frans dan temannya.
"kalian jangan kuatir, kalau kita kerjasama kita pasti berhasil ngadepin mereka" Frans mencoba menyemangati para pemain lain. Melihat pasukan musuh dan monster yang begitu kuat, Frans merubah strateginya. Dia meminta untuk para pemain support agar berada di bagian belakang, sementara pemain yang dapat melakukan serangan jarak jauh seperti Acer, gunman dan penyihir jarak jauh di posisi Tengah.
Kemudian sisanya diminta untuk membantu melakukan penyerangan bersama-sama di garis depan. Setelah melakukan instruksi tersebut, Frans mengajak pemain untuk melakukan serangan bersama-sama. Mereka semua kemudian bersama-sama mendekati tempat pemain yang sedang disandera dalam sangkar terdekat dari mereka.
Saat mereka mendekati area sangkar pertama, pasukan musuh langsung menghadang mereka. Dengan sigap Frans dan para pemain garis depan melawan pasukan tersebut. Frans menembaki musuh dengan kedua pistolnya, sementara Hazel melawan musuh menggunakan pedang ganda.
Begitu juga Roy yang telah bergabung dengan Rosalin, melawan musuh dengan penuh semangat.
"makanya kita jangan sampe ga kompak. Gua peratiin musuh sekarang beda banget sama yang kemaren, Udah HPnya tebel banget trus demage nya sakit juga" kata Frans.
"makanya gua langsung aja gabung sama Rosalin" kata Roy.
Tak mau kalah saing dengan Roy, Frans mengajak Hazel untuk bertarung bersama. Di meminta pedang api untuk di gunakan olehnya. Sedangkan pistolnya dia simpan satu. Dengan pedang api di tangan kanan dan pistol di tangan kirinya. Mereka berdua kali terlihat sangat kuat setelah mengikuti pelatihan. Begitu juga dengan pemain lain yang mengikuti pelatihan tersebut.
Sedangkan Naila dan terus membatu serangan dari jauh dan juga memberikan perlindungan dengan menjaga poin kesehatan dan sihir penyerang dapan tidak sampai di bawah 50%.
Sementara Frans dan pemain yang lain sedang berusaha melawan pasukan musuh di dalam dunia game, Ferdinan dan timnya kembali melanjutkan pembuatan item yang sebelumnya sempat tertunda. Item terbuat berupa satelit yang mengikuti pergerakan pemain dan menyerang musuh terdekat.
__ADS_1
Selain itu Anita juga menambahkan manfaat item terbuat berupa kotak penyimpanan yang jumlahnya lebih besar dari milik pemain. Setelah selesai membuat item tersebut, anita meminta Ferdian untuk mengirim kepada pemain yang sekarang berada di dalam dunia game.
"usahakan sekarang juga Fer, karena aku lihat mereka kesusahan melawan musuh" kata Anita.
"tunggu, biar aku cek dulu. Karena demage nya harus kita tingkatin" kata Ferdinan, kemudian dia melihat item tersebut.
Di dunia game, Frans dan pemain lain cukup kewalahan menghadapi musuh kali ini. Untuk mengalahkan satu musuh saja membutuhkan waktu tiga menit. Sedangkan musuh yang mereka hadapi masih sangat banyak di area tersebut. Frans dan Hazel yang melakukan serangan bersama-sama juga kewalahan.
"sayang, aku merasa ada skill baru kalau kita bertarung bersama" kata Hazel sambil terus melawan musuh.
"apa itu? kenapa ga ada daftarnya di aku? Bahkan slot skill ku juga penuh Zel" kata Frans.
"coba kamu simpan dulu pistol kamu, terus kita bertarung pakai pedang saja bersama-sama" Hazel memberi saran,yang kemudian dituruti oleh Frans. Setelah melakukan saran dari Hazel, kemudi Frans bertarung melawan musuh bersama Hazel dengan menggunakan pedang Ganda.
Selain daya serang yang mengikat, perlahan-lahan serangan mereka berdua semakin bervariasi sehingga membuat musuh tak dapat memprediksinya. Tak lama setelah itu Frans melihat layar virtual muncul dihadapannya.
"skill baru terbuka. Jurus Bayangan Kerinduan" isi pesan dari layar virtual tersebut. Frans langsung mencoba skill tersebut, "Jurus Bayangan Kerinduan" ucap Frans. Kemudian pedang Ganda Kristal Api yang mereka pegang menghilang.
"sayang aku merasa ada kekuatan besar di tanganku dan pergerakan ku juga terasa ringan. Apa kamu juga merasakannya?" kata Hazel sambil mendekat ke arah Frans. Saat Hazel berhenti, Frans merasakan hembusan angin yang sangat keras.
"aku mengerti sekarang. Ayo Zel, kita hajar musuh itu" kata Frans, kemudian mereka melawan salah satu musuh. Dengan menggunakan skill tersebut, Frans dan Hazel dapat bergerak dengan cepat. Pukulan dan tendangan mereka juga semakin kuat. Frans setiap kali memukul atau menendang keluar percikan api sedangkan Hazel akan mengeluarkan hawa dingin. Efek tersebut didapat dari pedang Ganda Kristal Api yang menghilang saat Frans mengaktifkan skill terbarunya.
Musuh yang tidak memiliki elemen api akan mudah membeku dan tidak dapat bergerak dalam beberapa saat. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Frans dan Hazel untuk mengalahkan musuh-musuh yang tidak memiliki elemen api. Dengan demikian mereka berdua dapat mengalahkan musuh dalam waktu lebih cepat.
__ADS_1