
Evan menjalankan laju mobilnya mengikuti mobil milik Angga yang berada di depannya, sambil mengemudikan mobilnya Evan sedari tadi mencuri-curi pandang kepada Mawar yang duduk di sampingnya tersebut. Evan memperhatikan sedari tadi wanita itu hanya dia tak bergeming tidak seperti biasanya.
"Mawar, are you oke?" Tanya Evan, sekilas menoleh kearah Mawar yang tengah menatap, dengan tatapan kosong.
"I'am fine Evan..." Jawab Mawar, sekilas ia pun menoleh kearah Evan, menarik ujung bibirnya tersenyum tipis.
"Lo gak usah sok kuat deh," ledek Evan. "Gw tau perasaan lo, kenapa lo maksa buat ikut nganter si Angga sih?"
"Gw kuat Evan, lo jangan sok tau deh." Sangkal Mawar, mengalihkan pandangannya kearah samping. Mawar menyembunyikan wajahnya, karna kini matanya terasa panas, air mata terlihat membendung di pelupuk matanya.
'Gw harus kuat, ingat Mawar ini memang resiko, kalau Lo mencintai orang yang tidak mencintai lo' Batin Mawar.
Namun tiba-tiba Evan menghentikan laju mobilnya, membuat Mawar menoleh kearahnya.
"Kenapa berhenti?"
Evan membenahi posisinya menghadap kearah Mawar, lalu Evan meraih tangan wanita itu dan menggenggamnya. Membuat Mawar terheran kepadanya.
"Gw tau lo gak baik-baik aja. Gw ngerti perasaan lo, kalau lo mau nangis-nangis aja!" Ucap Evan, sebelah tangannya mengusap pipi Mawar dengan lembut.
Mawar langsung menghambur memeluk Evan, dengan terisak tangis. Evan membiarkan wanita itu menangis di dalam pelukannya.
'Memang sakit Mawar, kalau cinta bertepuk sebelah tangan itu, gw juga ngerasain. Gw cinta sama lo tapi lo cinta sama orang lain' gunam Evan.
Cukup lama mawar menangis menumpahkan semua kesedihan dan ke sakit'an-nya itu.
"Sakit Van..." Ucap Mawar dengan Isak tangisnya.
Evan mengusap lembut rambut Mawar. Lalu Mawar melepaskan pelukannya. Mawar menatap kearah Evan dengan lekat.
"Terima kasih"
__ADS_1
Evan tersenyum, lalu ia mengusap air mata Mawar dengan lembut. Evan menganggukan kepalanya pelan.
"Sudah lebih baik?" Tanya Evan.
Mawar menganggukan kepalanya, dan tersenyum.
Entah kenapa tiba-tiba Mawar menjadi gugup. Mawar terlihat menggigit bibir bawahnya.
'Ya tuhan ada apa, kenapa jantungku jadi dag-dig-dug begini' ucap Mawar dalam hatinya.
Seketika menjadi hening, Mawar dan Evan sama-sama tak bergeming.
"Emm, kita lanjutin?"
"Iya..."
Evan pun melajukan kembali mobilnya. Menyusul mobil Angga yang sudah jauh meninggalkannya.
"Aduuh gimana ini kita ketinggalan mobil si Angga lagi," lirih Evan.
Mobil Keluarga Angga, akhirnya sampai di depan rumah orang tua Ica. Mereka semua keluar dari mobil usai memakirkan mobil dihalaman rumah tersebut.
"Evan mana ya? Kok dia belum sampai," ucap Bu Asiyah.
"Iya ya Bu, bukannya tadi mobil kita beriringan?" Sambung Dr. Irawan.
"Mungkin mereka sebentar lagi sampai Bu, Pah!" Sahut Arka, diangguki oleh Afifah dan Angga.
"Bagaimana penampilanku?" Tanya Angga, kepada semua orang yang berada di sana.
"Sudah baguskan?" Lanjutnya.
__ADS_1
"Enggak ah biasa aja!" Sahut Bu Aisyah.
"Bu serius?"
"Udah kak, udah bangus kok, ganteng!" Pungkas Afifah, mengacungkan kedua ibu jarinya kepada Angga.
"Kalau ganteng mah, udah dari orok kali Fi," sombong Angga.
"Iya-iya Kak."
"Lihat kelakuan anakmu Pah, di puji sedikit langsung besar kepala!" Bu Aisyah memutar bola matanya malas.
Dr. Irawan terkekeh, mengeleng-gelengkan kepalanya.
"Kepala Angga gak besar Bu!" Ketus Angga.
"Sudah ah sudah, kalian ini gak di rumah gak dimana, cekcok mulu!" Ucap Dr. Irawan.
Afifah dan Arka hanya terkekeh melihat kelakuan ibu dan kakak tirinya itu.
"Oh iya, kok kak Evan lama ya? Coba kakak telpon deh?"
"Iya kemana lagi tu anak Dajjal, nyusahin aja!" Gerutu Angga, Angga mengambil ponsel dari saku celana-nya, untuk menghubungi Evan. Namun baru saja Angga akan menelponnya, sebuah mobil terlihat menghampiri mereka, ya mobil tersebut adalah mobil Evan.
"Sorry nungguin ya!" Ucap Evan, keluar dari mobilnya.
"Lama banget si lo," kesal Angga. "Dari mana dulu lo, udah tau urgen."
"Sudah-sudah, ayo cepat keluarkan barang bawaanya." Titah Dr. Irawan diangguki oleh semua orang yang berada di sana.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan Votenya
Makasih.