Guru Bimbel Itu Ibu Sambungku

Guru Bimbel Itu Ibu Sambungku
Bab 15 Menjadi guru


__ADS_3

Keesokan harinya Larissa mulai beraktifitas seperti biasanya. Larissa telah berada didepan pintu gerbang sekolah dengan terlambat akibat, Rasa lelah dan ngantuk karena semalam. Larissa mendapat hukuman push up sepuluh kali dari pihak sekolah.


Setelah menjalani hukuman Larissa mulai berlari menuju ruang kelasnya.


Tampaklah Ibu Guru telah lebih dulu berada didalam kelas. Semua murid sedang berdoa dan tiba-tiba Larissa mulai masuk dengan mengucapkan


"Assalamualaikum". Ucap Larissa


"Walaikumsalam". Sahut Ibu Guru


Diva mulai memperhatikan Larissa.


Tampaklah wajah lelah Larissa terlihat dari raut wajah Larissa. Larissa kelelahan dihari pertama kerjanya. Tatapan wajah Adit penuh pertanyaan kepada Larissa karena semalam.


Dita dan Rika hanya memandang Larissa dan tersenyum akan kehadiran terlambatnya Larissa.


"Baiklah anak-anak kita akan belajar untuk mengulangi pembelajaran yang telah lalu . Ibu guru mulai menjelaskan pembelajaran di ruang kelas. Kini tak terasa pembelajaran ibu guru telah selesai . Kini saatnya Diva Adit Rika dan Dita mulai mengerubungi Larissa.


Banyak pertanyaan diantara mereka yang ingin ditanyakan. Tapi mereka mengurungkan niat setelah melihat keadaan Larissa mulai lesu seakan tak berdaya.


"Kamu kenapa Larissa?". Tanya Diva


Dita mulai memegang dahi Larissa.


" Larissa agak panas ,mending kamu dikelas saja tidak usah istirahat untuk berbelanja di kantin deh". Ucap Dita.


"Aku dikelas saja menemani Larissa. Kasian nih anak kecapean. Karena kerja kan semalam hujan deras dan angin sangat kencang". Ucap Rika


"Munkin Larissa sedang masuk angin". Ucap Adit.


Larissa tersenyum dengan berbagai jawaban perhatian dari sahabatnya .


Dita, Adit, dan Diva mulai ke kantin sekolah untuk beristirahat .Kini tinggallah Rika dan Larissa. Larissa hanya melipat kedua tangannya di atas meja . Sesekali Rika melirik keadaan Larissa.


"Larissa kamu gak semangat dan lesu cerita dong untuk hari pertama kerjamu. Agar kita berbagi pengalaman ". Ucap Rika


Larissa mulai membuka suara menceritakan tentang keadaan Ibunya yang menghawatirkan ketika bekerja.


" Rika kemarin hujan sangat lebat. Aku pulang terlambat dan diantar oleh orang tua anak murid ku . Ibu ku dirumah sangat menghawatirkan ku . Begitupun dengan Ayah.


Memang segitunya yah dalam mencari uang . Penuh pengorbanan dan perjuangan". Ucap Larissa dengan lirih dan meneteskan air mata mengingat ibunya sangat menghawatirkan anak semata wayangnya.


Rika mulai merasa iba dengan keadaan sahabatnya. Tapi Rika juga tidak bisa berbuat apa apa . Rika hanya bisa mendoakan kebaikan untuk sahabatnya.


Tibalah Diva dengan sekotak mie goreng ayam bawang dan es jeruk peras membawakan makanan untuk Larissa . Tak lupa Adit juga memberikan makanan yang sama untuk Rika.


"Nih makanan untuk kalian berdua .Temani Larissa makan. Kasian wajahnya sudah mulai nampak pucat.". Ucap Diva

__ADS_1


"Terima kasih". Ucap Rika dan Larissa.


"Ini diganti gak uangnya". Ucap Dita?


"Gak usah. Sama sahabat gak usah hitung hitungan". Ucap Adit tertawa begitupun dengan Diva.


Dita mulai menyuapi makan untuk Larissa. Rika mulai makan makanannya juga.


"Kasian kamu kerja Larissa . Semoga cepat sembuh". Ucap Dita


Larissa mengaminkan dan tersenyum kepada sahabatnya ini.


"Jangan lupa habisin makanya ya Larissa". Tatapan mata Diva begitu menghawatirkan akan keadaan Larissa.


Dan juga habisin makan yang banyak yah Rika. Dengan tertawa seraya mengejek Rika . Rika sudah terbiasa dengan sikap Diva yang humoris.


Kini Rika sudah lebih dulu menghabiskan makanannya. Begitupun diikuti dengan Larissa. Larisa mulai habis memakan makanannya.


"Kamu makan lahap banget Larissa" . Ucap Adit bercanda.


Larissa mulai tersenyum tipis.


"Aku tadi gak sempat sarapan. Jadi badan aku juga lesu dan lelah sepagi ini". Ucap Larissa.


"Hahaha tertawa Adit memecahkan keadaaan ketika melihat jawaban Larissa dan ekspresi wajah Larissa.


"Kamu lapar atau lahap ya? Atau munkin lagi kelaparan? Hahahaha"


tertawa Adit dengan perilaku Larissa.


Larissa mulai tertawa girang dengan kelakuan sahabatnya yang humoris.


"Oh iya Larissa. Aku mau tanya kemari. kamu pulang sama siapa?". Tanya Adit


"Oh itu orang tua murid ku Adit". Jawab Larissa


"Oh begitu. Kok kamu pulangnya di ajak ke mini market sih . Gak langsung dipulangkan ke rumah?". Tanya Adit.


"Iya soalnya anaknya merengek minta susu coklat . Jadi kami mampir mini market . Jawab Larissa.


" Ehmmm... Mampir atau karena mencari kesempatan untuk dekat dengan kamu ya? . Hahaha". Oh iya ibunya kemana Larissa?". Tanya Adit.


"Ibunya udah gak ada . Ibunya udah meninggal". Ucap Larissa.


"Wah ketemu sugar om om dong. Mana ganteng lagi tuh papahnya" .


Senggol lengan Adit kepada Diva. Diva yang mendengar ucapan Larissa mulai cemburu.

__ADS_1


"Wah ganteng mau dong dikenalin". Ucap Rika . Rika mulai centil dengan ucapan Adit.


"Kamu mah gak bisa lihat atau mendengar yang ganteng maju aja paling depan . makan tuh ganteng". Ucap Diva seraya tertawa.


"Iya memang ganteng sih papahnya cuman,,,,?" Ucap Larissa


"Cuman apa Larissa?" Tanya Rika


"Cuman kamu lagi jatuh cinta ya sama tuh papahnya anak didik kamu?". Ucap Adit.


Adit mulai bercanda pada Larissa.


Larissa terdiam dengan ucapan adit.


"Adit ....." Ucap Dita.


"Iya maaf maaf cuman bercanda". Sahut Adit.


Larisa tersenyum tipis. Larissa sangat memaklumi sifat Adit yang humoris dan pandai bicara. Jadi Adit tidak sungkan untuk bertanya secara terus menerus keada Larissa.


"Gak jatuh cinta. Cuman tuh papahnya gila kerja menurut aku . Kemana mana asik dengan gadgetnya. Jadi begitu tidak memperhatikan sama anaknya". Ucap Larissa


"hahahaha bahaya tuh dibalik gadget. Banyak pesan keberbagai arahkan . Pikiran orang dewasa itu berbahaya". Sahut Diva . Dengan mengelabuhi pikiran sahabatnya.


"Wah betul juga yah aku mundur deh". Ucap Rika.


Merekapun mulai asik berbicara dengan topik yang lain .


Tak terasa empat jam telah berlalu disekolah . Kini saatnya mereka untuk pulang.


Larissa mulai melangkahkan kaki untuk pergi tapi lengan Larissa dicegat oleh Rika.


"Larissa pulangnya sama siapa ? Kalau kamu mau aku bisa antar kamu pulang .Ucap Rika dengan menawarkan diri ".


"Terima kasih Rika sebelumnya. Tapi apa kamu mau menemani aku ke toko buku terlebih dulu hanya mau mampir sebentar untuk membeli sesuatu ?" Tanya Larissa.


"Kamu mau beli buku apa?". Tanya Rika.


"Aku hanya mau membeli buku sebagai bahan ajar untuk mengajar anak murid ku ".


"Baiklah sepulang dari parkiran sekolah kita akan ke toko buku untuk membeli bukunya.


Larissa dan Rika mulai menuju untuk pergi dan menunju toko buku.


Toko buku dari sekolah Larissa hanya sekitar tiga puluh menit telah sampai menuju toko buku tersebut. Kini Rika dan Larissa telah sampai diparkiran toko buku .


Larissa mulai melangkahkan kaki untuk toko buku .Larissa nampak sedang asik memilih-milih untuk buku yang mana yang akan dia beli. Rika mulai melihat mainan anak-anak yang berada dalam toko buku itu . Nampak lucu-lucu sekali mainan yang ada toko itu . Hari ini ada diskon dari toko buku itu. Cukup berbelanja seratus ribu maka customer akan mendapatkan satu mainan.

__ADS_1


Larissa telah menemukan buku yang dicarinya .


__ADS_2