Gadis Bercadar Milik Tuan Zola

Gadis Bercadar Milik Tuan Zola
Maha Cinta


__ADS_3

Sinar mentari menerobos masuk disebuah ruangan. Gorden dengan warna putih tipis, berlenggok dalam sapuan angin. Sosok lelaki dengan tubuh tegap, sedang menerima sebuah telepon.


“Rahasiakan semua ini!” ujarnya.


“Iya, aku akan memberikan keadilan padanya!” ujarnya dengan melirik kearah kamar mandi. Berharap istrinya tidak mendengar obrolannya dengan seseorang.


“Ck! Kau terlalu menghawatirkan istri orang lain!” Dia tersenyum sinis, sebagai ejekan untuk seseorang disebrang sana.


Pelukan dari belakang membuatnya segera menyimpan ponselnya di saku celana.


“Siapa yang pagi-pagi menelpon?” Arrahma mencium bahu suaminya. Zola melotot dan berkilah. Lelaki itu memutarkan badannya agar berhadap-hadapan dengan istrinya.


Kemudian merengkuh pinggang istrinya, dan mencium keningnya.


“Siapa yang menelponmu?” tanya Arrahma lagi. Zola menghela nafas berat. Ternyata Arrahma bisa keras kepala juga.


“Tidak siapa-siapa!”


Arrahma berdiam, setelah mendengar jawaban suaminya. Setelah satu menit, Arrahma menarik nafas dalam. Sebelum menanyakan sesuatu pada suaminya.


“Aku ingin menanyakan satu hal! Aku sudah lelah dengan keadaanku sekarang. Aku tidak mau salah paham! Yang membuat kehidupanku terpenuhi oleh setumpuk masalah! Aku harus menyelesaikan satu persatu, bukan menyangkalnya atau menyalahkan keadaan!” Arrahma melepaskan tangan suaminya yang bergelayut manja di pinggangnya.

__ADS_1


“Ini saatnya pelurusan!”


Zola tak bergeming.


“Sebenarnya apa yang terjadi padaku, saat dikamar jenazah! Ada sangkut-pautnya denganmu?”


“KAU MENUDUHKU ARRAHMA?” Zola terlihat geram, lelaki itu menarik tangan Arrahma yang membuat tubuh istrinya membentur tubuhnya.


“Sudah aku katakan, ini hanya pelurusan! Aku tidak menuduhmu, karena aku berpikir tidak punya musuh dalam hidup ini. Kecuali kamu, yang selalu melakukan ketidak adilan padaku!” jawabnya tenang.


Zola melepaskan cengkraman tangannya. Lelaki itu berjalan kesegala arah sambil menjambak rambutnya kasar.


“Ya, aku akan percaya. Jika alasan yang kamu berikan begitu kuat!” ujarnya dengan wajah yang tidak terintimidasi sama sekali.


“Cih, tidak tahu malu! Stelah ditolong malah menuduh,” ujarnya sambil berkacak pinggang.


“Tidak ingatkah kau, dengan jasa-jasaku untukmu? Aku mendobrak pintu, sampai bahuku lebam, aku tidak bisa tidur karena lampu menyala!”


“Gila kamu!” ujarnya menunjuk kepala istrinya.


“Aku tidak menuduhmu, hanya saja! Aku ingin meluruskan permasalahan yang ada. Biar tidak berkepanjangan dan salah paham!” jawabnya sambil melewati suaminya.

__ADS_1


“Aa, boleh aku bertanya kembali? Ini juga sebuah pelurusan!” ujarnya sambil membelakangi suaminya.


Zola berdeham sebagai bentuk jawaban.


“Sebenarnya, apa sih tujuan pernikahan bagimu?” tanyanya pelan.


“Aku tidak tahu, harus apa? Tatkala melihat suamiku bermesraan dengan perempuan lain. Disaat aku ingin pergi dan memutuskan hubungan kita! Aku tak tahu caranya bagaimana. Aku tidak bisa menggugatmu karena pernikahan kita hanya diakui agama saja!”


“Seribu kali aku meminta talak darimu. Jika kamu tidak mengatakan apa-apa. Itu tidak akan merubah statusku. Tapi sekali saja Aa, yang mengatakan maka statusku telah berubah!” katanya dengan suara bergetar.


“Aku harus apa Aa? Jika aku tetap bersamamu, aku tidak kuat. Dengan sikapmu itu,” ujarnya seraya membalikkan badannya. Menatap suaminya dengan mata yang berkaca-kaca.


Zola terdiam membisu, dia seperti lemas kehilangan tenaga karena perkataan istrinya. Yang membuatnya sadar akan satu hal. Dia tidak mau jika harus berpisah dengan istrinya.


“Tanpa kamu minta, aku akan memberikan satu kesempatan untukmu. Untuk memperbaiki semua! Karena dalam hidupku, bukan tentang menikah sekali seumur hidup. Tapi tentang, satu ikatan pernikahan. Hanya ada satu istri! Bukan lebih!” ujarnya.


Zola si gengsi begitu bahagia. Tanpa harus meminta istrinya memberikan kesempatan yang kedua kalinya.


“Tapi Aa, itu berlaku! Jika Aa setuju dengan persyaratan yang aku buat!” Seolah tidak mau kehilangan intan, gadis ini dengan cepat memikirkan. Cara agar hubungannya tidak bisa terputus kecuali karena Yang Maha Cinta yang berkehendak.


TBC...

__ADS_1


__ADS_2