
"Frans" teriak teman-temannya.
Melihat Frans terpental jauh membuat Hazel sangat marah sekali "dasar monster sialan" umatnya.
"gawat Hazel lagi ngamuk" kata Edi. Dengan cepat dan bertubi-tubi ia menyerang monster itu. "Fire Demon Terorr" Hazel mengeluarkan skillnya. HP monster tersisa 5% akibat serangan tersebut.
"gila Hazel marah banget" teriak Naila.
"kenapa Hazel bisa ganas gitu?" tanya Robet heran.
"kalau lu mau tau lu scan Hazel" jawab Naila.
"ooo ternyata Hazel cinta Frans" kata Robet setelah melihat hasil scan. Walaupun serangan Hazel menguntungkan pihak Frans dan temannya namun mereka juga terkena efek serangan tersebut.
"Nai heal Frans, biar Hazel cepet reda marahnya. Kaloga kita juga bisa ga selamat" perintah Roy.
"Healing poision" Naila mengeluarkan skillnya untuk Frans.
"Hazel cukup, aku baik-baik saja" teriak Frans. Namun Hazel tidak mendengar, ia terus menyerang monster tersebut.
"dasar setan keras kepala" gerutu Frans. "terpaksa pakai yang itu. HAZEL SAYANG DATANGLAH"
"kok aku malah ada disini sayang?" tanya Hazel terkejut karena telah berada di dekat Frans dengan sekejap.
"kamu aku teriak supaya berhenti, tapi kamu tidak mendengar. Oleh sebab itu aku sumon saja kamu biar langsung di depan aku"
"kenapa kamu harus berhenti, bukannya bagus monster itu kumusnahkan?"
"kamu liat teman-temanku, mereka semua terkena efek seranganmu, kamu harus tenang"
Hazel melihat teman-teman Frans yang HP nya sudah berkurang akibat serangannya. "maaf deh, abis aku kesal banget ngeliat kamu dihajar monster, sampai HP kamu tinggal 25%" kata Hazel dengan manja.
"ya sudah lain kali jangan ulangi. Roy, Naila, Edi yok beresin tuh monster biar cepet selesai" kata Frans. Seranganpun mulai mereka luncurkan secara bersamaan dimana sebelumnya Naila dan Robet memberikan heal kepada teman-temannya. Tak butuh waktu lama mereka pun mengalahkan monster tersebut.
__ADS_1
"yahh.... Kalah juga tu monster" kata Naila dengan senang.
"baru kali ini gua ngeliat tim yang kompak kaya kalian, padahal monster yang kita lawan susah banget" puji Robet "ga salah gua masuk tim kalian"
"ini juga berkat Hazel, kalau ga ada dia kita bisa kalah" kata Frans dengan merendah.
"Zel makasih ya" kata Edi dengan senang. Tak lama muncul kembali pesan di hadapan mereka "Misi Selesai" dan beberapa item sudah berada di genggaman tangan mereka.
"Frans yuk keluar, gua capek banget nih" ajak teman-temannya. Frans mengangguk dan keluar dari permainan.
"duh badan gua cape banget, baru kali ini main game terasa capek" keluh Naila
"perasaan lu aja kali Nai" ejek Roy
"mungkin lu belum makan siang?" Frans menambahkan.
"bisa juga soalnya gua belum makan tadi" jawab Naila sambil tersenyum malu. Mereka semua tertawa melihat tingkah Naila.
Di tempat lain terlihat Samiri memata-matai mereka. Tampaknya ia sangat kesal. "awas kau, lai waktu akan kuberi pembalasan" gerutunya sambil meninggalkan tempat itu.
"iya aneh....trus orang yang diserang kayaknya ngerasa kesakitan juga" tambah Edi.
"trus kita bisa ngomong sama mereka lagi, padahal sebelumnya jangankan ngomong ngeliat kita aja mereka ga bisa" Naila menjelaskan.
"oh iya, lu semua inget ga pas mau nyelamatin orang, kayaknya kita ngelewatin sejenis tembok gitu?" tanya Frans. Mereka semua sejenak mengingat kembali kejadian sebelumnya.
"bener gua liat, tembok itu kaya gorden, bisa kita lewati. Trus kalau ga salah liat pas monster kalah tembok itu ilang" jawab Naila.
"mungkin gara-gara tembok itu makanya orang yang diserang musuh bisa ngeliat kita. Gua jadi penasaran sama game ini. Apa yang sebenarnya terjadi" kata Frans. Kemudian Frans mengambil ponselnya dan mencari informasi tentang kejadian aneh di game FIGHT FOR GLORY.
"lu kok malah buka hape? Orang lagi ngomong serius" keluh Roy.
"gua lagi cari informasi masalah game ini Roy" jawab Frans. "nih lu liat" katanya sambil menunjukkan ponselnya.
__ADS_1
"kok gamenya makin ngeri?" Roy seperti ketakutan melihat isi informasi di ponsel Frans.
"kenapa Roy?" tanya Naila
"di sini gua baca kalau ada beberapa gamer yang ga bisa log off dari game jadi pingsan. Trus ada yang kalah juga sama" jawab Roy.
"kalau gitu kita ga usah main game FIGHT FOR GLORY lagi" kata Naila
"itu juga ga bisa, di sini menceritakan kalau ada beberapa orang gamer FIGHT FOR GLORY ga main sehari jadi ga sadarkan diri"
"jadi kita harus gimana dong" tanya Naila sangat ketakutan.
"cuma satu caranya, kita harus main dan wajib menang" jawab Frans.
"apa lu yakin"
"gua yakin. Kita ada Hazel dan juga kita harus beli item pendukung yang banyak sama up grade perlengkapan" Frans meyakinkan teman-temannya.
"gua percaya sama omongan Frans, karena di game ini dia Player top global" Roy memberi dukungan kepada teman-temannya.
Sementara berita negatif mengenai game FIGHT FOR GLORY semakin banyak beredar. Keluhan para pemain yang tak sadarkan diri akibat tidak bisa log off dan kalah semakin banyak. Bahkan beredar isu terjadi penyerangan misterius yang di akibatkan oleh game tersebut. Hal ini membuat pihak pengembang terus terpojok.
Sebuah tayangan berita di televisi juga mengangkat berita tersebut. "PT Semesta Game Nusantara mencari keuntungan melalui game FIGHT FOR GLORY dengan mengabaikan kepentingan konsumen. Banyak orang tua dan keluarga pemain game tersebut yang mengabarkan bila anaknya tidak sadarkan diri saat bermain game. Mereka telah menyampaikan kepada pengembang tetapi pihak pengembang tidak menanggapi. Wartawan kami melakukan penelusuran mengenai hal ini, untuk mengungkapkan kebenaran yang disampaikan oleh para korban. Wartawan kami menuju kantor pusat PT Semesta Game Nusantara. Setelah sampai tujuan wartawan kami melihat kantor tersebut tertutup rapat. Ketika pihak keamanan hendak di wawancarai, meraka hanya menjawab 'tidak tahu dan ini rahasia perusahaan'. Demikian berita hari ini"
Melihat berita di televisi membuat Dika Perdana selaku direktur PT Semesta Game Nusantara kesal. Mengingat hal ini akan membuat perusahaan mengalami kerugian besar. Bahkan game yang lainnya sekarang mulai banyak di tinggalkan para pemainnya.
"Jessica segera panggil Ferdinan dan Tino. Suruh mereka ke ruangan saya" perintah Dika melalui sambungan telepon. Dika terus berfikir apa yang menyebabkan terjadinya kekacauan dalam game tersebut.
"bapak memanggil saya?" tanya Ferdinan yang tanpa di sadari Dika telah sampai di ruangannya.
"saya ingin menanyakan mengenai hasil kerja kalian. Mengapa terjadi orang yang tak sadarkan diri saat memainkan game kita?" tanya Dika.
"saya juga baru mengetahui beritanya dari anda pak" jawab Ferdinan.
__ADS_1
"di televisi dan media massa banyak berita kalau para pemain game FIGHT FOR GLORY banyak yang tidak sadarkan diri" Dika menjelaskan sambil memberikan koran kepada Ferdinan.