
Bahkan sebenarnya, bisa dikatakan bahwa lelaki yang memiliki tubuh yang tinggi dan kekar serta rambut cokelat kemerahan serta mata yang memiliki warna biru laut tersebut lebih sering terjebak atau terlibat skandal dibandingkan apa yang sering dipikirkan oleh Marshel itu, di mana tidak jarang Xavier terlibat skandal yang jauh lebih merepotkan dibandingkan dengan apa yang pernah terjadi pada Jasmine tempo hari.
"Ppft- skandal?" Wanita cantik yang memiliki rambut yang memiliki warna kuning nyaris putih yang terlihat memiliki mata yang memiliki warna biru laut tersebut langsung memasang senyum sinis seraya menatap mata hijau milik Marshel, seolah-olah sedang memaksa lelaki yang berada di hadapannya itu untuk sekadar menghadapi dan mengatakan apa yang Jasmine ingin Marshel katakan kepada dirinya itu. "Bukankah bisa dikatakan bahwa skandal yang bisa saja aku dan Xavier ciptakan itu jauh lebihbesar dari apa yang sudah kamu kira selama ini? Maksudku, yang benar saja, Marshel! Mengapa pula aku harus khawatir akan skandal ketika aku sedang bersamamu?"
Lelaki yang memiliki tubuh yang tinggi dan kekar serta rambut cokelat dan mata hijau tersebut lantas menghela napas panjang seraya memijat pelan pelipisnya sendiri, kepalanya mendadak terasa pusing ketika Jasmine membombardir lelaki yang satu itu dengan berbagai pertanyaan yang sebenarnya cukup masuk akal tetapi di saat yang sama menyebalkan setengah mati itu. "Y-yah .. maksud saya, bukankah rasanya tidak wajar jika seorang publik figur macam anda menjalani hubungan yang berbeda dengan bodyguardnya sendiri? Saya pribadi merasa bahwa apa yang sedang terjadi di antara kita berdua ini sangat-sangat tidak wajar dan tidak normal, sehingga saya memutuskan untuk menolak perasaan yang berbeda yang mungkin anda miliki pada saya, sekaligus mengubur sejauh dan sedalam mungkin tentang perasaan yang saya miliki pada anda."
__ADS_1
Sang nona muda tersebut langsung menaikkan kedua alisnya setinggi mungkin seraya mengangguk-anggukkan kepalanya secara perlahan-lahan, seolah-olah sedang meledek dan menghina logika yang diberikan oleh Marshel, yang terang saja terdengar benar-benar tidak masuk akal bagi wanita yang satu itu. "Jika kamu menggunakan kalimat semacam itu sebagai pembelaan diri, itu artinya kamu sedang berusaha mengajakku bercanda, mengingat sebenarnya ada banyak sekali, tidak hanya ada satu atau dua publik figur macam aku yang menjalani hubungan yang lebih dengan bodyguard mereka, di mana bahkan lada beberapa kisah mereka berdua sampai berakhir menikahi satu sama lainnya, asal kamu tahu saja!" Jasmine menyentak penuh rasa kesal, menatap lawan bicaranya dengan tatapan serius.
Lagi, secara mau tidak mau, Marshel menghela napas panjang, memang apa yang dikatakan oleh wanita yang memiliki wajah kaukasia itu sendiri memang ada benarnya juga, di mana sebenarnya juga banyak kisah di mana bodyguard seorang publik figur menyimpan perasaan berlebih kepada sang publik figur, lantas pada akhirnya menjalani hubungan yang berbeda dengan sang publik figur, tanpa terlibat banyak skandal yang merepotkan, dan sedikitnya separuh lebih dari para publik figur itu berakhir dengan menikah dan menkalani hidup yang dapat dikatakan sangat-sangat sempurna, tetapi tetap saja, setidaknya di mata lelaki yang memiliki tubuh yang tinggi dan kekar serta rambut cokelat dan mata hijau tersebut, rasanya tidak wajar saja jika dirinya melakukan hubungan yang sama dengan Jasmine, walau tentu saja sang bodyguard tahu betul bahwa sang nona muda menyimpan perasaan yang berbeda kepada dirinya itu.
"Tetap saja, nona muda Jasmine, saya tetap merasa bahwa apa yang saya rasakan terhadap anda itu merupakan sesuatu yang sangat-sangat tabu, dan karena itu lah saya memutuskan untuk menolak anda kira-kira satu tahun yang lalu, yang pada akhirnya anda menjalani hubungan dengan tuan muda Xavier, dan sekarang, lihat ... anda berdua akan segera menikah dan memulai hidup yang benar-benar baru bagi satu sama lainnya, bukan begitu?" Marshel bertanya seraya menaikkan kedua alisnya setinggi mungkin seraya mengangguk-anggukkan kepalanya secara perlahan-lahan seolah-olah sedang berusaha memahami situasi perasaannya sendiri.
__ADS_1
Perkataan yang telah dikeluarkan oleh sang bodyguard kepada wanita yang memiliki wajah kaukasia itu sendiri terang saja membuat amarah Jasmine meningkat hingga titik didihnya dengan sangat-sangat cepat sekali, mau bagaimana pun juga, tampaknya sang nona muda tidak dapat secara serta merta langsung menerima keputusan tergila yang telah diciptakan oleh sang bodyguard terhadap dirinya, pun lagi, Jasmine tentu saja tidak bisa menerima fakta bahwa dirinya dengan laki-laki yang terlihat memiliki mata yang memiliki warna hijau tersebut mungkin saja akan berpisah suatu saat nanti.
Wanita cantik yang memiliki rambut yang memiliki warna kuning nyaris putih yang terlihat memiliki mata yang memiliki warna biru laut tersebut langsung memasang senyum sinis seraya menatap mata hijau tersebut lantas menghela napas panjang, menahan emosinya sendiri agar tidak meledak sama sekali. "Kamu ini ... sudah kehilangan kewarasanmu sendiri, ya?! Bagaimana bisa kamu memutuskan hal sebesar ini bahkan tanpa sedikit pun membicarakannya sama sekali denganku?!" Jasmine membentak dengan nada yang benar-benar meninggi, seolah-olah wanita yang satu itu sudah tidak bisa lagi menahan emosinya sama sekali terhadap sang bodyguard yang menurutnya terkadang sedikit bebal tersebut.
Marshel hanya bisa menghela napas panjang seraya meletakkan tangannya pada ambang pintu kamar mandi, seolah-olah sedang bertumpu di sana agar tidak perlu terjatuh dengan sangat-sangat konyol sekali, lelaki yang satu itu lantas menatap balik mata yang memiliki warna biru laut tersebut dengan tatapan serius, seolah-olah lelaki tersebut sedang tidak ingin bercanda maupun bersenda gurau sama sekali dengan Jasmine. "Ya. Lagipula untuk apa saya bicarakan ini dengan anda? Ingat, nona muda, terlepas dari perasaan yang berbeda yang anda miliki maupun saya miliki pada pribadi satu sama lainnya, hubungan kita ini hanya terikat di atas selembar kertas kontrak, lebih tepatnya selembar surat kontrak yang anda dan saya tanda tangani beberapa tahun yang lalu, tidak lebih dan tidak kurang, jadi menurut saya rasanya tidak wajar jika bahkan untuk hal sesederhana ini saja saya harus membicarakannya terlebih dahulu dengan anda!!"
__ADS_1
Wanita yang memiliki wajah kaukasia itu langsung mengeratkan rahangnya sendiri, menggertakkan gigi menahan kesal ketika mendengarkan kalimat-kalimat yang telah dikeluarkan oleh lawan bicaranya itu, terlepas dari apa yang dikatakan oleh Marshel itu benar adanya.