FPS (FRANS PACAR SETAN)

FPS (FRANS PACAR SETAN)
Rita dan Serikat Naga Api


__ADS_3

Rita berjalan menyusuri pertemuan untuk membuang penat t dan kegelisahan. setelah berhasil keluar dari dunia game, dia selalu saja teringat kepada teman-temannya yang masih berada di sana. Tanpa ia sadari ia telah masuk ke dalam sebuah Cafe.


"kenapa Aku berjalan sampai Cafe ini?" ucapnya pelan. Stacy yang dari tadi berada dalam VR Rita, muncul di hadapannya.


"aku yang mengarahkan langkah kakimu ke sini" ucap Stacy. "lihat ke arah sana, Bukankah itu Frans dan teman-temannya" kata Stacy sambil menunjuk ke arah kumpulan Frans.


"kau ingin Kita bertarung dengan mereka di sini" tanya Rita.


"aku tidak mengatakan demikian. Aku ingin kau berbincang dengan mereka" kata Stacy. Rita menyetujui pendapat Stacy, kemudian ia memesan minuman dan mencari meja yang dekat dengan kumpulan Frans dan temannya.


Disela-sela percakapan, Robet memperhatikan sekeliling tanpa sengaja ia melihat kehadiran Rita. Hal itu membuatnya teringat kembali kepada mantan kekasihnya yang telah pergi ke luar negeri. Wajah Rita sangat mirip dengan wajah kekasih Robet. Diam-diam Robet menghampiri Rita tanpa sepengetahuan Frans dan yang lainnya.


"hai, kamu pemain game Fight for Glory ya?" tanya Robet. Rita sangat terkejut dengan kehadiran Robet.


"eh..be..tul" jawab Rita terkejut. "Kamu tahu dari mana?"


"aku pernah lihat kamu luring waktu itu" jawab Robet basa basi.


"eh..Robet ke mana? Kok dia malah ngilang?" tanya Frans kepada yang lainnya, lalu mereka memperhatikan sekeliling cafe tersebut.


"tuh dia di sana sama cewek" kata Edi setelah menemukan keberadaan Robet. Frans dan teman-temannya kemudian menuju meja Rita.


"di sini lu rupanya, Eh kamu kan Rita" kata Frans menyapa keduanya. Karena menyadari Rita adalah pemain game yang sama, Frans dan temannya mengajak berbincang-bincang.


Kemudian Robet memberikan pertanyaan kepada Rita, "sudah berapa lama kamu main game ini?"


"saya sudah bermain selama 3 tahun. Saya memilih profesi sebagai Acher di dalam dunia game" kata Rita.


"kalau saya lihat Sepertinya kamu dari guild yang sangat besar" terka Frans. "kalau boleh tahu, kamu dari guild mana?"


"saya dari Serikat Naga Api" jawab Rita.

__ADS_1


Naila, Frans dan Roy terkejut mendengar nama guild tersebut. Frans kemudian teringat dengan temannya dari Serikat Naga Api.


"berapa orang yang berhasil selamat dari guild tersebut?" tanya Frans.


"cuma dua orang, saya dan pemain yang bernama Hardi" jawab Rita.


"HARDI?" tanya Edi terkejut mendengar nama adik kekasihnya menjadi salah satu anggota Serikat Naga Api.


"kenapa kamu malah terkejut?" tanya Rita bingung.


"dia itu adik Linda yang bekerja di cafe ini" jawab Edi.


"kamu Frans kan?" tanya Rita.


"kamu benar" jawab Frans. "sebelumnya saya mau tanya sama kamu, sebelumnya kamu bukannya pernah berkata bukan kami yang menyelamatkan kamu. Lalu bagaimana kamu bisa keluar dari dunia game?"


"oh itu, saya bebas bersamaan dengan serangan kalian waktu itu" jawab Rita. "terjadi sebuah galat yang membuat avatar aku keluar dari sangkar dan berhasil luring"


"apa kemarin ada galat di dunia game saat kita nyelamatin pemain lain?" tanya Roy kepada Rosalin.


"sepengetahuan aku saat itu tidak ada Roy" jawab Rosalin. Roy semakin yakin kalau Rita itu sebenarnya bebas karena galat. Namun dia tidak mengatakan hal tersebut kepada Frans dan lainya.


Di kantor, Dika memulai rapat untuk melakukan persiapan menyelamatkan pemain. Dika meminta kepada semua yang hadir untuk membuat beberapa kelompok.


Ferdinan menanyakan tujuan Dika. "tujuannya agar kita dapat mempersiapkan para pemain yang akan masuk ke dalam dunia game dengan matang" jawab Dika.


Anita mulai memberanikan diri untuk memberi pendapat. Iya mengusulkan agar Frans dan temannya dilatih secara fisik dalam beberapa hari. "selama pelatihan tersebut, mereka kita latih juga seni bela diri" tambahnya.


Tino yang melihat Anita memberikan pendapat, Ia pun memberanikan diri memberikan pendapat kepada Dika. Tino berpendapat agar pemain yang memiliki partner dilatih secara tersendiri agar meningkatkan potensi mereka.


"jadi kalau mereka bisa meningkatkan kekompakan mereka, ada kemungkinan mereka akan bertambah kuat' tambah Tino.

__ADS_1


Mendengar pendapat dari Tino dan Anita, Dika semakin yakin masalah akan semakin cepat teratasi. Iapun menyetujui pendapat mereka dan memerintahkan untuk melakukan persiapan.


"Fer, kamu dan Toni mempersiapkan item sebanyak mungkin, karena sebagian besar pemain yang berhasil dibebaskan harus diberi item agar bisa membantu Frans dan yang lainnya' perintah Dika.


Toni mencoba untuk menolak perintah dari Dika karena dia merasa pekerjaan tersebut bukan bagiannya.


"memang itu bukan bagian tugasmu sebelumnya, tapi kali ini lain. Selain menyelamatkan pemain yang masih berada di dalam dunia game, kita juga harus berusaha mencari. Permasalahannya di dunia game itu sendiri" kata Dika marah.


Tino dengan terpaksa menuruti perintah Dika. Kemudian Jessica diperintahkan oleh Dika untuk menghubungi rumah sakit.


"minta pihak rumah sakit mengirimkan bagian administrasi dalam kemasan mereka ke kantor besok" kata Dika.


Jessica sempat bingung dengan perintah tersebut, namun Dika menjelaskan bahwa pihak rumahnya sakit diundang untuk mempersiapkan keperluan medis selama Frans dan teman-temannya memasuki dunia game.


"berarti saat memasuki dunia game, mereka berada di rumah sakit?" tanya Jessica.


"tidak, mereka semua tetap berada di sini. Tapi mereka akan diawasi oleh paramedis dari rumah sakit" jawab Dika.


Setelah itu kemudian mereka berdiskusi untuk memulai persiapan. Saat mengakhiri rapat, Dika memerintahkan Ferdinan untuk menghubungi Frans dan teman-temannya.


Di cafe Frans kembali menanyakan Rita mengenai temannya yang berada di Serikat Naga Api. Frans mengatakan bahwa temannya yang berada di Serikat tersebut termasuk salah satu pemain terkuat di game tersebut.


"siapa nama karakternya Frans?" hanya Rita.


"kalau tidak salah namanya Antonio" jawab Frans.


"oh iya, Saya kenal dia. Dia sering bantu saya saat jalani misi-misi sulit" kata Anita. "waktu ditahan di dunia game, saya tidak satu tempat dengan dia"


Frans menjadi kuatir dengan Antonio, karena awal-awal bermain game Fight for Glory Antonio sering membantu. Bantuan yang diberikan oleh Antonio bukan hanya sekedar taktik dan strategi selama bermain game tersebut, tetapi bantuan-bantuan lain yang dapat membantu Frans dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.


"ingat Frans, jangan banyak kalau habiskan waktumu di dalam dunia game. jadikan game ini tempat kamu mempelajari segala sesuatu yang belum pernah kamu dapatkan di kehidupan sehari-harimu" ucapan Antonio yang selalu teringat oleh Frans hingga saat ini.

__ADS_1


Frans belum pernah bertemu dengan orang yang memainkan karakter Antonio hingga saat ini. Namun Orang itulah yang selalu mendukungnya baik di dunia game dan kehidupan sehari-hari di dunia nyata.


__ADS_2