Gadis Bercadar Milik Tuan Zola

Gadis Bercadar Milik Tuan Zola
Jodoh Adalah Cerminan Diri


__ADS_3

“Bagaimana pendapat Mbak Rahma, tentang pepatah. Jika jodoh itu cerminan diri?” Seorang perempuan yang lebih tua dari Arrahma bertanya.


“Cobalah lihat pantulan wajahku dicermin!” ujar Arrahma kepada karyawannya. Sore ini dia masih berada di toko. Karena ada banyak pesanan untuk hari esok.


“Dan sekarang lihatlah wajahku yang asli!”


Perempuan yang bertanya itu mengikuti arahan darinya.


“Apa yang kau lihat?” tanya Arrahma.


“Beda kan?” tanya Arrahma, karyawannya mengangguk. “Tidak ada yang salah dengan pepatah itu!” tukasnya kembali.


“Karena memang benar begitu adanya! Hanya saja kita diharuskan memiliki persepsi yang luas untuk meyakinkan jika pepatah itu benar!”


“Sekarang, lihatlah wajahku dicermin yang ini!” ujar Arrahma sambil membuka alat makeup-nya.


“Apa pendapatmu berubah?”


Perempuan itu tersenyum dan berkata. “Jauh lagi cantik aslinya!”

__ADS_1


Arrahma mengangguk pelan. Mendengar jawaban karyawannya.


“Jadi, cermin itu bisa memantulkan tiga jati diri kita. Pertama cermin itu, bisa memantulkan lebih baik dari aslinya (jati diri). Kedua cermin itu bisa, memantulkan kurang baik dari aslinya. Dan yang ketiga sangat jarang tapi ada. Yaitu cermin itu sama persis dengan aslinya. Dan jodoh pun seperti itu!” ujar Arrahma sambil melepaskan mukenanya karena baru menyelesaikan sholat ashar.


“Kamu paham dengan maksudku?” tanya Arrahma.


“Bisa dijelaskan secara rinci dan mudah dipahami?”


“Kenapa cermin itu bisa memantulkan lebih baik dari aslinya. Maka jawabannya, agar yang asli. Diperbaiki. Agar jodoh kita memperbaiki kita!”


“Dan mengapa, cermin itu kurang baik dari aslinya? Maka jawabannya, agar kita memperbaiki dan mengajarkan sesuatu yang baik untuk pasangan kita!”


“Bahkan Sayidah Khadijah ini begitu mati-matian memperjuangkan Islam seperti kekasihnya. Bahkan beliau pernah berpesan kepada suaminya, jika suatu saat nanti. Beliau telah wafat, dan sekiranya perjuangan Rasulullah masih belum selesai. Beliau memperkenankan Rasullullah untuk menggali kuburannya. Seandainya Rasulullah hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya Rasulullah hendak menyeberangi sungai, namun Rasulullah tidak memperoleh rakit pun atau pun jembatan.”


“Sayidah Khadijah rela menjadikan tulang belulangnya. Untuk dijadikan jembatan. Agar Rasulullah, bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahnya! Keduanya adalah pasangan yang memiliki keinginan mulia. Yaitu berjalan dijalan Allah SWT!”


“Dan yang kedua sebagaimana. Rasulullah yang ridha dengan keputusan Allah! Sayidah Aisyah pun, ridha dengan takdir yang Allah. Berikan padanya, beliau ingin memiliki keturunan. Tapi takdir Tuhan berkata lain. Dan Itu adalah cerminan dari Rasulullah yang baik hati dan mau menerima apa yang Allah putuskan untuk beliau!”


“Berhubung dengan tiga cermin yang memantulkan jati diri kita! Maka ini boleh jadi berkaitan dengan Kalammulah yang berbunyi!”

__ADS_1


“Yang baik ketemu yang baik!"


"Dan dari tiga di atas semua itu baik. Hanya saja tempatnya berbeda. Yang pertama agar kita diperbaiki jodoh kita. Supaya kita menjadi baik! Yang kedua Tuhan, memberikan izin agar kamu memperbaiki jodohmu! Dan yang terakhir, agar mereka saling menguatkan satu sama lain. Agar tetap baik menuju jalan yang lurus!”


“Jadi intinya, jodoh yang Allah, beri ke kita itu baik! Hanya saja terkadang sudut pandang kita yang salah! Memandang hal ini!”


Arrahma tiba diruangan Ayah mertuanya dengan membawa bingkisan satu Lapis legit dan yang satu adalah paper bag kado buat suaminya. Entah dalam rangka apa hari kasih sayang sudah lewat.


“Assalamu’alaikum!” Gadis itu menyembulkan kepalanya dari balik pintu.


Matanya melebar saat melihat Zola lebih dulu sampai.


"Kenapa asisten pribadinya tidak ada!" gumam Arrahma yang tidak menemukan Asrhaf yang biasanya duduk diluaran.


Gadis itu langsung masuk dan mencium tangan suaminya.


Ditatap suaminya dengan tatapan intimidasi membuat Arrahma ketar-ketir. Hukuman apa yang akan diberikan kepadanya.


Gadis itu memutuskan untuk menghampiri Ayah mertuanya.

__ADS_1


TBC ...


__ADS_2