
“Kamu sudah datang rupanya, Lintang. Duduklah!” ucap Seno ketika Lintang masuk bersama dengan Luna.
Lintang bisa melihat Xiao Yi berada di dekat Dina. Wajah Xiao Yi terlihat lebih pusat dari sebelumnya. Xiao Yi hanya melihat sekilas ke arah Lintang dan memberinya sebuah senyum terpaksa, sebelum kemudian menundukkan kepalanya. Tangan Xiao Yi masih mengaduk-aduk minuman di depannya. Sepertinya Xiao Yi masih belum bisa mengatasi trauma yang ia alami.
“Sekarang, kami tengah membahas mengenai dampak yang terjadi setelah pertarunganmu. Meski yang akan mengatasi semua ini adalah kami, setidaknya Kamu perlu mendengarkan semuanya," jelas Seno.
Lintang pun mengangguk pelan dan memilih duduk di kursi kosong di samping Xiao Yi. Melihat hal itu, Luna langsung menatap Xiao Yi dengan tatapan tajam, tatapan tidak suka. Namun, Xiao Yi masih sibuk memikirkan apa yang sudah terjadi padanya. Xiao Yi tidak peduli dengan apa yang Luna lakukan padanya.
"Perang yang kalian lakukan memberikan dampak yang cukup besar. Bangunan di tempat kalian bertarung, sekarang sudah hancur total. Aku dan Paman Andi akan patungan untuk memperbaiki tenpat itu," jelas Seno.
Lintang lalu menatap layar proyektor yang sekarang menampilkan gambar pemukiman yang sebelumnya menjadi arena pertarungan. Hancur total. Itu adalah yang bisa Lintang simpulkan dari gambar ini.
Jika saja Seno tidak memberi tahu bahwa ini adalah pemukiman tempatnya melakukan pertarungan, maka Lintang akan mengira ini adalah pemukiman yang tertimpa becana alam. Lintang sama sekali tidak bisa mengenali tempat itu.
Semua bangunan rata dengan tanah. Beberapa bangunan juga terbakar habis. Rumah dua lantai, tiga lantai, bahkan gedung rumah susun lima lantai pun tidak ada yang terselamatkan. Untung saja anak buah Jasmine sudah datang dan menyelamatkan seluruh penduduk. Jika tidak, Lintang tidak akan bisa menghitung berapa banyak orang yang menjadi korban.
Sekarang Lintang bisa melihat betapa besar daya hancur serangan yang ia dan Xiao Yi lakukan. Ketika bertarung, Lintang tidak melihat keadaan sekitar. Sekarang, semuanya terlihat jelas.
Jika daya hancur serangan Lintang dan Xiao Yi saja bisa membuat pemukiman menjadi seperti ini, bagaimana dengan yang lain? Masih banyak orang yang lebih kuat daripada Lintang, apalagi di pihak musuh. Jika mereka benar-benar ingin menghancurkan seluruh kota di Planet Bumi, maka itu bisa berlangsung dalam sekejap.
"Aku juga akan ikut menyumbang, Kakek. Meski uangku tidak terllau banyak, tetapi aku bisa mendonasikan beberapa miliar uangku untuk pembangunan pemukiman ini," potong Lintang.
Sebagai orang yang terlibat langsung dalam pengerusakan pemukiman ini, Lintang memiliki tanggung jawab untuk memperbaikinya. Meski kekayaan yang Lintang miliki tidak sebesar kekayaan tetua di keluaganya, mendonasikan lima miliar bukanlah sesuatu yang sulit untuk Lintang.
"Itu tidak perlu. Simpan saja uangmu untuk kepentinganmu sendiri. Biarkan aku mrnghabiskan kekayaan milikku yang belum juga habis ini. Lagi pula, yang nanti membangun kembali pemukiman itu adalah orang-orang kita. Itu sama saja mengeluarkan uang dari kantong kanan, untuk masuk ke kantong kiri. Kita tidak akan membutuhkan uang yang banyak," tolak Andi.
"Yang dikatakan Paman Andi itu benar, Lintang. Pakai uangmu untuk kepentinganmu sendiri," imbuh Seno.
"Sekarang, kita akan kembali melanjutkan pembahasan kita. Pertarungan yang sudah Kamu lakukan tidak hanya membuat seluruh bangunan di radius lima ratus meter hancur, tetapi ada hal lain yang juga terjadi," imbuh Seno.
"Cukup banyak orang yang merekam kejadian ini dari jauh. Sebagian besar sudah mengunggahnya di sosial media. Meski tim peretas kita sudah menghapus semua video yang tersebar, tetapi kita tidak bisa menghapus ingatan mereka yang melihat video tersebut."
__ADS_1
Kinerja dari tim peretas yang dibentuk oleh Andi dan Seno memang sudah sangat bagus. Dengan cepat, mereka menghapus semua pembahasan mengenai pertarungan yang Lintang, Xiao Yi dan Jack Smith lakukan. Semua foto, video, bahkan hanya sekedar komentar membahas itu pun dihapus oleh mereka.
Tim peretas tidak hanya berhenti di situ saja, mereka juga menghapus file asli dari perangkay elektronik orang yang mengunggahnya. Namun, secepat apa pun mereka menghapus dan mencoba menutupinya, ada cukup banyak orang yang melihat unggahan itu.
Memang mereka bisa membungkam mulut orang-orang yang sekarang melihat secara langsung. Entah dengan ancaman, atau dengan uang. Namun, ada cukup banyak orang yang membicarakan hal ini secara langsung dari mulut ke mulut dan tidak membahas di media sosial.
Jika seperti ini, tentu saja kejadian ini tidak bisa ditutupi lagi. Tidak mungkin bukan mereka akan membunuh seluruh orang yang mengetahui pertarungan ini? Jika itu terjadi, sama saja mereka membantu Ras Mogoley.
"Jadi, akan banyak perbincangan mengenai hal ini di antara masyarakat. Aku yakin tidak lama lagi, kekacauan akan mulai muncul. Beberapa petinggi negara lain juga akan membicarakan hal ini."
"Untuk Negara Indonesia sendiri, aku dan Paman Andi bisa membujuk mereka untuk tidak menyelidiki hal ini lebih jauh lagi. Namun, itu tidak bisa terjadi dengan negara lain. Akan banyak intelegen negara lain yang menyelidiki kalian berdua. Aku minta, kalian berdua untuk tidak menampakkan diri, terutama Kau Xiao Yi."
Mendengar namanya dipanggil, Xiao Yi pun mendongakkan kepalanya. Wajahnya masih terlihat pucat. Xiao Yi kemudian menatap ke arah Seno yang sebelumnya memanggil namanya.
"Lintang masih bisa mengurangi aktifitas luarnya. Dia juga masih akan menyibukkan diri dengan game miliknya. Lintang tidak akan punya banyak waktu luang untuk berkeliaran. Bisa dibilang, Lintang akan cukup terhindar dari mata-mata negara lain, kami juga bisa membantunya."
"Namun, ini sangat berbeda denganmu, Xiao Yi. Wajahmu sudah terlihat oleh orang-orang itu. Pasti, sekarang ada satu atau dua orang yang mencari tahu mengenai intitasmu, terutama keluargamu. Apakah Kamu masih memiliki keluarga di luar sana? Jika Kau memiliki keluarga, mereka sekarang pasti akan menahan keluargamu untuk memaksamu keluar."
Xiao Yi tahu apa yang ingin dikatakan oleh Seno. Mereka bisa saja menyembunyikan Xiao Yi dengan mudah. Namun, jika Xiao Yi memiliki keluarga lain, ada kemungkinan keluarganya akan ditahan. Jadi, Seno ingin tahu siapa saja keluarga Xiao Yi untuk membantu menyembunyikan mereka.
"Jika begitu, Kau bisa tinggal di sini selama yang Kau mau. Jika Kau tidak suka tinggal di sini, aku bisa membawamu untuk tinggal di rumah salah satu kenalanku di China. Dia juga merupakan mantan pemilik Sistem yang memiliki sebuah dimensi. Kau bisa bersembunyi di sana sampai kami mengatasi penyelidikan beberapa negara," jelas Seno.
"Itu tidak perlu. Di sini juga tidak masalah. Semua tempat sama saja menurutku."
"Baguslah. Sekarang, kita bisa membahas hal yang lebih serius lagi. Kemunculan pemilik sistem pendukung Ras Mogoley membuat kita sadar bahwa perang besar sudah semakin dekat. Sekarang mereka sudah keluar untuk membunuh orang-orang tidak bersalah. Aku yakin ini bukanlah kejadian pertama."
"Aku akan menghubungi mantan pemilik Sistem lainnya di seluruh dunia. Aku yakin saat ini pengguna Sistem aktif pendukung Ras Hujole juga banyak. Kita bisa mengumpulkan mereka semua untuk melakukan pertemuan. Jika kita bisa bersatu, maka akan lebih mudah bagi kita melawan musuh," jelas Seno.
Seno ingat dulu ketika dirinya memiliki Sistem, ia sama sekali tidak bertemu dengan pemilik Sistem lain. Ada kemungkinan jumlah mereka saat itu sangatlah sedikit. Lalu, pemilik sistem pendukung Ras Mogoley juga belum muncul. Jadi, mereka tidak bisa melakukan kerja sama.
Namun, dengan munculnya pemilik sistem pendukung Ras Mogoley yang melakukan serangan, mereka sekarang bisa berkumpul, berdiskusi, dan melakukan kerja sama untuk melawan musuh.
__ADS_1
"Lintang, aku dengar setelah ini Kamu akan melawan kapal induk musuh?" tanya Seno.
"Ya, Kakek. Beberapa jam lagi pesawat tempur milikku akan siap. Jadi, aku bisa memulai melakukan serangan kepada mereka. Jika aku berhasil mengalahkan mereka, aku akan memiliki kesempatan mendapatkan teknologi kapal induk milik Ras Dodo'phia. Setelahnya, aku bisa memulai mengirimkan penduduk Bumi ke Planet Mars," jelas Lintang.
"Eh, mengirim penduduk Bumi ke Planet Mars?" tanya Xiao Yi cukup kaget. Xiao Yi tidak menyangka bahwa Lintang akan membawa penduduk Planet Bumi ke Planet Mars.
"Ya. Aku perlu membawa manusia Planet Bumi ke sana. Kita tidak bisa terus menggunakan karakter game yang sudah aku buat. Meski itu bisa kita palai untuk berperang, tetapi akan ada peperangan yang membutuhkan tubuh asli kita. Tentu saja kita tidak mau Planet Bumi, kampung halamam kita, menjadi medan perang bukan? "
"Meski aku bisa membawa manusia Planet Bumi ke Planet Mars, tidak semua orang akan aku bawa ke sana. Tentu saja hanya pemain milikku saja yang aku bawa pindah. Jika aku membiarkan semuanya dengan bebasnya ikut, maka ada kemungkinan pemilik sistem pendukung Ras Mogoley akan melakukan kekacauan di sana."
Para pemain Galaxy Wars sudah melakukan kontrak ketika mendaftarkan diri sebagai pemain. Jadi, mereka tidak akan bisa berkhianat. Jika sampai berkhianat, maka jiwa mereka akan hancur. Jadi, demi alasan keamanan, Lintang hanya memilih pemainnya saja untuk dibawa ke Planet Mars.
Tentu saja Lintang akan memilih mereka yang berlevel tinggi untuk tinggal di Planet Mars. Lintang juga akan menyiapkan pelatiha pasukan yang sesungguhnya dengan tubuh asli para pemain ini.
"Apakah Kamu butuh bantuan lain, Lintang? Aku bisa meminjamkaj kembali anak buahku kepadamu," tawar Seno.
"Tidak perlu, Kakek. Ini adalah peperangan luar angkasa. Anak buah Kakek tidak bisa bertahan lama di luar angkasa. Kekuatan mereka pun menurun drastis. Aku akan memakai pemainku dalam perang kali ini. Lebih baik kita menyimpan tenaga anak buah Kakek untuk peperangan di dalam planet saja. Kita perlu menghemat sumber daya, aku tidak mau mereka mati," jelas Lintang.
"Kalau begitu, aku akan mengirim mereka sebagai pemainmu. Mereka akan masuk ke dalam game melalui pod game. Aku yakin mereka bisa membantumu lebih banyak dalam pertempuran kali ini. Bagaimanapun juga, sebagian besar dari mereka memiliki pengalaman bertempur melawan kapal induk. Ini akan sangat membantumu."
"Eh, itu bisa dilakukan?" tanya Lintang ingin memastikan. Ia mengira pod game itu hanya bisa mengirimkan manusia saja. Sementara ras lain yang ingin memainkan game ini, mereka tidak akan bisa melakukannya.
"Aku sudah mencobanya, beberapa anak buahku aku suruh mendaftarkan diri sebagai pemain. Hasilnya, mereka bisa muncul di dalam game," jelas Seno.
[Host, semua yang bernyawa dan memiliki kecerdasan di tingkat tertentu, bisa menjadi pemain dari Galaxy Wars. Tidak ada batasan tertentu seperti ras atau yang lainnya.]
"Kenapa Kamu tidak mengatakan hal ini padaku sejak lama, Sistem?" protes Lintang.
[Karena Host memang tidak bertanya mengenai hal ini.]
"Ah sudahlah. Sisi menyebalkanmu sekarang kembali muncul. Tekanan darahku bisa naik jika aku mendebatkan ini dengamu," gumam Lintang.
__ADS_1
Meski Lintang kesal dengan Sistem, hal itu tidak bisa menutupi kesenangannya setelah mengetahui bahwa anak buah Seno bisa menjadi pemain game. Jika begini, pasukan pemainnya akan jauh lebih kuat daripada sebelumnya.