
Selama dalam perjalanan Frans terus berpikir apa yang menyebabkan dia pulih dengan sangat cepat. Kemudian dia melihat menu menu game dari vr-nya.
"ada pemberitahuan" batin Frans, kemudian membuka isi pemberitahuan tersebut.
"ada tiga skill baru? Kok bisa padahal gua nggak ngapai-ngapain" batin Frans telah melihat pemberitahuan tersebut. Kemudian ia berkonsentrasi mengendarai motornya menuju lokasi tempat Edi berada.
Sementara itu di saat bersamaan di kedua lokasi bfa muncul Bos stage dengan status kekuatan yang cukup tinggi. Naila, Roy dan Edi segera memindai Bos tersebut. kedatangan Bos musuh tersebut membuat lokasi yang ditangani oleh Edi semakin kacau. Sementara lokasi yang ditangani oleh Naila dan Roy mulai berubah kondisinya yang semula hampir terkendali ini mulai kacau lagi.
"Nai, HP sama MP gua yang tadinya sisa sedikit kok bisa nambah ya?" tanya Roy setelah melihat poin kesehatan dan poin sihir yang bertambah.
"gua juga sama, mungkin kita dapat skill baru" jawab Naila sambil terus menyerang musuh. Melihat bos musuh datang, Raiden dengan cepat melawan pasukan musuh yang juga di bantu oleh pemain lain termasuk Naila dan Roy.
Karena merasa kekuasaan bertambah, Roy menyerang musuh dengan skill "Amukan Satria Cahaya" dengan cepat tubuhnya bergerak melakukan serangan secara bertubi-tubi ke seluruh pasukan musuh satu persatu. Skill tersebut digunakan secara berulang sebanyak tiga kali, sehingga pasukan musuh banyak yang kalah.
Melihat Roy begitu semangat dalam melawan musuh, membuat pemain lain juga menjadi semakin bersemangat. Dengan kerjasama yang kompak para pemain tersebut mengalahkan satu persatu musuh.
"buset, itu Roy makin kuat aja" batin Naila saat melihat aksi Roy. Karena tidak mau kalah Naila juga segera ikut menyerang musuh dengan penuh semangat "gua juga harus bisa kalahin musuh"
Sementara, di Edi dan Anita semakin kewalahan setelah datangnya Bos musuh. Mereka masih saja melawan pasukan musuh yang cukup banyak. pemain lainnya ikut membantu pun menjadi kewalahan karena jumlah musuh yang cukup banyak. Disaat mereka semua merasa semakin terdesak, tiba-tiba sebuah motor yang dikendarai oleh Frans masuk ke area BFA.
Dengan mode "Dual Gun" Frans menembaki pasukan musuh yang mendekati Edi dan Anita. "sayang kamu serang yang lain pakai pedang api" perintah Frans kepada Hazel. Hazel menuruti perkataan Frans kemudian melawan pasukan musuh yang lain.
"bukannya lu harusnya di rumah sakit? Kok sekarang lu keliatan seger banget?" tanya Edi heran.
"nanti aja kita bahas sekarang kita harus kalahin musuh" kata Frans sambil menyerang pasukan musuh. Dengan kedatangan Frans dan Hazel, sedikit demi sedikit pasukan musuh mulai berkurang.
__ADS_1
Anita dan Edi juga semakin semangat melawan musuh. Anita dengan busurnya mengarahkan ke pasukan musuh yang bergerombol. Satu pasukan musuh yang terkena panah dari Anita, pasukan musuh yang berada di dekat target akan terkena dampak panah tersebut.
Disaat seperti itu, pemain lain menyerang pasukan musuh yang terkena panah dan juga yang terkena dampaknya. Sehingga cukup membantu mereka. Di sisi lain, Hazel dengan pedang api menyerang pasukan musuh dengan cukup ganas. Tebasan demi tebasan dia lancarkan dengan cukup cepat.
Di dekat rumah sakit, bos musuh mulai menyerang pemain lain. Dimana sebelumnya para pemain tersebut hendak melawan bos musuh yang ingin menyerang seorang warga. Setelah para pemain tersebut berhasil mengamankan calon korban, bos musuh menyerang mereka. Hingga membuat mereka semua terdesak.
Bos musuh yang mereka hadapi memiliki kecepatan yang cukup tinggi masuk dalam peringkat S. Hal itulah yang membuat para pemain terdesak.
Naila dan Roy mendapatkan pemberitahuan jika mereka dapat menggunakan skill "The Cheetah" dengan kombinasi skill lainnya. Mengetahui hal tersebut, Roy menggunakan skill tersebut dan skill "Amukan Satria Cahaya" secara bersamaan.
Dengan menggunakan kedua skill tersebut, kecepatan Roy meningkat tiga kali dan daya serang meningkat dua kali selama 15 detik. Sehingga membuat bos musuh yang sebelumnya membuat pemain terdesak, sehingga terpaksa melawan Roy.
Roy berhasil mengalihkan Bos musuh yang sebelumnya berusaha memojokkan para pemain lain. Meskipun saat ini musuh tersebut masih belum bisa dihadapi secara langsung karena kecepatan yang sangat tinggi.
"gila nih musuh, HPnya regen cepet banget" batin Roy. "Nai, buff" pinta Roy kepada Naila.
Naila kemudian mengeluarkan skill "Tread Spirit" ke arah Roy, yang membuat kecepatan dan daya Serang Roy naik dua kali lipat selama lima belas detik. Dengan demikian Roy dapat membuat poin kesehatan Bos musuh berkurang sebanyak 10%.
Para pemain yang lolos dari serangan Bos musuh, kini mulai melawan pasukan musuh yang masih banyak. Dengan dibantu oleh Naila, para pemain mulai mengalahkan musuh satu persatu dalam waktu yang cukup cepat.
Raiden yang melihat Roy sedang melawan Bos musuh, mulai ikut membantu. Setelah dia mengalahkan pasukan musuh dalam jumlah yang cukup banyak. Raiden mengeluarkan skill "Tebasan Pedang Ganda" ke arah Bos musuh, yang kemudian dibantu oleh Roy dengan skillnya.
Roy masih saja bingung melihat skill yang digunakan oleh Raiden sama persis dengan skill milik Frans. Namun dia Menunda untuk bertanya karena sedang fokus menghadapi Bos musuh yang cukup kuat.
Semua pasukan musuh berhasil dikalahkan oleh para pemain lain, yang dibantu juga oleh Naila dan Rosalin. Kemudian para pemain lain termasuk Nayla membantu melawan Bos musuh.
__ADS_1
"Nai, lu mending evakuasi warga" pintar Roy. Naila kemudian menuruti apa yang disarankan Roy. Sementara pemain lain berusaha membantu Roy dan Raiden melawan Bos musuh. Namun Bos musuh yang memiliki pemulihan poin kesehatan yang sangat cepat dan kecepatan yang cukup tinggi membuat mereka menjadi kewalahan.
Serangan Raiden Mengalami penurunan setelah Nayla berada jauh dari jangkauannya. Hal ini membuat Roy dan pemain lain menjadi semakin kewalahan.
"Non Naila tolong cepat, karena saya harus berada paling jauh 20 meter dari Nona agar seluruh kekuatan saya maksimal" pinta Raiden. mendengar ucapan Raiden, Nayla bergegas mengeluarkan orang-orang yang tidak dapat bergerak akibat serangan para musuh keluar BFA.
Sementara Roy yang kesal karena poin kesehatan Bos musuh yang regenerasi dengan cepat, memutuskan untuk mengajak terus Rosalin bersatu kembali. "Jiwa Kucing Ilusi" teriak Roy untuk menyatukan Rosalin ke dalam vr-nya.
Roy kemudian mengeluarkan skillnya "Sayatan Kucing Ilusi" ke arah Bos musuh. Dengan seketika tangan Roy yang mencakar Bos musuh, mengeluarkan partikel cahaya yang berkekuatan cukup besar.
Dampak serangan tersebut mengakibatkan poin kesehatan Bos musuh berkurang sebesar 5%. Namun itu cukup sia-sia karena musuh itu masih saja cukup kuat. Roy melakukan serangan tersebut berkali-kali, namun tetap saja tidak tidak dapat membuat poin kesehatan musuh tersebut berkurang banyak.
Karena daya serang Raiden uang menurun, dia hanya dapat mengecoh Bos musuh agar serangan dari Roy dapat mengenai musuh dengan telak sambil menunggu Naila kembali ke dalam BFA.
"Naila cepet waktu nya tinggal dua menit lagi sebelum pasukan musuh dateng" teriak Roy.
"Roy apa pemain tidak bisa membantu untuk menyelamatkan korban?" tanya Raiden kesal karena Naila itu belum juga selesai mengeluarkan para korban dari BFA.
"pemain lain yang ada di sini itu semua Avatar bukan seperti kami" jawab Roy.
"maksudmu apa?"
"mereka semua masih menggunakan VR dan hanya karakternya saja yang berada di sini sedangkan tubuh mereka berada di rumah. Sedangkan saya dan Naila menggunakan kacamata dan sarung tangan dari dunia game untuk bermain. Dan juga badan kami juga berada di sini" Roy menerangkan.
"kalau begitu kamu bantu Nona Naila agar cepat selesai, biar saya dan Rosalin yang melawan musuh sampai kalian selesai" pinta Raiden. mendengar ucapan Raiden, Roy bergegas membantu Naila untuk mengeluarkan para korban dari dalam BFA.
__ADS_1