Hakikat Cinta

Hakikat Cinta
BAB 59 BERZINA


__ADS_3

Karena kedatangan mobil yang sangat mewah, bahkan bisa di bilang mobil termahal di Indonesia. membuat siapapun merasa penasaran dan ingin melihat pemilik mobil tersebut.


Seorang pemuda tampan keluar dari dalam mobil BMW sport dengan berpakaian casual dengan kacamata hitam yang bertengger di batang hidung mancung nya.


Kemudian sepasang suami istri keluar dari mobil satu nya lagi. laki-laki nya memakai setelan jas abu yang membuat ia semakin berwibawa. dan wanitanya memakai dress berwarna merah mewah yang sangat menawan, rambut yang tergerai dengan ujungnya yang di buat curly. tak lupa ia juga memakai kacamata berwarna coklat menambah keanggunan wanita tersebut.


Santri/wati pun memuji dan mengagumi mereka. terlebih santriwati. Mereka sangat memuji dan mengagumi pemuda tampan dan juga cool yang ada dihadapan mereka.


Tak lama kemudian seorang wanita berteriak dan menghampiri wanita tersebut dan langsung memeluknya.


" Mbak Rina, apa kabar? sudah lama kita gak ketemu. Apa ini suami dan anak mu? " Tanya Maryam pada wanita tersebut.


" Mbak baik2 saja. oh ya kenalin ini suami ku dan itu anak nya mas Rudi " Ucapnya, sambil memperkenalkannya pada adik nya tersebut.


" Saya Maryam adiknya mbak Marina " Sapa Maryam pada kedua laki-laki tersebut.


" Saya Rudy Afnan, panggil saja mas Rudy "Jawabnya dengan ramah.


" Salam kenal tante, saya Fatih Al-Absyar Afnan. Tante bisa panggil Fatih saja " Ucap nya dengan ramah dan tersenyum.


" Mbak, anak mu sungguh ganteng pisan. kalo aku punya anak perempuan udah aku jodohin sama nak Fatih " Canda Maryam pada Marina.


" Tante bisa saja " Ucapnya Fatih sambil tersenyum ramah.


" Sungguh anak mu sangat sopan dan santun " Ucap Maryam.


"Jadi mana suami sama anakmu yang akan bertunangan itu? " Tanya Marina penasaran.

__ADS_1


Tak lama kemudian Rahman dan juga hanafi segera menghampiri Maryam. Sebenarnya mereka sudah berdiri disana sejak tadi. Cuman karena mereka kaget setelah Maryam tiba-tiba muncul dan berlari serta memeluk wanita yang ternyata adiknya sendiri.


Kini Rahman dan juga Hanafi sudah berada di samping Maryam.Akhirnya mereka pun saling berkenalan satu sama lainnya.


" Mas, mbak ayok kerumah saya dulu. Kalian juga pasti sudah capek kan menempuh perjalanan jauh. ayok " Ajak Maryam pada mereka.


Mereka akhirnya bergegas pergi dari sana, para santri/wati pun langsung membubarkan diri mereka.


Kini keluarga Marina dan juga Maryam tengah berbincang di ruang tamu.Karena merasa bosan Fatih pun meminta izin keluar untuk melihat lihat pesantren tersebut.


Setelah mendapat izin, Fatih kini sedang berjalan jalan di dekat madrasah tempat mengajar para Santri. Hingga tanpa di sengaja, Nanda keluar dari dalam salah salah satu kelas. Karena ia baru selesai mengajar disana.


Fatih yang merasa tak asing dengan sosok yang baru keluar dari ruangan didepannya. Ia langsung menghampiri dan menyapa orang tersebut. Saat mereka bertemu pandang, seketika mereka kaget dan syok. Nanda segera merangkul orang yang ada didepan nya tersebut.


" Apa kabar dek, sudah sangat lama kita tidak bertemu. Aku sudah mencari keberadaan kalian di jakarta, tapi aku tak pernah menemukan bibi Delina dan kalian " Ucap Nanda dengan nada sedih.


Akhirnya mereka sibuk untuk bercerita, Fatih juga sangat terkejut mendengar tentang kematian tragis kedua orang tua Nanda.


(singkat cerita)


Nanda menanyakan keberadaan Rani, Fatih pun menceritakan semua kejadian sebelum ibunya meninggal. Tapi ia menutupi tentang penyebab perceraian kedua orang tuanya. Nanda yang mendengar bibi nya meninggal pun sangat kaget.


" Lalu dek Zahra dia dimana sekarang, apa dia ikut dengan mu kesini. Pasti dia sangat syok setelah bibi meninggal " Nanda kembali bersedih, karena ia telah kehilangan keluarga satu satunya yang tak lain adalah Delina adik kandung ibunya sendiri. Nanda juga memanggil Rani dengan Nama Zahra sejak kecil.


" Semenjak perceraian Rani memutuskan untuk ikut dengan mama pergi ke Bandung. Terakhir kita bertemu saat menghadiri pemakaman mama. Tapi saat itu kondisi yang tidak di inginkan terjadi dan sampai sekarang Rani menghilang. Aku sudah berusaha mencari keberadaan nya namun sampe sekarang aku tak menemukannya " Ucap Fatih dengan perasaan bersalah dan juga sedih setelah mengingat kejadian terakhir mereka bertemu.


" Jadi dek Zahra sekarang hilang. Astaghfirullah, padahal aku cuman punya kamu sama dek Zahra satu satunya keluarga ku yang tersisa " Ucap Nanda sedih

__ADS_1


" Aku sangat rindu melihat tingkah nakal, tengil sama genitnya itu. Gimana keadaannya sekarang ya. Aku sangat penasaran wajah sama penampilannya sekarang".Gumam Nanda sambil tersenyum.


" Tunggu sebentar, jika kakak penasaran sama penampilannya. Aku sempat mengambil salah satu poto dari instagram nya, tapi sudah sangat lama aku tidak melihat postingannya lagi " ucap Fatih sambil mengambil ponsel yang ada di saku celana nya.


" Benarkah, pasti dia sangat cantik. Bahkan terakhir kita ketemu, ia selalu saja menceritakan pangeran tampan yang sudah menolongnya " Nanda tertawa saat ia mengingat ingat masalalu nya.


" Kau benar, bahkan waktu itu saat kami pulang dari taman. ia sampai merengek minta balik lagi kesana buat bertemu sama tu bocah " Ucap Fatih sambil tertawa, saat mengingat kejadian Rani jatuh di taman. Jari nya terus mengusap usap layar ponsel yang lagi tren di kalangan orang kaya. ia terus mencari cari poto yang selalu ia simpan di dalam hpnya tersebut.


" Ketemu " ucap Fatih, lalu ia memperlihat kan ponsel nya pada Nanda.


Namun saat Nanda akan melihat poto Rani yang ada di ponsel Fatih. Ia di kejutkan dengan nada ponsel yang berbunyi dari dalam Saku baju koko nya. Ia pun langsung mengalihkan pandangannya pada layar ponselnya.


Kini raut wajah Nanda tampak gelisah dan khawatir saat melihat isi pesan yang di kirim dari Amira.


" Ada apa kak, kenapa kau nampak gelisah. Apa sudah terjadi sesuatu? " tanya Fatih pada Nanda yang terlihat khawatir.


" Emm.. anu, aku ada sedikit keperluan mendadak. Aku harus pergi dulu. oh ya titip salam sama paman dan bibi baru. Nanti setelah urusanku selesai aku akan menemui kalian. Kali gitu aku pamit dulu, Assalamualaikum " Ucap Nanda pada Fatih, ia pun meninggalkan Fatih yang sedang berdiri melihat bingung kearahnya.


" Baiklah, Waalaikumsalam " Jawab Fatih.


Karena Fatih merasa bingung, akhirnya ia memutuskan untuk kembali kerumah bibinya. Saat tiba disana ia semakin bingung, karena suasana didalam rumah tersebut seperti sedang kacau.


Fatih pun memutuskan untuk masuk terlebih dahulu kedalam dan menanyakan apa yang tengah terjadi. Saat ia berada di depan rumah, ia terlebih dahulu mengucapkan salam dan langsung masuk.


Hal pertama yang ia lihat adalah Wajah Rahman yang terlihat sangat marah. Ia pun segera duduk di kursi samping ayahnya. dan mulai menanyakan apa yang terjadi disana.


Saat mendengar penjelasan ayahnya Fatih sangat terkejut. Ia mendengar bahwa calon tunangan adik sepupunya tersebut telah berzina. Ia juga melihat Vidio dan juga Poto dari ponsel Hanafi. Namun sayang nya wajah ya tersebut tak terlihat jelas karena pencahayaan yang ada di tempat itu hanya menggunakan lilin.

__ADS_1


Kabar berzina nya tersebut kini mulai menyebar di pesantren. Namun hal tersebut masih belum terdengar oleh Kiayi yang saat itu sedang berada di rumahnya. Karena kesehatannya yang sedikit kurang baik, sehingga dokter Thariq memberikan obat tidur. ia juga tak pernah meninggalkan kakeknya terbaring di dalam rumahnya sendirian.


__ADS_2