
Frans dan pemain lainnya terus melawan pasukan musuh yang sangat kuat, mereka terlihat sangat susah untuk mendekati sangkar tempat pemain ditahan. Naila ada pemain support yang lain cukup khawatir dengan keadaan ini. Di dalam hati mereka penuh pertanyaan apakah bisa melewati misi kali ini mengingat musuh yang dihadapi sangat kuat.
"kak bagaimana ini musuh yang kita hadapi sangat kuat?" tanya seorang pemain kepada Naila.
"kamu harus senang, kita pasti bisa menyelamatkan pemain dan keluar dari dunia game" Naila berusaha menyemangati pemain itu walaupun dia juga sama kuatirnya. Roy dan Rosalin kembali mencoba bersatu untuk menghadapi pasukan musuh. mereka segera melawan pasukan musuh setelah bergabung.
"TENDANGAN HARIMAU TERBANG" Roy mengeluarkan skillnya dengan cepat. Tendangan yang dia keluarkan membentuk sebuah bayangan yang berbentuk Harimau. Beberapa musuh dapat dikalahkan dalam beberapa kali oleh Roy dengan menggunakan skill tersebut.
"Nai, tolong balikin MP gua" pintar Roy kepada Naila.
"boros banget lu make mp-nya"
"Sorry deh abisnya gua harus ngeluarin skill yang makan banyak MP biar bisa ngalahin tu musuh" kata Roy memelas, namun tetap melakukan pertarungan sambil menunggu pemulih poin sihir dari Naila. Setelah poin sihirnya kembali, Roy kembali mengeluarkan skillnya secara berulang-ulang dan meminta kembali pemulih poin sihir kepada Naila. Hal itu dia lakukan berulang-ulang kali hingga membuat Naila kesal.
"Roy, jangan kau gunakan terus skill yang barusan, aku merasa kalau kita terlalu sering menggunakan skill, durasi kita bersatu akan semakin pendek" kata Rosalin.
"apa? Kenapa baru terjadi sekarang?" tanya Roy bingung.
"mungkin karena kita baru melakukannya sekarang. lebih baik kita minta para support untuk memberikan kita peningkatan daya serang dan kecepatan" saran Rosalin.
"Nai, bilangin sama support yang lain, gua minta kasih gua Buff buat nyerang sama kecepatan" pintar Roy. Nayla segera memerintah pemain support yang lain untuk memberikan peningkatan kecepatan daya serang kepada seluruh pemain yang bertarung di barisan depan termasuk Roy.
Dengan peningkatan yang diberikan oleh para pemain support, membuat Roy dan pemain lain yang menyerang di garis depan semakin cepat dalam pergerakan dan memiliki daya serang yang semakin kuat. Dengan peningkatan yang diberikan tersebut, Roy menyerang semakin kuat dan cepat Ditambah lagi penggabungannya dengan Rosalin yang menghasilkan daya serang lebih kuat lagi.
__ADS_1
"Ros, berpisah saja dulu" pintar Roy .
"ROS? Kenapa kamu manggil aku Ros? lagi pula buat apa kita berpisah?" tanya Rosalin bingung.
"masalah panggilan nani saja kalau sudah selesai misi. Kita berpisah biar kamu juga ikut melawan musuh, lagian kan kita sudah mendapatkan buff dari pemain support" kata Roy.
Setelah berpisah, Roy dan Rosalin bertarung menghadapi pasukan musuh bersama-sama. Roy meminta agar Rosalin tidak menjauh darinya. "Tinju emosi jiwa" seketika itu juga Roy langsung mengeluarkan skillnya. Dengan skill tersebut poin kesehatan pasukan musuh berkurang sebesar 50%, hal ini disebabkan bantuan yang diberikan oleh pemain support.
Setelah menggunakan skill yang kedua kali, pasukan musuh berhasil dikalahkan. Melihat Roy yang dapat mengalahkan musuh, membuat Rosalin semakin terpadu dan juga ingin mengalahkan musuh. Dengan kekuatan penuh ia menerangkan pasukan musuh yang sangat kuat itu. Segala teknik ia gunakan, mulai dari serangan jarak dekat dan menggunakan skill untuk serangan jarak jauh.
"Cakar kucing Ilusi" Rosalin menggunakan skillnya berulang kali untuk mengalahkan satu musuh. Hingga membuat poin sihirnya berkurang sangat drastis.
"Roy, kamu punya item pemulih MP?" tanya Rosalin. Roy mengerti maksudnya dan segera memberikan pemulihan poin poin sihir kepada Rosalin.
"cepat kalian keluar, Naila cepet kasi pemain item MP sama HP biar bisa bantuin kita" perintah Frans. Setelah semua pemain yang berada di dalam sangkar tersebut menerima item yang diberikan oleh Naila, Frans meminta mereka untuk membantu menyelamatkan pemain yang lain.
"tapi gimana caranya, senjata sama Armor kami diambil semua" kata salah seorang pemain.
"benar, benar, kami tidak bisa melawan kalau tak ada senjata. Dari yang kami perhatikan tadi kalian saja sangat kewalahan menghadapi mereka" teriak beberapa pemain lain secara bersamaan.
"kak, Tolong kirimkan kami senjata dan Armor beserta item tambahan yang lain" pinta Naila Nayla kepada Ferdinan setelah mendengar keluhan pemain yang berhasil mereka selamatkan. Ferdinan segera memerintahkan timnya untuk mengirim senjata-senjata yang tersedia beserta item yang telah disiapkan sejak lama.
"Nai, Tolong tunggu sekitar 10 sampai 15 menit buat proses pengirimannya" pinta Ferdinan.
__ADS_1
"sambil nunggu senjata sama item-item lainnya dateng, mending pemain support bantu saya, sama pemain mage bantu serang dari jarak jauh buat ngeringanin pemain yang nyerang di baris depan" perintah Naila.
"kami pemain Job Fighter bagaimana" tanya seorang pemain dengan job petarung.
"kalian diem aja dulu deket pemain support sambil nunggu senjata sama Armor dateng" kata Naila.
Frans dan pemain lain yang sedari tadi sudah menyerang musuh, merasa mulai terbantu dengan kehadiran pemain yang berhasil diselamatkan.
"Zel, ayo. Jurus Bayangan Kerinduan" Frans dan hasil kembali menghubungkan skill terbarunya. dengan skill tersebut Setiap gerakan hasil membuat beberapa musuh membeku. Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Frans dan Roy yang telah kembali bersatu dengan Rosalin untuk mengalahkan musuh lebih cepat.
"TENDANGAN HARIMAU TERBANG" Roy mengeluarkan skillnya untuk mengalahkan musuh yang telah membeku diikuti juga oleh Frans memberikan pukulan beserta tendangan ke pasukan musuh. Pemain lain yang berhasil diselamatkan ikut membantu mereka. Pemain dengan job mage memberikan serangan jarak jauh untuk mempermudah pemain garis depan.
"bola api, pisau air, peluru batu" terdengar suara pemain lain mengeluarkan skillnya secara bergantian. Kerjasama mereka cukup membuahkan hasil, mereka berhasil mendekati salah satu sangkar lainnya.
"Frans, cepat buka gembok sangkar yang itu biar player yang laen bisa bebas" kata Roy. Frans dan Hazel segera mendekati sangkar untuk segera membebaskan pemain yang sedang ditahan. Trans menggunakan pedang api langsung menebas gembok.
"TONGKAT NAGA HITAM" terdengar suara teriakan orang yang mengeluarkan skill, di saat bersamaan sebuah tombak menghalangi usaha Frans untuk menghancurkan gembok. tongkat itu menghilang setelah berhasil menggagalkan usaha Frans.
"TONGKAT NAGA HITAM" suara itu terdengar kembali disertai dengan tombak yang menghantam tubuh Frans dengan keras.
"itu tombak Samiri" teriak Hazel.
"kenapa Samiri ada di sini?" tanya Frans sambil melihat indikator poin kesehatannya. "gila, HP gua ngurang 40%" batin Frans kemudian menggunakan item pemulih kesehatan.
__ADS_1
"hahahahaha, Frans kali ini kau harus berhadapan denganku. kau selalu saja menggagalkan semua rencana Tuan Demian" teriak Samir sambil memberikan isyarat kepada seseorang. Sedetik kemudian muncul puluhan monster yang berukuran sangat besar. Monster-monster tersebut mulai menyerang para pemain.