
Tidak hanya dojo karate di Jepang, Lintang mengunjungi banyak sekali perguruan bela diri di seluruh negara. Beberapa tidak langsung menjawab tawaran Lintang, beberapa bahkan menolak mentah-mentah tawaran Lintang.
Namun, tawaran tiga puluh ribu dolar untuk bermain game selama sebulan tidak bisa mereka lewatkan begitu saja. Pada akhirnya, Lintang berhasil merekrut sepuluh orang pemain yang memiliki teknik bela diri berbeda.
[Selamat Host berhasil menyelesaikan misi membawa sepuluh pemain yang memiliki teknik bela diri yang berbeda ke dalam game. Selamat Host mendapatkan +100.000 poin game. Selamat Host mendapatkan menara tantangan.]
[Host terus jalankan misi dengan baik agar bisa lebih cepat dalam memperkuat manusia Bumi.]
"Akhirnya selesai juga. Memang benar uang bukan segalanya, tetapi uang bisa menyelesaikan banyak hal dengan cepat dan tidak merepotkan," gumam Lintang.
Lintang menyelesaikan misi kali ini hanya dalam waktu sehari, masih sangat jauh dari batas waktu yanh Sistem berikan. Portal milik Seno berperan besar dalam terselesaikannya misi ini dengan cepat.
Lintang hanya perlu berganti portal untuk berpindah dari satu negara ke negara lain. Lalu, diskusinya dengan orang-orang yang ia rekrut, tidak ada yang melebihi satu jam. Lintang langsung membicarakan apa yang ia inginkan, memberi tawaran, dan pergi ketika tidak mendapatkan jawaban pasti.
Meski misinya sudah selesai, Lintang masih membuka peluang bagi orang-orang yang ia temui, untuk masuk ke dalam game. Ia tetap akan memberi mereka gaji. Tentunya jika jawaban mereka masih berada dibatasan yang sudah Lintang tetapkan.
"Sistem, apa inj menara tantangan?" tanya Lintang.
Sebelumnya Lintang ingin menanyakan hal ini. Namun, Lintangmemilih bertanya kepada Sistem setelah ia mendapatkan menara tantangan tersebut. Dari namanya saja, Lintang sudab bisa menebak apa yang ada di dalam sana.
[Sama seperti namanya, menara ini adalah menara untuk para pemain membuktikan diri. Jika arema bertarung membuat para pemain bisa bertarung satu sama lain, maka di menara tantangan, oara pemain akan berhadapan dengan monster-monster terpilih. Semakin tinggi lantai yang para pemain capai, semakin besar pula level dari monster yang ada di sana.]
"Seperti itu rupanya. Menara ini hanya bisa dipakai untuk mereka yang sudah berada di lebel 60, dan ini adalah menara untuk mereka yang berlevel 60 hingha level 100. Kalau begitu, Sistem tolong pasang menara tantangan ini bersebelahan dengan arena bertarung. Dengan begitu, para pemain akan lebih bersemangat dalam menaikkan level. Mereka pasti tidak sabaran untuk mencoba menara tantangan ini."
Saat ini, para pemain semakin banyak yang berusaha menaikkan level mereka. Ini karena semakin lama semakin banyak konflik yang terjadi di dalam game. Karena tidak ada mau ada yang rugi jika mereka melakukan pertarungan, maka arena bertarung adalah pilihan yang tepat.
Keberadaan arena bertarung mmeberikan dampak positif juga dampak negatif bagi perkembangan game Lintang. Positifnya, para teknik bertarung para pemain dalam hal pertarungan beregu, semakin lebih baik daripada sebelumnya. Negatifnya, banyak dari mereka yang mulai kecanduan bertarung dengan bertarung di arena pertarungan.
Akibat semua itu, angka pemain Lintang yang menaikkan levelnya sedikit berkurang. Setidaknya, dengan munculnya menara tantangan ini, para pemain akan kembali bersemangat untuk menaikkan level mereka.
Dengan sistem menara tantangan yang semakin tinggi lantai yang mereka capai semakin kuat monster yang perlu mereka lawan, pasti membuat para pemain kembali menaikkan level. Semua orang pasti ingin mencapai puncak menara, untuk melakukannya mereka haruslah bekerja keras.
[Tentu, Host]
__ADS_1
...
Suasana lobi hotel tempat Naranga Techno melaksanakan jumpa pers sudah ramai dipadati tamu. Mereka yang datang bukan hanya pihak media saja, beberapa datang dari perusahaan developer game, investor serta para pemain game yang menggunakan pod game secara langsung.
Salah satu di antara mereka yang hadir di sini adalah Lintang. Meski Lintang sudah tahu apa isi dari pembaharuan pod game milik Naranga Techno, tetapi ia ingin melihat jumpa pers ini secara langsung.
Sepuluh jam sebelum datang kemari, Lintang sudah membuat pengumuman di laman game miliknya. Lintang akan membuat undian dan memberikan seratus pod game terbaru milik Naranga Techno kepada mereka yang beruntung.
Pod game ini sebenarnya pemberian dari keluarganya untuk membantu meningkatkan jumlah pemain milik Lintang. Promosi yang sebelumnya mereka lakukan memang sudah membuat pemain game Galaxy Wars meningkat pesat. Namun, jika dibandingkan dengan game lain, jumlahnya masih sangat sedikit.
Pemain MMORPG pada game lain jumlahnya belasan hingga puluhan juta. Sedangkan game milik Lintang, saat ini hanya dua juta delapan ratus ribu pemain saja. Semua itu Lintang dapatkan setelah perang pertama. Lintang merasa jumlah itu masih sangat kurang.
Jika dalam perang sebelumnya pemain Lintang sudah berjumlah belasan hingga puluhan juta, maka mereka bisa mengalahkan musuh dalam sekali serang tanpa perlu beristirahat. Mereka bisa memanfaatkan jumlah untuk menghancurkan musuh lebih mudah lagi.
Undian yang Lintang buat ini banyak diminati olrh para pecinta game. Mereka berharap menjadi satu dari seratus orang yang beruntung itu. Sampai sekarang, tidak ada perusahaan developer game yang memberikan hadiah undian sebesar Star Game.
Apalagi syarat untuk mengikuti undian sangatlah mudah. Mereka hanya perlu menjadi pemain Galaxy Wars, dan sudah bermain lebih dari dua jam. Dua jam untuk ditukarkan kesempatan mendapatkan pod game yang harganya puluhan ribu dolar, tidak terlalu merugikan menurut para pecinta game.
Dalam sepuluh jam terakhir, jumlah pemain milik Lintang meningkat pesat. Lebih dari dua juta pemain baru bertambah di game milik Lintang. Mereka yang awalnya hanya coba-coba karena ingin memenuhi syarat untuk mendapatkan undian, pada akhirnya jatuh cinta dengan game ini.
[Umur : 23 Tahun]
[Kekuatan : 12 (+6)]
[Stamina : 13(+5)]
[Kelincahan : 15 (+5)]
[Pertahanan : 12 (+7)]
[Poin Game : 12.029.194]
[Jumlah pemain : 5.623.947]
__ADS_1
[Level tertinggi pemain : 55]
[Ras pemain : 5]
"Sebelas juta poin game. Dengan poin game ini, aku bisa memperbagus kedua kota yang aku miliki di Planet Mars. Aku juga bisa memperbanyak fasilitas yang bisa mendukung para pemain untuk meningkatkan kekuatan mereka," gumam Lintang.
Terakhir kali Lintang melihat game miliknya, kedua kota yang ada di sana kembali menjadi padat. Apalagi bangunan yang ada tidak begitu banyak. Lintang harus memperluas lagi wilayahnya. Sayangnya, Lintang tidak memiliki kewenangan untuk membentuk kota baru. Lintang hanya bisa membuka kota baru jika dia berhasil menaklukkan wilayah lain.
Sekarang, Lintang hanya menunggu para pemainnya naik ke level 60. Dengan begitu, Lintang akan mendapatkan kendaraan sebagai alat transportasi bagi para pemain. Lintang bisa mengirim para pemain untuk mengintai daerah sekitar mereka, siapa tahu ada ras lain yang berada di Planet Mars.
Jika ada, maka Lintang bisa kembali memulai perang baru. Ini karena Lintang menyadari bahwa memperkuat para pemain hanya bisa dilakukan dengan mengalahkan ras lain. Tidak hanya EXP yang didapat oleh para pemain, tetapi juga teknologi yang mereka miliki.
"Selamat siang semuanya. Selamat datang di jumpa pers Naranga Techno."
Suara seseorang yang tengah membuka jumpa pers membuat Lintang tersadar dari lamunannya. Ia lalu memandangi panggung tempat jumpa pers dilakukan. Di atas panggung, sekarang sudah ada seorang perempuan cantik yang menjadi pembawa acara.
Lintang melihat banyak mata laki-laki yang tertuju kepada perempuan itu. Mereka seolah terhipnotis dan tidak bisa mengalihkan pandangan. Lintang bahkan bisa melihat beberapa dari laki-laki yang ada di sini, menampilkan muka mesum mereka. Padahal, perempuan yang ada di panggung sangat tertutup.
"Aku Diana Elisabeth Druze, akan menjadi pembawa acara dalam jumpa pers selama dua jam ke depan."
Setelah berucap demikian, Diana lalu mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Ia seolah mencari keberadaan seseorang di antara mereka yang hadir di sini. Ketika ia melihat ke arah Lintang, Diana menatapnya lebih lama. Dia bahkan mengedipkan sebelah matanya.
Hal ini membuat beberapa laki-laki di sekitar Lintang heboh. Mereka merasa senang mendapatkan perhatian dari Diana.
"Kau lihat itu, Diana Druze melihat ke arahku. Dia pasti merasa aku adalah laki-laki tampan di sini. Dia bahkan mengedipkan matanya untukku."
"Jangan bermimpi, sadarlah! Diana Druze bukan melihat ke arahmu, tetapi kepadaku. Aku yang dia lihat."
"Siapa bilang itu dirimu. Kau yang perlu bangun dari mimpimu. Dia melihat ke arahku."
"Aku tidak menyangka Naranga Techno memiliki karyawan secantik Diana Druze ini. Jika seperti ini, aku akan bersemangat untuk menghadiri setiap jumpa pers yang mereka adakan."
Lintang hanya menggelengkan kepalanya mendengar perkataan para laki-laki di sekitarnya. Meski Lintang tidak mengatakannya, tetapi ia sangat yakin kedipan mata tadi adalah untuknya.
__ADS_1
Seingat Lintang, Andi mengatakan bahwa tim inti yang membuat pod game terbaru ini adalah keluarga mereka. Jadi, kemungkinan besar Diana Druze yang menjadi pembawa acara adalah orang yang mengenal dirinya.