
Penemuan reruntuhan Ras Loexvres Drozxuo rupanya tidak hanya membuat kehebohan di antara para pemain. Di kehidupan nyata, beberapa orang sudah berkumpul di salah satu ruang rapat yang ada di Pentagon hanya untuk membicarakan hal ini. Proyektor di ruang itu sekarang menampilkan siaran langsung milik Dolan dan Noval yang sekarang ini masih berlangsung.
Ekspresi serius nampak jelas di wajah orang-orang itu. Beberapa orang membuat tangkapan layar dari siaran langsung. Mereka melakukan hal ini untuk membandingkan sesuatu yang ada di video siaran langsung, dengan data yang mereka miliki. Beberapa orang nampak berbisik berdiskusi satu sama lain, sebelum kemudian membuat catatan di buku milik mereka.
Tidak ada yang berani bersuara keras dan merusak konsentrasi semua orang yang ada di sini. Mereka ingin melihat lebih detail setiap bagian yang terpampang dalam video. Setelah siaran langsung dari Dolan dan Noval berakhir, orang-orang yang ada di sana kembali menyibukkan diri dengan menganalisa video tersebut.
“Aku rasa semua yang ada di sini sudah selesai dengan analisa masing-masing, bukan?” tanya Robert yang membuka rapat setengah jam setelah siaran langsung berakhir.
“Sebelumnya, kita mempertanyakan mengenai kebenaran penambahan kekuatan yang dialami oleh para pemain game Galaxy Wars. Namun, setelah kita menyelidiki lebih jauh, kebenaran mengenai hal ini sudah terbukti. Aku juga sudah membuat tim khusus ini untuk mengawasi gerak gerik dari game Galaxy Wars.”
“Tadi pagi Andreas menghubungiku bahwa ada sesuatu yang perlu kita selidiki lebih jauh mengenai game Galaxy Wars ini. Maka dari itu kita sekarang berkumpul di sini. Andreas, aku yakin Kamu memiliki sesuatu yang ingin disampaikan di forum ini.”
Andreas pun bangkit dari tempat duduknya untuk menuju ke arah podium. Ia juga membawa beberapa kertas dan laptop miliknya. Sebelum memulai presentasinya, Andreas terlebih dahulu menghubungkan laptop miliknya dengan proyektor.
“Terima kasih, Robert. Terima kasih untuk kalian juga yang sudah meluangkan waktu kalian kerja lembur bersamaku, kalian sudah bekerja sangat keras,” ucap Andreas yang mengapresiasi kinerja rekannya.
“Sebelum ini, aku sudah pernah membaca berkas rahasia yang kita miliki. Dalam berkas tersebut, kapal selam kita menemukan sebuah reruntuhan peradaban di bawah laut, yang sangat berbeda dengan peradaban yang selama ini kita ketahui. Apalagi gambar-gambar yang cukup aneh yang ada di dinding bangunan. Kita tidak mempublikasikan penemuan ini juga karena gambar-gambar itu.”
Proyektor di belakang Andreas kini telah menampilkan relief-relief yang ada di reruntuhan bawah laut. Foto dari relief tersebut tidak terlalu jelas. Ini karena pencahayaan yang kurang ketika foto itu diambil. Lalu, beberapa tanaman juga menutupi relief-relief tersebut.
“Pagi ini, ketika aku melihat siaran langsung yang dilakukan oleh salah satu pemain Galaxy Wars, aku menemukan gambar yang sangat mirip dengan gambar reruntuhan di bawah laut itu.”
__ADS_1
Kali ini, layar proyektor di belakang Andreas menunjukkan beberapa relief yang terlihat jelas. Foto ini diambil dari siaran langsung yang dilakukan oleh Dolan dan Noval. Tidak lama kemudian, foto relief yang diambil dari reruntuhan bawah laut, dengan foto dari siaran langsung, disandingkan menjadi satu. Dengan begini, semua orang bisa melihat betapa miripnya kedua foto tersebut.
Jika hanya satu foto, mungkin orang akan menganggap itu hanya sebuah kebetulan belaka. Namun, foto yang dibandingkan di layar proyektor, ada lebih dari sepuluh foto. Jika seperti ini, semua yang ada di sini tahu bahwa ini bukan sebuah kebetulan belaka.
“Rahasia mengenai reruntuhan ini, hanya diketahui oleh beberapa negara besar saja. Selain kita, kemungkinan yang tahu akan hal ini hanyalah China, Rusia, dan Inggris. Sangat tidak mungkin ketiga negara itu memakai gambar-gambar dalam reruntuhan untuk menjadi bagian dari sebuah game. Tidak mungkin juga ada penghianat yang membeberkan mengenai temuan itu kepada pihak lain. Itu karena ini tidak seberharga itu.”
“Lalu, kemungkinan adanya pihak lain selain negara-negara tersebut yang mengetahui mengenai hal ini sangatlah kecil. Ini karena letak reruntuhan itu yang sangat dalam. Belum ada pihak lain yang memiliki kapal selam dengan teknologi canggih seperti milik kita.”
“Jadi, keberadaan gambar-gambar di dalam game itu menjadi pertanyaan yang cukup besar bagi kita. Bagaimana bisa developer game Galaxy Wars mendapatkan gambar-gambar itu? Lalu, bagaimana bisa mereka membuat sesuatu sedetail ini? Arsitektur bangunannya pun mirip sekali dengan yang ada di bawah laut.”
Kali ini, gambar di proyektor menunjukkan bangunan awal sebelum memasuki reruntuhan. Bangunan yang ada di dalam laut, sama persis dengan bangunan yang ada di dalam game. Ukiran yang ada di pilar pun memiliki kemiripan yang tinggi.
“Hal ini membuatku menelaah lebih jauh mengenai game Galaxy Wars. Game ini menceritakan mengenai ras-ras yang mengungsi di tata surya kita karena planet mereka sudah hancur dalam perang besar antar galaksi. Lalu, karena peperangan semakin melebar, mereka akhirnya mempersiapkan pasukan di Planet Mars, untuk melindungi manusia yang ada di Planet Bumi. Mereka ingin membalaskan budi kepada manusia di Planet Bumi.”
“Namun, keberadaan pemain yang kekuatannya bertambah setelah memainkan game ini, serta kemiripan kedua reruntuhan ini membuatku berpikir, bagaimana jika game ini bukanlah sebuah game, melainkan sesuatu yang nyata. Apakah kalian akan mempercayai hal ini?” tanya Andreas.
Pertanyaan yang Andreas ucapkan ini membuat mereka yang ada di sana menjadi heboh. Tidak ada yang percaya begitu saja dengan hipotesis milik Andreas itu. Mereka langsung mengutarakan pendapat masing-masing secara bersamaan yang membuat ruang rapat itu menjadi lebih gaduh.
“Itu tidak mungkin terjadi, Andreas.”
“Jangan bercanda Andreas, kita tengah melakukan rapat serius di sini. Ini bukan untuk candaan Andreas.”
__ADS_1
“Jangan-jangan Kamu sendiri yang membocorkan rahasia itu, Andreas. Lalu, Kamu sekarang membuat rapat ini untuk membantu promosi itu bukan?”
Semakin lama pendapat yang diutarakan oleh peserta rapat, semakin tidak terkendali. Segala pendapat mereka ucapkan untuk menyanggah ucapan Andreas. Bahkan, ada beberapa yang menyerang Andreas langsung secara pribadi dan bukan lagi menyanggah pendapatnya.
“Semuanya diam,” teriak Robert. Perlahan, suara-suara bising yang ada di ruangan itu mereda. Robert mengangguk pelan melihat suasana kembali kondusif.
Robert sendiri paham kesulitan mereka menerima pendapat Andreas yang sangat tidak mungkin itu. Sebelum rapat ini berlangsung pun, Andreas sudah menghubunginya dan mengatakan kemungkinan bahwa game ini benar-benar terjadi di dunia nyata. Tentu saja Robert tidak mempercayainya dan mendebat Andreas. Bahkan, Robert mengatai Andreas gila karena memiliki pemikiran seperti itu.
Namun, Andreas bersikukuh bahwa ini memang ada di dunia nyata. Dalam rapat ini, Andreas akan membuat pembuktian akan ucapannya itu. Andreas bahkan sempat mengatakan bahwa ia akan mengundurkan diri jika perkataannya ini tidak benar.
“Aku tahu kalian tidak akan mempercayai ucapan Andreas, aku pun juga begitu. Namun, Andreas belum selesai dalam menjelaskan teorinya. Sekarang, kita akan terhubung dengan Nasa melalui panggilan konferensi. Kita akan tahu apakah Andreas berkata jujur atau hanya membual saja,” jelas Robert.
Semua yang ada di sana terkesiap mendengar ucapan Robert. Mereka tidak menyangka bahwa Robert sampai melibatkan Nasa hanya untuk membahas sebuah game saja. Apakah memang perkataan Andreas itu ada benarnya?
Tidak lama kemudian, panggilan antara Pentagon dan Nasa pun terhubung. Mereka yang ada di Pentagon cukup kaget melihat wajah serius dari orang-orang Nasa. Tidak ada satu pun di antara mereka yang menujukkan sebuah senyuman seperti sebelum-sebelumnya.
“Robert, aku sudah mencoba mencari tahu mengenai keadaan Planet Mars melalui satelit kita yang ada di sana. Gambar yang dikirimkan oleh satelit kita cukup mengejutkan. Jika saja Kau tidak memaksaku untuk mencari tahu mengenai keadaan Planet Mars yang sekarang, maka aku tidak akan pernah tahu ada sesuatu yang mengejutkan seperti ini,” ucap John, perwakilan dari Nasa dengan nada suara yang cukup serius.
Setelah berucap demikian, John menghubungkan laptopnya sehingga mereka yang mengikuti konferensi bisa melihat langsung apa yang ada di laptop John. Di sana, beberapa gambar tertangkap oleh satelit. Ada dua gambar yang John bagikan kepada mereka.
“Ini adalah gambar yang berhasil aku tangkap setelah berusaha cukup keras. Dua gambar ini menujukkan bahwa ada kota baru yang dibangun di Planet Mars.”
__ADS_1
“Kota baru? Apa Kau tidak salah berucap, John?” tanya Robert ingin memastikan.
“Tidak. Ini adalah benar. Ada dua kota yang berukuran sedang di Planet Mars. Lalu, aku membandingkan tata letak kota yang ada di Planet Mars ini dengan kota yang ada di game itu. Aku menggunakan siaran langsung dari beberapa pemain sebelum ini, untuk membandingkannya. Hasilnya, kota yang kita dapatkan dari citra satelit dengan kota yang ada di dalam game itu, memiliki kemiripan lebih dari sembilan puluh persen," jelas John.