FPS (FRANS PACAR SETAN)

FPS (FRANS PACAR SETAN)
Terungkap!! Siapa Anggun?


__ADS_3

Sesampai di rumahnya, Frans masih terlihat sangat lelah akibat pertarungan tadi siang. Hazel yang melihatnya telah kembali segera menghampiri dengan rasa yang sangat kuatir. Namun Frans yang masih sedikit kesal berlalu begitu saja memasuki kamarnya. Hazel berusaha untuk memegang lengan Frans namun ia menepisnya.


Ibunya yang melihat Frans masuk ke kamar dengan tubuh lemas dan sebagian badan luka menjadi khawatir. Ia melihat Frans seperti menepis sesuatu berulang kali. Ia yakin jika hari ini anaknya sudah melawan banyak musuh. Tak lama suara bel berbunyi. Setelah di buka ternyata Naila, Anita dan Ferdinan.


"Ferdinan, tumben kamu datang" sapa ibu Frans yang telah lama tidak bertemu. "ayo masuk"


"iya tante, habis saya sangat sibuk" jawab Ferdinan basa basi.


"tante, apa Frans masih murung?" tanya Naila, sambil jalan menuju dapur menemani tantenya.


"saya lihat dia pulang sangat lemas langsung masuk kamar" jawab ibu Frans dan menjelaskan yang dilihatnya tadi. "tante jadi ngerasa serem liatnya"


"hi hi hi itu yang ganggu dia bukan hantu tante" kata Naila tertawa ringan sambil membawa hidangan ke depan. Sementara Anita dan Ferdinan terjadi lagi perselisihan kecil. Yang membuat suasana sedikit riuh.


"kalian kenapa kalau bertemu selalu saja ribut" Naila mencoba menenangkan. "kak, kata tante Frans masih murung. Kita ke sini buat nenangin dia bukan buat main"


Ibu Frans mulai menanyakan maksud kedatangan mereka, melihat Ferdinan duduk di samping Anita membuat dia bertanya-tanya. "Fer, gadis di sampingmu siapa? Terlihat serasi sekali kalian"


Anita merasa berbunga-bunga hatinya "semoga jadi kenyataan" batinnya. "eh..ini Anita, anak teman bapak dari Semarang" jawab Ferdinan, sambil memberi isyarat pada Anita.


"eh..maaf tante saya lupa memperkenankan diri, nama saya Anita Gunawan" jawab Anita sedikit malu. Kemudian Naila menceritakan semua kejadian siang tadi.


"saya gak pernah liat dia semarah itu, tante tau apa sebabnya?"tanya Naila. Ibu Frans hanya mengatakan mengingat semalam ia memarahi Frans.


"semua karena aku" kata Hazel tiba-tiba datang. Naila terkejut atas pengakuan Hazel.


"gara-gara kamu?" tanya Naila. Anita dan ibu Frans terkejut melihat Naila berbicara sendiri.


"Nai kamu ngomong sama siapa?" tanya ibu Frans. Lalu Naila memberikan kaca matanya kepada ibu Frans "pake kaca mata ini tante biar bisa liat siapa yang tadi ganggu Frans"


"halo bu, saya Hazel kekasih Frans" sapa nya setelah ibu Frans menggunakan kaca mata Naila. Ibu Frans sangat terkejut melihat Hazel, wanita cantik terlihat sangat kuat.

__ADS_1


"sudah Zel, ceritakan apa yang terjadi semalam" pinta Naila. Lalu Hazel menceritakan semuanya kepada mereka. Setelah itu, saat dia melihat Anita, ia sedikit terkejut.


"Naila dia gadis peretas, dia mau mencelakai Frans saat pertama kali bertemu" teriak Hazel sambil menunjuk ke Anita. Hazel kemudian pergi ke kamar Frans untuk mengabari kehadiran Anita. Sementara Ferdinan marah dengan Anita.


"apa maksud Hazel kamu peretas" tanya Ferdinan kepada Anita.


"siapa Hazel? Saya tidak pernah bertemu" jawab Anita mengelak tidak tahu, karena saat ini dia tidak dapat melihatnya.


"jangan mengelak kak Anita, Hazel itu AI yang bisa mengetahui pemain game FIGHT FOR GLORY atau bukan" kata Naila. "apa lagi dia sudah berhadapan dengan kakak, semakin mudah baginya mengetahui pemain atau bukan"


Tiba Frans hadir ke ruang tengah, dengan sangat kesal dia melihat semua orang di ruangan itu. "yang mana Zel" tanya Frans dengan keras. Hazel menunjuk ke arah Anita.


"jadi kamu peretas itu, pura-pura baik dengan keluarga Naila" kata Frans kesal. Ibu Frans yang mendengar pertikaian mereka menjadi bingung.


"ada apa ini?" tanya ibu Frans.


"dia telah meretas sistem game, untuk membuat karakternya sangat kuat dan melengkapi seluruh item-item dengan akun yang baru aktif dua hari saat aku bertemu dia bun" jawab Frans. "bahkan dia mau menyerangku"


Ferdinan dan ibu Frans sangat terkejut mendengarnya. "kamu ke sini mau bantu aku apa mau buat masalah" tanya Ferdinan juga ikut marah.


"Zel keluarkan alat itu darinya dan buat dia daring" pinta Frans. Dengan kecepatan yang dimiliki Hazel segera mengeluarkan alat untuk bermain berupa kaca mata dan sarung tangan dari tas Anita. Anita sangat terkejut melihat kaca matanya keluar dari tas.


"jadi benar, kamu pemain game FIGHT FOR GLORY. Item buktinya" kata Ferdinan teriak. Anita tidak dapat mengelak lagi.


"buat apa kamu ke rumahku, kau ingin mengetahui kelemahanku? Atau ingin mengajak duel?" tanya Frans kesal "siapa kau sebenarnya, apa kau mata-mata yang ingin game ini hancur?"


"kenapa kamu ingin menyerang Frans?" tanya ibu Frans.


"perusahaan kami sedang diserang virus, kau malah meretas kami hanya demi karakter yang kau buat" keluh Ferdinan "sebenarnya apa tujuanmu?"


Semua pertanyaan itu membuat Anita sangga sedih dan menyesal. "saya ingin membantu Ferdinan, saya kira dengan masuk kedalam game saya dapat menemukan petunjuk" kata Anita. "oleh sebab itu aku meretas saat membuat karakter"

__ADS_1


"kamu mau mengantarkan nyawa dengan bermain game ini, atau kamu ingin menambah beban kami" tanya Frans.


"kakak tidak tau atau tidak mau tau, kalau bermain game ini sama saja mengantarkan nyawa bila tidak bisa bermain" kata Naila.


"aku berfikir dengan karakter yang kuat dan perlengkapan tingkat tinggi bisa bertahan" kata Anita


"itu dulu saat game belum seperti, tapi sekarang kemampuan kita juga ikut diperlukan" kata Frans.


"semua saya minta maaf. Saya sungguh tidak mengetahui bila ini sangat berbahaya. Niat saya hanya ingin membatu Ferdinan" kata Anita merunduk.


"kalau kau ingin membantu Ferdinan, aku minta jangan pernah masuk ke BFA selama kami tidak membutuhkan" kata Frans dengan tegas. "kau cukup bantu dari kantor, kurasa Ferdinan telah mengetahui caranya"


"benar, kita bisa bantu mereka dari kantor. Dan juga kau cukup daring sepuluh menit perhari" ucap Ferdinan.


"jadi kalian memaafkan aku?" tanya Anita.


"aku iyaa, tapi ga tau Hazel sama bunda yang denger aku kamu serang" ucap Frans "tapi ingat setiap kali kamu masuk BFA tanpa diminta aku akan ajak kamu duel"


Saat bersamaan Hazel mendekati ibu Frans yang masih menggunakan kacamata Naila dan meminta maaf karena semalam membuatnya menjadi marah kepada Frans. "maaf bu, nanti kalau saya lihat Frans sedang berbicara sama ibu aku ga akan ganggu" kata Hazel memelas.


"yah Hazel mulai PDKT sama calon mertua" ledek Naila. Semua tertawa kecuali Anita yang tidak dapat melihat Hazel.


"ibu juga jadi tau siapa yang semalam dimarahin sama Frans" jawab ibu Frans "Frans sini nak"


Frans mendekati ibunya, kemudian meminta maaf atas kejadian semalam. "habis, Hazel ganggu aku bun"


"bunda sudah maafin kok. Frans bisa ga usahakan supaya bunda bisa komunikasi Dengan Hazel tanpa alat ini" pinta ibunya sambil menunjuk kaca mata.


"cie, yang sudah dapat restu?" Naila kembali mengejek Hazel. Hazel kemudian mendekati Frans dan berbisik "kamu bisa bikin ibu bisa lihat aku caranya kamu ganti alat Naila sama punya kamu. Sisanya serahkan sama aku"


Kemudian Frans meminta ibunya mengganti kaca mata dengan miliknya. "kenapa harus ganti?" tanya ibunya namun Frans tidak menjawab. Setelah ibunya menggunakan kacamata Frans, Hazel segera memasukinya. Semua melihat kejadian itu terkesima.

__ADS_1


"sudah selesai bu" kata Hazel setelah keluar dari kacamata. "sekarang kita bisa komunikasi dengan mudak bu"


Ibu Frans melepas kacamata dan melihat sekeliling. Benar dia dapat melihat Hazel. Frans yang semula murung sekarang kembali seperti biasa. Kemudian ibu Frans mengatakan rencana yang dia ceritakan sebelumnya kepada Frans mengenai kepulangan ayahnya.


__ADS_2