
“Aku sudah ada di sini. Jadi, jangan takut lagi Luna. Aku akan melindungimu,” ucap Lintang sembari mengusap punggung Luna.
Setelah berhasil “menenangkan” Luna, Lintang melihat ke arah Dot’ghea yang menjadi tawanan. Penampilannya Dot’ghea memang terlihat mengerikan sekarang. Darah merembes dari kepala Dot’ghea. Kemungkinan cengkeraman Luna yang membuat Dot’ghea berdarah seperti itu. Sekarang wajah Dot’ghea dibasahi dengan darah sehingga berubah menjadi warna merah. Mata Dot’ghea juga nampak memerah.
Dot’ghea hanya memandang tajam ke arah Lintang. Selain itu, tidak ada yang bisa Dot’ghea lakukan. Kekuatannya masih tersegel, dan badannya masih sangat lemah. Jadi, Dot’ghea tidak bisa mengubah posisi tersungkurnya menjadi duduk.
“Jangan lagi meninggalkan Luna, Lintang. Luna berjanji akan menuruti semua permintaan Lintang, asalkan Lintang membiarkan Luna berada di samping Lintang. Luna juga bisa membantu Lintang. Meski Luna sangat lemah, ada satu dua hal yang bisa Luna lakukan untuk membantu Lintang,” ucap Luna.
Dot’ghea merasa ingin muntah darah setelah mendengar perkataan Luna. Sangat lemah? Jika Luna sangat lemah, itu berarti Dot’ghea bukanlah apa-apa mungkin jika dibanding dengan Luna kekuatan Dot’ghea setara dengan seorang bayi yang baru saja lahir.
Sudut bibir Lintang sedikit berkedut mendengar perkataan Luna. Meski ia tahu bahwa Luna sangatlah kuat, mungkin lebih kuat daripada Seno, tetapi Lintang tidak mau membuka kebohongan Luna sekarang.
Jika Luna tidak mau terbuka dengan kekuatannya, dan memilih menganggap dirinya lemah, agar mendapatkan perhatian lebih dari Lintang, maka Lintang akan membiarkan hal itu. Asalkan Luna tidak mencelakai para pemain, dan menggunakan kekuatan itu untuk membantunya, Lintang bisa melakukan apa pun. Toh Luna baru saja membantunya mengalahkan musuh bukan?
“Tentu. Tentu saja Kamu bisa mengikutiku Luna. Namun, aku tidak mau Kamu cemburu jika aku membagi perhatianku kepada orang lain. Bagaimanapun juga, aku masih perlu berhubungan dengan orang lain. Aku tidak mau orang-orang menjauhiku karena dirimu,” pinta Lintang sembari mengelus kepala Luna. Lintang juga menatap lekat mata Luna untuk memperlihatkan keseriusannya.
“Heh.” Luna menghela napas panjang. “Baiklah. Luna tidak akan terlalu cemburu jika Lintang dekat dengan orang lain. Asalkan Lintang tidak meninggalkan Luna, maka Luna akan menurut.”
“Baguslah. Sekarang ayo bawa orang mengerikkan ini ke penjara bawah tanah. Setelah ini aku akan meminta anak buah Kakekku untuk mencari informasi dari orang ini. Mungkin akan ada satu, dua informasi yang bisa kita dapatkan dari orang ini. Tentunya itu akan membantu kita dalam menyelesaikan kasus.”
…
__ADS_1
Ruang rapat itu dipenuhi dengan ekspresi serius dari mereka yang hadir. Tidak ada satu orang pun yang berniat bercanda di sini. Di kursi pemimpin rapat, Lin Fan terlihat mencorat-coret kertas di depannya. Semua yang ada di sana menunggu Lin Fan, selaku Presiden China untuk memulai rapat kali ini.
“Aku yakin dari video yang baru saja kalian lihat, kalian bisa menyimpulkan bahwa perang antar galaksi memang benar adanya,” ucap Lin Fan yang baru saja memulai rapat.
Sebelumnya, mereka sudah melihat video siaran langsung peperangan pasukan Lintang yang memakai pesawat tempur, dengan Ras Dodo’phia. Karena perintah Lin Fan yang ingin agar kejadian besar yang terjadi di Galaxy Wars mereka awasi dengan baik, pertemuan ini terjadi.
Awalnya, Lin Fan meminta anak buahnya untuk memperlihatkan citra satelit di Planet Mars. Namun, citra satelit yang mereka dapatkan, dengan kejadian di dalam game tidak sama. Ini membuat mereka yang mengikuti rapat mencoret kemungkinan adanya perang galaksi di dunia nyata.
Akan tetapi, pemikiran mereka yang berada di ruang rapat ini berubah. Ini terjadi ketika kapal induk Ras Dodo’phia mengalami mati mesin. Kontrol mereka terhadap satelit yang ada di Planet Mars pun hilang. Hal itu membuat CNSA (China National Space Administration) yang Lin Fan perintahkan untuk terus mencoba mengambil citra satelit Mars membawakan hasil yang berbeda.
Semua yang ada di ruang rapat itu cukup kaget setelah melihat apa yang dilaporkan oleh CNSA. Gambar citra satelit terbaru telah menangkap keberadaan benda asing yang terbang di orbit Planet Mars.
Setelah diteliti lebih jauh, benda tersebut ternyata kapal induk milik Ras Dodo’phia yang ditinggalkan oleh Dot’ghea. Keadaan pesawat tersebut, mulai dari kerusakan sampai bagian cat yang terkelupas pun, sangat sama antara hasil citra satelit dengan apa yang disiarkan di siaran langsung game Galaxy Wars.
“Jenderal Gong, apakah Kau memiliki saran untuk tindakan kita selanjutnya?” tanya Lin Fan yang sekarang melihat ke arah Gong Tianhao.
“Aku rasa kita perlu mempertegas aturan yang baru kita buat mengenai waktu wajib bermain game Galaxy Wars. Sebelumnya Presiden Lin hanya membuat aturan yang mewajibkan para pemilik pod game untuk bermain enam jam setiap harinya. Kita juga tengah mencoba memperbanyak subsidi untuk pembelian pod game. Semua rencana itu perlu dipercepat lagi,” jelas Gong Tianhao.
“Mungkin kita juga bisa melakukan penambahan jam wajib bermain game, Presiden Lin. Ini semua untuk memperkuat rakyat kita dalam perang antar galaksi. Setidak-tidaknya kita harus menahan semua peperangan ini agar tidak melebar ke Planet Bumi,” lanjut Gong Tianhao.
“Apa yang dikatakan Jenderal Gong itu ada benarnya, Presiden Lin. Mungkin juga kita bisa membawa masalah ini ke PBB. Bagaimanapun juga, semua fakta menunjukkan bahwa peperangan antar galaksi itu memang benar adanya. Jika begitu, ini bukan lagi masalah satu negara saja, tetapi masalah semua bangsa. Jika kita tidak bersatu, maka kita akan punah dalam perang antar galaksi ini,” sahut Jiang Beiran, menteri luar negeri China.
__ADS_1
“Menteri Jiang juga benar, Presiden Lin. Jika kita membawa masalah ini ke PBB, ada kemungkinan kita bisa lebih memaksa perusahaan produsen pod game untuk memberikan potongan harga yang besar untuk masyarakat. Dengan begitu, jumlah mereka yang bergabung dalam game ini akan lebih banyak. Prajurit untuk menahan peperangan ini agar hanya berada di Planet Mars, juga semakin banyak,” imbuh Xu Yang.
Lin Fan menganggukkan kepalanya menyetujui semua usulan dari anak buahnya. “Aku setuju dengan perkataan kalian. Memang ini sudah seharusnya menjadi urusan semua negara. Menteri Jiang, segera hubungi PBB dan minta untuk melakukan rapat dengan delegasi dari seluruh negara anggota. Kita perlu menggagas rapat ini. Aku yakin bukan hanya kita saja yang menemukan fakta ini,” jelas Lin Fan.
Banyak negara yang berlomba ingin lebih unggul dari negara lain. Banyak pula yang ingin memiliki citra baik di mata masyarakat dunia. Lin Fan berpikir bahwa jika mereka menggagas rapat kali ini, maka masyarakat dunia akan memandang China lebih baik lagi. Mereka adalah penggagas rapat yang bertujuan menyelamatkan keselamatan manusia Planet Bumi.
“Tentu, Presiden Lin. Kami semua akan melaksanakan tugas ini dengan baik,” ucap anak buah Lin Fan serentak.
“Lalu, bagaimana dengan video pertarungan yang menjadi tenar beberapa saat lalu? Apakah kalian sudah mengetahui asal usul dari orang-orang yang ada dalam video tersebut?” tanya Lin Fan.
Video tenar yang Lin Fan maksud adalah video di mana Lintang dan Xiao Yi menghadapi Jack Smith. Meski hanya sesaat, kemunculan video itu berhasil menarik perhatian Lin Fan dan anak buahnya. Kekuatan yang mereka pakai dalam pertarungan itu terlihat cukup besar.
Setelah kemunculan para pemain Galaxy Wars yang memiliki kekuatan lebih, Lin Fan tidak langsung menganggap bahwa video itu hanya sebuah rekayasa belaka. Apalagi dengan fakta baru bahwa perang antar galaksi memang terjadi.
"Perempuan yang ada dalam video tersebut teridentifikasi sebagai Xiao Yi, Presiden Lin. Dia adalah warga kita. Namun, keberadaannya sampai sekarang tidak diketahui. Lalu, laki-laki yang bersamanya adalah Lintang Sendira, yang juga tidak diketahui keberadaannya. Sementara yang mereka lawan adalah Jack Smith, seorang gelandangan dari New York," lapor Gong Tianhao.
"Meski aku sudah meretas seluruh kamera pengawas, aku tidak bisa menemukan keberadaan Xiao Yi dan Lintang Sendira ini. Mereka seperti menghilang begitu saja. Lalu, sebelumnya aku juga sudah mengirim pasukan dari Divisi Naga untuk menyelidiki kasus ini. Namun, sampai sekarang penyelidikan mereka tidak membuahkan hasil."
"Dari laporan salah satu anak buahku, ada pihak lain yang menghalangi penyelidikan Divisi Naga. Mereka memiliki kekuatan yang jauh di atas pasukan di Divisi Naga. Dari seluruh ciri-ciri yang diaampaikan pasukan di Divisi Naga, mereka bukanlah pasukan khusus Indonesia."
"Kemungkinan ada pihak lain yang melindungi mereka. Ketika suasana tidak aman seperti ini, kita perlu memperhatikan perubahan yang terjadi di dunia, terutama kepada mereka yang tiba-tiba memiliki kekuatan yang besar. Aku ingin Kau tetap mengawasi keadaan Jenderal Gong. Pastikan kita selalu memiliki informasi terbaru seperti informasi ini."
__ADS_1
"Lalu, tetap kirimkan beberapa pasukan untuk menyelidiki hal ini. Aku rasa jika kita bisa memecahkan misteri orang-orang ini, kita akan mendapatkan kejutan yang besar," ucap Lin Fan.
"Tentu, Presiden Lin. Aku akan melaksanakan peribtahmu ini."