
Larissa mulai terdiam dan ingin merangkai kata untuk menolak secara halus perasaan Diva. Akan perasaan Diva terluka terhadap Larissa. Hal ini dilakukannya karena dia mengingat tentang dirinya telah menjadi seorang istri dari Revan Kurniawan Wijaya.
"Diva aku tahu perasaanmu sejak sedari dulu terhadapku. Mengingat tingkah lakumu yang selalu baik terhadapku. Tapi dengan rasa berat hati". Suara Larissa terputus karena
Tiba-tiba karena ada suara lelaki yang mulai mendekat dan menggandeng lengan Larissa secara perlahan.Langkah kaki Larissa mulai mundur secara perlahan dari teman-temannya.
Penjelasan Larissa itu menjadi menggantung karena Revan yang sudah tidak tahan akan rasa cemburunya terhadap Diva. Diva yang berani mengutarakan perasaan terhadap istrinya. Membuat Revan meras cemburu.
Adit yang paham akan maksud dari Revan hanya mampu membuat Diva untuk bersabar akan keadaan yang tidak memungkinkan. Dita mulai mengelus bahu Diva untuk membuatnya tenang. Begitupun dengan Adit yang menyemangati diri Diva.
Dipa masih bingung dan tidak merasa ada jawaban dari Larissa.
"Mengapa laki-laki itu justru menarik lengannya Larissa dan menjauh dari kita?" Tanya ada yang tidak mengetahui hubungan antara Larissa dan Revan.
Ingin sekali Dita Memberikan jawabannya atas pertanyaan Diva. Tapi dia mengingat tentang amanah yang tidak boleh dibongkarnya. Biarlah nanti waktu yang akan menjelaskannya terhadap teman-temannya.
Rika nampak terkejut dengan laki-laki tersebut.
" Bukankah laki-laki itu yang pernah kita lihat sama-sama sewaktu dulu ? Mengapa dia datang dengan tiba-tiba? Kenapa menggandeng lengan Larissa? Ada apa gerangan kah hubungan Revan dengan Larissa?". Gumam hati Rika yang penuh pertanyaan seketika.
Rika mulai melirik Dita untuk memberitahukan tentang lelaki itu. Tampaklah Dita yang tidak terkejut karena dia sudah mengetahui pernikahan sahabatnya. Tapi Diva banyak mempertanyakan hal ini terhadap para sahabatnya yang lain.
Rika mulai mencari tahu tentang Ada apakah hubungan di antara Larissa dan Revan ?Sungguh hati Diva terluka karena jawaban yang menggantung dari Larissa. Revan yang menggandeng Larissa dengan paksa untuk menghindari dirinya.
__ADS_1
Lagi-lagi hati kecil harus terluka melihat sang Pujaan Hati serta cinta pertama dari Diva. Karena lengan Larissa ditarik paksa oleh Revan untuk menuju mobil Revan. Revan yang memperlakukan Larissa dengan kasar hanya dapat memandang sang istri.
"Apa kamu senang dengan perilaku sahabatmu?" Tanya Revan dan menatap tajam Larissa.
Larissa hanya mampu terdiam dengan pertanyaan Revan.
"Apa jangan-jangan kamu juga menyukainya .Sehingga lambat memberikan jawaban dan menggantungkan antara iya atau tidak". Jawab Revan dengan ketus.
Larissa tidak mampu menjawab dua pertanyaan sekaligus daei Revan.
Kedatangan Revan sangat tiba-tiba dan membuat Larissa terkejut.Di satu sisi dia mengerti akan perasaan sahabatnya. Dan di sisi lain dia tahu akan Siapa dirinya yang telah menjadi istri, Walau hanya istri siri dari Revan.
Larissa,,,,, Larissa,,,, Larissa,,,.
Larissa yang dipanggil Revan mulai menengok Revan dengan wajah yang takut. Wajah merah Revan nampak sangat marah Terhadap Larissa.
Di sudut lain ayah dan ibu telah sampai menuju rumah. Dia telah diantarkan oleh Pak Robi untuk menuju rumah. Revan mulai melajukan mobil untuk sampai ke rumahnya. Larissa hanya menundukkan pandangannya karena takut melihat Revan yang akan selalu memarahinya di hari ini.
"Bagaimana ini? Aku benar-benar tidak mencintai Diva? Dan aku mengerti tentang statusku yang menjadi istri. Meski menjadi istri siri Revan Kurniawan Wijaya?" Larissa mulai merenungkan nasib pernikahannya.
Akankah pernikahan ini berakhir atau justru masih berlanjut diantara mereka berdua? Hanya Pak Azka yang akan menjawab tentang hubungan diantara keduanya.
Dering,,,,Dering,,,, Dering,,,,.
__ADS_1
Bunyi telepon mulai berbunyi. Lagi-lagi Amira nampak menghubungi Revan. Dengan penuh rasa kemarahan Revan mematikan telepon Amira. Karena perilaku Larissa yang membuatnya sedang tidak baik-baik saja.
Sudah hampir sepuluh menit perjalanan Larissa menuju pulang kerumah. Revan mulai membukakan pintu mobil dan menyerek Larissa sampai masuk kedalam Rumah. Entah karena perasaan cemburu yang berlebihan atau karena Revan tidak menyukai miliknya di ganggu oleh laki laki lain.
Revan mulai melepaskan lengan Larissa dengan kasar diatas ranjang. Lengan Larissa memerah karena perilaku Revan.Lariss hanya mampu menanggung beban hidup sendiri.
"Apalah daya aku yang hanya seorang istri siri .Kenapa kamu berbuat jahat seperti ini kepada aku mas? Sungguh aku tidak mencintainya. Aku ingin menjawab pertanyaan dari nya. Tapi kamu datang dengan tiba-tiba dan menyeret aku masuk kedalam mobil? Kenapa kamu kadang baik kadang lembut terhadap aku?. Tangis Larissa dari dalam kamar dan melengkupkan tubuhnya.
Larissa sungguh kecewa dengan sifat Revan hari ini. Disudut lain Revan mulai mengambil sebatang rokok dan menghisapnya. Dia mulai menjernihkan pikiranya karena perilaku Larissa yang tidak menjawab dengan tegas atas jawaban dari cinta seorang laki-laki tersebut.
Apakah dia mencintainya? Mengapa dia tidak menjawab dengan tegas pertanyaan dari laki-laki tersebut? Aku suaminya seharusnya dia menjawab maaf aku tidak mencintaimu.Lantas bagaimana dengan hubungan aku dan Larissa yagmng hampir berjalan dua bulan selama ini. Apa dia tidak merasa telah menjadi seorang istri?
Hati Revan penuh pertanyaan hari ini. Revan mulai kembali dan menuju kamar untuk melihat Larissa. Larissa telah tertidur karena kelelahan akan acara disekolah dan sifat Revan Terkadang Revan baik terhadap Larissa.
Tapi terkadang Revan jahat dengan perilakunya .Entah Revan yang terlalu cemburu. Atau karena Revan masih kenanak-nakan akan perilakunya. Revan sungguh tidak ingin Miliknya di ganggu oleh orang lain.
Revan mulai menaiki atas ranjang dan tertidur bersama Larissa. Revan merebahkan tubuhnya dan berbalik arah dari posisi tidur Larissa. Tidak ada keromantisan akan hubungan mereka hari ini yang ada hanya derai air mata dari Larissa akibat perilaku Revan.
Oh Revan sungguh kamu membuat hati Larissa terluka hari ini. Bukankah Lariss tidak ada perasaan terhadap Diva. Mengapa kamu menarik lengan Larissa dengan kasar dihadapan para sahabatnya. Sungguh malu Larissa dengan perilaku suami sepertimu.
Hari sudah hampir larut sore. Mereka berdua mulai terbangun dari tidurnya. Larissa membalikan tubuh dan menghadap Revan. Begitupun dengan Revan yang berbalik tubuh dan menghadap Larissa. Tatapan mata mereka saling bertemu.
Tidak ada yang saling menyapa terlebih dahulu diantara mereka berdua.Karena mengingat Larissa yang diperlakukan oleh Revan dengan kasar. Begitupun dengan Revan yang melihat Larissa menggantungkan jawaban terhadap Laki-laki itu.
__ADS_1
Mereka berdua saling membisu meski hati mereka ingin saling menyapa satu sama lain. Revan mulai sayang dengan Larissa. Karena keseharian Revan selalu dihiasi oleh kehadiran Larissa .
Begitupun dengan Larissa. Ada benih-benih cinta yang tubuh terhadap Revan secara perlahan selama hampir dua bulan pernikahan diantara mereka.