
Lintang memfokuskan diri untuk meningkatkan levelnya. Mobil yang ia miliki sudah selesai dilakukan modifikasi. Dengan kendaraan ini, Lintang bisa menaikkan levelnya lebih cepat dari biasanya. Bisa dibilang, daya serang Lintang yang sekarang, setara dengan daya serang satu regu berisikan lima orang pemain.
Untuk membuktikan daya serang dari kendaraan barunya ini, Lintang sengaja mengeluarkan bos liar berlevel 80 sebagai kelinci percobaan. Bisa dibilang apa yang Lintang lakukan ini adalah perbuatan yang tidak tahu malu.
Bagaimanapun juga Lintang bisa disebut sebagai game master. Apa pun yang Lintang inginkan di dalam game, bisa ia dapatkan dengan mudah. Sementara itu, para pemain lainnya harus bekerja keras melawan monster untuk bisa mendapatkan item game, yang bisa membantu memperkuat karakter mereka.
Lintang lalu mengendarai mobilnya menuju ke arah bos liar itu muncul. Ketika Lintang datang, sudah ada cukup sekitar dua puluh pemain yang mengepung bos liar tersebut. Para pemain itu memiliki persamaan satu sama lain. Mereka memakai jubah berwarna hitam dengan logo sama. Ini berarti, para pemain itu berasal dari serikat yang sama. Ada kemungkinan mereka lewat daerah sini ketika bos liar muncul.
“Pergilah dari sini. Bos liar ini sudah menjadi milik kami, serikat Empire Of Darkness. Kau tidak akan memiliki kesempatan untuk merebut bos liar ini. Rekan kami yang lain sekarang dalam perjalanan kemari,” ucap Reinder, salah satu anggota serikat Empire Of Darkness.
Lintang tidak memedulikan ucapan Reinder. Ucapan seperti ini sudah cukup sering Lintang dengar. Dengan adanya serikat, persaingan antar pemain jauh lebih panas. Jika ada dua pemain yang berselisih karena masalah pribadi, mereka bisa membuat masalah itu menjadi masalah serikat.
Meski ada arena bertarung yang membuat para pemain menantang satu sama lain untuk menyelesaikan konflik, itu tidak menutup kemungkinan adanya pertarungan di luar arena yang membuat nyawa beberapa orang hilang.
Konflik yang berujung peperangan antar serikat biasanya dipicu oleh konflik perebutan bos liar seperti sekarang. Meski setiap tiga hari sekali ada bos liar yang muncul, tetapi perebutan membunuh tidak pernah usai.
Lintang yakin sekarang ada cukup banyak anggota serikat Empire Of Darkness yang menuju ke koordinat tempat bos liar muncul. Mereka ingin membunuh bos liar ini hanya dengan kekuatan dari anggota serikat Empire Of Darkness.
“Aku tidak yakin kalian bisa menahanku untuk menyerang bos liar tersebut,” ucap Lintang yang kini menunjukkan seringai lebar.
“Apa Kau bilang? Kau tidak mau pergi? Kalau begitu, jangan salahkan kami dari serikat Empire Of Darkness jika kami memburumu setelah ini,” ancam Reinder.
Lintang tidak memedulikan ancaman dari Reinder. Lintang tidak percaya jika Reinder ataupun serikat Empire Of Darkness bisa memburunya. Lintang bisa melacak keberadaan Reinder dan anggota serikat Empire Of Darkness lainnya dengan bantuan Sistem. Jadi, jika mereka benar-benar memburunya, Lintang bisa dengan mudah menghindari mereka.
__ADS_1
Lintang lalu menekan beberapa tombol yang ada di kendaraannya. Tidak lama kemudian, senjata yang sebelumnya ditambahkan di kendaraan ini, muncul satu persatu. Ada enam senjata api yang Lintang tambahkan di kendaraan ini. Dua di atas, satu di kanan dan kiri, serta dua di depan. Semua senjata yang dipasang di sini adalah senjata dengan level 70 tingkat SS.
Untuk bisa mengoperasikan senjata-senjata itu, Lintang memanfaatkan sebuah mineral yang ditemukan di Planet Mars. Mineral ini adalah mineral yang ditambang oleh Ras Dodo’phia. Fungsinya mirip seperti batu mana, sebagai sumber energi.
Lintang yang mengetahui fungsi batu ini cukup terkejut. Pantas saja Ras Mogoley memerintahkan ras bawahannya untuk mengeksploitasi galaksi lain. Mereka ingin mendapatkan sebanyak mungkin mineral yang menjadi sumber energi dari galaksi lain. Dengan banyaknya energi yang mereka miliki, akan cukup mudah bagi Ras Mogoley untuk kembali berperang melawan Ras Hujole.
Anggota serikat Empire Of Darkness tertegun melihat kemunculan senjata di kendaraan Lintang. Namun, mereka yang masih mengadapi bos liar tidak bisa berlama-lama tertegun. Mereka kembali menyerang bos liar tersebut. Meski begitu, mulut mereka tidak diam dan mengomentari Lintang beserta kendaraannya.
“Damn! Kendaraan di dalam game ini sudah cukup mahal. Aku tidak menyangka ada yang memodifikasi kendaraan mereka sehingga memiliki senjata. Apalagi senjata yang dipakai bukanlah senjata tingkat biasa. Itu level S ke atas,” ucap Jeje.
“Aku merasa hari ini serikat kita sangat beruntung karena tim inti serikat kita berada sangat dekat dengan tempat munculnya bos liar. Namun, rupanya aku salah mengenai hal itu. Kita sama sekali tidak beruntung hari ini. Lihat saja saingan kita adalah sultan yang mau menghabiskan cukup banyak uang hanya untuk memodifikasi kendaraan di dalam game,” imbuh Cody.
“Semuanya, jangan kehilangan fokus kalian. Kita perlu kembali menyerang bos liar ini. Jika kita memberikan luka yang besar, maka kontribusi kita akan jauh lebih besar dari pemain itu. Lagi pula, dia hanya sendiri sedangkan kita berbanyak. Kalahkan dia dalam poin kontribusi,” ucap Reinder mengingatkan anggota serikat Empire Of Darkness.
Namun, Reinder melupakan sesuatu. Poin kontribusi dalam membunuh bos liar diberikan kepada setiap individu, bukan kelompok. Jadi, sebesar apa pun kontribusi yang Reinder dan anggota serikat Empire Of Darkness hasilkan, mereka tetap akan kalah dengan Lintang yang memiliki keuatan serang selayaknya regu dengan anggota lima orang.
Lintang langsung menembakkan senjatanya setelah membidik bos liar tersebut. Satu serangan dari Lintang membuat bos liar tersebut mundur beberapa langkah. Tidak hanya itu, darah dari bos liar tersebut lansung turun sebanyak empat persen. Ini adalah angka yang besar.
Serangan Lintang ini membuat anggota serikat Empire Of Darkness merasa tidak berdaya. Mereka yang lebih dulu menemukan bos liar ini. Seharusnya mereka bisa memanfaatkan keuntungan tersebut dan memberikan kontribusi besar dalam mengalahkan bos liar itu.
Namun, kemunculan Lintang membuat mereka merasakan kesenangan sesaat. Ancaman sudah mereka ucapkan, tetapi tidak didengarkan. Mengusir Lintang pun sangat sulit, dia bisa bergerak lebih cepat dari mereka dengan kendaraanya. Lalu, mengalahkan Lintang dalam hal kontribusi pun sangat tidak mungkin. Satu serangan Lintang, setara dengan serangan lima orang. Hal ini membuat anggota serikat Empire Of Darkness pasrah dengan apa yang terjadi.
Lintang sendiri cukup puas melihat hasil dari serangan kendaraan modifikasi miliknya. Ini adalah serangan biasa dari kendaraan ini. Masih ada serangan khusus yang dimiliki oleh kendaraan ini yang belum Lintang keluarkan. Tanpa berpikir panjang, Lintang lalu memakai serangan khusus itu.
__ADS_1
Keenam senjata yang ada di kendaraannya, tiba-tiba berkumpul menjadi satu dan membentuk satu senjata baru dengan ukuran lebih besar. Ketika senjata milik Lintang dalam proses mengumpulkan energi sebelum melakukan serangan, beberapa anggota serikat Empire Of Darkness mengarahkan pandangan mereka ke arah Lintang. Fluktuasi energi yang mereka rasakan cukup besar. Jadi, mereka tidak bisa tidak melihat ke arah Lintang.
"Damn!" umpat Jeje cukup keras. Senjata seperti apa itu. Itu adalah senjata yang baru aku lihat di dalam game."
Bagi Andi yang memiliki kemampuan mendesain senjata tingkat master, memodifikasi kendaraan milik Lintang adalah hal yang mudah. Modifikasi seperti ini menurut Andi hanyalah modifikasi biasa. Jika Lintang memberi Andi waktu yang lebih banyak, maka jumlah senjata serta fiturnya akan Andi buat semakin beragam.
Boom.
Ledakan besar terdengar ketika tembakan Lintang berhasil mengenai bos liar tersebut. Hal itu membuat tubuh dari bos liar itu yang memiliki tinggi lima meter serta panjang dua belas meter, terpental cukup jauh. Selama ini, tidak ada pemain yang bisa membuat monster tingkat bos di dalam game terpental seperti itu.
Apa yang Lintang lakukan ini membuat mereka yang menyaksikan hanya diam dan tidak bisa berkata-kata. Sekarang tidak hanya serikat Empire Of Darkness saja yang ada di sini. Pemain dari serikat lain juga melihat serangan Lintang.
"Fu*ck! Serangan itu sangalah besar. Aku tidak menyangka satu orang dengan kendaraan bisa memberikan luka sebesar itu kepada bos liar."
"Damn! Ini membuatku ingin memiliki kendaraan sendiri dan memodifikasinya. Lihat saja hasilnya sekuat ini. Satu orang bisa membuat bos monster terlempar aeperti itu."
"Lihatlah! Darah dari bos liar itu berkurang sebanyak lima belas persen. Modifikasi seperti apa yang pemain itu lakukan sehingga dia memiliki kendaraan sekuat ini. Sial, aku juga ingin punya kendaraan seperti itu."
"Eh, bukankah dia Game Master dalam game ini?" tanya salah satu pemain yang pernah melihat Lintang.
Ucapan pemain ini membuat mereka yang ada di sana kembali memperhatikan Lintang. Beberapa pemain yang pernah melihat Lintang dan menebak bahwa Lintang adalah Game Master, pernah membagikan foto karakter Lintang di laman web Galaxy Wars. Hal itu membuat para pemain sekarang mengenali siapa Lintang sebenarnya.
Mendengar ucapan pemain di sekitarnya, Reinder mengumpat dengan sangat keras. Ia tidak menyangka bahwa serikatnya akan bersaing dengan Game Master dalam memperebutkan bos liar. Ada kemungkinan Game Master ini tengah mencoba senjata baru yang nanti akan dikenalkan kepada para pemain.
__ADS_1
Reinder merasa dipermainkan sekarang. Biasanya, jika Game Master ingin mencoba fitur game baru, mereka akan mencobanya di tempat yang berbeda. Game demo atau game percobaan berada di tempat yang berbeda. Namun, Game Master Galaxy Wars justru mencoba fitur baru di tempat yang sama dengan pemain lain. Jika seperti ini, bukan salah Reinder jika menganggap Lintang sebagai pemain biasa.