
"Hahaha," Makan Bang tertawa dengan keras melihat Lintang yang terlihat kesusahan dalam menghadapinya. "Sudah menyerah saja. Kamu tidak akan bisa mengalahkanku. Aku sudah menyiapkan cukup banyak stok ramuan penambah MP. Jadi, usahamu akan sia-sia."
"Aku tidak akan menyerah bergitu saja. Aku masih punya kartu as yang bisa membantuku mengalahkanmu."
Beberapa pemain lain yang melihat pertarungan antara Lintang dan Makan Bang, menggelengkan kepala. Mereka memandang Lintang dengan pandangan penuh rasa kasihan. Beberapa dari mereka sudah melihat pertarungan yang dilakukan oleh Makan Bang sebelum ini. Jadi, mereka tahu pemain seperti apa Makan Bang itu.
"Aku prihatin dengan pemain dengan nama Makan Bang ini. Sekeras apa pun dia berusaha, dia tidak akan bisa mengalahkan seorang Elf dalam pertarungan satu lawan satu. Para Elf banyak yang mengulur waktu dengan mengandalkan barier pelindung yang mereka miliki. Apalagi, mereka menyetok cukup banyak ramuan penambah MP."
"Kamu benar. Cukup sulit melawan Elf ketika melakukan duel satu lawan satu. Apalagi melawan Makan Bang. Sebelum ini, Makan Bang menyiapkan dua ratus ramuan penambah MP, bayangkan dua ratus vial. Dia memanfaatkan ramuan tersebut untuk mengalahkan lawannya. Ketika MPnya habis, Makan Bang akan meminum ramuan. Itu berlangsung terus menerus sampai musuhnya kehabisan ramuan penambah darah. Ini adalah cara yang cukup licik."
"Meski itu sangat licik, harus akui Makan Bang adalah orang yang cerdas. Dia sudah memanfaatkan cela dalam aturan duel. Tidak ada batasan penggunaan ramuan ketika duel berlangsung. Jadi, kita bisa membawa sebanyak mungkin ramuan."
"Aku dengar kali ini Makan Bang membawa lima ratus vial ramuan, baik ramuan penambah MP maupun ramuan penambah darah. Aku rasa, pertarungan monoton seperti ini akan berlangsung cukup lama. Ini akan sangat membosankan. Lebih baik kita melihat pertarungan pemain lain."
"Sepertinya itu tidak benar," ucal Hito yang sekarang berada di antara para pemain. Ia juga ikut melihat pertarungan antara Lintang dan Makan Bang.
"Eh Hito, dia adalah salah satu pemain yang berada di peringkat tiga puluh besar. Jika tidak salah, Hito berada di peringkat dua puluh. Aku tidak menyangka dia akan datang melihat duel ini."
"Kau benar, dia Hito. Pasti yang bersamanya adalah Hiro, sepupunya yang merupakan pemain Ras Elf terkuat di Galaxy Wars. Mereka berdua memiliki kontribusi yang cukup tinggi di perang kemarin. Keduanya memiliki julukan pemanah kembar. Mereka memiliki skill yang bisa dipakai berdua. Kekuatan serangannya cukup besar."
"Hito, kalau boleh tahu, kenapa Kamu bilang bahwa pertarungan ini bukanlah pertarungan monoton? Sedari dari Makan Bang hanya mengandalkan barier pelindungnya untuk bertahan lalu menyerang Bintang. Sedangkan Bintang, dia tidak bisa mendekat lebih dari lima belas meter. Sedari tadi seperti ini terus."
__ADS_1
"Jika yang menghadapi Makan Bang adalah pemain biasa, maka pertarungan ini akan menjadi pertarungan monoton. Tidak akan ada yang menarik dalam pertarungan ini. Pemenangnya sudah pasti Makan Bang," jelas Hito.
"Namun, yang dihadapi Makan Bang bukan pemain biasa, dia adalah Bintang. Mungkin beberapa dari kalian lupa, bahwa Bintang memberikan kontribusi besar dalam perang sebelumnya. Dia memanfaatkan senjata miliknya untuk membunuh cukup banyak musuh. Aku yakin senjata yang dipakai oleh Bintang setidaknya tingkat S. Sedangkan sekarang, sejata yang dipakai oleh Bintang bukanlah senjata yang biasa dia pakai."
Penjelasan dari Hito ini membuat mereka yang melihat pertarungan antara Lintang dan Makan Bang mulai melihat senjata yang dipakai oleh Lintang. Mereka mulai sadar bahwa senjata yang dipakai oleh Lintang bukanlah senjata dengan tingkatan tinggi.
Senjata tingkat S ke atas biasanya memiliki ciri khas khusus. Jika dilihat lebih seksama, senjata tingkat S ke atas akan menunjukkan kilau keemasan. Sedangkan senjata di bawah tingkat S tidak memiliki ciri seperti ini. Hal ini membuat beberapa pemain bisa mengetahui tingkatan perlengkapan yang dipakai oleh musuh mereka.
"Kamu benar Hito. Aku ingat pemain ini, dia memang memberikan kontribusi besar dalam perang kemarin. Bintang memiliki perlengkapan tingkat S atau mungkin di atasnya. Dari senjata hingga baju zirah, semuanya memiliki ciri senjata tingkat S ke atas. Lalu, sekarang ini perlengkapan yang digunakan oleh Bintang nampak biasa saja."
"Jika begini, pertarungan ini akan lebih menarik lagi. Melihat dari perkataan Makan Bang, aku tebak dia tidak tahu bahwa lawannya memiliki perlengkapan tingkat S ke atas. Aku tidak sabar menunggu reaksi Makan Bang ketika mengetahui hal itu."
Semua yang menonton pertarungan antara Lintang dan Makan Bang bertahan untuk menunggu saat-saat yang menarik. Sedari tadi, mereka tidak suka dengan gaya bertarung Makan Bang. Apalagi dia sering mengejek lawannya. Di antara mereka yang menonton pertarungan ini, ada yang sebelumnya kalah dalam pertarungan melawan Makan Bang. Jadi, mereka ingin melihat Makan Bang dipermalukan ketika tidak bisa mengalahkan Lintang setelah melakukan persiapan yang cukup banyak.
Untung saja dalam pertarungan para pemain masih bisa mengganti senjata mereka. Jadi, Lintang masih bisa mengganti senjatanya. Hal ini memberikan kejutan bagi Makan Bang. Ia tidak menyangka Lintang akan mengubah senjatanya di tengah pertarungan.
"Berganti senjata ya? Jangan harap dengan berganti senjata Kamu bisa menglahkanku." Meski Makan Bang tahu bahwa Lintang mengganti senjatanya, tetapi ia masih percaya diri bahwa Lintang tidak akan bisa mengalahkannya. Sebelum ini, ada pemain dengan senjata tingkat S yang menjadi lawan Makan Bang. Namun, dia tetap tidak bisa menang melawan Makan Bang.
"Jangan senang dulu. Kamu belum merasakan dasyatnya kekuatan serang dari senjataku ini. Kamu boleh menyombongkan diri ketika sudah menang nantinya."
Jika banyak dari pemain yang mengira bahwa senjata yang dipakai oleh Lintang adalah senjata tingkat S, maka mereka salah besar. Senjata milik Lintang ini merupakan senjata tingkat SSS, senjata tingkat tertinggi di game ini.
__ADS_1
Kekuatan senjata tingkat SSS tidak bisa dibandingkan dengan senjata tingkat S maupun SS. Jika senjata tingkat S memiliki daya serang 100, maka senjata SS memiliki daya serang 300. Tetapi, bukan berarti senjata tingkat SSS memiliki daya serang 600. Senjata tingkat SSS memiliki daya serang 900, atau bisa dibilang tiga kali lipat daya serang senjata tingkay SS dan sembilan kali lipat senjata tingkat S.
Tidak menunggu lama, Lintang langsung mengayunkan pedang miliknya. Ia memakai skill tebasan mutlak dalam serangannya ini. Lintang yakin dengan skill ini, Makan Bang akan mengalami luka yang sangat besar. Bisa jadi, serangan dari Lintang ini akan mengakibatkan kematian dari Makan Bang.
[Skill tebasan mutlak tingkat S level 3 keahlian 45%. Jika dipakai, bisa menembus pertahanan musuh. Segala pertahanan bisa ditembus dengan skill ini. Memiliki kesempatan menimbulkan serangan kritis pada musuh jika musuh tidak memiliki pertahanan. Membutuhkan 50 MP. Batas penggunaan 20 menit. Jeda 30 menit.]
[Critical Hit -1600]
[Critical Hit -1508]
[Critical Hit -1495]
[Critical Hit -1268]
Skill tebasan mutlak yang dikeluarkan oleh Lintang, menghasilkan empat tebasan beruntun yang kesemuanya membuat luka kritis kepada Makan Bang. Secepat apa pun Makan Bang bisa meminum ramuan penambah darah, dia tidak akan bisa menandingi kecepatan penurunan darahnya akibat serangan dari skill tebasan mutlak milik Lintang.
Jika saja Makan Bang tidak menggunakan Barier pelindung, maka luka yang dihasilkan oleh Lintang dari serangannya akan lebih besar lagi. Namun, serangan ini sudah cukup untuk membuat Makan Bang kalah dalam pertarungan kali ini.
"Sial. Sekali tebasan, Makan Bang langsung mati. Senjata yang dimiliki olrh Bintang sangat kuat. Ini adalah kekuatan asli dari Bintang. Dengan senjata utamanya, Bintang bisa menghabisi Makan Bang dalam waktu singkat. Jika Bintang menggunakan senjata ini dari awal, pasti Makan Bang tidak memiliki kesempatan untuk menyombongkan diri."
Diskusi mengenai kekuatan Lintang yang sesungguhnya mulai terdengar. Mereka juga membandingkan Lintang dengan pemain berlevel tinggi lainnya. Ini karena Lintang masih berada di level 40, tetapi jika dibandingkan dengan pemain yang berada di peringkat sepuluh besar, Lintang tidak akan kalah dari mereka.
__ADS_1
Ketika pemain lain berada di level 40, tidak ada yang bisa menghabisi lawan dengan sekali tebasan seperti Lintang. Nama Lintang semakin di kenal oleh beberapa pemain. Banyak dari mereka yang ingin menantang Lintang untuk melihat siapa yang lebih kuat.
Namun, mereka tidak akan bisa menantang Lintang sebelum Lintang memenangkan sepuluh pertarungan di arena bertarung. Meski begitu, pemain lainnya masih sabar menunggu. Mereka ingin melihat pertarungan-pertarungan Lintang lainnya untuk melihat seberapa besar kekuatan asli Lintang.