Galaxy Wars : Solar System Defender

Galaxy Wars : Solar System Defender
GW 99 Misi Baru


__ADS_3

“Akhirnya perang ini selesai juga. Sistem, kapankah Kamu selesai memindai kapal induk milik Ras Dodo’phia dan memproduksi masal kapal induk tersebut?” tanya Lintang.


Lintang ingin segera membawa sebagian manusia Bumi ke Planet Mars. Lintang ingin lebih memperkuat tubuh mereka menggunakan tabung yang ditinggalkan oleh Ras Loexvres Drozxuo. Semakin kuat manusia Bumi, semakin besar pula kesempatan mereka bertahan dalam peperangan antar galaksi yang cukup brutal ini.


[Itu membutuhkan waktu dua minggu hanya untuk memindainya, Host. Setelah dua minggu, barulah Sistem bisa memproduksi masal Kapal induk milik Ras Dodo’phia.]


“Lalu, bagaimana dengan kapal induk yang masih melayang di luar Planet Mars itu?” tanya Lintang.


Kapal induk yang sebelumnya ditinggalkan oleh Dot’ghea masih melayang di dekat Planet Mars. Lintang sama sekali tidak tahu akan ia apakan kapal induk itu. Lintang sama sekali tidak memiliki pengetahuan untuk mengemudikannya.


Selama ini, jika ada teknologi baru yang dibuat ataupun ditiru oleh Sistem, maka Lintang akan secara otomatis mendapatkan informasi mengenai cara menggunakannya. Lalu, kapal induk ini belum selesai dipindai, Sistem belum memberikannya kepada Lintang. Jadi, Lintang tidak tahu akan ia apakan kapal induk tersebut. Apalagi, Lintang ingat bahwa kerusakan pada kapal induk tersebut cukup parah.


[Host tidak perlu mengkhawatirkan mengenai kapal induk tersebut. Setelah Sistem selesai memindainya, maka Sistem akan mendaur ulang semua komponen yang ada di sana agar tidak mengotori ruang angkasa.]


“Seperti itu rupanya. Sekarang, bisakah Kamu memberikanku sebuah misi Sistem? Misi agar aku nanti bisa memiliki teknologi kapal induk milik Ras Dodo’phia,” pinta Lintang.


Sebelumnya, Sistem memberikannya misi agar sebuah teknologi baru bisa diproduksi secara masal. Tidak ada salahnya bukan jika Lintang meminta misi itu lebih awal sebelum Sistem memberikannya? Toh semuanya sama saja, pada akhirnya Lintang juga akan melaksanakan misi tersebut bukan?


[Ding]


[Sebuah misi telah dibuat]


[Ding]


[Host yakinkan seluruh pemerintahan dari negara-negara yang ada di Bumi untuk bergabung dengan Host dalam melindungi tata surya tempat Host tinggal.]


[Waktu : 2 minggu]


[Hadiah : Produksi masal teknologi kapal induk dari Ras Dodo’phia, 3 unit kapal induk gratis]

__ADS_1


[Hukuman : Tidak akan bisa memiliki teknologi kapal induk dari Ras Dodo’phia, -10.000.000 poin game.]


[Host lakukan misimu dengan sungguh-sungguh dan bantu penduduk Bumi dalam perang antar galaksi]


“Eh, meyakinkan seluruh pemerintahan negara-negara di Bumi agar bergabung dalam melindungi tata surya?”


[Iya, Host. Host tidak akan bisa melakukan semua ini sendirian. Perlu kerja sama dari seluruh penduduk Bumi agar Host bisa melindungi tata surya ini dari penjajahan ras lain. Sedikit bocoran dari Sistem, Ras Dodo’phia bukanlah satu-satunya ras yang ada di tata surya Host. Masih cukup banyak ras lain di sini.]


[Jika Host tidak segera menghimpun kekuatan, maka cepat atau lambat pasukan ras lain yang menjadi bawahan Ras Mogoley akan sampai di Bumi. Manusia Bumi, bahkan dengan bantuan para pemain serta mantan pemilik Sistem sekalipun, belum sanggup untuk menghadapi mereka secara langsung.]


Wajah Lintang berubah menjadi lebih serius mendengar perkataan Sistem. Tidak perlu mengatakan peperangan antar galaksi secara menyeluruh, di tata suryanya sendiri saja ras penjajah sudah cukup banyak. Lintang bisa melihat sendiri bagaimana kekuatan yang dimiliki oleh ras lain. Bukannya hanya kekuatan seorang individu saja, tetapi juga kekuatan yang mereka dapat dari teknologi yang mereka miliki.


Jika seluruh manusia Bumi bisa memiliki kekuatan seperti kekuatan milik Luna, maka mungkin mereka akan memiliki kesempatan bertahan hidup lebih tinggi lagi dalam masa perang seperti ini. Lintang bisa melihat sendiri bagaimana Luna terbang dengan cepat hingga sulit di ikuti oleh mata. Selain cepat, Luna juga sangat kuar. Satu sabetan tangan kosong miliknya, berhasil membunuh musuh yang memakai baju tempur.


Lintang sudah mencoba menanyakan hal ini kepada Luna dan meminta Luna mengajarinya. Sayangnya, Luna hanya diam sembari menatap Lintang. Setelah cukup lama saling memandang dalam kehingan, akhirnya Luna bersuara.


“Luna tidak bisa mengajari Lintang apa pun. Jika Lintang berusaha mencoba, maka Lintang bisa melakukannya.” Itulah yang Luna katakan kepada Lintang.


Lintang pernah mendengar penjelasan dari Momoy bahwa ras tingkat tinggi atau bahkan ras di atasnya, tidak bisa sembarangan mengajarkan kemampuan ras mereka. Ada syarat tertentu yang harus dipenuhi. Syarat utamanya yaitu berasal dari ras yang sama.


Meski manusia Bumi berasal dari leluhur yang sama, tetapi darah mereka tidak murni. Leluhur manusia Bumi adalah anak buangan. Pasti ada satu dua hal yang cacat dalam tubuh mereka. Entah dalam gen ataupun darah mereka.


Yang jelas, jika manusia Bumi memiliki darah semurni mungkin yang bisa mendekati leluhur mereka, Ras Loexvres Drozxuo, maka mereka bisa memiliki kemampuan seperti Luna. Mungkin saja juga kemampuan itu adalah kemampuan yang diturunkan untuk semua orang yang memiliki darah dari Ras Loexvres Drozxuo.


Bukankah Luna mengatakan bahwa jika Lintang berusaha, maka Lintang bisa melakukannya. Masih ada harapan untuk menjadi sekuat Luna. Lintang pikir semua itu memiliki hubungan dengan tabung yang ia temukan.


“Baiklah, Sistem. Aku akan berusaha untuk merayu semua pemerintahan negara-negara yang ada di Bumi untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan tata surya,” jawab Lintang.


Lintang belum tahu bentuk partisipasi negara-negara lain dalam peperangan antar galaksi ini. Bisa saja mereka membuat aturan yang mewajibkan warga negaranya untuk memainkan game Galaxy Wars, layaknya China. Atau, mereka akan mengirim tentara mereka sebagai pemain.

__ADS_1


Apapun bentuk kontribusi mereka nanti, Lintang bisa memikirkan hal itu setelah ia berhasil menemui semua perwakilan pemerintahan negara-negara di Bumi. Jika hanya merencanakan tanpa tahu cara melasanakannya, maka semua akan menjadi sia-sia. Kemungkinan keluarga Lintang bisa membantunya dalam mengatasi hal ini.


Lintang langsung saja kembali ke Bumi. Ia perlu meminta tolong keluarganya. Meski Sistem memberikannya waktu dua minggu, tetapi itu sangat kurang untuk Lintang menyelesaikan semua ini. Meyakinkan negara-negara lain di Bumi untuk setuju dalam satu hal tidak semudah itu.


Memang dahulu semua negara-negara anggota PBB pernah setuju dalam satu hal, mengenai lubang yang terbentuk oleh lapisan ozon karena pemanasan global. Itu karena mereka memikirkan keselamatan seluruh manusia Bumi untuk jangka panjang.


Apa yang Lintang minta memang memiliki tujuan yang sama, menyelamatkan manusia Bumi secara keseluruhan. Namun, tidak semudah itu membuat semua orang yakin bahwa peperangan antar galaksi itu benar adanya.


Apa yang bisa Lintang lakukan untuk meyakinkan mereka semua? Membawa mereka ke Planet Mars? Itu tidak semudah yang dibayangkan. Menunjukkan video peperangan yang baru saja selesai antara para pemain dengan Ras Dodo’phia? Itu justru lebih mustahil lagi.


Meyakinkan mereka semua dengan modal video siaran langsung sebuah game, hanya akan membuat semua orang menganggap Lintang gila. Tidak akan ada yang mempercayai ucapan Lintang jika itu terjadi.


“Sepertinya, aku harus mulai memikirkan mengenai cara meyakinkan pemerintahan negara-negara lain. Jika tidak ada keuntungan dalam tawaranku, maka akan sulit untuk membuat mereka bekerja sama dalam mengatasi hal ini,” gumam Lintang yang baru saja sampai di Bumi.


“Sistem, apakah aku bisa menerbangkan pesawat tempur yang ada di Planet Mars menuju ke Planet Bumi?” tanya Lintang.


Jika Lintang bisa melakukan hal itu, maka akan lebih mudah baginya meyakinkan semua perwakilan negara-negara. Mereka akan mempercayai ucapan Lintang jika mereka bisa melihat dengan langsung bahwa pesawat yang ada di dalam game itu benar-benar nyata. Apalagi jika Lintang bisa memperlihatkan kepada perwakilan negara-negara mengenai kemampuan yang dimiliki oleh pesawat tempur tersebut.


[Tentu saja bisa, Host. Namun, Host akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika menerbangkan pesawat tempur tersebut tanpa kapal induk.]


Lintang melupakan hal ini. Meski Planet Mars adalah salah satu planet terdekat dengan Planet Bumi, itu tidak membuat perjalanan dari Planet Mars ke Planet Bumi berjalan dengan cepat. Lintang juga perlu mengingat bahwa revolusi antara Planet Mars dengan Planet Bumi berbeda.


Dalam waktu normal menggunakan menggunakan teknologi yang dimiliki Planet Bumi, seseorang memerlukan waktu sembilan bulan untuk bisa sampai di Planet Mars. Itu pun harus berangkat pada waktu tertentu agar mereka bisa mengejar perbedaan revolusi antar planet dan memperpendek jarak kedua planet.


“Berapa waktu yang harus aku tempuh jika aku hanya menggunakan pesawat tempur untuk ke Bumi? Dan berapa lama pula waktu yang harus aku tempuh jika aku menggunakan kapal induk?” tanya Lintang.


[Host memerlukan waktu tiga bulan jika menggunakan pesawat tempur. Itu adalah waktu tercepat. Waktu terlama adalah lima hingga enam bulan. Jika menggunakan kapal induk, Host hanya perlu menghabiskan waktu seminggu paling cepat dan satu bulan paling lambat.]


“Perbedaannya sejauh itu rupanya. Berarti, aku tidak bisa membawa pesawat tempur itu ke Bumi sekarang. Misiku hanya memiliki waktu dua minggu, sedangkan perjalanan yang aku butuhkan berbulan-bulan.”

__ADS_1


Lintang sedikit menyayangkan hal ini. Meski begitu, Lintang cukup senang dengan informasi yang Sistem berikan. Tidak ada larangan bagi Lintang membawa teknologi game ke Planet Bumi. Ini berarti, Lintang bisa menyimpan sebanyak mungkin pesawat tempur di Planet Bumi. Tentunya Lintang akan memasukkan semua itu ke dimensi milik Seno.


Dengan begitu, jika nanti ada serangan mendadak ke Planet Bumi, mereka masih memiliki beberapa persenjataan untuk bertahan sebelum bala bantuan datang. Lintang bisa melihat betapa pentingnya pesawat tempur. Meski itu tidak sekuat kekuatan ras tingkat tinggi, tetapi itu masih bisa digunakan untuk membunuh jika digunakan untuk melakukan serangan dadakan.


__ADS_2