FPS (FRANS PACAR SETAN)

FPS (FRANS PACAR SETAN)
Raiden vs Frans


__ADS_3

Sementara Edi dan Roy terus berusaha melawan pasukan musuh hanya menggunakan kemampuan fisiknya. Tak lama terdengar suara Ferdinan yang mengatakan bahwa semua item yang dibutuhkan untuk telah dikirim. Edi dan Roy segera membuka kotak penyimpanan mereka dan menggunakan pemulih poin sihir dan poin kesehatan.


Roy yang telah kembali prima setelah menggunakan item tersebut segera menyerang pasukan musuh, dia ingin kembali bersatu dengan Rosalin. Namun Rosalin menolak.


"kita di sini hanya bertiga, kalau kita bergabung memang kau semakin kuat tapi kalah jumlah dengan musuh" kata Rosalin menjelaskan.


Mendengar ucapan tersebut Roy mengerti maksudnya, kemudian dia bertarung melawan musuh berdampingan dengan Edi dan Rosalin agar bisa saling melindungi. Rosalin bergerak dengan cepat mengalahkan musuh. Dengan kemampuannya dia terkadang berubah menjadi kucing untuk menghindari serangan musuh agar mereka saling bertabrakan.


Roy kemudian mengeluarkan skillnya "Amukan Satria Cahaya" dengan sekejap Roy meberikan pukulan dan tendangan yang penuh dengan cahaya dan membuat pasukan musuh timbang akibat serangan tersebut.


"buset, kuat banget lu kalau ngeluarin skill" puji Edi sambil berteriak. "kenapa ga dari dulu lu pake skill itu?"


Roy menjelaskan bahwa skill yang digunakan memakan banyak poin sihir. "kalau gua pake skill itu, poin sihir gua habis 45% sekali pake. Makanya jarang banget gua pake skill itu kalau lagi party sama Frans"


Setelah menggunakan skillnya, Roy segera menggunakan item pemulih poin sihir. Edi hanya kagum dengan kekuatan Roy yang baru dia lihat. Pertarungan terus berlanjut, Roy terus menggunakan skillnya berulang kali, begitu juga Rosalin


Edi hanya menggunakan skill bawang yang dimiliki dan terkadang mengembalikan poin kesehatan Roy saat terlihat mendekati 50%. Pasukan banyak yang kalah namun jumlah Mereka ada masih juga banyak yang membuat mereka terus bertarung.


Ros, berapa lagi pasukan yang tersisa? " tanya Roy.


"Sekitar 230 lagi" jawab Rosalin yang terus bertarung melawan musuh. Mendengar jumlah yang masih banyak membuat Roy kesal. Karena pertarungan yang cukup lama, membuat fisik Roy dan Edi semakin lelah.


Di saat seperti ini, para pemain yang kemarin berhasil mereka selamatkan datang membatu mereka. Tak kurang dari sepuluh orang bahkan lebih, para pemain ikut bertarung melawan pasukan musuh.


Di tempat lain, Frans dan yang lainnya terus mengalahkan musuh. Raiden yang dari tadi memperhatikan mereka mulai berjalan mendekati BFA. Musuh yang sebelumnya banyak kini terlihat hanya tersisa beberapa saja. Setelah memasuki BFA, Raiden malah menyerang pasukan musuh hingga tak tersisa. Frans dan yang lainnya sangat terkejut melihat Raiden.

__ADS_1


"dia malah ngalahin pasukannya sendiri?" kata Robet kepada yang lain. Mereka semua hanya menggelengkan kepala.


"Kak Raiden" teriak Hazel. Raiden hanya diam dan menantang Frans duel. Frans yang mendapat tantangan duel, dia langsung menerimanya. "dasar data rusak masih belum belum belajar dengan kejadian kemarin" gumannya dalam hati.


Terdengar suara yang menyatakan duel akan dimulai dalam 30 detik. Frans dengan santai melangkah mendekati Raiden yang telah berada di dalam arena duel.


"kau masih belum jera dengan kejadian kemarin?" tanya Frans.


"sudah lah tidak perlu banyak bicara" jawab Raiden singkat. Frans tersenyum sinis mendengar ucapan Raiden.


"duel di mulai" terdengar suara diantara mereka. Frans kali ini merasa akan mengalahkan Raiden sekali lagi. Serangan demi serangan keluarkan oleh Frans, namun Raiden hanya menghindar. Karena kesal Frans mengganti mode serang menjadi sword Gun mode. Serangan dari Frans kali ini tidak dapat dihindari oleh Raiden.


Akibat serangan Frans yang mengenai dirinya, Raiden kini mulai menyerang. Semua gerakan Frans dapat ditiru olehnya, sehingga membuat Frans tidak siap untuk menghadapinya. Raiden mengarahkan serangannya untuk membuat senjata Frans terlepas. Dengan gerakan yang cukup cepat, Raiden memukul kedua tangan Frans yang mengakibatkan kedua senjata yang berada di genggamannya terlepas.


"sial, kenapa dia kini memiliki teknik beladiri sama kaya gua?" batin Frans. Namun dia kini harus bersiap untuk menghadapi Raiden.


Kali ini Frans hanya berdiri dengan posisi siap bertarung, begitu juga Raiden. Beberapa saat mereka saling tatap satu sama lain untuk mempertimbangkan serangan. Saya mereka berdua mulai menyerang, gerakan mereka terlihat sama. Baik saat meninju, menendang bahkan gerakan lainnya. Sehingga mereka bergantian terkena serangan.


Pertarungan mereka terlihat seimbang saat ini, hingga saat Raiden melancarkan serangan yang sangat cepat dimana Frans tidak dapat menghindar dari serangan itu. Frans tersungkur akibat serangan itu, seluruh tubuhnya menjadi lemas. Namun Frans tetap berusaha berdiri dan ingin mengalahkan Raiden.


Kembali kepada Edi dan Roy yang kini telah mendapat bantuan dari para pemain lain. Tak perlu waktu lama semua pasukan telah kalah. Para pemain uang baru bermain di dunia nyata sangat senang karena musuh telah berhasil di kalahkan.


"kalian jangan senang dulu, lihat lingkaran itu" kata Edi sambil menunjukan tangannya kearah BFA.


"kenapa dengan lingkaran itu?" tanya seorang pemain. Edi menjelaskan mengenai BFA kepada semua pemain dan mengatakan bila BFA masih ada berarti ada kemungkinan musuh lain akan muncul.

__ADS_1


"lagi pula apa kalian sudah mendapatkan pemberitahuan kalau misi sukses?" tanya Roy kemudian, mereka hanya diam. Tak lama Rosalin berteriak agar waspada.


"ada apa Ros?" tanya Roy.


"ada monster yang akan muncul sebentar lagi"


"seberapa kuat monster itu?" tanya Roy lagi.


" menurut perhitungan aku poin tempurnya sekitar satu juataan" jawab Rosalin menjelaskan. Semua pemain yang baru bergabung sangat terkejut mendengar jawaban Rosalin.


"kalian jangan kwatir kalau kita bergabung pasti kita bisa mengalahkan monster itu" kata Edi menenangkan. Karena Frans tidak ada, Roy berinisiatif mengatur strategi. Seorang pemain merasa Roy kurang mampu dalam memimpin tin dan ingin diakui.


"gua ga mau diatur sama dia. Gua yakin dia ga mampu mimpin tim trus kayaknya dia cuma cari muka aja" kata seorang pemain. Mendengar ucapan itu Roy ingin memberi pelajaran kepadanya.


"dasar lu manusia ga tau di untung, kenapa lu ga percaya sama dia? Kalau bukan karena dia lu sama kita semua ga ada di sini" kata Lusi tiba-tiba menyela.


"siapa lu? Kenapa lu malah bela dia?" kata pemain tersebut. Sementara yang Edi dan yang lainnya memindai pemain tersebut untuk mengetahui siapa sebenarnya dia.


"gua Lusi, kalau ga salah inget kulit satu kurungan di dunia game. Gua tau lu selalu mengeluh jadi orang" kata Lusi sambil mendekati pemain tersebut.


Edi yang telah mendapatkan hasil pemindaian kesal dengan orang itu. "kalau ga salah lu juga yang bikin Frans marah besar sampai dia harus di rawat"


Mendengar ucapan Edi,Roy semakin kesal dan menyuruhnya keluar dari BFA. Namun pemain ini tetap keras kepala sehingga membuat pemain lainnya kesal termasuk Lusi.


"kalau memang lu ga mau keluar mending kita duel aja supaya ga ganggu yang lain. Kalau lu ga terima duel dari gua, jangan marah kalau pemain yang ada di sini bakal serang elu" ancam Lusi sambil mengundang pemain tersebut yang diketahui bernama Zoe untuk duel.

__ADS_1


__ADS_2