FPS (FRANS PACAR SETAN)

FPS (FRANS PACAR SETAN)
JIWA KUCING ILUSI


__ADS_3

Karena emosi Samiri terus menyerang Ken dan Hazel. Sementara Rosalin menyerang yang lainnya. Mereka saat ini mulai kewalahan.


"Roy kenapa lu jadi ngelawan Rosalin, apa ga ada cara buat lu balikin dia jadi pasangan lu?" tanya Frans.


"gua juga ga tau gimana supaya dia balik lagi seperti semula" jawab Roy bingung. "lu juga kenapa jadi kewalahan gitu? Kemarin gua liat lu sama Hazel kuat banget"


"gua belum dapet lagi kesempatan kaya kemarin, tambah lagi liat Rosalin ngamuk gitu" ucap Frans sambil terus berusaha memberi perlawanan terhadap Samiri.


"Zel ayo kita menyatukan kekuatan seperti waktu melawan Rosalin" pinta Frans.


"Aku akan usahakan yank" jawab Hazel. Mereka berdua berusaha untuk menyelaraskan kekuatan untuk meningkatkan daya serangan mereka.


Melihat Frans dan Hazel ingin menyatukan kekuatan Samiri dengan cepat memecahkan formasi mereka yang membuat mereka gagal.


Melihat Frans gagal, Roy berfikir untuk membuat Rosalin kembali seperti sebelumnya. Roy dengan cepat menahan serangan Rosalin terhadap Naila dan meraih tangannya. Rosalin hendak menarik tangannya dari genggaman Roy, namun Roy menggenggam semakin kuat. Roy kemudian menarik tangan Rosalin kearah tubuhnya.


Setelah tubuh Rosalin cukup dekat, ia segera mendekatkan kepalanya ke telinga Rosalin.


"kau itu milikku, aku akan selalu bersamamu dan kau akan menjadi bagian jiwaku" ucap Roy, hal ini membuat sistem dalam kacamatanya yang digunakan untuk bermain game bereaksi, begitu pula dengan Rosalin terdiam seolah tidak dapat bergerak. Dari kacamata Roy muncul pemberitahuan "skill baru tercipta JIWA KUCING ILUSI"


Namun Roy masih terdiam memikirkan bagaimana cara menggunakan skill tersebut, ditambah lagi Rosalin terdiam seperti patung yang membuatnya menjadi khawatir. Melihat Rosalin dan Roy yang terdiam, Samiri segera mengalihkan serangannya kepada mereka berdua. "hek.." Roy meringis dan terkejut atas serangan itu.


"Roy jangan ngelamun lu" teriak Frans, sambil menyerang Samiri yang di ikuti Hazel.


"kenapa Rosalin kaku seperti itu" tanya Hazel. Roy hanya terdiam

__ADS_1


"Frans gua dapat pemberitahuan kalo skill baru gua tercipta, tapi gua ga tau cara gunainnya" ujar Roy. Frans yang masih terus berusaha melawan Samiri hanya berkata "lu tinggal sebut nama skill itu, lagian yang gua tau skill itu spesial"


Mendengar ucapan Frans, Roy bergegas melakukan apa yang dikatakan Frans "JIWA KUCING ILUSI" sedetik kemudian Rosalin kembali sadar namun ia perlahan berubah menjadi cahaya dimana Rosalin heran sambil melihat tubuhnya yang perlahan-lahan menjadi cahaya.


"kau apakan aku Roy?" tanya Rosalin cemas. Tak lama tubuhnya sepenuhnya menjadi cahaya yang kemudian mendekati kacamata Roy.


"yank itu seperti kejadian saat aku mengikuti kamu pertama kali ke dunia ini" ucap Hazel melihat kejadian itu. Setelah cahaya yang merupakan perwujudan Rosalin menyatu dengan kacamata Roy, ia langsung merasakan lonjakan tenaga yang sangat besar seakan menyatu dengan tubuhnya.


"Roy keluarkan aku dari sini" teriak Rosalin memberontak.


"Rosalin kau itu sudah menjadi bagian dariku, aku tak akan merelakan kau diambil oleh oleh orang lain" ucap Roy. Rosalin sejenak terdiam.


"Aku akan mempercayaimu untuk saat ini, semoga kau tak membuat kecewa" ucap Rosalin yang membuat Roy menjadi semangat. Roy kemudian menyerang Samiri dengan sangat cepat. Dengan tenaga yang telah berlipat berkali-kali membuatnya sangat kuat dalam menghadapi Samiri. Pertarungan kini menjadi seimbang, Frans dan temannya melihat perubahan kekuatan Roy yang sangat pesat jadi terkejut.


"kalian semua jangan hanya bisa membanggakan tim, pakai acara ditugaskan di tim ini ada yang tim itu. Lebih baik semua bersatu supaya masalah cepat selesai. Kalau selesai penghasilan meningkatkan gaji kita juga bisa naik" ucap Jessica, semua orang yang berada di sana terdiam. Mereka ingin menegur tapi bingung dengan posisi Jessica yang menjadi sekretaris dan kekasihnya Dika.


"apa hubungannya permasalahan virus sebesar ini dengan gaji" tanya seseorang diantara mereka.


"walaupun saya tidak paham mengenai virus, tetapi yang saya pahami saat salah satu game dari perusahaan kita pemainnya turun drastis." ucap Jessica "kalau pakai logika bisnis kalau ada masalah permintaan menurun. Bila permintaan menurun sama dengan pendapatan menurun"


"lalu apa hubungannya" tanya orang yang lainnya.


"kalian itu tidak tahu atau pura-pura tidak tahu? Hampir satu bulan ini satu game di perusahaan ini tidak ada penghasilan. Kalau terus seperti ini selama 3 bulan lagi, jangan tanya kenapa jika terjadi penurunan gaji kita atau bisa jadi saya dan juga kalian semua bisa berhenti kerja. APA KALIAN SEMUA INGIN ITU TERJADI" ucap Jessica kesal. Semua orang awalnya merasa Jessica hanya sekretaris yang tidak mengerti di bidang mereka terdiam setelah mendengar argumennya.


"bu Jessica benar, walau dia tak mengerti masalah virus yang kita hadapi, namun bila kita tidak bisa menyelesaikan masalah ini bersama secepatnya mungkin bisa berdampak kepada kita sendiri" Ferdinan menjelaskan. "sementara pemain yang tersisa saat ini juga sedang berjuang untuk hidup. Mereka bukan hanya sekedar bermain game tapi juga sedang berusaha membantu melalui game"

__ADS_1


"saya menjadi paham, ucapan bu Jessica membuat saya mengerti sedikit kalau perusahaan selama ini telah berusaha membuat nyaman pekerja walau dalam keadaan sulit. Saya dengan senang hati akan bergabung dengan tim Ferdinan untuk menyelesaikan masalah ini" ucap Toni. Sementara Dika sedikit lega karena kedua tim telah bergabung untuk menyelesaikan masalah.


"sekarang kita sudahi saja rapat kali ini. Nanti setelah makan siang saya berharap Toni dan beberapa orang bawahan berkumpul di ruang kerja tim Ferdinan" ucap Dika sambil meninggalkan ruangan rapat.


Roy yang telah bertambah kekuatannya terus bertarung dengan Samiri. Mulai dari pertarungan jarak dekat maupun jarak jauh. Pancaran tenaga yang mereka keluarkan begitu besar yang membuat sebagian kaca rumah Naila pecah. Frans dan teman-temannya yang menyaksikan merasa takjub atas perubahan Roy.


"Frans gua ga pernah liat lu sama Hazel sekuat Roy sama Rosalin. Liat kaca rumah gua sampe pecah gara-gara tenaganya kuat banget" ejek Naila. Frans hanya dian, namun tidak dengan Hazel. Emosi mendengar ucapan Naila ia mengeluarkan seluruh tenaganya yang sangat besar, semua orang yang berada di sana terkejut merasakan pancaran tenaga yang sangat kuat dari Hazel termasuk Samiri.


"siapa yang memancing dia marah, gawat hanya tuan Raiden yang bisa menghadapinya" batin Samiri. Hazel langsung menyerang Samiri tanpa memperdulikan Roy yang sedang bertarung dengannya.


Samiri sangat kewalahan menghadapi Hazel. Pancaran energi yang di keluarkan sangat kuat. Hazel mengeluarkan skillnya "FIRE.... DEMON....TERORR" teriaknya sambil menunjuk Samiri. Seketika puluhan partikel api mengarah ke Samiri, yang kemudian ditahan olehnya.


Akibat skill Hazel sebagian partikel api yang ditahan terpental ke segala arah. Frans dan teman-temannya terkena partikel tersebut. Rosalin yang sebelumnya berada dalam kacamata Roy tiba-tiba keluar.


"Hazel hentikan kau bisa menghancurkan semuanya" teriak Frans menyadari akan dampak dari Hazel.


"kau diam saja" teriak Hazel "akan ku tunjukkan kekuatanku yang sebenarnya"


Mendengar ucapan Hazel, Naila menyadari ucapan sebelumnya terdengar olehnya.


"Frans maafin gua, karena gua Hazel jadi ngamuk gitu" kata Naila memelas. Menyadari kalau Hazel sedang emosi fran tak punya pilihan lain.


"kalian semua siaga kalau Samiri nyerang kita nanti" ucap Frans, mereka semua bingung namun segera bersiap "HAZEL SAYANG DATANGLAH"


Samiri merasa tenaga susah terkuras banyak dan berusaha lari, namun dicegah Hazel. Hazel kembali mengeluarkan skillnya, namun tiba-tiba dia menghilang dari hadapan Hazel. Melihat Hazel menghilang Samiri segera melarikan diri.

__ADS_1


__ADS_2