
Ezra sedari tadi mencuri-curi pandang pada Himalaya, tapi Himalaya seolah acuh dan tidak peduli pada suaminya.
"Yang.. sayang.."
Aku diam saja, lagian siapa tadi yang bilang ada pengganggu dan Daddy tidak mau hari ini Daddy di ganggu siapa-siapa, apa penyakit pikunnya kumat.
"Apa," ketus ku pada Daddy.
Lagian siapa suruh tadi bilang gitu,hati istri mana yang tidak sakit saat suami mulai goyah dan berubah karena masa lalu.
"Ko ketus sih yang, kamu marah sama Daddy sayang." Membujuk rayuku, aku terlanjur kesal padaku dad.
"Jujur saja dad, sama aku. Ada yang Daddy sembunyikan dariku dad?" aku menatap Daddy penuh tanya
Ezra yang mendapatkan tatapan begitu tajam dari istrinya, nyalinya mendadak menciut. Jika sudah begini pasti nanti akan gawat, bisa jadi perutnya sakit atau malah yang lebih parah tidak dapat jatah malam panjangnya.
"Tidak ada sayang, beneran tidak ada !" aku tentunya tidak percaya dengan Daddy.
Jika tidak ada tidak mungkin ia sepanik itu bukan, lagian kenapa sih main kucing-kucingan denganku. Ia pikir aku ini anak kecil apa, mudah di bohongi seperti dulu.
Tidak deh kalau sekarang, biarkan saja dia kelimpungan sendiri lagi. Istri hamil bukannya sayang malah bingung cari kasih sayang orang lain, suami macam apa Daddy ini.
Nabi SAW menjawab: 'Tidak ada dosa atas mu.' (HR Al-Humaidi dalam Musnad-nya no. 329).
Hadis tersebut menjelaskan hukum dibolehkannya suami berbohong pada istri hanya jika ingin menyenangkan istri, yang misalnya sedang 'ngambek' dan menghibur hatinya. Artinya, tidak semua kebohongan diperbolehkan.
Ada beberapa cara menghadapi suami tidak jujur.
1. Introspeksi diri
Introspeksi diri sendiri adalah cara menghadapi suami yang tidak jujur kita harus melakukannya sejak awal, misalnya luangkan waktu sejenak untuk berpikir mengenai alasan suami Anda berbohong. Sebab, pasangan kita atau suami pasti memiliki alasan untuk berbohong, salah satunya untuk menghindari pertengkaran dengan diri kita.
Sebaiknya kita tidak melakukan hal yang sama untuk balas dendam, tunggu saat yang tepat untuk berbicara jujur tanpa emosi dengan suami.
2. Cari tahu kebenarannya
__ADS_1
Mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu, dengan memulai menyelidiki suami tanpa perlu membuat dirinya curiga. Jika ketahuan pasti merasa risih jika menginterogasinya secara terang-terangan. Bisa saja suami berbohong karena alasan yang dapat menyakiti hati istrinya.
3. Bersikap tenang dan ajak bicara baik-baik
Selalu berhati-hati jika ingin mengajak suami mengobrol dan singkirkan ego terlebih dahulu agar sama-sama tenang, salah satu istri idaman para suami adalah istri yang tidak langsung menuduh ketika sedang curiga. Bicara secara baik-baik dengan mulai mengungkapkan perasaan yang tengah meliputi perasaan, lalu jika suami merasa nyaman untuk mengakui kebohongannya.
Maka lanjutkan ke tahap selanjutnya secara baik-baik.
4. Tanyakan alasan suami tidak jujur dengan kita
Tanyakan alasannya kenapa selama ini ia berbohong. Dan menutupi fakta yang ada, kenapa tidak berterus terang saja, bukannya jujur lebih baik.
Tetapi jika ia masih mengelak dan tidak mau mengakuinya, kita harus pandai-pandai mengumpulkan bukti-bukti terlebih dulu. Jika dia tetap saja tidak mau mengakui kebohongannya, maka keputusan terakhir yang dapat di berikan padanya merupakan bukti-bukti bahwa ia telah berbohong. Bukti yang jelas akan membuat dia tidak berkutik dan mau tak mau harus mengaku jika dirinya berbohong.
5. Tidak melibatkan orang lain
Jangan pernah sesekali melibatkan orang lain karena hal tersebut berakibat membuat kondisi rumah tangga semakin parah atau runyam kemana-mana.
Cara menghadapi suami yang tidak jujur ialah harus menyelidiki sendiri dan menyelesaikan masalah ini hanya berdua dengan suami. Suami tentu juga akan lebih menghargai usaha kita ketika kita tidak melibatkan keluarga atau teman-temannya dalam permasalahan rumah tangga ini. Begitu juga sebaliknya, seharusnya begitu tidak suka mengadu pada orang tua ataupun keluarganya, sebab keberlangsungan hidup rumah tangga ada di tangan kamu baik itu (suami/istri).
6. Bahas rencana ke depan
Berbicara yang baik-baik dan harus membicarakan hubungan antara kita sendiri dengan suami. Buatlah komitmen untuk jujur sejujur-jujurnya terhadap pasangan satu sama lain.
7. Buat perjanjian
Buat perjanjian agar suami tidak terus menerus membohongi diri kita. Dengan cara yang baik, pasti suami akan luluh jika kita sabar dan bersikap baik padanya meski ia tidak jujur dengan kita.
8. Perbanyak komunikasi
Komunikasi adalah jembatan yang dapat membuat suami lebih nyaman untuk berkata jujur terhadap istrinya. Oleh karena itu, suami dan istri harus memperbanyak komunikasi sehari-hari.
Berkomunikasi bisa lewat mana saja, baik lewat aplikasi digital atau ketika berkumpul bersama atau kemanapun kita pergi, sebaiknya jaga juga komunikasi.
Ketika suami istri menjaga komunikasi satu sama lain, suami akan merasa ragu untuk membohongi istrinya.
__ADS_1
9. Memaafkan dan melupakan
Dengan cara mulai memaafkan kesalahannya, meski hati tidak dapat di pungkiri rasa sakit itu masih tertoreh jelas di benak kita.
Memaafkan artinya melupakan dan tidak mengungkit-ungkit kebohongan yang telah dilakukan oleh dia. Suami pasti juga tidak akan merasa nyaman jika diri kita terus menerus membahas tentang kebohongan yang pernah ia buat.
10. Bersikap baik seolah tidak terjadi apa-apa
Cara ini menunjukkan bahwa kita sebagai seorang istri yang elegan dan tidak mudah terpancing emosi. Jadi sebagai istri sebaiknya selalu sabar, meski sabar cobaannya juga besar.
(copas google tapi sudah di rombak ya)
Tapi apa salahnya jika memupuk kesabaran, tidak ada yang salah, sebab Allah SWT akan meninggikan keimanannya dan juga pahala bagi hamba-hamba-Nya yang sabar.
Allah SWT tidak akan pernah memberikan cobaan atau ujian yang berat di luar batas kemampuan umatNya.
Sabar Himalaya sabar, menghadapi semua situasi ini Himalaya sabar...
"Yang.. sayang." Panggilnya lagi, jujur aku masih kesal tapi biarkan saja, tidak apa-apa sebentar lagi luka di hati akan sembuh seiring berjalannya waktu.
Sebagai seorang istri dan perempuan aku harus menyingkirkan egoku lebih dulu agar perjalanan rumah tanggaku baik-baik saja.
"Iya dad, ada apa?" ku ulasan senyum paling manisku padamu dad.
Semoga dengan sikapku yang seperti ini kamu jadi jujur padaku, kenapa setelah menerima beberapa pesan dan juga telpon Aan Daddy jadi sedikit berbeda dad, apa karena ada wanita yang kemarin yang bernama Kartika atau Bella lagi.
Padahal baru saja kami baik-baik saja tapi ternyata ada saja cobaan yang menimpa kami, kuatkan lah aku.
"Jangan jutek dengan Daddy sayang."
"Tidak akan dad," aku membalas pelukan dari Daddy.
Ku tunggu kejujuran kamu Daddy, semoga kamu tau rasa resah hatiku menunggu kamu yang jujur dan bicara apa adanya padaku Daddy.
Bukan hanya demi diriku, tapi juga anak kita yang masih belum lahir ini.
__ADS_1